Menulis Mimpi Di Tengah Malam
Thursday, June 04, 2009
I have a dream....

Itu kalimat yang terkenal yang diucapkan oleh (kalo gak salah) martin luther king.. Kalimat yang telah menginspirasi ribuan dan jutaan orang mengenai makna sebuah mimpi dan kekuatan dibaliknya. Berbagai momentum dan perubahan yang bersejarah dimulai dengan satu kalimat ini.. I have a dream...

Do I have dream??? Hell yeah..!!
Banyak sekali.. Ada yang jangka pendek,jangka menengah sampe jangka panjang.. Ada yang skala pribadi, keluarga, masyarakat .. So many dreams with each time limit..

Anak2 sma yg ikut program ITB untuk semua yang kemarin baru saja membawa beberapa anak sma dr ujung sabang sampe mereka untuk ikut ujian usm punya juga mimpi. Mimpi untuk masuk itb yang sekarang biayanya tidak murah (saya gak enak bilang mahal). Belajar menimba ilmu dri universitas yang reputasinya baik. Mengenyam pendidikan dari otak2 para dosen yang bertitel banyak. Itu mimpi mereka...

Itu juga mimpi temen saya yang terlibat dalam progran itb untuk semua. Mereka mencurahkan tenaga, materi dan emosi mereka untuk membantu anak sma yang tidak mampu untuk mereguk mimpi sesaat untuk masuk itb (only for 5 days, they get the same chance with somebody who pay more than 50 million IDR). Bukan untuk menjadi sok idealis, bukan jadi sok dibilang baik.. Tapi mencoba memberikan kesempatan sepasang orang tua untuk bermimpi anaknya akan diterima itb... Wlalau saya tak bsa terlibat langsung.. For me, they are great...

Tim sukses capres juga punya mimpi.. Ada yang sederhana hanya ingin calon yang didukung berhasil jdi presiden, ada yg mengincar jabatan menteri, ada yg berharap usahanya lancar kalo presiden yg didukung menang, ada yang ingin kecipratan duit kampanye, ada yang ingin punya presiden ganteng, dan lain-lain.. Semua berujung pada harapan dan mimpi...

Do I have a dream? Seperti yang saya sebutkan begitu banyak sehingga kayanya gak perlu lah kita obrolin di sini..

Hanya ada satu mimpi yang sangat spesial yang akan selalu ada di otak gue sampe nanti.. Sebuah mimpi yang tidak tahu bagaimana mulainya dan sulit membayangkan akan terjadi...

Menulis BUKU....
Buku apa??? Apapun.. Mau novel, text book ekonomi infrastruktur (kan mimpinya mau ngambil master bidang ini), pengalaman keliling indonesia , apapun lah..

Kenapa? Kepuasan batin berbagi pandangan dengan orang lain mengenai sesuatu adalah kenikmatan yang gue sendiri gak bsa bayangin nikmatnya...

Kapan? Nah itu dia masalahnya.padahal salah satu alasan beli notebook selain media tambah rejeki juga buat mewujudkan cita.. Gak berani juga menaruh time limit untuk yang satu ini.

Gimana?? Nah ini dia masalahnya.. I hope I can learn from my old friend indra F, yang berhasil menelurkan buku pelancong nekat..

Menuju sebuah mimpi tentunya haruslah dimulai dr sebuah langkah pertama untuk mencapainya.. Itu rumus yang semua orang jga tau, tapi gak semua bisa lakukan.

Take a first step is something that need brain and bold off course..

Malam ini saya ingat gajahmada, soekarno, hatta, habibie, denias, slank, dewa 19, raditya dika, yohanes surya, dan orang lain yg berani bermimpi, berani menyatakan mimpi dan mewujudkannya tanpa kata2

Mudah2an Allah memberikan sedikit kekuatan orang2 itu kepada orang yang punya mimpi seperti saya

-catur-

NB : ada yang bisa kasih tips cara nulis buku yang cepet???

Foto Rombongan anak SMA yang ikut program ITB untuk semua saya ambil dari FB kawan Andrianto Soekarnen Padmadinatayang pontang panting mempromosikan program ini

Sent from caturberry® nya XL

Comments:
Copyright © 2007 Catur