OPTIMISME SEBUAH BANGSA
Thursday, April 26, 2007

Belakangan hari ini banyak sekali komentar negatif yang datang dari media, para tokoh, Blog (bahkan blog gue sendiri), dan dari berbagai macam sumber yang menyatakan betapa buruknya negara ini berjalan dan bagaimana Bapak Presiden membewa negara ini makin runtuh dalam jurang penderitaan. Motif komentar pun beragam, ada yang bersifat politis demi menatap Pemilu 2009 atau ada yang bersifat akademikal dengan pendekatan berbeda-beda.

Memang sebuah komentar yang wajar tentu saja dengan Jumlah penduduk miskin hampir 39,05 Juta orang dan jumlah pengangguran yang mencapai 10 juta orang, kondisi ini belum memberikan angin segar untuk tingkat kesejahteraan republik ini. Hasil studi terakhir pun menunjukkan bahwa hampir 49 % penduduk hidup dibawah US$2/ hari, itu berarti sama dengan Rp. 18.000/ hari, dimana sekitar 7,4 % hidup dibawah US$1/ hari. Angka gizi buruk (malnutrisi) yang tinggi dan bahkan meningkat pada tahun-tahun terakhir: seperempat anak di bawah usia lima tahun menderita gizi buruk di Indonesia, dengan angka gizi buruk tetap sama dalam tahun terakhir kendati telah terjadi penurunan angka kemiskinan. Kesehatan ibu yang jauh lebih buruk dibandingkan dengan negara-negara di kawasan yang sama: angka kematian ibu di Indonesia adalah 307 (untuk 100.000 kelahiran hidup), tiga kali lebih besar dari Vietnam dan enam kali lebih besar dari Cina dan Malaysia; hanya sekitar 72 persen persalinan dibantu oleh bidan terlatih. Hal ini ditambah dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang belum mencapai angka yang signifikan. Dengan pertumbuhan ekonomi hanya 5,48% dari target 6%, tentunya tidak memberikan sebuah gambaran menggembirakan bagi Pemerintah.

Kondisi ini cenderung disikapi secara skeptis dan pesimistis yang kemudian berujung pada ketidak percayaan terhadap kemampuan Pemerintah dalam mendorong tingkat kesejahteraan. Hal ini disampaikan melalui media-media lewat corong tokoh-tokoh terkenal yang memberikan efek signifikan terhadap opini massa. Pesan-pesan ini sampai kepada masyarakat dalam berbagai bentuk. Keputusasaan, kritis, putus asa, politis atau moralis... ya begitulah pokoknya

Apakah benar seburuk itu.. apakah negara ini tidak memiliki kesempatan untuk maju secara signifikan....

Logika yang ada di kepala gue adalah negara ini memiliki seribu satu potensi yang perlu untuk di fasilitasi. Kita memiliki kandungan SDA dengan jumlah yang mampu menghasilkan profit, jumlah SDM yang cukup untuk membangun industri besar (walau dengan kualitas yang masih rendah), lokasi yang strategis.. sebuah modal yang cukup untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih besar dari Rusia.

Roda pembangunan yang saat ini tidak berjalan akibat kurang optimalnya peran pemerintah dalam melakukan fasilitasi (BUKAN AKTOR TUNGGL) kelompok-kelompok masyarakat dalam mengelola potensi-potensi yang ada.

OK.. memang pemerintah memiliki andil dalam stagnansi kondisi indonesia. Tapi apakah mereka satu-satunya yang patut disalahkan?? Saya pikir tidak pada tempatnya. Hal itu hanya berlaku pada paradigma lama ketika pemerintah berperan sebagai SINGLE PROVIDER dari kehiduoan bernegara dan bermasyarakat.. saat ini pemerintah berperan sebagai enabler dan fasilitator . so, peran terbesar ada di masyarakat.

Apakah dengan kondisi ini selayaknya kita pesimis?? Apakah mungkin kita harus pesimis pula terhadap kondisi pemerintahan kita.. jawaban saya jelas tidak..

Kritik adalah kritik. Hal itu sejatinya merupakan bumbu-bumbu dalam kehidupan berdemokrasi yang luar biasa seperti di Indonesia. Yang kemudian bermasalah kan komentar itu sangattttttttttttttttttttttt negatif, yang pada akhirnya berujung pada PESIMISME BUTA terhadap kondisi negara ini. Apakah ini benar???

Sebuah kondisi yang baik selayaknya dibangun oleh sikap positif dan open-minded. Kepentingan sesaat dan pragmatisme terkadang mengubur sikap tersebut... hal yang memperburuk keadaan adalah manakala sikap tersebut tertular kepada massyarakat luas.. maka kita bukan hanya memiliki elite politik yang pesimis, tapi kita akan punya masyarakat yang pesimistis...

