SELAYANG PANDANG KADERISASI FAKULTAS SAPPK
Sunday, April 18, 2010

Pada hari Minggu tanggal 18 April 2010, Saya berkesempatan untuk berbagi pandangan dan ide kepada mahasiswa SAPPK tahun 2009. Acara nya sendiri bernama kaderisasi wilayah atau OS fakultas mungkin ya..

Panitia sebenarnya menginginkan saya untuk bercerita lebih banyak mengenai profesi planologi dan seperti apa pekerjaan nanti di bidang2 yang terkait profesi planologi. Hal ini disebabkan pada akhir semester II, mahasiswa SAPPK diberikan kesempatan untuk menentukan prpgram studi apa yang akan diambil, apakah Planologi atau arsitek.

tapi kemudian saya berpikir apabila materi yang saya berikan berputar2 pada materi keplanologian, maka kemudian diskusinya akan terjebak pada profesi apa yang paling baik? Profesi mana yang menghasilkan banyak uang? Profesi mana yang paling melahirkan orang2 hebat? Dan lain sebagainya. Padahal berbagai profesi punya keunikan dan kelebihan tersendiri tergantung kepada siapa yang menjalaninya.

Untuk menghindari diskursus tersebut, rekan2 SAPPK 2009 saya ajak berdiskusi lebih banyak mengenai bagaimana memilih kuliah?apa implikasi perkuliahan terhadap dunia nyata? Apa yang patut dijadikan dasar dalam memilih kuliah yang akan diambil?lalu apa yang akan mereka hadapi di dunia nyata.

Secara sederhana terdapat 4 ide yang saya berikan kepada rekan-rekan SAPPK 2009 mengenai pemilihan jurusan:

1.Temukan passion yang paling besar dari hidup kita. Apakah bergabung di Planologi atau arsitek telah menjadi passion mereka. Atau hanya rutinitas hidup biasa saja. Perlu ditegaskan di sini memilih sekolah di Planologi atau arsitek memang awal dalam memilih profesi tapi tidak serta merta orang yang bersekolah di planologi menjadi perencana tata ruang kan?

2.Menemukan dream job tidak harus selalu berbanding lurus dengan kuliah yang akan kita ambil. Bisa saja dream job kita artis dan kuliah di planolog membuat kita menjadi percaya diri. Mendefinisikan dream job sama dengan mendefinisikan mimpi untuk itu diperlukan passion yang besar dan niat yang bulat.

3.Kuliah di jurusan apa yang bisa mendukung passion kita. Saya menekan kepada mata kuliah mana yang paling memberikan benefit (keilmuan, waktu, materi kuliah, team work, dll) paling besar dalam menunjang passion terbesar dari rekan-rekan mahasiswa. Misal tadi pagi ada mahasiswa SAPPK yang ingin jadi artis.. berkuliah dimana yang memberikan kesempatan paling besar untuk mengembangkan diri menjadi artis

4.Pilih program studi yang paling memberikan kebahagiaan buat kita dalam menjalaninya. Buat apa kita kuliah kemudian kita berkeluh kesah. Atau kita kuliah untuk menghindari mata kuliah di program studi lain. Untuk hal ini saya terinspirasi dari film 3 idiots. Sebuah film india yang menceritakan suka duka 3 orang mahasiswa dalam menemukan jati diri dan motivasi dalam mewujudkan mimpinya dan persepsi mereka terhadap pendidikan yang di jalani oleh mereka.

Selain itu saya pun berbagi cerita tentang dua tokoh yaitu Budi Soehardi (terima kasih buat bang jilal yang memberikan informasi) dan Yoris Sebastian. Budi Soehardi merupakan seorang Pilot yang mendirikan Panti Asuhan di Perbatasan NTB dan Timor Leste yang menghantarkan dia untuk mendapatkan anugerah CNN Heroes–link video. Sedangkan yoris Sebastian adalah anak muda kreatif yang memiliki ide mengenai Happynomics dimana apa yang dikerjakan adalah sesuatu yang disukai dan buat bahagia sekaligus dapat memberikan keuntungan ekonomi- link video

.Saya tentunya berharap melalui dua tokoh ini, teman2 SAPPK 2009 dapat sama terinsipirasinya dengan saya untuk berkerja dengan suka cita, berkerja keras dan membuat hidup kita berguna untuk orang lain.

Saya tidak tahu apakah kemudian rekan-rekan SAPPK 2009 menjadi dapat memilih dengan baik program studi yang akan diambil (tentunya saya berharap sekali mereka bisa memilih). Saya Cuma bisa berharap, pilihan apapun yang akan dipilih oleh mereka, itu adalah benar-benar pilihan mereka dan telah memahami segala konsekuensi yang harus diterima dari pilihan-pilihan tersebut. Lagipula mahasiswa adalah insan dewasa yang harus dapat memilih yang terbaik buat hidupnya.


-Catur-

Planologi 2000

Ketua Bidang Hubungan Alumni Muda dan Mahasiswa

Alumni Planologi ITB (API)


Comments:
  • "Perbatasan NTB dan Timor Leste", bukannya NTT Bung?
    Posted by Anonymous Anonymous @ 12:49 AM
     
Copyright © 2007 Catur