Underground Economy
Monday, January 23, 2006

UNDERGROUND ECONOMY

Istilah underground economy (UE) gue dapatkan pertama kali ketika membaca buku kumpulan tulisan Anif Punto Utomo di kolom Resonansi Koran “Republika”. Isitilah ini diberikan untuk setiap kegiatan ekonomi yang menghasilkan nilai tambah, akan tetapi tidak tercatat. Kalau definisi yang diberikan oleh Departemen Analisis Keuangan dari Bank of Canada, UE adalah kegiatan yang produktif, tetapi illegal. Jadi kegiatan yang illegal tapi tidak produktif tidak bisa dimasukkan, seperti Pencurian..

Dalam menggunakan istilah UE, dapat digunakan dari konteks hampir illegal sampai kepada nyaris Legal. Bentuk kegiatan Yang nyaris legal seperti menerima uang honor ketika jadi pembicara di Seminar, atau menerima gaji untuk para karyawan honorer (itu kayanya gak pake bayar pajak deh..). Kalau yang illegal ya seperti perjudian, narkoba, industri prostitusi dimana omset dan uang yang berputar besar tapi tidak pernah ada pajak resmi soal itu, terlepas bahwasanya kegiatan itu termasuk tindak kejahatam.

Yang kemudian menjadi persoalan adalah seberapa besar kontribusi kegiatan UE terhadap pembangunan nasional. Melihat dari proporsi antara Kegiatan UE dengan Produksi Nasional Bruto (PNB), sebagai indikator produktivitas sebuah negara. Dikutip dari situs www.economics.uni-linz.ac.at persentase UE terhadap PNB untuk negara Belanda, Perancis, Jerman, Inggris dan Irlandia sekitar 13-16%. Sedangkan untuk Amerika Serikat perbandingannya sekitar 5-10%. Kalau untuk Singapura sekitar 13%, untuk Malaysia, Srilanka dan Filipinan sekitar 35-50%. Untuk Mesir dan Nigeria sekitar 65-74 %.

Untuk kasus Indonesia dari hasil penelitian Chatib Basri-LPEM UI, besarnya UE di Indonesia mencapai 40% dari PDB (produk domestik bruto). Sedangkan dari penelitian yang dilakukan Sasmito H. Wibowo, menunjukkan angka 25% dari PDB. (www.pikiran-rakyat.com

Sebuah stereotipe umum telah kita ketahui bahwa kontribusi kegiatan UE sangat kecil kepada pemasukan negara yang legal dan akan dikembalikan kepada peningkatan kesejahtreraan masyarakat. Dan rahasia umum bahwa Kontribusi kegiatan UE yang besar kepada peningkatan kesejahteraan beberapa aparatur negara yang korup..

Jadi kemaren, gue terjebak (sengaja sih) menonton acara SIGI 30 menit di SCTV (Bukan promosi lho...). Topik yang diangkat adalah mengenai pungutan yang dikenakan terhadap PKL di Jakarta oleh Oknum Satpol PP dan Preman. NAH pungutan kaya gini termausk kegiatan UE. Ternyata jumlah PKL di Jakarta saat ini diperkirakan sebanyak 150.000 PKL yang tersebar di lima penjuru Jakarta. Dengan tarif rata-rata pungutan sebanyak Rp. 5.000-6.000/PKL, maka satu hari pemasukan yang didapatkan dari PKL kira-kira Rp. 750.000.000. Jadi sebulan itu kira-kira Rp.22.500.000.000, setahun ya sekitar Rp. 273.750.000.000. Itu ya kira-kira seperempat dana yang dibutuhkan untuk bangun BUSWAY empat koridor lah (Pemerintah DKI menganggarkan sebesar RP.876,7 Miliar untuk membangun empat koridor di tahun 2006- lihat di sini). Kalo buat ngasih dana BLT yang besarnya 300 ribu/keluarga maka bisa buat kurang lebih 91 ribu keluarga lah...

Tenang pembicaraan gue tidak mengarah kepada formalisasi sektor informal kaya PKL.. Karena untuk beberapa isu formalisasi PKL di pinggir jalan malah akan mendatangkan permasalahan yang lebih banyak daripada saat ini. Tulisan ini juga tidak mengarah kepada formalisasi kegiatan UE yang illegal, seperti narkoba, suap dan lain sebagainya.. karena itu jelas-jelas tindak pidana.. menglegalkannya sama dengan bunuh diri donk..

Isu yang kemudian harus dihadapi terkait dengan Kegiatan UE ini adalah pembenahan sistem birokrasi dalam rangka optimalisasi pendapatan negara (beuh bahasanya gak banget deh). Ilustrasinya kaya gini aja deh.. Sistem birokrasi kita yang teramat panjang dan berbelit-belit memberikan peluang untuk berlangsungnya kegiatan semacam Ekonomi Bawah Tanah Ini atau UE. Kok bisa memberi peluang?? Bagaimana caranya??

Pertama, akibat tidak tidak rapinya sistem birokrasi negara ini, maka banyak kegiatan-kegiatan ekonomi yang sebenarnya legal dan berpotensi untuk menambah pendapat negara tidak tercatat. Seperti pembayaran pegawai yang tidak tercatat pajak atau ada orang kaya yang gak melaporkan pajaknya ke negara n gak ketauan (kita gak punya IRS-kaya AMerika). Itu kan harusnya dapat menambah pendapat pajak negara (BTW kayanya gue gak punya NPWP deh... GAWAT nih...)

Kedua, panjangnya sistem birokrasi negara ini, membuat para konsumen yang notabene adalah masyarakat menjadi malas untuk berpanjang-panjang berurusan dengan birokrasi dan membuat mereka berpikir untuk mempercepat urusan donk.. Sinyalemen kaya gini ditangkap dengan cepat oleh para aparat negara yang korup (yang katanya) bergaji kecil. Mereka menjalin transaksi di bawah tangan untuk mempercepat urusan, boleh dibilang suap boleh dibilang uang rokok...selanjutnya, hal ini menjadi sebuah perilaku mendarah daging yang dianggap biasa.. Di Balikpapan ada pembelajaran yang baik dimana untuk ngurus KTP ada tarif yang jelas, misal : kalau mau jadi 10 hari bayar 10.000, kalau mau 3 hari 50.000, kalau mau 1 jam 100.000 (ini contoh, gue gak tahu tarif resminya). Terus ”keuntungan” dari administrasi ini dijadikan sebagai biaya pembuatan KTP gratis untuk orang miskin. Intinya kalau mau cepat, anda harus bayar lebih mahal. Daripada masuk ke pos yang gak jelas..

Tapi jangan lupa, pemantapan dan pembenahan birokrasi disertai juga dengan penegakan hukum.. Elemen ini dibutuhkan untuk memberangus kegiatan UE yang illegal, seperti perjudian. Walaupun banyak yang bilang lebih baik judi di legalkan seperti di Malaysia, gue tidak sepakat dengan itu.. karena akan lebih banyak ekses negatif dibanding positifnya dari kegiatan judi yang di legalkan.. Kegiatan Underground Economy hanyalah salah satu spektrum saja dari persoalan bangsa ini.. saatnya kita menjadikan ini sebagai salah satu PR kita

-Catur-

NB :

1. Ok gue akuin gue terlalu banyak menyoroti persoalan di Indonesia.. tapi itu bukan sebuah pesimisme. Melainkan refleksi permasalahan bangsa kita yang menjadi tantangan generasi muda (karena yang banyak baca Blog gue masih muda) untuk kita selesaikan..

2. Bukan Cinta yang bikin Engineer jadi pujangga. Tapi BLOG yang bisa bikin Engineer jadi penulis bebas..

Comments:
  • eh eh,

    coba perjudian, pelacuran, bisnis sex party organizer, drugs trafficing dimasukin dalam sensus sumber matapencaharian...

    mm..pendapatan perkapita indonesia meningkat jadi berapa ya..

    hiii....
    serem amat

    -eh btw, ini sekalian pengumuman blog baru ya saudara saudara!
    Posted by Blogger Blogger admirer @ 6:51 AM
     
  • hmmm... *manggut-manggut baca postingnya.*
    ini bisa jadi sebuah sentilan serta motivasi utk memperbaiki proses birokrasi indonesia yg terlalu ruwet dan mbulet itu...
    aku juga heran dehhh sama birokrasi di indo... bikin pusinggggg!! gak usah jauh2 deh contohnya... sistem kuliah di indo tuh ruwetnya bikin aku ga mudeng. >.< sudah dijelasin berkali2 sama temen2 tetep aja terasa ruwet.
    Posted by Blogger nie @ 9:41 AM
     
  • tur, mau nanya nih,
    kan urusan bangsa ini banyak banget. mulai birokrasi, korupsi, pornografi, dll...
    generasi muda (yang paling efektif) ngeberesinnya lewat mana yah?
    internal, daftar jadi PNS, merintis karir sampai ke atas? atau lewat NGO yang bejibun itu? atau jadi akademisi aja ntar bikin penelitian, jadi pembicara, kalau beruntung diangkat jadi menteri (kayak mantan rektor lo itu)? atau jadi legislator aja, dibikin undang2nya?
    penekanannya di "yang paling efektif" ya....
    Posted by Blogger alief.aulia @ 6:27 PM
     
  • hehehe, itulah Indonesia tercinta :D
    Posted by Anonymous Anonymous @ 2:34 PM
     
  • daku setuju dah, apalagi di bagian NB-nya: 'yang baca blog ini orang-orang muda semua' :)
    Posted by Blogger ~fitri~ @ 5:42 PM
     
  • FYI: honorer itu gajinya sudah dipotong pajak. jadi LEGAL alias HALAL :)
    Posted by Anonymous Galuh @ 4:12 AM
     
  • gue ga setuju!!!!!!!!!! kalo lo bilang prostitusi sebagai tindak kejahatan..!!liat dari sudut yang mana???
    yang dapat dikatakan sebagai tindak kejahatan adalah germonya aja..!!!karena itu yang baru ada aturannya di KUHP!! karena kalo lo bilang prostitusi, maka ada banyak unsur yang terkandung didalamnya. Untuk prostitusinya itu sendiri belum dapat dikatakan sebagai tindak kejahatan, walau udah ada beberapa Perda yang ngatur masalah itu.. tapi untuk Perda hanya mengatur masalah administrasinya aja, untuk dapat menjatuhkan pidana harus dengan aturan yang setaraf dengan Undang-undang. dan setau gue belum ada UU yang ngatur masalah itu!!!
    selebihnya tulisan lo ttg ini keren...
    saran gue sih buat INDONESIA berhentilah untuk jadi bangsa yang MUNAFIK!!! terkesan jahat ya gue, tapi ya itulah INDONESIA tercinta.. semua orang cuma bisa kritik doang, karena setelah mereka sampai pada tahap yang semestinya menjadi pembela rakyat, biasanya mereka cenderung terlena dan lupa ma rakyat!!!!!!!!!
    Posted by Blogger ~Lia~ @ 12:19 AM
     
  • saya suka sekali dengan tulisan&artikel anda di berbagai media

    haha
    bahasanya terlalu formal
    gw uda add lu di FB
    nama gw irfan
    salam kenal
    looking forward to discusing with "engineer" whom talk such as "economist"
    Posted by Blogger Irfan Dzulfikar @ 6:29 AM
     
KACRUTLIT
Wednesday, January 18, 2006

KACLUTLIT…………

Saat ini di tokok-toko buku berbanjiran novel-novel ringan (not form the substance but from the thickness of it..) yang dikenal dengan nama chicklit… yang sekarang sudah berevolusi lagi menjadi teen-lit (atau teenlit)…
Beberapa definisi chicklit……….

