Kebiasaan buruk kita....
Monday, May 07, 2007

Old Habit+Old Technology = predictable consequences

Old Habit+ New Technology= Dramatically altered cosequences

Ini sebuah perumpamaan yang didpapat sehabis menonton film An Incovenient Truth yang merupakan dokumentasi aktivitas AL Gore (mantan wapres semasa Clinton) dalam memberikan ceramah mengenai bahaya global warming dan mengajak rakyat Amerika (yang menyumbang 30% emisi karbon dunia) untuk bertindak menghentikannya. .. ya walau film itu agak sedikit narsis, tapi lumayan lah.. at least kiat dibangunkan pleh fakta2 mengenai betapa planet ini sudah dalam kondisi yang berbahaya..

Tidak hari ini saya tidak akan berbicara soal lingkungan dan menjadi sok enviromentalis.. Hari ini saya memodifikasi analoginya AL gore menjadi analogi baru seperti ini...

Old Habit + Old System = New ORDER with consolidated corruption

Old Habit + New System = Scattered Corruption and abuse of power

Merujuk pada postingan sebelumnya, yang menyatakan betapa banyak potensi yang dimiliki oleh Indonesia baik yang tangible atau intangible.maka “what so called” kegagalan dari pembangunan Indonesia pastinya tidak disebabkan oleh potensi “given” yang dimiliki oleh Indonesia.

Banyak orang menyalahkan sistem kepemerintahan atau bernegara yang masih dalam proses transisi paska reformasi yang menyebabkan kegonjang-ganjingan negara ini sehingga tidak mampu mengangkat pembangunan ekonomi sampai taraf yang mensejahterakan penduduknya. Banyak orang bilang sistem hukum di Indonesia belum mampu untuk menjerat para koruptor... Menurut saya tidak...

Bangsa ini sudah dari jaman baheula mempunyai sifat Korup dan manipulatif... entah nenek moyang kita dapat gen dari mana tampaknya hal itu benar-benar ada di setiap darah dalam tubuh kita... Mau di sangkal??? Ya terserah... saya tidak bilang semua orang Indonesia itu korupp... tidak itu salah... yang saya katakan adalah bangsa ini (harus dibuktikan secara ilmiah tentunya) memiliki potensi (dari sononya )_ untuk menjadi korup dan manipulatif.. tapi tentunya dengan pendidikan agama yang ideologi yang super duper bagus pasti hal itu tidak menggiring kita menuju hal-hal yang merugikan orang lain tentunya... Kenapa asumsi itu datang.. coba saja??? Kalau kita belajar sejarah, selalu ada cerita pengkhianatan dari setiap sejarah para pahlawan bangsa ini.. Pangeran Diponegoro tertangkap karena pengkhianatan, Sultan Iskandar Muda di khianati anaknya, dan banyak cerita lainnya... Belanda mengerti betul “sifat jelek” bangsa ini, dan mereka tahu bagaimana memanfaatkan ini menjadi sebuah cara untuk merebut kemerdekaan dari bangsa ini.

Itu lah yang gue sebut sebagai old habit... sebuah sikap dan mentalitas korup dan manipulatif yang berujung pada pemiskinan dan kemandegan pembangunan. Orde lama, yang di pimpin oleh Sukarno, jatuh oleh sikap-sikap korup yang dilakukan oleh para politisi oportunis..

Rejim Orde baru adalah sebuah kombinasi yang merepresentasikan kalimat pertama Old Habit bertemu dengan sistem Lama yang membuka kesempatan orang untuk korup.. yang kemudian menjadi sebuah rejim korup dan manipulatif yang memberikan dampak pemiskinan yang signifikan.. lebih tepatnya kemiskinan yang terjadi rejim Orde baru adalah kesenjangan yang besar antara orang kaya dan orang msikin.

Reformasi yang terjadi memberikan angin segar untuk orang-orang.. setiap orang ingin melakukan reformasi sistem untuk menghancurkan sistem korup yang di susun yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.. maka bola reformasi pun di gulirkan.. dengan perubahan-perubahan tata negara dan hukum, salahsatunya adalah pemilihan presiden langsung.

Sistem yang baru yang lebih terdesentralisasi dan lebih demokratis ditambah dengan semakin banyaknya lembaga-lembaga yang dibentuk un tuk menegakkan hukum (MK, KY, KPK, dan komisi-komisi lainnya) memberikan harapan baru akan sebuah negara yang tegak hukum, minim korupsi, tidak senjang dan lebih sejahtera... kenyataannya???

