IN MEMORIAM OF THE LATE GENERAL
Sunday, January 27, 2008
Saya mengucapkan turut berduka cita yang sangat dalam kepada mantan Presiden Soeharto. Seorang jenderal besar dan putra terbaik yang pernah dimiliki oleh Bangsa dan negara.
Sebuah penghormatan besar layak kita berikan semua kepada beliau yang meletakkan sistem pemerintahan dan kenegaraan Indonesia menjadi seperti saat ini..
Sebagai seorang pemimpin, baik skala negara ataupun lingkungan, adalah sangat wajar bagi seorang manusia, bahkan Soeharto, untuk membuat kesalahan dan menyakiti hati orang-orang yang dipimpinnya. Mudah-mudahan kita semua cukup berbesar hati untuk memaafkanya sebagai seorang manusia.. Hadits Rasulullah pun menyarankan kita untuk melakukan hal tersebut ...
Kita tidak bisa memungkiri tentunya, akan prestasi dan pencapaian yang dialami oleh beliau sebagai seorang Pemimpin. Ketahanan pangan , infrastruktur dasar yang dibangun, tatanan birokrasi yang diciptakan, dan lain sebagainya
Memang kita tidak menutup mata akan segala kekurangan terhadap kondisi politik dan pemerintahan saat di pimpin beliau. Korupsi berjamaah yang dilakukan aparat pada masa kepemimpinan beliau, Hutang luar negeri yang besar akibat sistem anggaran negara berimbang , represvitas terhadap segala usaha untuk menjadi oposisi, struktur ekonomi yang runtuh akibat deregulasi perbankan dan lain sebagainya.
Di mata saya sebagai seorang rakyat Indonesia, beliau contoh seorang putra terbaik bangsa yang muncul dari usaha dan perjuangan yang panjang dan lama sehingga mampu menjadi salah satu pemimpin besar bukan hanya di negara ini, akan tetapi di Dunia. Perjalanan beliau dari seorang anak Petani dari Kabupaten Bantul, hingga menjadi orang nomer satu Indonesia patut kita jadikan pembelajaran bersama..
Saya sempat terdiam ketika mendengar berita meninggalnya beliau.. teringat masa-masa dimana saya menghujat beliau sebagai seorang pemimpin yang korup ketika mahasiswa di jalanan depan gedung sate. Saat ini saya tetap meyakini bahwa yang saya lakukan atas nama kebenaran, tapi secercah rasa bersalah terhadap seorang senior bangsa ini membuat saya kesulitan untuk mengetik di atas tuts komputer ini..
Saya menghimbau kepada seluruh rekan-rekan yang membaca blog ini, marilah kita menghormati beliau sebagai seorang manusia dan pemimpin bangsa.. marilah memaafkan dia dalam hati kita bersama, sehingga proses pengadilannya di akhirat akan menjadi lebih baik. Sedangkan untuk proses pengadilan yang melibatkan ”kawan-kawan” beliau, biarlah sistem hukum kita yang meneruskan.. Mohon wafatnya sang jenderal tidak kita jadikan panggung pertunjukkan eksistensi..
Dari hati saya yang terdalam dan sedang berduka, saya mengucapkan duka cita yang sebesarnya....
Selamat tinggal Sang Jenderal...
Selamat Jalan Salah satu Putra Terbaik Bangsa
Mudah-mudahan dimudahkan segala urusan dengan sang pemilik Dunia..
Doakan kami dapat mencetak prestasi yang lebih besar dari yang telah anda lakukan
Selamat Jalan Bapak Soeharto

Ditulis dengan perasaan yang kacau balau
-catur
Comments:
  • oi tuy...turut berduka juga
    sampe sini lho beritanya. londo2 pada ngomongin.. dahsyat juga almarhum

    btw kapan bsia chat nih
    Posted by Blogger agung @ 4:26 AM
     
KEHIDUPAN BARU, SEMANGAT BARU, BABAK BARU
Wednesday, January 09, 2008

Hari ini adalah hari terakhir saya bekerja di Bappenas...

Selama 2,5 tahun terakhir ini gue mengabdi di institusi perencanaan Indonesia sebagai supporting staff. Mengabdi di direktorat perkotaan dan perdesaan pada awalnya sampai akhirnya menjadi staff di direktorat perkotaan, tata ruang dan pertanahan.

Wah tidak terasa lama juga gue menjadi abdi dalem dari Bappenas.. ingat hari pertama masuk kerja di bappenas tepatnya tanggal 15 juni 2005 dengan statu fresh graduate bangettttttttt (gimana gak fresh, wong baru aja sidang 4 hari sebelumnya, diwisuda pun belum).