"Chick lit" is a term used to denote a genre of popular fiction written for and marketed to young women, especially single, working women in their twenties. The genre's creation was spurred on, if not exactly created, in the mid-1990s with the appearance of Helen Fielding's Bridget Jones's Diary and similar works; it continued to sell well in the 2000s, with chick-lit titles topping bestseller lists and the creation of imprints devoted entirely to chick-lit (www.wikipedia.org)

Chick Lit refers to modern literature for women - that is written about late twenty and thirtysomething singles (aka singletons) as they search for the perfect partner. Chick Lit or Chic Fic (as it is sometimes called) gives fresh insight into relationships and a humorous account into the way women deal with them. You will find these books funny, witty, entertaining & relaxing. (Chick Lit USA)

Secara lingusitik, chicklit adalah chick literature, yakni karya sastra yang bercerita tentang wanita muda. Sekarang chicklit telah memiliki definisi yang lebih populer. chicklit didefinisikan sebagai karya sastra populer yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari seorang wanita lajang kota serta pola pikirnya yang moderen. Cara penyajiannya pun ringan, menghibur dan bertutur dengan tidak formal (www.republika.co.id)

Kalo teenlit.. similiar with that, tetapi dengan umur perepuman yang lebih remaja dan remaji lah ya.....

Terus ngapain gue nulis beginian............

Jadi ceritanya begini…

Kemaren ada yang nanya begini sama gue..

Temen Catur (TC) : Tur lo rajin banget nulis di Blog ya.....

Catur : Ya daripada gak ada kerjaan kali.....

TC : Temanya apa...

Catur : Hahhh Tema... Apaan tuh?? (bukan bener gak ngerti,tpi verfikasi)

TC : Yah kan kalo situs ada temanya.. Politik kek, Sosial kek, apa kek

Catur : Oh ya ya......

TC : lho namanya kan Politika..dialektika.. dan cinta.... topiknya??

Catur : ah gak musti juga sih jadi kumaha mood lah istilahnya....

TC : Loh berarti gak bertopik...

Catur : apa ya (nada suara mencari ide kilat)

TC : berarti gak ada donk...

Catur : ada Kok (nada nyolot gak mau kalah)

TC : apa coba, Chicklit....??

Catur : Bukan , KACRUTLIT

TC : ah serius lo..ngarang aja lo...

Catur : Eh dibilangin....

TC : Haaaaaaaaahhhhhhhh

OK, gue akuin pertamanya sih gue ngarang aja nama tulisan gue dengan nama Kaclut lit itu... tapi setelah di pikir-pikir (denga gak terlalu serius tentunya)..kayanya lucu nih kalo namanya kaclut lit.. hal ini diperkuat dengan rekan sesama Blog gue yang namanya Awan lewat diskusi di RS. Bunda...

So, officially nama jenis tulisan di Blog ini adalah Kacrutlit.. (BTW bila masih ada yang meraba-raba apa definisi kaclut silahkan baca postingan soal KACLUT!!!!)

Definisi Kacrutlit versi KBBC (Kamus besar bahasa catuy ) adalah

Tulisan keseharian yang merupakan representasi dari kekacrutan yang dialami sehari-hari sebagai bahan untuk refleksi aja... Disampaikan dalam gaya bahasa bisa baku atau non baku (sangat tergantung pada mood penulis).. topik bisa diambil dari perpolitikan Indonesia sampe Kejadian di kamar mandi rumah...

Yah mungkin inibentuk justifikasi dari tulisan campur aduk kali ya... tapi daripada gak ada nama dan gak memorable yah gue cukup Legowo memberi nama jenis tulisan inisebagai Kacrutlit

Jadi selamat membaca KACLUTLIT

-Catur-
NB: Gue udah mulai kena Blog-Addict nih kayanya.... sampe harus menahan diri untuk tidak posting tiap hari………

Comments:
  • emangnya musti ada tema yah? heuheehe.. gw sendiri ga punya tema kok.. apa yg ada di benak, langsung gw tulis :D
    Posted by Blogger amellie @ 2:09 AM
     
  • wew... kreatif jg yah... hueheuehue... tapi apa iya harus ada tema? engga kan? blog milik personal, suka2 deh ada tema ato engga :)
    Posted by Blogger nie @ 6:22 AM
     
  • nulis blog tergantung apa yg mampir dipikiran dan diproses dulu sesaat,layak nggak ya diPublikasiin?..bakal menyinggung org lain nggak ya???
    Posted by Anonymous rahma @ 6:48 AM
     
  • yang gua tau, yang namanya 'lit-lit' an itu awalnya diluncurkan tuk meningkatkan minat baca remaja atau anak-anak yang sekarang ini lebih cenderung baca majalah atau nonton TV.. dan blogging dianggap baik untuk latihan menulis.. jadi, ayo kita budayakan membaca dan menulis!! bangsa kita gak bakal maju tanpa budaya itu :)
    Posted by Blogger Novasyurahati @ 6:14 PM
     
  • sing penting setelah nulis lega, apalagi kalau habis itu lupa :D
    Posted by Anonymous kere kemplu @ 9:15 PM
     
  • hm..klo dipaksa buat kasi tema, blog saya akan bertema "bloglit" aja deh..!! gimana? keren khan? kan? kan?

    hehe..mampir bentar, di sela jalan2..
    Posted by Anonymous Anonymous @ 11:08 PM
     
  • ah, ya..ketinggalan jejak! :P
    jadi, gimana..blog saya cocok untuk bertema "bloglit" khan?
    hihihi
    Posted by Anonymous ai @ 11:10 PM
     
  • catuuuyy...
    i'm back..a litle only-;)

    kaclutlit atau kacrutlit tuy? pake r atau l?

    gue juga bingung nih, emang nulis blog musti pake tema ya? gue siy belom punya 'blog beneran'(seperti pernah ditulis dalam catuy fs message, 2005)..

    mm
    tapi kalo punya kayaknya temanya,
    mylifelit

    hehehe
    Posted by Blogger Blogger admirer @ 7:01 AM
     
  • mmm... sebenernya asal katanya adalah kacrut (dengan "R"). tapi berhubung catuy ga bisa ngomong "ey", jadi sepertinya beliau lebih memilih mengganti "R" dengan "L".

    lu agak2 klaim-klaiman soal istilah "kacrut" ini ya...

    memang nyaman berputar2 di lingkaran kecil ya???  
Gendut itu Normal........
Tuesday, January 17, 2006
KATA SIAPA GUE GENDUT!!!!!!!!!!!

Setahun terakhir gue banyak mendapat komentar seperti ini
" Tur perasaan nambah bulet deh..."
" Tur gendutan ya lo sekarang..."
" Wah Pejabat Negara nih makin makmur aja.."
" Tur lo korup di Jakarta aja, kok makin gede"
"wah udah pas nih jadi pejabat, udah subur"
Bla...bla...bla...komentar sejenis yang pada intinya mempertanyakan tingkat kebesaran tubuh gue...
Reaksi pertama tentu saja DENIAL dunk........Penyangkalan 100%...
Tapi ada beberapa kejadian yang menyebabkan gue sudah dapat menerima.. OK tur lo udah gendut sekarang...........
1. Beberapa baju gue sudah mulai terasa tidak proporsioanl.. Untung aja pas jaman gue kurus gue selalu beli baju berukuran L or XL,..jadi gak terlalu ngefek. Tapi untuk soal celana ternyata ngefek..Sejauh apa dampaknya... yah bisa dibilang gue harus beli celana baru
2. di satu sore di Bandung berlokasi di rumah temen gue ... "eh ada timbangan nih, boleh nimbang gak...".. U know what?? perjalanan gue di Jakarta selama 6 Bulan menyenbabkan kenaikan 10 KG.. WOW luar biasa...
3.Melihat foto2 gue selama setahun terakhir.. ternyata .... Ok gue akan ngasi liat foto-foto gue selama setahun terakhir...Liat ya...
Foto No. 1 dan No.2 dibuat pada bulan Juli 2004... waktu gue ke Korea.. berat badan waktu itu kalo gak salah 48...baju di foto No.1 yang item tea... Berhubung agak junkies..sekarang gue udah gak PD pake baju itu lagi.. kalo kita lihat secara seksama (beuh bahasa apaan nih) gue masih kurus dan terlihat kaya anak kecil....
Foto No 3 dan 4 dibuat Bulan Juni 2005.. jadi nyaris setahun lah.. Foto no 3 dibuat H-4 sebelum gue sidang Ujian.. Foto no 4 yang gue berdasi itu dibuat 2 jam paska gue sidang ujian (foto dibuat untuk keperluan Administrasi wisuda)... Kondisi berat badan waktu itu adalah 53... terjadi kenaikan drastis berat badan pada saat gue ngerjain TA.. kalo orang lain pas ngerjain TA berat badannya turun karena polahidup yang berantakan. Kalo gue pas ngerjain TA adalah momen dimana kehidupan gue sangat teratur polanya.. pulang Jam 4 sore tidur jam 10 malem (bisa jam 1 malem tapi pasti karena nonton TV or Main Game or nonton DVD).. maka pagi, siang malam teratur (gak pernah makan junkfood di Kantin Gelap nyawang)..GUE GAK PERNAH bergadang gara-gara TA(sekali sih pas mau ngeprint)... nah ntu foto gue udah mulai keliatan bulet kan.... Gempal sih belum bulet....
Foto no 5 dibuat di Banjarmasin bualn Desember 2005 foto No 6 dibuat bulan November 2005. Status berat badan (menurut perhitungan bulan Oktober 2005) adalah 63 Kg.. jadi gue curiga paska lebaran dan non-Olahraga menyebabkan berat badan gue bertambah 5-8 kilo dari 63....
Berdasarkan data-data empirik berat badan dengan didukung data dkomuentasi berupa foto gue setahun terakhir gue berkesimpulan memang ada kenaikan berat badan sedikit ditambah tingkat ketebalan pipi beberapa centi lah.....coba perhatikan dengan seksama..mulai terlihat agak Bulet dan Lucu kan,....
Bagi gue itu gak masalah... karena bakat gue emang gendut... gue lahir dengan berat badan 4,3 KG kalo gak salah.. (gak usah dibayangin segede apa, nyokap gue aja males ngebayanginnya)..
apakah gue harus diet timun sebagaimana yang dilakukan oleh awan
Tentu tidak.....
Gue akan menjalani hidup gue sebagaimana layaknya gue.. Makan enak tapi sehat.. mungkin agak banyak sih.....
Tapi mungkin gue harus olahraga kali ya.,...biar kolesterol gak berlebihan,...

