Kalo Lo Jadi Milyuner via KUIS????????
Friday, September 29, 2006

Ini Cuma perasaaan gue aja atau semuanya memiliki perasaan yang sama dengan gue.. Ada tendensi baru yang muncul di dunia pertelevisian yang digaungkan oleh satu stasiun TV (yang baru2 ini dibeli sebagian sahamnya oleh Rupert Murdoch).. Tendensi untuk memasang label Milyar di depan acara kuis yang ada di sana....

Iya betul sekali tebakan anda kalo anda menebak stasiun TV yang dimaksud adalah ANTV... stasiun TV yang dianggap pemain lama yang sudah hampir kembang-kempis napasnya berevolusi setelah sebagian sahamnya dibeli oleh Star TV dan logonya pun berubah menjadi Star ANTV..

Kembali ke masalah milyar-milyaran nih.. Dulu acar kuis yang berani pasang nama milyar yang gue tahu Cuma Who wants to be a millionaire- acara saduran dari negara Ratu Elizabeth- yang ditayangkan oleh RCTI dan dipandu oleh (MC country) Tantowi Yahya... Hadiah utamanya 1 Milyar, dimana hanya beberapa orang yang bisa sampe angka 500 jeti... nampak susah ini memang kuisnya. (kalo gue coba main paling Cuma ampe puluhan jeti paling top..)... Yupp itulah satu-satunya yang gue tahu acara kuis yang berani pasang angka miliyar....

Sekarang??? Weits gak dunk.. ada 3 acara di ANTV yang berhadiah milyar, yaitu : superdeal 2 milyar, Super Rejeki 1 Milyar dan Super milyader 3 milyar... ditayangkan dalam seminggu yang kalo (misalnya) semua acara itu ada peserta yang memenangkan hadiah utama maka ANTV harus mengeluarkan uang sebanyak 24 Milyar dalam seminggu hanya untuk hadiah utama.. (itu setara dengan anggaran satu program departemen Pemerintahan dalam satu tahun)...itu pun kalo ada yang menang ya...

Untuk acara superdeal 2 milyar sebagai pelopor acara M-an ini, pertama kali nonton yang terlintas di pikiran gue ”Gampang bener dapet duti ya?? Bisa dapet mobil lagi”.. Bagaimana enggak, u just guess one of the box or curtain dan lo bakal dapet entah mobil, furniture, motor, alat band, liburan ke bali, paket umroh atau duit... kalo masuk grand final, lo Cuma ngerogohin tangan cari bola n lo (bisa) dapet 2 M... Gampang bener kan?? All u need is luck, very big luck (tips mau ikut kuis ini adalah doa yang banyak, kagak perlu olahraga atau belajar ensiklopedi ). Seperti yang di duga tentunya acara ini menyedot animo penonton yang luar biasa... dan akhirnya melahirkan acara Super Rejeki 1 Milyar yang dipandu oleh (one of the MC that annoy me very much) Dave Hendrik... ini acara sebenernya gak pernah gue tonton secara serius (faktor MC bo..), tapi yang jelas kayanya peserta dapet duit dari tebak kartu.. iya tebak kartu... dengan tebak kartu anda berpeluang mendapat uang jutaan (kok gue kaya iklan ya???)...

Seperti fenomena reality show dimana moral manusia di kerdilkan menjadi seonggok uang atau hadiah, kuis ini menurut gue menghadirkan sebuah paradigma baru dalam cara berpikir orang Indonesia, yaitu ”gampang amat dapet duit”. Karena itu reaksi pertama orang yang menonton acara sejenis... setelah gue mengobservasi lingkungan sekitar reaksi orang pada saat menonton acara ini adalah khayalan untuk di posisi peserta yang sedang berjuang untuk uang 1 atau 2 milyar itu dan nyumpahin peserta bila melakukan kesalahan sambil mengumpat ” coba gue yang main pasti menang..”.. nah lho?? Ekspekstasi berlebihan kan.. disadari atau tidak ini gejala yang umum terjadi. Gak percaya: coba entar malem liatin orang nonton acara beginai dari jam 6-8 di ANTV, pasti raut mukenya sama semua deh...