Optimism is a life view wherein one views the world as a positive place. It is the opposite of pessimism. Optimists generally believe that people and events are inherently good, and have a "positive" outlook on life, believing that most things work out in the end. (Wikipedia)

Saat ini bangsa ini jelas butuh sebuah optimisme.. di saat persoalan yang dihadapi bangsa ini begitu besar, seperti Korupsi, bencana alam, kemiskinan, premanisme, kerusuhan sektarian, flu burung, kecelakaan transportasi, dan lain sebagainya. Kita butuh orang-orang yang Optimis.. butuh sebuah sikap “WE CAN DO IT”... bukan sikap “you have to do it” atau “only i can do it”..

Kepada para politisi yang merupakan oposisi dari pemerintahan saat ini.. Bersikap CERDAS lah.. jangan sampai komentar yang anda keluarkan dalam rangka Indonesia 2009, menjadikan rakyat menjadi pesimis... Rakyat Indonesia dapat bangkit sampai ke titik yang kita sendiri tidak dapat kita bayangkan..

Begitu banyak peluang di depan kita yang tidak kita gapai, akibat dari sebuah kebebalan bangsa ini. Butuh sebuah usaha bersama untuk mencapai hasil-hasil yang signifikan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan bangsa Indonesia...

Kita butuh tenaga dan semangat baru untuk mendorong negara ini ke arah yang tepat.. Kita sudah di jalur yang benar, hanya banyak sekali reformasi yang harus dilakukan. Dan itu butuh dukungan setiap orang.

Be Optimist.. because somehow we’ll muddle through...

-Catuy-

Foto diambil dari

http://www2.cs.uh.edu/~tchau/pics/optimism.jpg

http://www.indonesiaseoul.org/pictures/Mt.Leuser.Park2.jpg

Comments:
  • Kalau semua orang menggantungkan harapan pada 1 presiden aja ya susah, harus dari kesadaran masarakatnya sendiri....

    so far aku tetep optimis
    Posted by Anonymous Raffaell @ 11:04 PM
     
  • Negara ini ada bukan karena cuma presiden atau segelintir orang. Jadi, kita semua yang harus bertanggung jawab. Saya sih tetap optimis, cuma masalahnya kapan itu yang belum ketahuan :)
    Posted by Anonymous Hedi @ 2:24 AM
     
  • nice post Bos...
    kalo boleh rekues, ente seriusan terjun ke birokrat..
    =)
    Posted by Blogger benx @ 8:23 PM
     
POSTINGAN KE 100
Friday, April 13, 2007

Postingan ini adalah postingan ke seratus gue.. sebuah prestasi yang menurut gue cukup monumental. Dimana gue bisa bertahan untuk menulis sampe 100 artikel. Dari yang sangattttt berat, sampai yang sangat ringan. Dari yang lucu samapai yang gak lucu.. dari yang penting sampai gak penting.. satu hal yang selalu menjadi pertanyaan bagi gue adalah papakah tulisan gue sudah berhasil menginspirasi orang untuk merubah dunia, minimal melalui merubah dirinya.. kayanya belum. Selama 2 tahun ini dengan nyaris 100 postingan ini, gue menyadari ternyata tulisan gue yang segabrek ini belum bisa menginspirasi.apalagi ada masa-masa mellow dimana gue menulis untuk memuaskan nafsu pribadi.. kadangkala ada sih kritikan-kritikan sosial yang dulu.. Cuma ya begitu2 aja deh kayanya... responsif tapi tidak solutif.

Perjalanan blog ini sudah melewati empat kali perubahan lay out, mulai dari templet standar dari blogger, terus 2 kali nyolong templet dari blogger template.com. Template Blog yang dibawah ini merupakan paling lama menempati halaman blog gue... gue dapata dengan susah payah dengan beberapa feature tambahan yang gue dapat dari sono-sini.. Templet terbaru dibuat oleh rekan sesama blogger yang iba sama templet gue yang gak berubah lebih dari setahun.. maka untuk menyambut 2 tahun blog gue hadirlah templet serba biru ini..