Ternyata perubahan dan sistem baru belum mampu menggenjot dan mempercepat pembangunan sampai pada level mensejahterakan masyarakat... di sinilah kalimat dua berlaku

New system, yang tentunya lebih advance dibanding yang ada di masa lalu, ternyata memberikan dampak yang kurang lebih sama dengan orde baru. Old habit yang ada di masa lalu ternyata masih ada sampai saat ini (bukti lain sifat koruptif itu ada dalam darah kita)... sistem yang lebih baru memang mencegah korupsi yang terkonsolidasi dan rejim yang otoritarian, tapi ternyata sistem tersebut tidak mampu mencegah korupsi yang tersebar.. setiap hari yang kita baca adalagh berita-berita korupsi para pejabat atau mantan pejabat yang menjabat paska jatuhnya rejim orde baru dan yang lebih mengejutkan mereka adalah orang-orang yang tidak pernah terkait secara langsung dengan orde baru.. Lihatlah contoh KPU, dimana salah seorang terpidana adalah orang yang getol menyuarakan kecurangan pemilu oleh Golkar dan rejim soeharto.atau seorang akademisi kampus yang terjebak mekanisme lama birokrasi bernama dana taktis.. ckckckckckckckckckck..

Sikap, Kultur, Paradigma, Ideologi bangsa yang tercoreng sifat kutukan bernama korupsi dan manipulatif, menyebabkanb negara ini tidak beranjak menuju sebuah hal yang bernama kesejahteraan.... Biaya politik dan ekonomi yang dikeluarkan paska era reformasi belum cukup membawa perubahan kualitas hidup akibat tidak berjalanya perekonomian Indonesia yang merupakan dampak dari pemerintahan yang korup..

Pergeseran paradigma adalah langkah yang membutuhkan banyak biaya lewat pendidikan.. atau kalau mau cepat ya revolusi... Cuma dengan asumsi dasar bahwa bangsa ini korup dari sononya, maka mengganti orang-orang lama dengan yang baru belum tentu memberikan angin segar..

Tapi perubahan itu harus ada... karena tantangan semakin besa di masa depan. Tahun 2020 suka atau tidak suka kita akan berhadapan dengan globalisasi yang menuntut kita melakukan banyak hal... tahun 2025, 50% lebih penduduk Indonesia berada pada usia kerja... itu tantangan yang apabila kita gagal memenuhinya maka kemiskinan yang akan kita dapat...

Perubahan yang paling fundamental tentunya adalah bagaimana merubah sikap dan paradigma lama menjadi sebuah paradigma baru yang mendukung pelaksanaan sistem=sistem baru yang sekarang sedang dibangun paska reformasi. Timelinenya?? 10 tahun lagi Indonesia harus sudah mapan secara politik dan hukum. sehingga pembangunan ekonomi dapat digenjot sampai pada skala yang mensejahterakan semua orang dan bukan segelintir orang.

Pemberantasan sikap-sikap bebal para pemimpin bangsa ini harus diikuti oleh revitalisasi di tingkat bawah.. agar terjadi sinkronisasi perbaikan tentunya...

Kapan??? Mulai dari sekarang.. gimana??? Sayangnya saya belum mempunyai jawabannya... mungkin kalau iya, saya akan mencalonkan diri menjadi walikota kali ya.. karena perubahan datang dari yang terkecil... (ada yang mau mendukung gue jadi walikota termuda di Indonesia????)...

Bagi teman-teman yang rajin beribadah dan mencapai tingkat keimanan yang sudah mapan... saya mohon doanya untuk republik ini.. yang lain juga boleh berdoa kok... mudah-mudahan sisa-sisa manusia republik ini yang unggul dapat membawa sesuatu untuk negara ini.. amin

-Catuy-

"Walikota wannabe"

NB

-dengan tulisan ini saya tidak menyatakan bahwa saya itu orang baik loh... ini hanya potret... SEKALI LAGI tidak mengindikasikan saya sebaik yang ditulis... jadi please jika suatu saat saya khilaf, jangan hujat tulisan ini.. hujatlah saya.. karena tulisan ini dibuat pada saat idealisme sedang berkobar...

-foto hasil jepretan istri gue

Welcome To The Black Parade

My chemical romance

When I was a young boy,
My father took me into the city
To see a marching band.

He said, “Son when you grow up,
will you be the saviour of the broken, The beaten and the damned?”
He said “Will you defeat them,
your demons, and all the non believers, the plans that they have made?”
Because one day I leave you,
A phantom to lead you in the summer,
To join the black parade.”

When I was a young boy,
My father took me into the city
To see a marching band.
He said, “Son when you grow up,
will you be the saviour of the broken, The beaten and the damned?”