Efek yang sama terjadi ketika booming reality show ketika orang menjadi mengucapkan terima kasih ke orang lain dengan harapan ini acara TV, atau orang menjadi menolong orang lain ngarep duit..

Ah itu mah rejeki orang sih.. Ngarep aja.. Bukan salah siapa-siapa ketika ada orang yang diberikan rejeki oleh Allah lewat cara2 non-konvensional... memang rejeki orang kan pintunya beda-beda.

Berbeda dengan acara Super milyader 3 milyar. Yang merupakan modifikasi dari acara who wants to be a millionaire di RCTI. Kelihatannya hak tayang acara ini sudah dibeli oleh ANTV dari RCTI. Ini mungkin keinginan stasiun TV untuk mengumpulkan acara berlabel miliar di satu tempat.. hmm berbau kapitalis sekali.. ya khas globalisasi lah ketika acara TV bisa jadi waralaba. Hari gini gak di jadiin franchise???

Acara ini rada mikir... karena peserta harus menjawab pertanyaan. Iya lah everybody know this show.. jadi gak usah dijelasin ya.. Tapi yang paling penting dari acara ini adalah penggantian MC dari Tantowi Yahya ke Dian Sastro.. Gak penting memang untuk tahu bahwa gue nonton semua film dian Sastro, tapi yang penting ini membawa gairah baru dalam acara ini.. Bukan karena Dian Sastro Cantik, Pintar, potongan rambut baru yang OK atau statusnya yang JOMBLO, tapi karena ini bisa menjaring segmen pemirsa baru dari kalangan anak muda, apalagi berjenis kelamin laki-laki kepala dua puluh (istigfar tuy) ... ... Jadi gue nonton kuis itu bukan karena dia cantik dan Jomblo ya, tapi karena acara itu membawa nuansa baru dan terkesan lebih mikir. Mungkin di situasi ini orang lain yang melihat tatapan mata berkhayal menjadi peserta dan mengumpat ”coba gue yang main, pasti bener jawabannya”. Tapi mungkin umpatannya ditambah dengan ”ah bodoh banget sih orang itu kan jarang2 bisa beberapa meter dari dian sastro”. (OK catur u have to stop this imagination..)..

enggak gue gak merekomendasikan kalian untuk nonton ini kok.. ini Cuma komentar gak penting gue sebagai penggemar film Indonesia (terutama yang ada Dian Sastronya)... yang jelas Johan pasti jadi penggemar baru acara ini..

Ok kita kembali ke pertanyaan 1 miliar nya... APA YANG bakal lo lakuin kalo lo menang one of the kuis… artinya apa yang bakal lo lakuin kalo lo punya uang 3 milyar

Jawab dan anda mungkin menjadi milyader selanjutnya...

Sori agak ngayal dan ngarep nih postingan gue

-Catuy-

NB: gue ngejawab setelah semua jawaban diterima...biar gak nyontek

Comments:
  • Dian..oh dian...
    hmm...tapi gue lebih suka pas rambutnya panjang...

    hmmm...

    eh iya, tadi elo nanya apaan tuy ?
    Posted by Anonymous yoyok @ 12:38 AM
     
  • aduh2.. kenapa cowo2 pada suka dian heuehuehe.. she has 2 face!!! yah, panjang deh ceritanya..

    anyway.. 3 milyar duit??? wahhh gw pengen kuliah di Inggris sana!! ato amrik di MIT!!! trus pengen keliling2 dunia... sekalian internship... beli rumah! yoi.. trus kontrakin biar dapet uang juga hahaha.. trus apa yah? donasi dooonk.. kasih ke org2 yg ga mampu... trus, trus... biayain kuliah adek2 gw... hmmm banyak euy...
    Posted by Anonymous amellie @ 6:51 AM
     