Merenungkan postingan pertama gue pada tanggal 11 Februrari 2005. masih sangat kental aroma mahasiswa dan aktifis.. blog ini gue buat saat gue sedang hectic dengan TA. Postingan pertama gue pun lebih banyak tulisan-tulisan gue yang di muat di koran (2 tulisan di Pikiran Rakyat soal OSPEK dan reformasi) ada juga beberapa tulisan yang tidak dimuat juga sih.. lebih banyak mengomentari persoalan bangsa dengan bahasa yang sangat SUERIUSSSSSSSSS.. pokoknya gak banget bahasanya... mahasiswa abis...(postingan bulan-bulan pertama) . abis itu yang hilang kembali.. wong namanya juga ngeblog karena iseng.. pada masa itu sudah ada temen gue yang ngerem di kamar 2 malem untuk mempercantik blog. Gue.. ya seadanya aja deh. Blog hanya jadi tempat untuk mempublikasikan tulisan-tulisan gue

Periode selanjutnya dari blog ini adalah pada saat gue memulai karir gue sebagai kontraktor (pekerja kontrak) di institusi perencanaan Indonesia.. JELAS... dengan akses Internet 100 MBps dan 24 jam full. Maka keinginan untuk mengembangkan blog dari segi substansi tulisan ataupoun desain pun menggebu-gebu.. Orientasi bergeser menjadikan media BLOG sebagai media NARSIS. Dipasang lah foto yang lebih OK, nama yang lebih menggigit dan blog kaclut ini bermetaforsa menjadi WHATEVER PEOPLE SAY I AM, THAT’S WHAT I’M NOT. Terinspirasi dari judul album grup rock ARCTIC MONKEYS. Selama ini untung belum ada tuntutan ke gue soal penggunaan nama album mereka jadi judul blog gue... hal ini baru terjadi di bulan November 2006.. (lihat di sini)

Fluktuasi jumlah postingan dalam sebulan dan kualitas tulisan yang dihasilkan sangat tergantung kepada dua hal : waktu untuk menulis (yang sangat ditentukan oleh load kerjaan tentunya) dan mood menulis (ditentukan oleh mood pribadi, suasana hati dan tingkat intelegensia yang fluktuatif pula). Dari 99 postingan gue.. ada beberapa yang menempati posisi teratas sebagai postingan dengan komentar terbanyak, beberapa diantaranya

  1. My Lonely Days (18 komentar)
  2. Berani Jadi PNS (16 Komentar)
  3. Orang Atau Saat Yang Tepat (15 komentar)
  4. Ngimpi Kali yeee (14 Komentar)
  5. Wanita-wanita negara (13 komentar)
  6. Obral-orbrol alumni muda (13 komentar)

Apakah ini menunjukkan ini tulisan terbaik gue??? Gue pikir sih enggak. Karena ini hanya menunjukkan trend pembaca aja.. kebetulan aja trafficnya lagi tinggi. Hal ini juga bisa diakibatkan karena topik yang gue lempar kontroversial kali ya..

Sebagai penulis gue punya selera pribadi.. menurut gue tulisan gue yang bagus itu ada beberapa ; My Lonely Days , Wanita-wanita negara , Belajar dari layar perak Episode 1-Janji Joni..Janji Palsu.. , Belajar dari layar perak Episode 2-Dunia Gie , Underground Economy , antara gosip dan NU (postingan ini dimuat di salah satu majalah internet , lihat ini )

Jumlah pengunjung yang 14 ribuan... dengan bantuan kampung blog.com berhasil gue analisa jumlah pengunjung gue (hanya) dari bulan Agustus 2006 sampai sekarang)...

Yang dimaksud unique adalah jumlah blog gue untuk dilihat itu diitung based on IP, setiap komputer yang tersambung dengah internet memiliki IP yang berbeda-beda.. jdi gak double counting.. kalo total dihitung berdasarkan jumlah halaman gue diliat.. ini kalo satu komputer buka 2 kali, tetep diitung 2 kali.. memang terjadi double-triple counting.

Tapi perubahan tentunya bukan hanya di blog. Begitu banyak perubahan yang terjadi. Blog ini juga menjadi satu saksi hidup dimana gue menjadi orang yang tidak konsisten. Pada postingan bulan oktober dan desember 2005 yang judulnya Pembelaan Terhadap Menikah dan Gue Jomblo, terus kenapa??, gue menyatakan bahwa gue akan menikah untuk waktu yang lama. Padahal pada tanggal 18 desember (16 hari setelah gue posting), gue bertemu dengan seorang wanita yang akhirnya menjadi istri gue.. ckckckckck. Jodoh memang aneh. Ya takdir.. takdir...