-Catuy-

NB: Maaf postingan ini agak bersifat terlalu personal.. mengingat biasanya tema yang gue angkat itu general.....
Comments:
  • Tuy..akhirnya ngaku juga kalo gendut..he3x..tapi btw tuh foto no 4 kayanyah di edit lagih yah..biar terlihat lebih kurus..ga pa2 lagih tuy, emang kalo gendut kenapa??kan lucu kaya beruang madu ato ga saingan ama semar!!!He3x...catuy ndut..catuy ndut...
    Posted by Blogger Fani Deviana @ 11:22 PM
     
  • leadya nich ;-)
    Gak apa2 Tuy kalu dikau gemuk. Lebih di nilai sehat dan bahagia daripada lo kurus. Ntar malahan banyak yg bilang lo sakit dan idup sengsara lagi (apaan sich Di…???). Lagian lucu juga lo gemuk, drpd kurus kayak dulu (gw salah seorang yg melihat perkembangan berat badan catuy dr SMP :p). tapi mas…ati2 ya dengan bahaya kolesterol, diabetes, dan boros. Boros maksudnya mungkin saking enaknya lo akan lupa ngerem makan sehingga pola makan lo berubah. Yg biasany cukup makan 1.5 piring, jadi malah nambah ampe 2.5 piring. Dah gitu, borosnya lagi bisa2 lo akan beli celana or baju terus karena baju2 lo yg dulu dah pada gak muat. Gak usah dipikirin sich (gw yakin lo gak balakan mikirin :p) apa pendapat orang, tapi lebih baik mulai sekarang lo ngerem gaya makan lo. (cie Di…) semoga bermanfaat (emangnye gw ngasih komentar apaan sich???), tapi gw juga pernah kok mengalami hal yg sama spt dikau. Pasti dikau pernah melihat perubahan tubuh gw dulu :-)
    Posted by Blogger dD @ 11:28 PM
     
  • makanya biar gak ndut klo buka usaha jgn resto tapi gym donkss !
    Posted by Anonymous iks @ 11:41 PM
     
  • tuy, biarin aja gendut, yang penting hepi toh? udah lama banget aku pengen gendut, seumur2 nggak tau gimana rasanya jadi gemuk, boro2 gendut. but, still, biarin aja cungkring, yang penting hepi toh?? mungkin itu juga sebabnya kenapa tulisan di blogku kecil2 (huehehe, maksa)
    Posted by Blogger ~fitri~ @ 2:47 AM
     
  • enak donk gendut... jadi kemarin bisa ikutan qurban :D
    kalau aku bertahun-tahun naik satu kilo aja susah :((  


  • Kalo kentang, kantong yang 10kg di superkampret harganya sekitar 10 bucks, loh.

    ^_^

    bon weekend

    Posted by Anonymous macchiato @ 3:03 PM
     
  • Adeu....catur...fotonya ga kuat. Meni ganteng-ganteng kitu. Huahahaha...
    Posted by Anonymous Sari @ 6:55 AM
     
  • ngak...kok...elo....ngak gendut..
    *sambil merem*

    jadi klo merem. elo ngak keliatan gendut
    malah ngak keliatan sama skali...

    wuahahahaha


    gini ajah, klo orang dikatakan gendut toh. ada testnya

    pertama, buka baju ama celana * sori agak porn*

    kedua, berdiri dgn posisi kaki rapet

    ketiga, pandangan kebawah

    nah....baru liat...apakah yang terlihat?
    kunci jawabannya ntar lanjutin lage deh..

    ato emang dah dicoba & tau jawabannya
    Posted by Blogger dahlia @ 7:39 PM
     
  • mas, itu namanya perut mendahului karier hahaha jadi ntar kalo udah jadi pejabat gak disangkain korupsi lagi karena emang udah gendut sejak dulu :D

    Salam
    rizko
    http://blog.rizko.or.id
    Posted by Anonymous Anonymous @ 2:37 PM
     
  • huuuu....bilang aja loe mau nampangin poto2 loe...alias Catuy Narsiiiisss....kakakakakakak...:))
    Posted by Blogger vey @ 9:13 PM
     
Karena sadar atau karena wajib
Monday, January 16, 2006

JADI SADAR ATAU WAJIB ????


Latar Belakang : suasana Kantor pagi hari dengan kesadaran gue yang masih di bawah normal karena baru lolos dari Bus 35 Ciledug-Senen yang agak corwded pagi ini......

Rutinitas pagi yang diawali dengan buka e-mail, cari ide buat posting di Blog, sama buka YM, diintervensi oleh kelakuan seorang temen yang udah OL di pagi hari

Temenya Catur (TC) : Sebel deh....

Catur : Haaahhhhh (intonasi orang bego+kaget karena masih pagi)

TC : Iya, gue lagi sebel.....

Catur : nape lo bukannya kemaren abis ulang tahun.. Oh ya selamat ulang tahun ya... sori kemaren lupa SMS... lagi mau SMS lo terintervensi SMS lain jadi langsung lupa

TC : oh ya, makasi...better too late than never deh... TAPI GUE LAGI SEBEL……….!!!!!!!!!!!

Catur : kenape??? Kan gue udah ngucapin selamet....

TC : Yeeeeeeeeeeeeeee. Gak ngefek kali.. Bukan gara-gara itu

Catur : terus???

TC : itu tuh pacar gue....

Catur : kenape lagi...

TC : masa gue ulang tahun di Cuma SMS sekali pas malem minggu jam 12 malem.. pas awalnya gue mikir OK awal yang bagus, seenggaknya dia inget...

Catur : yah bagus atuh udah SMS, gue aja lupa nge SMS..yah ada kelebihan lah dia dibanding gue...

TC : masalahnya itu satu-satunya yang dia lakukan buat ulang tahun gue........

Catur : lah emang mesti gimana lagi ?? bukannya kayak gitu udah cukup ya...

TC : Ya enggak lah...pas hari H-nya (hari minggu-red) dia gak nelpon sama sekali coba.. terus orang serumah pada nanya” kok si X gak kerumah sih???”. Terus dia gak ke rumah coba... kayanya gak ada yang spesial gitu.. padahal kan gue berharap something spesial...

Catur : Terus ??? (dengan nada masih bego karena Sumpah gue belum connect 100%)

TC : terus kata ade gue” dia masih mau ngasih surprise kali”.. Jelas gak mungkin lah, pacar gue kan orangnya lurus-lurus aja mana mungkin mau ngasih surprise...terus gue coba ngalah lah, gue telpon duluan deh.. terus gak diangkat donk. Sampe 2 kali, gak diangkat-angkat donk...

Catur : Gondok donk.....

TC : Banget..............!!!!!!!!!!!!!!!

Catur : Terus???(mulai antusias denger gosip)

TC : pas dia telpon untuk mencoba memberikan penjelasan..yah gue tutup aja telponnya

Catur :Wah jahat banget lo.....

TC : Abis ..........!!!!!!!

----------------------percakapan masih berlanjut untuk 15 menit ke depan---------------------

---------------------Demi kenyamanan pembaca, maka pembicaraan saya edit----------------

Buat orang yang sudah bertahun-tahun menjomblo, sepertinya ”what so called-curhat” di pagi hari dari teman saya itu kayanya salah alamat deh.. soalnya mana gue tahu jawabannnya... Cuma sebagai teman yang baik, salah satu peran yang diambil adalah jadi tempat orang untuk bercerita....

Kenapa gue merasa perlu untuk mengangkat topik ini... Karena gue udah lama gak nulis yang beginian2 (mengingat judul Blog gue Politika..Dialektika...dan Cinta...). jadi biar lebih proporsional yah nulis soal cinta lah.. (biasanya suka keterusan nih nulis soal beginian........).. Ok konteks cinta kali ini cinta mahluk-mahluk ya... kalo cinta yang lebih luas kepada sang pencipat itu gak masuk kategori Postingan Cinta.

Emang penting ya?? Memberikan sesuatu yang spesial pada orang yang spesial di hari yang spesial....Apakah apresiasi terhadap kata cinta itu bermakna memberikan sesuatu yang spesial??.... Kemudian timbul kembali pertanyaan, seberapa besarkah elastisitas dari suatu kata spesial bagi seorang yang spesial untuk mengekspresikan something spesial?? (OK tur, lo kebanyakan pake kata spesial...)

Yah emang sih cinta adalah energi aktivasi yang besar yang dapat membuat seseorang melakukan hal yang luar biasa... Membuat seoarang ibu lari bolak-balik tujuh kali di padang pasir demi mencari air buat anaknya. Mampu membuat Seorang Raja membakar sebuah kota... Mampu membuat seorang pemuda maju ke medan perang.. (Meminjam istilah adhitya mulya dalam novel ”Jomblo”)Mampu merubah seorang engineer menjadi pujangga kelas kakap... tuh kan banyak....