Hari senin depan saya memulai babak baru menjadi pegawai di Departemen Pekerjaan Umum... tantangan baru, tempat kerja baru, semangat baru dan tentunya babak hidup baru...

Bekerja di bappenas, memberikan banyak hal buat saya.. baik itu belajar untuk menjadi birokrat yang rendah hati, pengetahuan mengenai sistem bernegara dan berpemerintah di Indonesia, kapasitas individu dalam berhubungan dengan dunia profesi ataupun bersosialisasi. Banyak dan amat teramat banyakkkkkkkkkkkkkkkkkkk. Terutama teman, suasana kekeluargaan dan profesionalitas yang ada...

Banyak juga nilai-nilai tambah yang saya dapatkan di bapenas.. ada yang bersifat materi, seperti gaji dan insentif lainnya (hehehehehehehehe).. ada juga added value jaringan yang pada akhirnya membuat saya mengenal lebih banyak orang dari berbagai lapisan.. bahkan bekerja di bappenas dapat membuat saya rapat dengan para pengambil kebijakan di Indonesia, seperti Mr. JK..

Tapi itulah hidup.. ada yang datang, ada yang pergi.. ada yang hilang, ada yang didapatkan.. sangat logis, dan sangat alami....

Tentunya gue berharap akan lebih banyak yang akan datang di Departemen PU.. lebih banyak pengetahuan, kesempatan berkembang dan lebih banyak temannnnnnnnnnn

Di blog ini saya mengucapkan terima kasih untuk segenap staff dan jajaran pimpinan di Direktorat Perkotaan dan perdesaan, Direktorat Perkotaan Tata Ruang dan Pertanahan, yang memberikan kesempatan yang sangat luas bagi saya untuk berkembang menjadi manusia apa adanya seperti saat ini.

Saya juga memohon maaf manakala begitu banyak kesalahan dan kehilafan yang telah saya perbuat... begini-begini gue kan manusia biasa juga.....i’ll miss u all

Mohon doanya buat semua orang agar saya mendapat tantangan yang lebih baik di Departemen Pekerjaan Umum.. berkarya dan berbuat konstruktif untuk bangsa ini...

-catur-

Comments:
  • dulu aku pernah ngerjai proyek disitu, di direktorat yang sama, ngga nyangka bisa ketemu di web, hehehe, dulu direkturnya ibu penny, dan aku sering kerja bareng pak *duh lupa namanya* inget gak yang ada server dalam lemari ?

    masih idup gak yah itu ?
    Posted by Anonymous Raffaell @ 6:11 PM
     
  • jahat ya? mentang2 gw gak pernah telpon ato sms-an ato kasih kabar (karena emang gw gak ada perubahan yg extrim untuk dikabari) eh ini pindah & dah jadi PNS Dept. PU kok gak bilang2. minimal kasih tau by sms kek.
    ya udahlah, yg penting selamat & semoga ini yg tebaik bagi Catuy & Family.
    btw, jadi sekarang kalu berangkat kantor naik 34 dunk? ato teteup bareng menfro tapi pas nyampe kantor menfro trus lanjut ke PU? heheheh.....penasaran aja.
    Posted by Blogger dD @ 4:56 PM
     
Memasarkan Kebijakan
Tuesday, January 01, 2008

Pertama-tama ijinkan gue mengucapkan Selamat Tahun baru 2008, semoga momentum ini bisa kita jadkan sebagai usaha bersama kita untuk menuju ke arah yang lebih baik… bukan perayaan atau kembang api yang penting, akan tetapi sebuah perpindahan masa yang memberikan kesempatan kita untuk berbuat lebih banyak untuk diri kita, keluarga kita, masyarakat dan bangsa Indonesia.

Libur yang panjang memberikan gue kesempatan untuk dapat memelototi TV lebih lama dan lebih intensif dibanding hari-hari lain dimana rutinitas membelenggu. Kadang-kadang duduk di depan TV dan menikmati suguhan komersil dari Industri TV kita bisa very relaxing… asal jangan kebanyakan aja ngelakuinnya. Bisa gila kita!!!!

Kesempatan ini memberikan gue kesempatan untuk meliat rupa-rupa iklan via media elektronik…yang belakangan ini dipenuhi oleh iklan-iklan sosial kemasyarakatan yang dilakukan oleh Pemerintah atau lembaga-lembaga negara lainnya kepada masyarakat.

Mulai dari Iklan cupu peringatan flu burung oleh Departemen Pertanian (oleh salah satu dirjen), sampai iklan yang rada canggih mengenai Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).