Perubahan, metaformosa, atau revolusi adalah sesuatu fenomena standar alam yang berjalan sebagaimana adanya. kemudian menjadi tugas bersama bagi kita untuk terus memrpebaiki diri dan menjadi sesuatu yang lebih baik..

seperti blog, bagi teman2 yang merasa blog adalah bagian dari ekspresi diri akan mempermak blog menjadi sesuatu yang indah. menjadi sesuatu yang lebih dari sekedar hobi... blog menjadi the way of life... begitupulah hidup... sebuah kumpulan usaha dan belajar dengan sama kerasnya.

perubahan apa yang terjadi di teman-teman selama setahun terakhir ini??? INI SEBUAH PERTANYAAN TENTUNYA

sebagai penutup.. Komitmen gue ke depan adalah mencoba untuk menjadikan blog ini menjadi lebih inspirable. Mungkin gak ya.. tulisan ini aja gak mutu gini.... ya namanya juga usaha... mudah-mudahan di masa depan akan diperbaiki...

-catuy-

Comments:
  • sebagai penutup.. Komitmen gue ke depan adalah mencoba untuk menjadikan blog ini menjadi lebih inspirable.

    Inspiring, maksud lo?
    Posted by Blogger ikram @ 6:13 AM
     
  • Ditunggu tulisan2 berikutnya  
  • untuk ikram:
    kalo ga salah...
    inspiring = inspiratif (??)
    apakah dengan mengatakan "inspirable" catuy ingin mengatakan... "bisa menginspirasi" ??
    tapi saya sepakat, mungkin seharusnya memang "inspiratif", SECARA baru kali ini sy menemukan kata "inspirable".  
  • Inpiring....
    Setuju, cerita nya bisa memberikan inspirasi ke seseorang....hebat
    Posted by Anonymous Raffaell @ 6:00 AM
     
KANGEN
Tuesday, April 03, 2007

Do the evolution, change and change and fly through the sands of time. Do the evolution march to the future; spread your wings and shine. The cycle of life keeps rolling and rolling (evolution- Evo Band)

Waktu emang mahal.. sesuatu yang gak bisa kita beli kembali dengan harga apapun. Dan dari sana kita dapatkan sebuah hal yang paling indah dari Tuhan, yaitu kenangan. Kenangan baik ataupun buruk itu lah sebuah hal yang tidak mampu untuk ditukar. Kenangan-kenangan tersebut lah yang melahirkan pengalaman-pengalaman yang membentuk seorang manusia ke dalam proses menjadi manusia yang (harusnya) lebih baik.

Kata orang “ Pengalaman adalah guru yang paling kejam, karena dari sana kita benar-benar belajar sesuatu”. Tanpa hati, tanpa perasaan, dia memberikan kita sebuah pelajaran hidup yang gak bakal kita lupa.

Tujuh tahun yang lalu, gue adalah anak SMA dari tangerang dengan NEM Pas-pasan yang dicintai oleh Ibunya dan Allah, sehingga bisa bersekolah di Departemen Perencanaan wilayah dan Kota di Kota Bandung (yang ironically sangat semrawut). Kota Bandung sebuah kota genit yang gue cintai lebih dari kota kelahiran dan asal gue… Kota ini melahirkan banyak sekali pengalaman buat gue dari paling religius sampe yang paling un-religius (bahasa apa nih???). spectrum-spektrum itu lah yang kemudian secara sadar dan tidak sadar membentuk gue seperti saat ini adanya…

Gue tidak pernah jadi anak yang terlalu alim sehingga bermalam-malam di masjid, gue juga tidak pernah menjadi anak yang di dugem berjam-jam sampa jam 3 pagi.. gue waktu itu Cuma anak yang suka nongkrong main kartu di Sekre himpunan sampe jam 3 pagi sambil ngomongin kemahasiswaan dan berkompetisi untuk tidak menjadi BABI. Tidak pernah terlalu gothic, tapi tidak pernah terlalu sparkling.. berjuang untuk menjaga standar IP diatas 2,75 (setelah menderita IPK 2,1 pada tingkat 1) sambil sedikit-sedikit demonstrasi, berdiskusi soal gimana menjatuhkan Megawati, ngegosipin temen-temen di kampus. Jangan ngebayangin gue nongkrong di mall-mall ternama di bandung, tongkrongan gue ya di jalan ganesha. Di warung makanan sambil makan dengan menu 2.500 an kalo gak punya duit (dapet telor sama tahu ditambah kecap jadi enak sekali, tapi tidak direkomendasikan. Dapat menyebabkn malnutrisi kaya gue dulu). Ya satu-satunya penyakit yang pernah gue derita adalah MALNUTRISI…. Wah gue padahal udah ngebayangin bakal dapet penyakit elite macem typhus, sehingga bisa di nobatkan sebagai ANAK TEKNIK SEJATI….. kok malah malnutrisi, penyakit jaman dahulu yang dapat disebabkan karena dua hal yaitu GAK PUNYA DUIT atau NGIRIT BERLEBIHAN.. buat gue, gara-gara gak punya duit dan terus ngirit berlebihan…