Terus apa susahnya donk memberikan sesuatu pada saat hari spesial.. OK let’s check to the audience... Ngasi apa pas Ibu Ulang Tahun terakhir?? Bikin acara apa pas ulang tahun pernikahan terakhir sama suami/istri (berhubung yang baca Blog ini ada yang udah nikah)??? Ngasi kado apa buat temen kantor sebelah meja pas ulang tahun?? Udah SMS temen kamu yang lagi sakit belum???

Tapi memberikan sesuatu yang spesial itu sebuah kesadaran ataukah sebuah kewajiban yang kudu dilakuin.. kalo kesadaran kan muncul dari sebuah rasa pembebasan atau bisa jadi sebuah rasa ikhlas dimana melakukannya atau memberikannya merupakan hal yang otomatis terjadi tanpa di tuntut apapun… Kalo kewajiban kan jadi ibarat sebuah klausul yang harus dipenuhi berdasarkan pasal-pasal yang telah disepakati…

Apakah seorang anak wajib ataukah secara sadar mendoakan orangtuanya.. Apakah seseorang Wajib atau sadar ngasi kado buat pacarnya pas ulang tahun… Apakah seorang suami wajib atau sadar memberikan pujian buat istrinya di pagi hari…

Karena kalau wajib berarti, sang pasangan berhak menuntut donk kalo gak dipenuhi (sama seperti kasus di atas)… Terus apa bedanya hubungan dengan sebuah perjanjian perusahaan. Tapi tunggu dulu donk, kekecewaan kan muncul dari sebuah harapan. Jadi sebenarnya bukan kewajiban yang salah tapi bagaimana kita mengendalikan harapan.

terus kalo misal berdasarkan kesadaran, maka persoalan yang kemudian timbul apakah kedua belah (bisa juga tiga atau lebih belah ) pihak memiliki kesadaran yang sama. Karena kalau tidak maka yang bisa timbul adalah kesalahpahaman. Misal Seorang Suami sadar kalo pintu kamar mandi itu harus tertutup, sedangkan sang istri memiliki kesadaran sendiri untuk tidak menutup pintu kamar mandi. Nah kalo gitu siapa yang salah???

Yah di sanalah dilemanya.. berbuat baik sering disamarkan sebagai sebuah kesadaran, akan tetapi manakala harapan sudah mulai bermain, maka berbuat baik menjadi seperti layaknya sebuah kewajiban yang harus ditaati…

So gimana donk jawabannya??

How Should I know??? What kind of answer do u expect dari seorang Jomblo ??? gue udah LAMA SEKALI tidak mengalami permasalahan seperti ini… ada yang bisa Bantu…

-Catur-

NB: maaf apabila terkesan memaksakan postingan soal cinta ini…… Gue bener2 lagi gak ada ide untuk menghasilkan tulisan yang lebih mutu dari ini.....:(

Comments:
  • kok bingung..?
    Ya udah .. jawab aja sebagai seorang jomblo... :)
    Posted by Anonymous dini @ 1:06 AM
     
  • Ulang taon nyokap kemaren : Ngasih tas manik2 sama Sendal manik2 dari Bali

    Ulang taon adik : ngasih dompet Billabong asli sama kaos ngga jelas.

    Ulang taon abang gue : nelpon doang.. [dia duitnye lebih banyak dari gue.. jadi malu mo ngasih kado]

    Ulang taon bokap ntar : mo ngasi dompet Braun Buffel, tapi duitnya masih kurang

    Ulang taon pernikahan : lupa ngasih apaan.. gua juga ngga dikasih apa2 koq.. hihihi
    Posted by Blogger Jammie @ 1:23 AM
     
  • yg paling epektip, bilang, "wah...emang deh tu anak. kaga ada ide kali."

    yg rada nyolot bilang, "elo ngomong bae2 dong klo elo mau diapelin."

    ato bilang aja sama si TC kisah gue:)
    yg dapet sekotak Aqua Stroberi buat ultah, langsung dari supermarket tanpa bungkus, tanpa kartu, tanpa sms, dan tanpa telpon! men are indeed clueless...that's what i love about 'em :D
    Posted by Anonymous Galuh @ 1:41 AM
     
  • gw pribadi gak gt mempermasalahin soal ngasih kado.. ngucapin.. dll.. semua itu kesadaran.. bahkan ke pacar sekalipun (dah jomblo lama juga hahaha). gw kdg suka bingung kalo org ngasih kado ke gw, ntar gw mo bales pake apa yah?? (berhubung gw ngirit hahahhaha)
    Posted by Blogger amellie @ 4:59 AM
     
  • klo menurut gw yah gak harus. Semua tergantung sudut pandang masing2 orang. sekarang klo misalnya ngasih kado cuman untuk melaksanakan kewajiban kayanya lebih gak etis karna ada unsur pemaksaan. Gw kan ultah masa sih gak ngasih kado?? Yah okelah klo emang saat itu keuangan dia lagi baik klo enggak??

    Eh, btw, yang curhat ama lu itu cewe yah?

    Tinggal milih sih, dikasih dengan ikhlas karna dia mau ngasih atau dikasih krn sebates kewajiban. Ada org yg menganggap ultah ga harus ngado2an, mereka lebih penting nunjukin perhatian setiap harinya daripada memberi perhatian yg lebih di satu hari. Yaah gak bisa maksa juga ama orang kaya gituh.

    Tapi orang kan butuh perhatian? Tapi gak harus perhatian di satu hari itu kan? Dan gak semua orang nganggep ultah tuh penting, ada yg nganggep biasa2 aja tuh, termasuk co gw *jadi ceritanya gw ultah tanpa kado kmaren huehehehe* dan gak jadi soal. Karna gw pengen dikasih dnegan ikhlas bukan kewajiban :P bener kata elu kesadaran, tapi tingkat kesadaran orang terhadap sesuatu kan beda2 :)
    Posted by Anonymous iks @ 12:26 AM
     
  • Hueheuheuheuehu... itu maksa minta kado kali yaaaa....
    tapi postingmu masuk akal banget koq, tur! :D
    semua itu tergantung dari keikhlasan seseorang; mau ngasih kek, mau memuji kek, mau mendoakan kek...
    kalo ga ikhlas, ya mana bisa ngasih dengan seneng hati? :)
    Posted by Blogger nie @ 10:41 AM
     
  • klo uda pake special : orang special, hari special...ya mesti ngelakuin yg special donk. Bukan suatu kewajiban lg...tp mestinya uda naluri aja bikin org yg kita sayangin ngerasa special...gituuuu heheh =P ayo cari pacar biar tauu..hihi
    Posted by Blogger b3a @ 3:15 PM
     
  • gitu ya??

    ckckckck... bukan gw bangeeettt... kalo tu temen lu jadian ama gw, kesiksa amat ya dia???? hihihihahahahuhu... tapi tenang, walau begitu... gw setia ko...huhuhihihahaha (lagi setres)  
  • Hmmm… gw aje bingung sesama jomblo. Tapi spt-nya gw punya pandangan lain ttg kasus TC ini. Mungkin aja pacarnya lgi gak ada ide untuk ngasih surprise. Atau mungkin juga sang pacar udah punya ide tetapi langsung ada keperluan mendadak sehingga lupa untuk melakukan surprise-nya itu. Yah banyak kemungkinan2 lain yg mungkin bahkan juga gak mungkin (gw kan bukan pacar-nya TC itu, so…gw gak tau apa yg ada dlm kepalanya).
    Pernah gw ngalamin bahwa gw harus (kok kayaknya kepaksa ya???) memberikan ucapan selamat kpd temen / saudara / dosen / bos gw yg lagi ultah. Tapi entah knp gw jadi lupa aja gitu. Baru beberapa hari berikutnya gw inget. Tapi…klu ke orang rumah sich INSYA 4JJI gw gak lupa. Yah…kan banyak faktor yg membuat kita jadi melupakan ritual2 yg biasa kita lakukan, ucapan selamat ultah misalnya. Berhubung waktunya Cuma setahun sekali, jadi bisa aja dia lupa. Kan gak semua orang punya alarm di kepalanya untuk ngingetin kejadian2 penting yg harus di berikan ucapan … selamat misalnya. Meski kita punya teknologi (HP-red) tapi kan gak selamanya alat itu bisa membantu kita untuk mengingat. Bisa aja rusak, atau lagi2 kita lupa membawanya kalau tau2 kita harus pergi buru2. Yah pokoknya gak selalulah segala sesuatu itu sesuai seperti yg kita inginkan. Berterimaksih aja kalau ada sedikit kebahagian datang, JANGAN terlalu berharap lebih (di…lo ngomong apaan sich?)
    Posted by Blogger dD @ 11:31 PM
     
Prioritas
Thursday, January 12, 2006

Prioritas… Prioritas……….

Tangerang, 12 Januari 2006, 10:52 PM (waktu kompie gue)

Hari ini gue akan berbicara mengenai prioritas. Beribu kali kita berbicara atau mendengar mengenai prioritas. Di rumah kah, kampus kah, sekolahan kah, di kantor kah, bahkan sampe di WC pun kita bebicara atau mendengar kata ini (ok mungkin agak berlebihan kali ya kalo di WC…..). Biasanya seputran ini pemibicaraannya :

  • “Prioritas lo jadi apa??”
  • “Lo harus punya prioritas man…”
  • “Mending gue prioritasin yang mana ya….”
  • “Menurut gue ini lebih penting daripada itu, makanya kita harus prioritasin..”
  • “jadi gue masuk prioritas lo gak??”
  • “Menurut hasil perhitungan AHP, responden memutuskan prioritasnya adalah…” (ups sori kebawa suasana rapat di kantor nih kayanya…)
  • “Menurut gue itu tidak penting untuk di prioritaskan.”
  • “Sori gue telat, gue harus prioritasin nganter nyokap dulu” (terlalu resmi ya…)
  • Bla…bla….bla…bla….bla……. dan lain-lain yang gak lebih kurang sama lah dengan pernyataan-pernyataan di atas

Emang prioritas apa sih?? Kenapa kita musti punya prioritas?? Penting gak sih punya prioritas?? Kalo kita salah bikin prioritas gimana???