Sometimes I get the feeling she’s watching over me.
And other times I feel like I should go.
Through it all, the rise and fall, the bodies in the streets.
When you’re gone we want you all to know

We’ll Carry on,
We’ll Carry on
Though your dead and gone believe me
Your memory will carry on
Carry on
We’ll carry on
And in my heart I cant contain it
The anthem wont explain it.

And we will send you reeling from decimated dreams
Your misery and hate will kill us all
So paint it black and take it back
Lets shout it loud and clear
Do you fight it to the end
We hear the call
To carry on
We’ll carry on
Though your dead and gone believe me
Your memory will carry on
We’ll carry on
And though you’re broken and defeated
You’re weary widow marches on
And on we carry through the years
Ooh oh ohhhh

Heres the disapointed faces of your peers
Ooh oh ohhhh
Take a look at me cause I could not care at all
Do or die
You’ll never make me
Cause the world, will never take my heart
You can try, you’ll never break me
Want it all, I’m gonna play this part
Wont explain or say i’m sorry
I’m not ashamed, I’m gonna show my scar
You’re the chair, for all the broken
Listen here, because it’s only..
I’m just a man, I’m not a hero
Just a boy, who’s meant to sing this song
Just a man, I’m not a hero
I — don’t — care

Carry on
We’ll carry on
Though your dead and gone believe me
Your memory will carry on
We’ll carry on
And though you’re broken and defeated
You’re weary widow marches on
We’ll carry on
We’ll carry on
We’ll carry on
We’ll carry,
We’ll carry on

Comments:
  • Iyah, komentarnya bener, menjalankanya itu.....
    Posted by Anonymous Raffaell @ 7:53 PM
     
  • kalau ngeliat fotonya, lagi mau mengakuisisi lahan kosong ya? utuk modal pemilihan walikota kah?
    huehehehehhehe
    Posted by Blogger dwiAgus @ 1:12 AM
     
  • say berpikiran bahwa setiap bangsa memiliki jiwa korup, bangsa yang skarang paling maju sekalipun, caranya saja yg berbeda, skalanya bahkan lebih dahsyat, lebih dari merampok.

    pendidikan pikir, hati dan jiwa bisa menguranginya, namun tak kan bisa melenyapkannya...
    Posted by Anonymous aroengbinang @ 2:07 AM
     
  • Tur, Kowe ngomong opo to. Aku gak mudeng :p. Wah, ente tega banget yak, nikah gak ngomong-ngomong.
    Posted by Anonymous rendra @ 7:02 AM
     
  • hmmmm...
    tulisan lo emang bener tuy,
    hiks tapi juga bikin sedih huhuhuuuu

    PS. singgah ke blog gw juga dunks hehehe... walopun tulisan gw sih ringan-ringan ajah hihihiii
    Posted by Blogger fitri@mi @ 1:08 AM
     
Happy Birthday
Sunday, May 06, 2007

Dear Istri Hebat

Selamat Ulang Tahun ya...

Pertama-tama maafkan suami mu yang kaclut ini yang merupakan mahluk paling gak romantis di jagad ini...

So gak se spesial tahun lalu lah ulang taun kamu.. percaya deh ini bukan tanda-tanda aku gak sayang sama kamu, Cuma gak ada ide-ide romantis aja.. (norak banget ya)

Doaku tiap hari terucap buatmu untuk selalu dilindungi dan diberikan rahmat oleh Allah sang Maha Prima..

Tapi untuk hari ini, ku berikan doa paling spesial buat mu.. doa yang Cuma aku dan kamu yang tahu...

Mungkin kamu pikir aku norak kasih selamat di blog....

Enggak sayang.. aku Cuma mau ngasih tau orang-orang di dunia, bahwa hari ini adalah hari bahagia orang yang aku cintai... i just want the whole world to know that you are my beloved one...

Selamat ulang tahun sayang.....

-Suami gak romantis-

NB : yang bujangan dan yang jomblo dilarang Protes

Comments:
  • Selamat.. selamaat :)
    Posted by Blogger ikram @ 6:56 AM
     
  • Bos, ike masih bujang, tadinya pengen proters....ya wess la. kekeke
    Posted by Anonymous raffaell @ 11:00 PM
     
  • hahaha jangan gtu dunk, pake ngancem yang jomblo segala hehe =p

    hm, klo nurut gw sih,
    bukannya ga romantis, tapi ga gombal...
    malah bagus.

    bedain antara romantis dan gombal,
    kdg org suka salah kaprah deh...
    Posted by Blogger fitri@mi @ 1:11 AM
     
Copyright © 2007 Catur