Perjuangan pun tidak sia-sia. Dengan mengandalkan otak yang pas-pasan, dengan kerja yang jujur, diselingin momen-momen gak jujur seperti copy paste untuk buat paper, dan tentunya doa dari ibunda tersayang. Gue berhasil mengupgret IP gue.. walau harus lulus 5 Tahun (ini pilihan bukan keterpaksaan)…

Di masa-masa tersebut ada sebuah persamaan yang selalu ada dan menemani gue melwati kekaclutan masa kuliah gue, yaitu sahabat-sahabat gue.. PErsahabatan yang dibangun entah karena keterpaksaan (karena satu jurusan), karena keringat dan peluh bersama (akibat OSPEK gak ada otak), akibat pekerjaan di kampus, dan akibat-akibat lainnya. Di semua itu, selalu ada sahabat yang selalu menemani gue. Persahabatan yang menjadikan mereka keluarga gue dan gue keluarga mereka.

Ketika kerja dilakukan dengan hati ikhlas dan tanpa perhitungan. Ketika berbagi rokok atau meminjam uang dilakukan tanpa perhitungan. Ketika waktu kami kendalikan sesuka hati kami, tanpa harus merasa dikejar oleh tugas-tugas kuliah dan lainnya. Ketika kami berdiskusi seolah kami yang memiliki dunia… Ya semuanya dilakukan dengan ikhlas, tanpa beban dan tanpa menilai…

Beruntunglah kita saat ini memiliki media bl0g, YM, e-mail, frenster, HP, dan media laiinya. sehingga kita pun dapat masih memiliki media untuk melepas rindu.. apalagi kalo ada yang kawinan.... tapi kadang kita kurang bersyukur, sampai-sampai kita terkadang lupa kawan-kawan kita yang lama untuk kawan-kawan yang baru.. ah gak papa.. itu manusiawi kok

Buat gue pengalaman dan masa lalu memang sebuah produk yang mahal untuk kita alami kembali.. tapi bagi gue, gue gak merasa perlu membayar mahal untuk kembali ke masa lalu. Masa lalu adalah masa lalu… yang gak mungkin kita putar kembali.. Selama gue masih punya teman-teman dan sahabat gue hasil interaksi dengan masa lalu, maka gue merasa tidak perlu untuk kembali ke masa lalu… Persahabatan hasil interaksi ideologis, kekerabatan, primordial, nasionalisme, lokasi atau karena sering nongkrong bareng di warung kopi…

Yang gue rindukan adalah persahabatan seperti itu…

Malam ini, gue persembahkan tulisan ini buat para sahabat dan calon sahabat… karena bagi gue kalian adalah orang –orang terpnting nomer 3 setelah ibu gue dan keluarga gue…

Saatnya kita berevolusi untuk membentuk masa depan kita, keluarga kita, masyarakat kita dan bangsa kita untuk menjadi selangkah lebih baik dari saat ini….

-Catur-

Miss U guys

Comments:
  • Kata orang “ Pengalaman adalah guru yang paling kejam, karena dari sana kita benar-benar belajar sesuatu”. Tanpa hati, tanpa perasaan, dia memberikan kita sebuah pelajaran hidup yang gak bakal kita lupa.

    Keren quotenya, tulisanya juga keren...
    Posted by Anonymous Raffaell @ 6:18 PM
     
  • manusia dikaruniai memori untuk merenungi perjalanan yg telah dilalui, dan imajinasi untuk mengembara ke masa depan; serta hari ini untuk dihidupi. salam.
    Posted by Anonymous aroengbinang @ 6:16 PM
     
  • reunian aja cat.
    Posted by Blogger -FM- @ 12:02 PM
     
  • mellow..mellow =D
    Posted by Blogger agung @ 9:32 AM
     
  • halo catuy,,

    masi inget ama eka ga??
    eka itu anak TI yang pernah minta ajarin auto cad ama catuy,,
    hehe,,klo masih inget sukur,,
    klo enggak juga gapapa,,
    met kenalan lagi!! ^O^

    c u!!
    Posted by Anonymous eKa @ 1:15 AM
     
  • Oiii tuy,,,pa kabar di bappenas sana? ayo reunian atuh,,,bentar banget kalo ktemu cuma pas acara kawinan aja hehe....sukses bos!!
    Posted by Anonymous adiwan @ 6:41 PM
     
Copyright © 2007 Catur