Klo gue lagi di kantor gue akan minta bantuan Om Google untuk membantu gue menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, tapi berhubung gue sedang ada di rumah. Maka gue akan minta bantuan Mr. Encarta untuk menjawab pertanyaaan ini…

Kalo kata perangkat lunak KAmus Encarta Prioritas atau priority itu definisinya

1.

greatest importance: the state of having most importance or urgency

Give this case priority treatment.

2.

somebody or something important: somebody or something that is ranked highly in terms of importance or urgency

You’ve got to get your priorities right.

3.

earliness: the state of having preceded something else

4.

right of precedence: the right to be ranked above others

Microsoft® Encarta® Reference Library 2005. © 1993-2004 Microsoft Corporation. All rights reserved.

Jadi prioritas itu erat kaitannya dengan kepentingan..ya secara singkatnya kepentingan itu berbanding lurus dengan prioritas lah,,, semakin tinggi kepentingan suatu hal, maka hal tersebut akan semakin menjadi prioritas lah…. Pokoknya begitu lah….

Kalau bahasa perencanaan (cie…mencoba setia dengan bidang keilmuan ceritanya..) , prioritas itu erat kaitannya dengan Sumber daya yang kita punya.. penentuannya ditentukan oleh sumber daya yang kita miliki untuk memenuhi tujuan perencanaan dengan kriteria-kriteria yang ada (beuh bahasanya Matkul PWK nih,..). Sumber daya itu bisa uang, tenaga, waktu dan lainnnya yang biasanya bernuanasa kapasitas internal. Sedangkan kriteria itu bisa ideologi, perasaan, pokoknya biasanya kecenderungannya adalah faktor eksternal.

Terus kenapa sesuatu harus diprioritaskan? Kenapa gak meraih semaksimal mungkin dari yang kita bisa.. kalo bisa ambil semua kenapa musti satu… gak salah kan kalo mencoba untuk menjadi maksimal… iya sih gak salah, bagus malah kalo kita bisa meraih semuanya secara maksimal.. Cuma kadang kala kita bertemu dengan keadaan dimana manusia tidak dapat meraih semua yang diinginkannya.. kadang ada kondisi yang memaksa kita untuk memilih satu diantara 2, 3 diantara 4, 10 diantara 100, 1 juta diantara 1 Milyar.. That kind of condition, makes us realize about priority. Kondisi eksternal maupun kapasitas internal lah yang terkadang membuat kita harus memilih. Padahal memilih itu pekerjaan yang paling sulit untuk dilakukan bagi seorang manusia…

Setiap orang memprioritaskan sesuatu dengan caranya masing-masing tentunya. Ada yang lebih menggunakan rasio, ada yang lebih mendengar kta hati atau insting, ada yang menghitung besarnya keuntungan yang didapat, ada juga yang memilih berdasarkan waktu pelaksanaannya dan aspek lainnya yang membuat kita memilih dengan tepat (menurut pendapat kita tentunya…). Jadi prioritas memang bersifat sangat pribadi dan amat subjektif. Pada akhirnya yang mampu kita lakukan adalah mengkomunikasikan pilihan kita kepada orang lain melalui sebuah justifikasi dan rasionalisasi yang dapat diterima oleh kelompok atau individu yang lain di luar domain pemikiran kita.. Is it always work??? Enggak lah… banyak yang kita temui ketika komunikasi semacam ini tidak berjalan dan mengakibatkan banyak perpecahan dan kesalah pahaman.

Lalu, kenapa kita sering salah memutuskan prioritas. Salah (untuk konteks kepentingan) tidak menjadi istilah yang umum, karena setiap manusia pada akhirnya berpikir dengan pemikiran dan argumentasinya sendiri dalam mencapai kebenaran versi dia..

Lebih penting mana…………Temen atau pacar?? Orang tua atau metua?? IStri atau temen kantor? Nabung atau belanja? Ngaji atau dugem? Itu tuh prioritasyg kerap dihadapi setiap manusia ….

Terus kalo pada akhirnya kita salah gimana? Misal: Lo bingung harus jalan sama temen-temen atau nganter Ibu belanja mingguan. Pulang bareng gebetan atau pulang bareng temen, Makan di luar atau makan di rumah (biar ngirit).ngerjain kerjaan kantor atau nge bLog. Ngerjain tugas sekarang atau besok .. yah setiap kesalahan akan ada konsekuensiya. Pilihan-pilihan yang kita buat menentukan seperti apa bentuk hidup kita di masa depan. Karena hidup adalah sebuah mosaik dari harapan, pilihan dan kuasa dari Tuhan.. Jadi kalo misalnya kita salah prioritas anggap saja itu sebagai sebuah pembelajaran dan proses untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Kalo akibat kita salah dalam memilih prioritas adalah berkaitan dengan orang lain, hal pertama yg kita lakukan adalah mungkin minta maaf. Dari sana yah kita tinggal lihat apakah kita termasuk ke dalam prioritas dia untuk dimaafkan.. ataukah orang lain akan tetap menjadi keuheul (Similar with Dongkol) dengan kelakuan yang kita perbuat…

Yah prioritas pada akhirnya menuntut kembali kedewasaan dalam menentukan pilihan dan jiwa ksatria untuk menerima segala konsekuensi dari prioritas yang kita buat… karena prioritas diputuskan oleh kita dan bukan datang dengan sendirinya ke hadapan kita..

-Catuy (y=R)-

NB: Tulisan ini gue persembahkan buat temen gue yang mungkin merasa kecewa dengan pilihan gue.. Maafkan daku kawan, GUE LAGI PUSING N PANIK BERAT waktu itu… akibatnya mungkin pilihan gue jadi kurang sreg buat elo dan membuat prioritas gue agak mess-up…….

Comments:
  • prioritas ala gw (buat referensi):
    1. ortu LEBIH penting drpd mertua (klo ga durhaka euy)
    2. pacar LEBIH penting drpd temen (krn temen sejati pasti ngertiin elo)
    3. kerja LEBIH penting drpd blog (udah jelas kan)
    4. kerja sekarang LEBIH penting drpd besok
    5. kesehatan LEBIH penting drpd pekerjaan

    :D
    Posted by Anonymous Galuh @ 7:25 PM
     
  • Prioritas lo sendiri apa Tuy?
    Posted by Anonymous ikram @ 8:19 PM
     
  • prioritas kan pada yg lebih menguntungkan...
    Posted by Anonymous iks @ 12:13 AM
     
  • soal prioritas yg "berat2" gw selalu diskusikan kpd temen2 gw.. cari sisi negatif & positifnya.. keputusannya pasti ada di tangan gw.. tapi gw berusaha untuk tidak merugikan org lain. kalopun iya, seperti apa yg loe bilang, minta maaf... menyesal mungkin iya.. tapi gw selalu percaya bahwa semua2nya udah diatur sama Tuhan SWT :)
    Posted by Blogger amellie @ 9:23 AM
     
  • Prioritas-ku sekarang adalah menambah minus di kacamataku, berhubung tulisannya kok jadi kecil kecilllllll banget tho Catttt! Duhhhhhh!
    Posted by Blogger ~fitri~ @ 8:15 PM
     
Sunday, January 08, 2006

Tengak tengok kaku

Ok, sebelum membaca postingan ini gue mau minta sesuatu……INI SERIUS!!!!

Gue Cuma mau minta yang baca ini untuk menengokkan kepala…

SEKALI LAGI INI SERIUS …………….

Ok siap mulai ya….

TENGOKKAN KEPALA KE KANAN………………

SEKARANG TENGOKKAN KEPALA KE KIRI….

LANJUTKAN DENGAN TENGOKKAN KEPALA KE ATAS…..

LALU KE BAWAH………….

UDAH BLOM????

SEKALI LAGI INI BENERAN SERIUS DAN BUKAN MAIN-MAIN….

Ok sekarang gue Tanya, rasanya gimana???? Biasa aja lah, kan ini udah kebiasaan dari kecil kita, bahkan waktu kita masih bayi kali… iya gak???

Tengak-tengok kepala berfungsi sebagai alat Bantu kita dalam melihat..karena mata kita yang berada di depan (gak kayak ayam atau kuda yang disamping kepala) membuat kita membutuhkan fungsi mekanis leher untuk tengok kanan-kiri… bener gak??

Coba bayangkan apa yang kita dapatkan dari tengak-tengok..banyak kan?? Mulai dari ngobrol sama temen yang gak perlu ganti-ganti posisi tubuh, kalo dipanggil gak musti berputar badan, dipake buat window shopping di mall, sampe dipake buat nyontek ujian ke tetangga.. tengak-tengok kepala membuat hidup kita lebih mudah.. Kaya Ikan Nokia aja….

What if u can not do that??? Pernah bayangin gak kalo kita gak bisa nengokin kepala.. Ketika leher kita tidak bisa bergerak dan hanya bisa menatap ke depan doank…. Gue bisa memberikan gambaran kalo kepala kita gak bisa tengak-tengok

1. Kita bakal susah nyeberang jalan..soalnya gak bisa dengan bebas melihat apakah ada mobil di sisi kanan or kiri jalan…..

2. Susah klo dipanggil orang di jalan..karena kita harus puter badan 90 derajat untuk ngeliat siapa yang manggil kita.

3. gak bisa ikut SKJ di sekolah or kantor..karena gak bisa ikut gerakan tengok kanan kiri

4. Kalo bangun tidur agak susah karena harus tegak dan gak bisa ngulet2…

5. dan lain-lain…. (kalo tertarik ngasi ide silahkan tulis di comment…)

Yah tengak-tengok itu merupakan salah satu bentuk nikmat dari Sang Maha Kuasa kepada kita yang kadang kita sendiri gak sadari karena terlalu simplenya.. sam sederhananya seperti bersin, kentut, kedip mata dan lain sebagainya.. yang mungkin lupa untuk kita syukuri sehingga kita terkesan menyepelekan yang kecil-kecil itu… jadi postingan singkat ini sebenarnya mengajak kita semua untuk mensyukuri kembali nikmat kecil yang telah diberikan kepada kita, walaupun itu kecil..

Kenapa gue repot-repot nulis soal ini…..

KARENA WEEKEND KEMAREN KEPALA GUE GAK BISA BERGERAK GARA-GARA MELAKUKAN MANUVER ANEH TANPA PEMANASAN TERELBIH DAHULU…..