  • gue sebenarnya nggak begitu suka sama acara bagi-bagi duit di tv ... entah itu yg berbau gambling (superdeal) atau yg dikemas dalam bentuk "kegiatan sosial" (uang kaget, bedah rumah dsb .. oh ya gw pernah posting ttg hal ini dua kali)

    http://yuljeworo.sekolah-bisnis.com/?p=14

    http://yuljeworo.sekolah-bisnis.com/?p=36

    cuma kalau asah otak kayak who wants .. asyik juga ... dian sastro? kayaknya bagusan tantowi ya? Dian sastro sih mending bawa acara Who wants to be johan's girlfriend? heaheaea
    Posted by Anonymous johan @ 7:35 PM
     
  • tuy, gimana juga semua orang dikasih duit juga mau, apalagi kalau no strings attached.

    ttg dian sastro, hmmm....very different from any other quiz hosts that give away this much money, bukan? Sesuatu yang baru mungkin perlu waktu utk mnjadi hal yang 'biasa', but entah kenapa menurut gue image yang selama ini melekat di dian kurang cocok utk mandu kuis ini. Bagi gue dia lebih bagus kalo mupukin bakat actingnya, becuz she's good. kalau untuk sekedar mandu acara kuis, disini yg jelas untung adalah stasiun tv, not dian:-).

    kalo dikasih duit..ya gue tabung, sekolah, ngerawat ortu dan keluarga, dan bikin summer camp lingkungan!
    Posted by Blogger Ayu @ 11:37 PM
     
  • tuy, gw mo komen soal tulisan lo "all u need is luck" ttg superdeal. menurut gw gak cuma luck. menurut gw sebenarnya itu bisa dihitung secara matematis, PROBABILITAS, inget? cuma aja masyarakat kita blm terbiasa menerapkan matematika secara jauh dalam kehidupan sehari-hari. setau gw acara2 kayak gini di "sono" dah jadi bahan perdebatan para ahli matematika.
    Selain itu butuh intuisi juga kan? dan untuk itu, butuh kecerdasan emosional. so, menurut gw kecerdasan ga cuma berarti bisa jawab pertanyaan2 di kuis 3 milyar, tapi lebih luas dari itu.
    malah, kuis 3 milyar itu lebih banyak menonjolkan aspek memori (dari otak) aja (aspek lain juga sih, tapi dikit). demikian pendapat saya :D
    Posted by Blogger wpurtini @ 3:42 AM
     
Being Human…
Thursday, September 21, 2006

“ah itu mah manusiawi..”

“manusia lah, biasa itu”

“So Human gitu loh…”

Humans are variously said to possess consciousness, self-awareness, and a mind, which correspond roughly to the mental processes of thought. These are said to possess qualities such as self-awareness, sentience, sapience, and the ability to perceive the relationship between oneself and one's environment

Ungkapan-ungkapan diatas muncul ketika kita menocba memaafkan kesalahan seseorang dengan menjustifikasi apa yang dilakukannya sangatlah lumrah untuk dilaksanakan..

Berawal dari pertanyaan tersebut membuat gue berpikir memang yang didsekripsikan sebagai seorang manusia itu apa??? Apakah manusia itu satu paket dengan lingkungan dan perilaku yang membentuknya?? Yah semacam take it for granted lah.. ataukah manusia merupakan satu kondisi ideal yang musti dicapai oleh setiap individu untuk menjadi lebih baik.. do we have to give up with our humanity ?? Or maybe humanity is something to be fight for???

Dalam konsep agama(karena saya seorang muslim maka saya pake analogi agama saya manusia adalah mahluk yang diciptakan untuk beribadah kepada sang Khalik untk mendapatkan rahmatnya… Di sini konsep manusia merupakan sesuatu figur ideal dimana setiap manusia akan berusaha untuk mencapai kondisi dan sosok tersebut selama hidupnya di dunia ini. Agama memberikan pakem-pakem dan koridor-koridor seseorang untuk menjadi manusia yang acceptable dengan ajaran agama..