Kebijakan atau program yang dilaksanakan oleh pemerintah, pada prinsipnya merupakan suatu “produk” yang di hantarkan kepada konsumen, yaitu masyarakat. Produk tersebut dapat bersifat urusan yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah seperti pertahanan keamanan atau diplomasi luar negeri. Dapat juga berupa urusan dimana Pemerintah wajib menyediakannya ke masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dll. Atau dapat juga urusan dimana Pemerintah melaksanakan karena swasta tidak mampu menyediakan, seperti jalan umum, jembatan, dll. Ya betul sekali ini konsep barang publik dari ekonomi neo-klasik.

Berdasarkan teori tersebut, maka Pemerintah sering mengganggap dirinya sebagai single provider dan memiliki captive market yang sangat luas. Sehingga timbul pernyataan “ kenapa musti promosi??”.

Yang saya maksud dari kata memasarkan di atas, sesungguhnya bukan hanya mengacu kepada usaha memperkenalkan “dagangan” semata supaya laku. Dari kacamata saya pemasaran di sektor publik sesungguhnya memiliki tiga fungsi (1) menarik konsumen untuk menggunakan kebijakan pemerintah, seperti dilarang parkir di pinggir jalan atau penggunaan kompor gas; (2) memperkenalkan kebijakan baru yang di susun pemerintah, seperti; sosialisasi UU Penanaman modal (yang mana Cuma gue liat di Metro TV); (3) memberi pemahaman lebih mengenai kebijakan yang telah atau sedang diambil oleh pemerintah, seperti iklan pencabutan subsidi BBM atau pengurangan emisi karbon Oleh bapak Menteri LH.

Paradigma single provider telah berlangsung sekian lama di pemerintah kita… maka ketika trend untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat keluar, maka yang terjadi adalah iklan-iklan corny dan tidak menarik untuk dilihat yang biasanya ditutup oleh para pejabat publik yang kaku dan formil berbicara. Ya mungkin itu menjadi ajang narsis yang baru kali ya..tapi ya mbok jangan gitu-gitu banget dunk..

Gue emang bukan sarjana komunikas dan desain, tapi sebagai penikmat TV selama 22 tahun.. gue tahu mana iklan yang garing dan yang komunikatif.

Untuk ini gue harus apresiasi terhadap Pertamina, tanpa harus sering-sering memunculkan Dirut Pertamina, pesan yang disampaikan kepada pemirsa mengenai upaya reformasi yang dilakukan oleh Pertamina cukup mengena. Logo ”pasti Pas”, menurut gue one of the achievement in Public sector marketing,

Apa yang dilakukan oleh Departemen PU untuk memperkenalkan UU Penataan Ruang yang baru perlu juga kita acungi jempol..Gue sebagai sarjana planologi, selalu merasa kesulitan untuk menjelaskan kepada masyarakat awam konsep penataan ruang dan implikasi penataan ruang terhadap kehidupa sehari-hari. Penggunaan ikon selebritis seperti Jarwo, dalam mengenalkan Konsep Penataan ruang dan UU tata ruang menjad satu hal yang perlu kita acungi jempol.. walau masih terasa corny, tapi melihat orang non-planolog menjelaskan tata ruang menjadi satu hiburan buat saya.,

Yang kemudian terasa sangat dangkal adalah ketika usaha memasarkan kebijakan pemerintah disamarkan dengan motif-motif politik yang biasanya dilakukan oleh kepala daerah yang mau mencalonkan diri kembali. Khusus untuk iklan Bapak Jazuli (calon bupati tangerang) masih terasa sah-sah saja sebagai calon penantang Bupati Incumbent. Iklan Bapak Syahrul Yasin (Cagub Sulsel) tidak mengekspose pencapaian dirinya selama menjabat wagub Sulsel, mungkin karena sungkan dengan Bapak Amin Syam (cagub sulsel yang lain) yang mencalonkan pula. Yang mungkin agak membingungkan saya adalah iklan bapak Danny Setiawan (gubenur jawa barat dan Calon Cagub Jawa Barat) apakah memasarkan hasil yang dilakukan selama menjadi Gubernur atau visi yang ingin dilakukan kalo terpilih lagi. Iklan yang abu-abu bisa bikin gue gak milih beliau. Ditambah dengan kualitasnya editing gambar yang tidak enak dipandang mata.. HARE GENE !!!!!!!!

Ya mungkin banyak yang masih kita perlu tingkatkan dalam memutakhirkan konsep pemasaran untuk sektor pemerintahan. Tapi menurut gue hal ini harus dilakukan oleh setiap aparat pemerintah di pusat ataupun daerah.. karena mungkin dengan cara seperti ini masyarakat kita dapat memahami dan mentaati segala peraturan yang dibuat oleh pemerintah…

-catur-

Pemerhati Sektor Publik

NB : awalan yang berat untuk posting di tahun 2008. saya sedang berpikir untuk membuat blog khusus untuk topik ini…

Comments:
    Copyright © 2007 Catur