Lesson learned yang gue dapat dari peristiwa ini adalah tengak-tengok adalah nikmat luar biasa yang diberikan kepada kita. Hikmah lain yang didapat adalah KALO MAU OLAHRAGA WAJIB UNTUK PEMANASAN

Ok…udah baca postingan gue kan… ayo sekarang tengokkan kepala lagi ke kanan, ke kiri, ke atas terus ke bawah… gimana enakkan….????

BErsyukurlah wahai sahabat, sebelum nikmat itu dicabut……….

FYI; gue nulis postingan ini masih dengan kepala kaku……

-Catuy-

Yang sedang mengalami kesakitan

Comments:
  • Oo ternyata kemaren pas ketemu lu lg sakit. Moga cepet sembuh deh
    Posted by Anonymous Li@ @ 7:40 PM
     
  • nambahin ide: nggak bisa ikutan baris berbaris... apalagi ada sesi berhitung yang mengharuskan kepala menengok ke kanan. Ihihihi!
    saya sering tuh kena salah urat begitu.. Emang paling nyebelin..
    Anyway... cepet sembuh ya...:)
    Posted by Blogger Fortuna @ 8:56 PM
     
  • alhamdulillah, kadang kita kurang bisa mensyukuri ni'mat dari-NYA yang kadang telihat sepele ini. baru kalau kehilangan ni'mat tersebut, kita baru merasa.

    jadi inget, dulu pernah jari telunjuk kiriku teriris cutter. baru terasa deh, susahnya ngetik tanpa jari telunjuk kiri.

    ada sebuah kisah, tentang seorang ahli ibadah. bahkan ibadah yang telah dilakukannya selama berpuluh-puluh tahun, ternyata tidak ada artinya dengan ni'mat pada satu buah matanya.

    subhanallah, maha besar ALLAH!
    maka ni'mat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan.  
  • sekarang udah sembuh?
    kalo aku suka keseleo saat tidur..Pas bangun, kaya ada urat yang salah "nyelip" di kaki rasanya..

    mangkanya tuy, kalo mau menarik perhatian sso. gak usah harot-harot gitu doong ah..!hahaha


    -yang lagi maless ngisi blog-
    Posted by Blogger Warastuti @ 11:28 PM
     
  • semoga cepet sembuh yah :) yap, kita harus selalu bersyukur atas apa yg udah diberikan olehNya... alhamdulillah...
    Posted by Blogger amellie @ 2:37 AM
     
  • catuyyy, catuyyy...ayo dong disembuhin! Meanwhile, nih aku kasih sisi plus dari leher kaku:
    - membuat aktivitas lirik kiri kanan menjadi usaha yang dilakukan dengan maksimum, apalagi kalau ada cewek cantik (dan tengsin kan kalo harus membuat seluruh tubuh berporos ke si cewek)
    - ngetik dengan kelurusan kepala yang tiada duanya.
    - merasa bosen sampai akhirnya nggak kerasa lagi.
    - berdoa dan menonton tivi menjadi hal yang dilakukan dengan kekhusukan yang sama.

    Kalo udah dikasih yang plus-plus gini, jangan dilama2in sakitnya. Cepet sembuh Om!
    Posted by Blogger ~fitri~ @ 5:01 PM
     
Postingan Pengalih
Thursday, January 05, 2006
OK... i have to stop writing serious stuff... pada awalnya gue cuma pengen memberikan porsi lebih kepada Politik, karena Blog gue kan judulnya Politika...Dialektika... dan Cinta... kok gak penrhan nulis soal politik or related to it.... jadi lah minggu kemaren gue nulis soal politik...tetpai sepertinya auranya kebawa..sampe ketika gue nulis soal PNS (yang pada awalnya mau menggelitik hati orang-orang)..eh masih berbau-bau politik...orang komentar2nya juga masih berputar soal Permasalahan bangsa.... OK i have to take a break for a while from that kinf of post...
Jadi karena sudah beranjak ke tahun 2006... ijinkanlah saya mereview kembali postingan-postingan saya terdahulu... karena gue tahu lo pasti males buka-buka postingan jaman baheula..sementara di sisi lain gue pengen postingan gue jaman dulu di baca juga...
Gue udah pernah ngeluarin edisi kayak gini pas tanggal 15 Desember 2005... yang sekarang semacam refresh lah... FYI selama 15 hari terakhir produksi tulisan gue adalah 6 tulisan,... Not bad for beginner.. maaf juga kalo blog gue tampilannya gak terlalu heboh...soalnya gue punya Hobi nulis, cuma gak punya hobi mempercantik Blog (bukan karena alasan idealisme ya, cuma karena gaptek aja......)
Here's review some of my writing...
Refleksi Film
1. Belajar dari layar perak Episode 1-Janji Joni..Janji Palsu..
2. Belajar dari layar perak Episode 2-Dunia Gie
3.Belajar dari layar perak Episode 3- The Other SIde Of me
4.Belajar dari layar perak Episode 4- OLeh-oleh Dari Jiffest (1)
5. Belajar dari layar perak Episode 5-Oleh-oleh dari jiffest (2)

Politik
1. Edisi Politik_refleksi terhadap kepemimpinan PKS di Indonesia
2. SBY Vs ORang desa
3. Refleksi 6 tahun reformasi-Published in Pikiran Rakyat
5. Catatan awal DPR
6. Tolak KEnaikan BBM
7. Political Dimension in planning
8. Refleksi 2005-Ngomongin Soal Indonesia
9. Wajah Indonesia Tahun 2005

CInta dan turunannya
1. Masih soal Cinta
2.Theme song of the month
3. Soal Kangen...Bukan Soal Cinta
4. DOa kepada Wanita di Seluruh DUnia

KEhidupan dan PErjalanan
1. KACLUT!! (yang tertinggal dari Kemahasiswaan)
2. Edisi Milad
3.Aku pasti nikah...Satu hari nanti...
4. The Rebel Melody
5. Cinta kedua...ketiga...keempat....kelima...(story about Bandung and Jogja)
6. Gila!!! Emang gila itu apa sih...
7. Gue Jomblo....EMANG KENAPA???
8. Renungan Mantan Aktivis
9.Generasi 0
10.Jakarta PAgi HAri
11. TEntang Ospek-Published in Pikiran Rakyat
12. Obral-Obrol Alumni Muda
13. Dedicated to the 1000
14. What Left From Banjarmasin
15. Berani Jadi PNS????? (Obrolan Alumni Muda Episode 2)

Yah jadi itulah hasil tulisan-tulisan saya.....misalnya ada yang bingung..kok tiba postingnya jadi gak penting begini,.,, maklum pemecah perhatian biar gak serius mulu postingannya....Gue akan mengeluarkan postingan macam kaya gini per awal bulan.. ya buat gue juga bermanfaat untuk mengevaluasi apa yang gue tulis sih......
Semoga bermanfaat

-Catuy-
deSANGKUNI
Comments:
  • postingan lu apalagi yg politik gw kadang ampe mengernyitkan *bener gak tulisannya* dahi, kadang ampe senut-senut huehehe...keep on writing deeh!

    mempercantik blog kl buat gw penting sih, karna bisa bikin mood buat nulis, klo tampilannya menurut gw ga menarik nulis pun jadi males
    Posted by Anonymous iks @ 10:07 PM
     
  • tuy, mana...
    katanya mau bikin postingan tentang cinta??

    studi kasus gue dong tuy!
    hahahaha...
    narsis berat nih gue jadinya bertemen sama lo
    (wekkekek, nyalah2in orang melulu atas kenarsisan gue)

    tapi ini bagus kok, jadi gue tau lo ngapain aja dengan blog lo selama satu tahun
    Posted by Blogger Blogger admirer @ 1:27 AM
     
Berani jadi PNS???????
Monday, January 02, 2006

OBROLAN ALUMNI MUDA Episode 2 :

BERANI JADI PNS????????

(pembicaraan di telpon)

Joni : halo……

Jono : halo joni

Joni : iya ini joni, ini siapa????

Jono : Jono...

Joni : oh elo..ngapain no’

Joni : lagi sibuk gak elo?? Gue mau minta pendapat lo nih...

Joni : silahkan aja... pendapat apaan sih...soal perkawinan ya.. sori men gue belum

Pengalaman

Jono : kagak... eh lo tau gak Departemen X (di anonimkan) lagi buka perekrutan

Joni : iya gue tahu..emang kenapa???

Jono : menurut lo gimana??

Joni : Maksud lo???

Jono : iya gue lagi mau daftar nih...Cuma gue belum yakin nih...

Joni : wah bagus tuh... tapi maksud lo belum yakin apaan ??

Jono :yah belum yakin aja soal gue becoming PNS...

Joni : nape emangnya??

Jono : yah gue selalu mencitrakan diri gue untuk menjadi pemilik perusahaan atau aktif di partai politik. Sekarang gue udah 24, kalo gue masuk berarti gue menghabiskan hampir 40 tahun hidup gue mengabdi sebagai PNS donk..mana gak boleh ikut parpol lagi…

Joni : terus kenapa??

Jono : yah kayanya gak seru aja…. Terus gue bisa kaya kapan???

Joni : yah kalo jadi PNS gak ngimpi sekaya Ichal lah ya...

Jono : itu masalahnya men, gue ngimpinya sekaya itu...

Joni : yah kalo gitu mah...............Kudu Korupsi..

Jono : emang kalo di Departemen X bisa korupsi gak ya??? Dulu kan gudang duit tuh. Sekarang kalo dah otonomi daerah masih gudang duit gak

Joni : Sontoloyo!!!....... tapi setau gue masih ada sih sepukul 2 pukul...Cuma emang gak gede banget kali...Emang lo mau korupsi??masa korupsi diniatin

Jono : yah gue mah mencoba untuk jujur gak sok munafik..kalo temen pada korupsi gue mah ikut aja. Cuma gue mau pesan aja ama lo satu sebagai temen gue..

Joni : apaan???

Jono : Lo kalo masuk KPK bilang-bilang gue. Misal kalo lo mau masuk KPK Bulan april, yah bulan maretnya gue dibilangin biar gue berhenti korupsi.. Terus kalo lo mau keluar dari KPK bulan agustus, yang gue dibilangin dari Juli biar bisa siap-siap

Joni : Gila.....!!!!!!!!!

