Bukan…. Gue bukan mau ngebahas lagunya Radja… jadi jangan terkecoh
Kata orang sulit menjadi orang jujur, kalo kata gue lebih sulit lagi hidup di dunia yang jujur. Apalagi di Indonesia, apalagi di birokrasi
Jujur kalo dalam kamus itu artinya
the quality or fact of being honest; uprightness and fairness, truthfulness, sincerity, or frankness, freedom from deceit or fraud. (http://dictionary.reference.com/browse/honesty)
Ya tapi itu
Subyektifitas dan jujur berkait erat ketika setiap orang mencoba untuk mendefinisikan dan mengintrepetasikan maisng-masing kejujuran menurut versi mereka masing-masing tentunya. Akibat dari subyektivitas dalam mendefinisikan kejujuran maka yang ada tentunya adalah persinggungan-persinggungan antara subyektivitas yang mampu melahirkan konflik.
Pendefinisian jujur dan benar juga beda-beda tipis. Perseteruan mengenai intrepetasi kejujuran dan kebenaran dapat berkembang menjadi adu argumen, adu jotos, konflik, perang antar suku, perang antar Negara. Forum dan media paling damai dalam mendamaikan dispute yang sering terjadi adalah Pengadilan. Dimana di
Seperti kasus Amerika-Irak. Amerika menuduh Irak menyimpan Mass Weapon Destruction (MWD.. Alm. Saddam Hussein bilang dia tidak punya WMD, dan untuk membuktikan ucapannya dia mengundang badan atom PBB untuk menginspeksi. Amerika tidak percaya dan menuduh Alm. Saddam berbohong dan tidak jujur. Bahkan ketika hasil inspeksi keluar, mereka tetap bilang Irak tidak jujur (dan tampaknya banyak Negara mengamini pernyataan Bapak George W. Bush). Akibatnya?? Irak pun diserang, dan ternyata tidak ditemukan WMD. Maka keadaan berbalik AS yang dituduh berbohong.. AS bilang tidak berbohong tanpa ada bukti-bukti yang kuat… semua orang tahu bahwa AS berbohong tentang WMD di IRak, tapi sepertinya belum ada yang berani datang ke muka presiden AS dan bilang “ You are one F****n Liar”….
Indikator kejujuran menjadi sesuatu yang tidak mutlak dan menjadi suatu hal yang amat sangat nisbi… lucu???? Tidak, sama sekali tidak lucu. Ini benar-benar terjadi…
Menurut gue salah satu kesulitan hidup di dunia birokrasi adalah bukan menjadi orang jujur. Sangat mudah menjadi orang jujur.. tinggal tutup kuping, tutup mata, pura-pura tidak tahu apa yang terjadi. Maka kita semua bisa menjadi orang paling jujur sedunia.. bener??? Yang lebih sulit adalah mempertahankan kejujuran dan idealisme di tengah-tengahnya.. godaan datang bukan hanya dari kenikmataan sesaat yang berbau materiil saja, godaan datang bisa karena idealisme yang berujung pada keputusasaan. Orang yang putus asa itu bisa menjadi lebih jahat dari orang yang serakah. Karena orang yang putus asa akan membalas dendam. Misal; ada orang jujur yang hidup di tengah lingkungan kerja yang tidak jujur. Setiap hari dia melihat ketidak jujuran dan semua orang tampak bahagia. Akhirnya timbul sebuah jealousy, lalu putus asa, kemudian dendam, dan akhirnya tanpa sadar dia akan melakukan ketidak jujuran dengan argument “everybody doing it, why don’t I ??”. dan orang-orang seperti ini berpotensi lebih gawat dibanding sebelumnya.
Apa yang dibutuhkan seseorang untuk tetap jujur?? Idealisme?? Saya pikir tidak. Di dunia dimana godaan datang setiap harinyadan orang jujur ada dimana-mana.. idealisme menjadi sangat kurang untuk menjadi amunisi menjadi orang jujur… butuh jurus-jurus yang lebih canggih dan inovatif tentunya untuk menjadi orang jujur… salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan tanpa harus korupsi.. terus terang hal itu menjadi amat sulit dilakukan di dunia birokrasi, tidak korupsinya ya bukan meningkatkan kesejahteraannya..
Begitu banyak pelajaran yang sudah gue ambil selama 1,5 tahun beraktivitas di dunia birokrasi, kesimpulannya jangan sebut anda orang jujur dan idealis kalo belum bisa masuk ke dunia birokrasi
So, bagaimana ??? seberapa jujur anda….. ?? dan gimana cerita di dunia anda….
-Catur-
NB:
- yang gue paling takutin adalah bagaimana generasi mendatang seperti anak gue dan keponakan gue yang lucu ini (yang gue gendong ini) bisa survive menjadi orang terbaik dan jujur.
- Buat istri saya: cinta, tolong bantuin saya biar bisa bertahan jadi orang jujur…
Dinda apa kabar kau di sana
lelahkah menunggu berkelana
lelahkan menunggu kau di sana
sayang aku kan segera pulang
tunggu aku dengan senyuman itu
ggu aku dengan senyumanmu itu
bila waktu itu telah tiba
coba kenakanlah mahkota itu
coba kenakanlah mahkota itu
masih banyak yang harusku cari
tuk' bahagiakan hidupku nanti
bisa bertahankah kau disana
bisa bertahankah sayang...
coba bertahanlah kau disana
coba bertahanlah sayang... (2x)







Semua orang itu jujur, orang yang paling jujur itu orang yang mengakui kebohonganya....
simple and easy, tampa prasangka
Situasi dan kondisi orang berbeda-beda. Mudah untuk mengkritik, tapi jangan-jangan kalau saya ada di posisi yang sama dengan yang saya kritik, mungkin saya akan melakukan hal yang sama.
salam
tj
(Berusaha jujur, tanpa menghakimi orang lain)