Tapi di spectrum lain ada yang mengeluarkan pendapat berbeda. Manusia merupakan sosok yang sangat tidak sempurna. Manusia adalah suatu mahluk dengan ketidak sempurnaannya. Oleh karena itu setiap orang di maklumi apabila melakukan kesalahan-kesalahan standar yang sangat manusiawi. Untuk menjadi mahluk yang lebih baik, seorang individu harus mampu menembus batas-batas seorang manusia biasa menjadi manusia yang tidak biasa atau luar biasa. Konsep ini memberikan pemahaman seorang manusia harus mengejar sifat-sifat dan criteria yang ideal untuk menembus batas-batas kemanusiaannya. Yang kemudian menjadi pertanyaaan adalah seperti apa kiteria dan standar seorang manusia biasa ini…

Kenapa pertanyaan ini mengemuka… Menjadi penting ketika kita berbicara manusia sebagai individu ataukah manusia sebagai sebuah esensi….

Lalu seperti apakah untuk menjadi seorang manusia sejati. Meraba sebuah nilai kemanusiaan…. Menemukan manusia di dalam diri kita masing-masing.. ataukah ini lah yang disebut kemanusiaan...

Kadang gue berpikir enak sekali jadi manusia kalo misalnya setiap kita berbuat kesalahan maka orang akan bilang “ah itu manusiawi kok”…

Bagian paling susah menjadi manusia adalah saat ketika kita menerima manusia as a given. Dengan semua kekurangannnya like egoisme, korup, pemarah dan lain sebagainya…

Pertanyaan mendasarnya manusia adalah tujuan atau manusia adalah kondisi…,

Saya memilih menjadi manusia sebagai sebuah esensi…..

-Catur-

Mau nulis singkat aja setelah lepas dari rutinitas dan pekerjaan sehari-hari.. Thank’s God i can write again,

Sebagai manusia biasa juga, saya mau mengucapkan maaf sebesar-besarnya atas kesalahan yang saya perbuat.. Semoga Ramadhan ini bisa menjadi yang terbaik buat kita semua,..

Comments:
  • met puasa yah :) maap2in kalo ada salah... pa kbr ni?? sibuk ye?
    Posted by Anonymous amellie @ 10:18 AM
     
  • Alhamdulillah, bisa nulis lagi om,

    met puasa yah, mohon maap lahir batin :D
    Posted by Anonymous yoyok @ 7:11 PM
     
  • manusia sejati adalah manusia yg dpt 'memanusiakan' diri sendiri dan org lain..
    (bener gak, sotoy euy!)

    yasud, met puasa yey, mudah2an ibadahnya makin berkualitas, amiiieeenn...
    Posted by Blogger bagoest @ 2:22 PM
     
My Lonely Days...
Monday, September 04, 2006


Saya selalu menulis untuk dunia dan tentang dunia di luar dunia saya di Blog ini. Tapi kali ini saya harus menulis untuk diri saya sendiri (bukan bermaksud egois ya).... tapi untuk merepresentasikan kondisi dan suasana hati gue (maaf tadi lupa pake acara ber saya-saya).. maybe it looks like ordinary blog for some people.. yah gak papa lah. Bahkan bung Johan pun berani mengungkapkan cintanya ke Mbak Dian Sastro via Blog…

Manusia pada dasarnya adalah mahluk sosial yang membutuhkan keberadaan orang lain untuk menjadi pelengkap dalam berkehidupan dan berkemanusiaan. Apakah itu sebagai istri untuk menemani hidup, sebagai kekasih untuk berkeluhkesah, sebagai sahabat untuk bercurhat dan bersenang-bersenang atau bahkan sebagai ketua RT untuk tempat kita bikin KTP.. Intinya manusia tidak dapat hidup sendiri...