Jono : abis gue ngerasa gak worth it aja... gue udah ikut tes Toefl, bikin surat kelakuan baik, bikin surat bebas Narkoba, ikut ujian terus gue masuk.. Padahal sebenarnya gue gak pengen-pengen banget jadi PNS.. terus gimana.. males kan

Joni : yah lo liat dulu aja untung-ruginya..

Jono : gue udah pikir man... terus menurut gue sepertinya gak worth it aja kalo gue masuk jadi PNS.. emang gajinya PNS berapa sih yang 3 A

Joni : yah kira Rp. XXX lah... itu gaji murni ya...bukan take home pay...

Jono : Loh UMR DKI aja Rp. XYY man... (menunjukkan jumlah nominal yang berbeda)...berarti masih dibawah UMR donk...

Joni : Kan itu gaji pokok, belum termasuk Tunjangan departemen..uang proyek, uang gono-gini dan lain sebagainya..yah palingan take home pay lo Rp. XXY lah (lebih besar dari XYY dan XXX)..

Jono : Wah kecil ya....kapan gue bisa kayanya...jadi gak semangat nih

Joni : Tapi lo bakal tetep daftar??

Jono : kayanya sih tetep daftar

Joni : LHO KOK!!! Katanya gak mau jadi PNS

Jono : Itu dia makanya gue nanya elo....

Joni : terus kenapa daftar di Departemen X??

Jono : abis temen-temen gue pada daftar...

Joni : HAAAAAAAAAAAH (dengan mata terbelalak dan muka aneh)

Jono : yah abis gue takut ketinggalan kereta aja... temen-temen gue daftar, masa gue gak daftar

Joni : SARAP!!!!!!

Jono : yah terus kalo temen-temen gue masuk, sedang gue melwatkan kesempatan untuk berkompetisi terus gimana... Gue orangnya kompetitif man.. kalo orang dapet 6, gue gak mau dapet 5.minimal harus sama..apalagi kalo orang dapet 8, ya gue juga harus dapet 8 donk... malah kalo bisa dapet 9...

Joni :Gak Penting.....

Jono : Penting man....

Joni : $#%^$#%^$*$^ (di sensor atas nama etika)

Jono : jadi menurut lo gue ngirim gak

Joni : TERSERAH!!!!!!!!!

Jono : serius donk man...

Joni ; ARGHHHHHHHHHHH!!!!!!!!

Jono : gimana donk jon..

Joni : TUT...TUT....TUT....TUT....

Jono : Jon..jon...lo masih ada gak.....

Joni : TUT...TUT....TUT....TUT....

Jono : KAMBING!!!! Di putus lagi....

Gak usah dibahasa lah apakah pembicaran ini bernar terjadi atau enggak..jadi bagi para pembaca gak usah repot nebak2 gue yang mana ya...

Dalam tiga tahun terakhir ini, pemerintah sedang menggalakkan penerimaan PNS secara terbuka nyaris di seluruh Departemen dan dinas dari Pusat sampe Daerah.. Tahun lalu sudah berhasil dilakukan.. tahun ini rencananya pemerintah mau merekrut sebanyak 300 ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang sebanyak 150-200 ribu dialokasikan untuk para guru honorer dengan masa bakti 3-20 tahun..so rencana pemerintah menurunkan angka pengangguran ya lewat penerimaan PNS....

Dan gak heran juga apabila topik ini sering dibicarakan oleh para alumnus-alumnus jebolan kuliahan. Apalagi di kalangan alumni muda, yang notabene belum memliki pekerjaan yang mantep.... so what’s wrong with PNS???

Sebenarnya gak ada yang salah jadi PNS.. buat gue PNS itu pekerjaan yang mulia..melayani masyarakat gitu loh.... Cuma memang predikat PNS itu sudah terlanjur kental dengan apa yang dinamakan sebagai sebuah perilaku korup warisan orde baru, saat birokrasi menjadi sebuah alat untuk mengambil keuntungan sendiri bagi beberapa kelompok...jadi PNS di citrakan sebagai aparat korup dan penuh manipulasi... (walau gak bisa menutup mata ada orang yang jujur)..

Tapi citra itu tidak menggentarkan para alumni muda untuk bersaing kembali (setelah persaingan di SPMB) untuk masuk menjadi PNS...

Setelah gue lihat dan amati pada saat penerimaan yang kemaren (berhubung gue belum lulus, akhirnya jadi pengamat yang baik), ada beberapa motivasi orang untuk ikut ujian CPNS :

  1. Pengabdian pada masyarakat

Ada beberapa gelintir orang yah di Angkatan Kerja di Indonesia yang masih melihat PNS sebagai aktualisasi dia untuk mengabdikan sesuatu pada masyarakat. Terlepas dari citra PNS yang tidak produktif dan segala macamnya.. ada segelintir orang yang memiliki motivasi masuk menjadi PNS sebagai alat berbakti pada negara.. biasanya orang2 kaya gini berbakat jadi birokrat sejati...

  1. Mencari kemapanan

Ada juga yang motivasi menjadi PNS itu demi sebuah kemapanan.. kan jadi PNS itu relatif minim di pecat, gajinya lancar, gak mungkin ada PHK karena tempat kerja bangkrut, dapet pensiun di hari tua..pokoknya yang kebayang yang asik-asik dan mapan lah... terus ada mitos (INGAT INI MITOS!!!), kalo jadi pNS kerjanya nyantai......Ini terjadi pada orang yang mencari kemapanan... sampel gue sih (ini buka stereotipe) dialami oleh kaum perempuan...

  1. PANIK!!!!

Panik di sini adalah panik belum dapet kerjaan, panik belum mapan di tempat kerja, panik ngeliat orang lain daftar PNS.. Panik ngeliat ada pembukaan PNS...pookoknya serba panik lah...jadi pasa ditanya lo ngapain daftar PNS?? Yah mumpung ada aja...

Gue tidak menjudge manakah dari tiga jenis motivasi ini yang paling baik dan yang paling jelek (mau ngeles nih ceritanya)... karena apapun motivasinya yang penting kan apa yang dikerjakan setelahnya...

Menceburkan diri di birokrasi berarti harus menyiapkan diri untuk bertemu dengan suasana feodalistik , birokratik, prosedural, legal dan tend to corrupt... jadi bukan berarti semua orang yang jadi PNS itu korup ya,... tapi peluang Korupsi memang terbuka luas. Maka oleh karena itu semua kembali kepada integritas manusia abdi negara apakah akan melakukan korupsi ataukah akan menjadi beberapa manusia abdi negara yang jujur. Meminjam pendapat Salah satu politisi, institusi di republik ini yang belum melakukan reformasi adalah Birokrasi, dimana ABRI, Polri dan PArpol sudah melakukan reformasi. Dari sampel acak by mouth (maksudnya dari cerita orang ...), gue menemukan juga fenomena dimana PNS ada yang jujur sampe masa pensiunnya...Mungkin materi yang didapat gak sebanyak temen-temennya kali ya, tapi gak laporan anaknya mati kelaparan kayanya....

FYI : Januari 2006 ini pemerintah berencana untuk menaikkan gaji PNS.. hal ini dilakukan, selain untuk meningkatkan daya beli masyarakat biar Inflasinya gak gila-gilaan, sebagai sebuah alat untuk meningkatkan kesejhateraan PNS terutama golongan 1 dan 2.. yah biar gak ada yang nyiptain lagu model “Omar Bakri”nya Iwan Fals lah...

Kembali ke topik para pelamar PNS.... kira-kira motivasi apa yang menyebabkan pada pengen jadi PNS??? Sebuah ide bernama materi kah (kaya uang dll)...emang sih materi penting, Cuma jangan ngebayang sekaya JK ya...nanti perilaku corrupt-nya bisa muncul lagi...

Kalau kata temen gue “Yang mau menjadi PNS harus Orang-orang terbaik bangsa ini”. Logikanya permasalahan bangsa ini hanya bisa diselesaikan oleh putra-putri terbai bangsa ini... adalah sangat sayang apabila putra-putri terbaik bangsa harus terserap menjadi sekrup-sekrup kekuatan ekonomi asing... itu kata temen gue...

Mengingat PNS sudah berjumlah 4 juta di republik ini dengan tingkat produktivitas yang beragam... maka bagi kalian yang mau ikut ujian CPNS saya Cuma berpesan tolong jangan membebani anggaran negara dengan bermalas-malasan.... Satu lagi “SELAMATKAN GENERASI BIROKRAT MUDA”... jangan tergoda untuk korup ya..

So buat para Alumni Muda atau orang yang belum mapan dengan perkerjaannya... “BERANI JADI PNS???”

-Catuy (y=R)-

deSANGKUNI

NB : Tidak berani terlalu vulgar, soalnya punya banyak temen yang PNS...

Comments:
  • Oi tuy kumaha damang? Iseng nih comment. Gw setuju sama yang bilang kalo yg jadi PNS tu harusnya "Putra & Putri terbaik". Soalnya mau ga mau ya PNS itu yang jadi "motor" pemerintah Indonesia yg punya fungsi regulator. Kalo yang yg ngaturnya aja ga bener "korup,bego,parasit" gimana mau jalan ke arah yg bener. iya ga? Kalo gw ditanya berani ato kaga jd PNS kayanya ga deh, soalnya lingkungannya udah bener-bener rusak. Kalo ada yg bilang mau benerin dari dalem mulai dari bawah Sory aja gw bilang naif. Menurut gw perbaikan PNS tu harus Top Down.
    Trus solusinya gmn? gw setuju sama ide pemangkasan karyawan soalnya gw "denger" dari salah satu PNS kerjaan di kantornya tu sebenernya bisa dikerjain sama 20% orang yang ada. Nah pertama-tama pemerintah harus merumahkan yg 80% td ato 50%nya lah. Tetep kasi mereka gaji & pelatihan-pelatihan sampe siap untuk beralih profesi. Trus yg sisanya yg terpilih & rada bersih dinaekin gajinya jadi setara dengan jml yg dirumahkan misal dari 4 orang PNS 3 dirumahkan. nah yang sisanya tu gajinya naikan jadi 4 kalinya. Trus kalo mau rekruitmen calon-calon PNS itu di isolasi dulu sekalian di kasi penyadaran ato brainwash anti korup. Jangan lupa juga perbaikin sistem pelayanan publikya usahain setiap pelayanan ter"otomasi" jadi sesedikit mungkin pertemuan PNS & clien(publik). hehehe... gmn?
    Mahal sih, gila sih, tapi mau gmn lagi soalnya menurut gw salah satu pemborosan negara terbesar itu dari mis management PNS ini.
    1.Boros buat ngegaji karyawan yg ga produktif (gaji buta)
    2.Pemborosan akibat uang-uang pelicin (ekonoki biaya tinggi)
    3.Opportunity cost (biaya akibat kehilangan peluang2 karena salah keputusan kalo di perusahaan mah) bahasa pemerintahannya ga tau. dan banyak lagi kerugiannya... Yah ini mah berandai-andai kalo bisa jadi yg punya power :)
    Okay tuy sekian ah, salam buat alumni muda jakarte :)...
    Posted by Anonymous Si_ajun @ 9:40 PM
     
  • Wah, lama-lama judul blognya berganti jadi Jono... Joni... Jojon....

    :)
    Posted by Blogger ikram @ 10:42 PM
     


  • ...

    dept pekerjaan umum yah?

    euh, alasan jadi PNS, kombinasi kemapanan dan potensi kebasahannya ??? entahlah terlalu bingung

    ciao

    ...

    Posted by Anonymous macchiato @ 1:47 AM
     
  • sekarang yah tergantung tujuan gawenya mau ngapain cuman kebanyakan sih karna PANIK! eh orang-orang PU yang udah megang jabatan mah banyak tuh yg sejahtera cuman yah yg dibawah2nya gatau juga masih gelap :P
    Posted by Anonymous iks @ 2:08 AM
     
  • Buat Ajun :
    duh komennya banyak banget!!!! dasar aktivis ITB, suka memeberikan solusi... padahal kan cuma pancingan dia kasih makalah... tapi gak papa men...thank's berat atas komentar yang berisi..mudah-mudahan solusinya dibaca sama SBY..
    Buat Ikram :
    Tenang kram..gue belum kepikiran ganti nama, bikin Blog baru mungkin
    Buat Macchiato
    SPOILER!!!!!!!!!!!!!!! Padahal gue udah sengaja menutupi departemennya.... kan jadi gak penasaran lagi...
    Buat ika ;
    di bawahnya ??? gak komen ah..punya banyak kenalan orang PU sih.. kayanya Ika PAHAM betul nih soal ke PUan
    Posted by Anonymous catur @ 3:03 AM
     


  • LOL, sori berat.

    Pertama, gue nebak asal sebab kemaren beneran dapet email serupa.

    Kedua, kalo bukan gue yg «bocorin» pastinya org lain. Apalah bedanya?

    +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
    Film James Bond, dia seringkali nyetir BMW, Lexus, Merz - err apakah merek2 ini berasal dari Britania?
    Tergantung siapa sponsornya (???) hehe

    ciao ...

    Posted by Anonymous macchiato @ 3:53 AM
     
  • PNS duh duh... sejauh yg aku lihat di indo, kebanyakan pada korup. sedikit skl yg jujur bener2.
    Duh indo indo... semoga segera bangkit dari keterpurukan.
    Posted by Blogger nie @ 8:45 AM
     
  • semoga aja org2 yg jd PNS itu yg "bener2 bersih". masalahnya, kalo diliat2 anak muda jaman skrg (deuuuhhh) bykan hanya ingin harta, uang, gengsi... yah ga semua sih.. tp kenapa gw selalu melihat org2 seperti itu yah???? kalo udah begitu kan peluang negara kita menjadi koruptor nomer 1 didunia kan jadi lebih besar??? lol.. hehehe. pokoknya gw selalu mengharapkan yg terbaik bwat indonesia!!! :)
    Posted by Blogger amellie @ 5:57 PM
     
  • tuy, pusing gue baca tulisan lo..duh maap ya, bukan tulisannya jelek tapi topiknya bikin pusing.
    ini nih yang bikin gue males baca koran atau nonton tipi...masalah bangsa!
    -------
    menurut gue sih kerjaan apapun yang lo pilih itu soal panggilan hati kali, nggak usah jadi masalah orang lain.
    kalo gue nggak ada panggilan hati jadi pns, tapi kalo temen yang dulunya aktivis pengen jadi pns, paling gue ceng-in..hehehe...

    cuman dosa deh kalo mencibir pilihan orang lain. apalagi mereka yang punya niat jadi pns dalam kategori pertama versi catuy-pengabdian! yang patut dicibir adalah perilakunya-korupsi, sering telat, de el el..
    -----
    kebanyakan temen gue yang jadi pns masuk kategori ke dua-mengejar kemapanan. Ini juga gue nggak suka. Enak aja merasa aman-mapan dengan uang negara yang imbal baliknya (pengabdian) belum tentu jelas..
    --------
    btw tuy, lo dalam percakapan jadi si jono atau joni?
    ----  
  • Dear Catur... Tulisan yang bagus. Yup, bener banget. Gw kadang tergoda karena alasan2 yang elo kemukakan : alasan keamanan, tapi semoga jangan sampe krn alasan panik. Setidaknya kan gw cewek. Ga dituntut cari uang banyak. Yang penting bantu2 keuangan keluarga. Trus waktu juga fleksibel. Cocok lah. Tapi entah kenapa sampe saat ini belum ikut mendaftar. Meskipun ada temen yang sms cuma untuk bilang: cocok banget sar buat elo, kesempatan beasiswa di luar besar. Tapi entah kenapa, gw belum ingin. Suatu saat mungkin, tapi gw berharap bukan karena alasan2 pribadi (aman, beasiswa s2,dll). Gw ingin karena gw memang bisa berbuat banyak untuk memperbaiki keadaan masyarakat kita jadi lebih baik (cuih..). Meskipun niat di awal ga menentukan. Kalo awalnya karena panik, setelah masuk bisa berbuat banyak, what's wrong. Ga ada salahnya :-)
    Posted by Anonymous Anonymous @ 2:08 AM
     
  • ckckck...

    sari...sari...
    kalo mau anonymous jangan nyebut nama di komennya dong (sms-nya temen lu tuh...)
    eh, jangan2 gw salah, "sar" ni maksudnya "sari" kan?? iya kan sar??? :p  
  • ckckck...

    sari...sari...
    kalo mau anonymous jangan nyebut nama di komennya dong (sms-nya temen lu tuh...)
    eh, jangan2 gw salah, "sar" ni maksudnya "sari" kan?? iya kan sar??? :p  
  • haha ...
    bener tuh..
    antara sari atau sara..
    hayo ngaku...
    Posted by Blogger Blogger admirer @ 4:14 AM
     
  • wah banyak sekali ya yang kasih comment..........
    satu-satu dulu ya...
    Buat macchiato nun jauh di sana....
    Gak papa lagi brur...santai aja lo mengungkapkan kebenaran..sebenarnya buka karena PU itu baru buka lagi gue bikin postingan ini..cuma karena banyak temen gue yang ngedaftar di PU..jadi tulisan ini emang gue dedikasikan buat temen2 gue yang pad amau daftar PNS..semacam inspirasi lah...
    Buat Sherly or Nie..
    Masih banyak kok PNS jujur...cuma tidak terekspose aja..yang terkespose di media kan yang pada ketangkep korupsi atau aparat2 nakal pas lo mau bikin KTP dan lain sebagainya,...
    Buat Amellie....
    Harapan itu akan selalu ada mel....bukan hanya anak muda sekarang loh..itu produk jaman..jaman dimana budaya materialisme menjadi sebuah ukuran kualitas orang kali ya..HAIYAH apaan sih... gimana hajinya mel????
    Buat Blogger admirer (yang gue tahu siapa orangnya).....
    Good thing lo udah bikin account di blog, cuma masih kena ban gak boleh nge-Blog ya???
    JANGAN BERHENTI BACA BLOG GUE DONK....masa gara-gara isinya masalah bangsa mulu lo gak mau baca.... ini cuma sampe minggu ini doank kok..minggu depan akan ngebahasa soal Cinta!@!!!!!!.Udah lah gak usah disebut masalah ceng-an... lo kan udah nyepet gue abis2an..masih belum puas!!!!!Masih nebak aja gue joni atau jono...dibilangin gak usah..lagipula kan waktu itu udah gue kasih tahu akhirnya.. temen gue yang anonim itu Sari....bukan Sara
    Buat sang Anonim (or Sarityastuti Santi Saraswati)....
    Wah Sari keren niat nya... Ya alhamdulillah deh kalo tulisan gue bisa memberikan inspiorasi buat para alumni yang ingin mendaftar jadi PNS..yup gue sepakat sama lo..yang penting bukan niatnya, tapi apa yang dilakukan di dalam....
    Buat Awan...
    wah lo merusak niat sari untuk jadi sang anonim... gak asik lo wan
    Posted by Blogger Catuy @ 4:57 PM
     
  • catuyyyyy.... makasiy doanya!!!!! sidangnya sukses!!!
    Posted by Blogger Santi Keating @ 7:49 PM
     
  • hehehe, bagus tulisannya mas... sebenarnya korup gak korup bukan karena jadi PNS hehehe di swasta juga bisa korup cman belon ada kesempatan aja hahaha, contoh yang paling simple : Korupsi Waktu...

    kedua, susah juga mas untuk menghapus kebiasaan, bisa sih cman PNS2 tua yang sudah tercemar dan terbiasa korup harus dibantai semua, terus diganti ama yang muda2 yang katanya idealis hehehe.

    ketiga, kita untuk mendapatkan anggarann aja mesti nyiapain dana taktis untuk itu, jadi dapet dana APBN juga harus nyiapin duit sempalan, mau gimana lagi emang udah gitu hehehe, trus misal untuk ngasih THR misalnya, ayo duitnya dari mana ? mana ada pemerintah ngasih duit untuk THR, THR ya didapetin dari dana taktis itu dsb...

    keempat, siapa bilang PNS gak ada yang kaya! banyak kok, kalo ditempat kami, malah Gubernurnya nyaranin supaya PNS punya usaha sampingan, karena dia juga tahu gaji PNS itu kecil banget. Maklumlah Gubernurnya Pengusaha Tulen hehehe jadi sekarang wajar2 aja kalo PNS juga bisa bertindak sebagai pengusaha...

    Salam
    rizko
    http://salam-online.com
    http://blog.rizko.or.id
    Posted by Anonymous Anonymous @ 4:13 PM
     
Copyright © 2007 Catur