Antropolog, sosiolog, ginekolog (ups salah ahli kayanya), bahkan planolog (like me) menyadari dan berusaha mengoptimalkan kondisi manusia yang butuh keberadaan manusia lainnya. Entah sebagai bahan pengamatan untuk disertasi, bisa juga sebagai sumber daya untuk menggerakkan pembangunan yang direncanakan, atau minimal sebagai pekerja proyek (kebutuhan manusia akan uang untuk berhubungan dengan manusia lainnya).

Oleh karena itu sudah naluri seorang manusia pula untuk menangis, terharu, bersedih, tertawa gembira atau mengeluarkan emosi lainnya (positif atau negatif), manakala dia kehilangan seseorang atau beberapa orang dalam hidupnya dengan berbagai macam alasan seperti kematian, perkawinan (ditinggal kawin maksudnya), pindah rumah, lulus sekolah atau pindah kerja (tunggu seperti ada yang salah dengan tulisan saya, apakah anda merasakannya). Karena memang naluri manusia pula untuk bersedih apabila kehilangan sesuatu yang bersifat materiil atau in materiil. Dikombinasikan dengan naluri manusia yang butuh manusia lainnya, maka bermunculanlah tangis menangis setiap acara pemakaman...so simple kan??? Ok it’s easy to discuss but hard to experience it.

Separah apakah anda merasa kesepian…ketika ditinggal pacarkah, ketika ditinggal istrikah ketika ditinggal teman sekantor kah, ketika pindah rumah kah.. Buat gue yang paling parah itu adalah ketika kesepian tapi di tengah keramaian.. wah itu sangat menyiksa sekali... Kok bisa??? Nah ini parameter yang kemudian sulit untuk di definisikan.. karena memang sangat relatif.

Kalo kata meriam Webster dictionary , definisi dari kesepian atau lonely (in English) itu :

1 a : being without company : LONE b : cut off from others : SOLITARY
2 : not frequented by human beings :
DESOLATE
3 : sad from being alone : LONESOME
4 : producing a feeling of bleakness or desolation

Nah definisi nomeer 3 itulah yang bisa merepresentasikan kesepian di tengah keramaian (beuhhhhh pujangga sekali bahasanya nih).. yah sebuah perasaan sepi dan menjadi (maaf) agak mellow karena kesepian itu…

Tenang tulisan ini dibuat bukan untuk kalian (para pembaca blog kaclut ini) untuk mengasihani saya (maaf gue maksudnya). Ini sekedar ekspose kondisi yang menghantam saya belakangan ini, kali aja ada yang pernah ngalamin juga…

Ada orang bijak (SUMPAH GUE LUPA NAMANYA) yang bilang ”Burung Rajawali Terbang Sendirian”.. hmm ungkapan ini mungkin bermaksud untuk bilang ke orang yang denger bahwa seseorang yang bermental baja tidak takut untuk menjadi idealis di tengah-tengah kondisi mayoritas yang tidak kondusif....

Hmmm mungkin ada benarnya yang ngomong ini. Cuma mungkin dia lupa bahwa menjadi rajawali sendiri tanpa ada yangmenemani bisa menjadi sangat stressfull. Rajawali aja bisa stress, apalagi yang baru sekelas anak rajawali baru lahir (kaya gue nih). Karena pada dasarnya perubahan itu muncul dari sebuah obrolan ringan, yang berlanjut kepada sebuah diskusi terarah (dan mungkin sebuah tulisan), untuk kemudian di tindak lanjuti oleh sebuah tindakan tersistematis (bersama komunitas yang memiliki ide yang sama) untuk merealisasikan obrolan-obrolan ringan di awal..

Kesepian secara ide berpotensi menjadikan orang menjadi kram otak (bahasanyaa Ahmad Dhani), karena kebanyakan melakukan onani otak tanpa aktualisasi yang jelas. Aktivitas yang dilakukan tidak merepresentasikan ide serta semburan jiwa sebenarnya .. Sehingga di akhir mungkin seseorang hanya menjadi sampah peradaban saja seperti yang dikatakan oleh rekan saya Awan..

Mungkin bagi beberapa orang tulisan ini cemen.. maaf apabila saya terkesan agak tempe di sini. Tapi kebutuhan akan rekan untuk berdiskusi saat ini menjadi sebuah halyang sangat urgen bagi saya... sebelum semuanya terlambat, sebelum gue tertelan oleh rutinitas birokrasi dan industrial yang mengantarkan gue menjadi manusia robot yang tidak memiliki ide dan jiwa pembebasan... Sebagai info, satu-satunya tempat gue berteriak saat ini hanya lewat blog kaclut ini....

Kayanya cukup sekian muntahan gue ini.... gue pake lagunya phantom planet untuk merepresentasikan mood gue hari ini.... .. It's gonna be a lonely lonely lonely lonely day.

-Catuy-

PERINGATAN DOKTER

Kesepian bisa membuat anda sensi, malas berkerja, tidak ikhlas, su’udzon dan menganggu nafsu makan. Bila tetep berlanjut perbanyak ibadah atau ke psikiater terdekat

Lonely Days by Phantom Planet

I could tell from the minute I woke up
It was gonna be a lonely lonely
lonely lonely day.
Rise and shine rub the sleep out of my eyes
And try to tell myself I can't
go back to bed
It's gonna be a lonely lonely lonely lonely day.

Even though the sun is shining down on me and I should feel about as happy as can be
I just got here and I already want to leave
It's gonna be a lonely lonely lonely lonely day
It's gonna be a lonely lonely lonely lonely day
It's gonna be a lonely lonely lonely lonely day.

Everybody knows that something's wrong
But nobody knows what's going on
We all sing the same old song
When you want it all to go away
It's shaping up to be a lonely day

I could tell from the minute I woke up it was gonna be a lonely lonely lonely lonely day.

It's gonna be a lonely lonely lonely lonely day

Everybody knows that something's wrong
But nobody knows what's going on
We all sing the same old song
When you want it all to go away
It's shaping up to be a lonely day

I could tell from the minute I woke up it was gonna be a lonely lonely lonely lonely day.

It's gonna be a lonely lonely lonely lonely day

Everybody knows that something's wrong
But nobody knows what's going on
Everybody knows that something's wrong
But nobody knows what's going on

Comments:
  • Mengulang komentar di blog yang lain : "Karena kesendirian adalah kumpulan duka cita" kata seorang sufi terkenal.
    Kesendirian yang dimaksud adalah kesendirian dalam berjuang atau mempertahankan idealisme.
    Lantas apakah kesendirian selalu negatif?
    Tidak juga, kesendirian dalam berkhalwat dengan sang Khalik adalah contohnya.

    Bisa jadi kesendirian kita rasakan karena kita tidak menyadari banyaknya orang yang merasa sendiri juga. Terasing karena idealismenya; rajawali yang lain...

    Bila kesepian datang menyergap, saatnya berintrospeksi. Dan momentum introspeksi tinggal hitungan hari, sudahkah kita siap?
    Mohon maaf lahir batin buat empunya blog, semoga jelang Ramadhan kita benar2 sempurna =D
    Posted by Blogger agung @ 9:25 PM
     
  • Kalo kata temen saya yg pinter fisika, di tempat ramai pun bisa kesepian. Atau sebuah hal yang bising, pada dasarnya sepi. Saya sendiri ga ngerti waktu dijelasin dia. Maklum, saya bodoh banget soal fisika :)
    Posted by Anonymous Hedi @ 12:50 AM
     
  • wah tuy, kebetulan saya sangat menyukai dan sangat mengangeni tempe. dan saya tidak rela tempe direndahkan seperti perkataan (->berkepribadian tempe). hahaha ketawuan saya juga lagi sensi. iya tuy, kesepian di tengah keramaian emang ga enak, tapi pikirkan mana yang lebih parah, bandingkan dengan kesepian di tengah tengah tempat yang bener bener sepi seperti tempat saya sekarang. saya rasa catuy tau kalau posisi catuy itu jauh lebih enak. sebetulnya tinggal reaksi catuy sendiri bukan, untuk tidak bersikap yang membuat diri merasa sepi di tengah keramaian. ya, carilah yang membuat hati ramai kembali, komunitas bersama teman teman akrab contohnya. saya cuma bisa ngomong teori nih, karena saya juga belum bisa menemukan solusi untuk merasa nyaman dengan tempat sesepi tempat saya ini. hehehehe howkeh, itu dulu..salam.
    ps: blog nya bagus bagus tuy, untung you menggunakan blog sebagai ajang berkreasi, jadi saya punya bacaan menarik..ha ha

    -renge-
    Posted by Anonymous Anonymous @ 2:01 AM
     
  • bung..sepertinya kita -dan kawan muda lainnya-, sedang terkena euforia sampah peradaban.
    klo nemu solusi -selain onani-..kabar kabari oks!
    Posted by Anonymous ipin lagi mentok @ 6:42 AM
     
  • rasa sepi-mu masih berbau merriam webster ya cat :)

    kudoakan moga2 cepat berlalu. dan nilai keakutannya pelan2 berkurang. tiap orang di setiap masa selalu ketemu di titik yang bikin dia kesepian, meskipun dia berada di tengah keramaian sekalipun.

    tapi nggak papa. kadang2 yang kayak gini justru bisa bikin kita ngeliat hal2 yang selama ini nggak keliatan atau ngerasain hal2 yang selama ini nggak kerasa.

    jangan lama2 merasakan sepinya ya cat. :)
    Posted by Blogger ~fitri~ @ 2:52 PM
     
  • Don't worry bruder, ada banyak eagles yang flies alone juga jadinya elo gak bakalan kesepian

    mari kita bikin flock of eagles :p

    btw, tulisan anda kok mirip dengan tulisan saya awal2 ngeblog...

    tulisan2 awal saya hanya sekedar masturbasi tanpa aktualisasi...

    saya bosan hanya bermasturbasi dan akhirnya masuklah saya ke suatu 'kelompok' buat meng-aktualisasi ide dan pikiran saya.

    bruder, saya yakin anda sudah melakukannya

    now, i declare myself as a member of a wolf pack


    salam dari brotherhood of the wolf untuk seorang elang perkasa
    Posted by Anonymous yoyok @ 5:54 PM
     
  • Eh,hati2 lo, jgn sering2 merasa sepi di tengah keramaian.Gue pernah baca (sumpah juga lupa di mana bacanya), kalo sering spt itu adlh salah satu tanda depresi mengarah ke schizophrenia (bener gak tulisannya?) wiiih...  
  • kesepian...

    emang bete bgt tuch!!! dulu gw sering bgt kesepian ditengah keramaian.. orang-orang ketawa-ketiwi, gw cuma bsa bengong kaya sapi ompong..gelisah ga jelas, ga tenang pokonya campur aduklah..

    tp setelah coba direnungi.. ternyata ada yang salah dalam hidup gw.. ada hal0hal yg bikin gw ga tenang.. setelah ketemu solusinya.. baru deh lebih tenang..

    jd buat Mas Catuy.. jng lama ngerasa kesepiannya..

    cepet dicari solusinya, cari temen atau siapapun buat share tp yang paling penting banykin ibadah..
    (hahahaha so tuwir bgt si gw!!!)

    pokonya jangan lama2 yah..

    nanti ga bsa nulis blog lg dung..

    oklay yah..

    pokonya kalo bsa positive thinking, hidup ini indah koq..
    Posted by Anonymous rr.liaamelia @ 9:01 PM
     
  • loh, kok malah kebalik ya??
    JUSTRU ITU YANG GW PENGEN!!
    sendiri dalam keramaian... dan ramai dalam kesendirian...

    kayanya gw jg jadi kepikiran bikin tulisan soal ini tuy... SECARA, kurang lebih senasib...

    halah... "secara"... halooo =D
    (siapa sih yang mempopulerkan penggunaan kata "secara" dalam konteks seperti ini?? MAKIN NGAWUR!! bahasa indonesia memang sudah tidak lagi dicintai oleh bangsanya sendiri)  
  • kesepian di tengah keramaian .. kesenyapan ditengah kerumunan ...
    ketidakadaan ditengah kehidupan ...
    kejombloan ditengah kebirahian ...
    (yg terakhir bahaya :p)
    Posted by Anonymous johan @ 8:23 PM
     
  • galau sekali bung catuy ini. setelah hujan, pelangi pasti datang..
    Posted by Blogger raka whisnu @ 9:17 PM
     
  • Sepakat ama kang Awan.
    "secara" ??? artinya 'since' yang artinya 'karena' bukan sih?
    Posted by Blogger Lucky @ 6:45 AM
     
  • Manusia emang, sih, makhluk sosial... tapi, kan... manusia...datang sendiri (lahir, meski kembar.. tetap satu-satu), pulang sendiri (mati)?!? Berarti (bagi saya,lho) ada sisi ke-"sendiri"-an-nya juga... disisi lainnya... anugerah Tuhan, manusia diciptakan berpasang-pasangan... udah ketemu?
    Posted by Anonymous Qky @ 7:03 PM
     
  • Manusia emang, sih, makhluk sosial... tapi, kan... manusia...datang sendiri (lahir, meski kembar.. tetap satu-satu), pulang sendiri (mati)?!? Berarti (bagi saya,lho) ada sisi ke-"sendiri"-an-nya juga... disisi lainnya... anugerah Tuhan, manusia diciptakan berpasang-pasangan... udah ketemu?
    Posted by Anonymous Qky @ 7:04 PM
     
  • menyentuh,tuy
    (huahahaha...=))..)

    ngiri deh gua..ko postingan loe selalu mengundang komentar nan riuh begene ne..?

    iyeh..lagu Phantom Planet itu suka kuperdengarkan kala sepi..

    Ini tahap serius:
    Tapi memang begitu Tuy ritme kehidupan..Terus menerus ada dalam keramaian bisa bikin hati bebal..Manusia2 yang mencapai puncak kearifan tertinggi (halah..) itu rata2 suka berkhalwat (tapi bukan mikir yang jorok2 ye!!) dan kontemplasi (uuhh..ini katakata gue bangetthh)

    There's a sound in silence...:)
    Makanya salut orang-orang-orang keren tapi pendiam

    Tuy.lo gua maafin deh...menjelang Ramadhan ini

    Ko lo ga pernah gedumbrangan di blog gua lagi sih?? Ya..kuakui memang belakangan isi blognya rada kampring (ini juga bagian dari ritme kehidupan,Tuy..:p)

    Tapi insyaAllah udah rada berbobot lagi kookk...
    Posted by Blogger Warastuti @ 11:01 AM
     
  • kata orang sih blog bisa jadi teman yang setia di kalajadi pengangguran malam minggu a.k.a jomblo
    hehehhee =)
    Posted by Blogger benx @ 1:13 AM
     
  • ngerasa sepi didalam keramaian ? aku pernah tuh bener-bener jadi intropeksi kalo selama ini ada yang salah. Ketika orang ngerasa mampu segala-galanya dan mempunyai idealisme yang tinggi cenderung untuk menyendiri namun pas kita terjatuh baru nyadar kalo kita sebenernya emang butuh orang lain.
    Posted by Anonymous [ew] @ 9:29 PM
     
  • lost in mind atau lost some one?
    Kalo yang pertama susah obatnya. Klo yang kedua gampang. :P
    Kayaknya lo kena yang kedua deh. :D
    Posted by Anonymous sawung @ 8:11 PM
     
Copyright © 2007 Catur