Halo Indonesia...
Thursday, December 08, 2016
Halo Indonesia...
Ini bukan merujuk pada negara.. ini merujuk pada anda. yang sedang membaca tulisan ini.. anda yang punya KTP dari Provinsi berbeda-beda dan berasal dari suku yang berbeda serta kepercayaan berbeda.. Tenang saja tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menasehati  atau bikin hoax di Wa Grup. Tulisan ini saya buat untuk anda, teman2 dan orang terdekat saya. Karena tulisan ini sangat personal, jadi saya sarankan untuk tidak membagi tulisan ini. Karena anda adalah orang-orang yang saya bayangkan ketika menulis tulisan (yang tidak) singkat.
Masih ingatkah siapa kita.
 Kita adalah Indonesia. Karena dalam kacamata saya yang terbatas, Indonesia bukan hanya seperangkat institusi kelembagaan negara. Indonesia lahir dari ide tentang keberagaman, kemajemukan dan keunikan yang terangkum  dan dilembagakan hingga di proklamirkan menjadi negara Merdeka..
Memperhatikan apa yang terjadi di sekitar kita kemudian menimbulkan kekhawatiran bahwa kita.. Iya kita... lupa bahwasanya kita saat ini berada di sini bukan karena semata-mata takdir kita lahir di tanah ini dan bukan di New york.  Kita (atau paling tidak kakek/ Buyut kita) memilih Indonesia karena kita percaya bahwasanya kita bisa hidup berdampingan dalam sebuah kemajemukan dan perbedaan dalam kesatuan Indonesia.
Saya hari ini tidak berbicara soal Panggung Politik..
 Saya berbicara mengenai pesan-pesan negatif yang disampaikan dalam ruang publik secara bebas yang terekam oleh berbagai media dan menjadi sebuah catatan baik secara individu ataupun kelompok. Pesan-pesan yang membuat saya kembali berpikir mengenai Indonesia dan kemajemukannya. Saya membayangkan saat pesan ini sampai kepada anak saya, lalu apa kira-kira yang menjadi persepsi dia mengenai Indonesia dan eksistensinya.
hari ini saya putuskan untuk menyapa anda-anda sekalian.
Hai Indonesia...
kita semua yang memilih dan bersyukur menjadi bagian dari sebuah bangsa yang besar walau belum menyadari kebesarannya. Bersyukur menjadi bangsa yang dihormati oleh Bangsa lain karena kemajemukannya. Bersyukur lahir di tengah masyarakat yang guyub, murah senyum walau kadang Baperan...
Saya menyapa anda, orang terdekat saya.. untuk melihat sekitar anda.. orang2 yang tersenyum (atau cemberut) sekitar kita, menikmati hitam putihnya kulit  kawan2 kita, mensyukuri udara yang mengisi paru-paru kita dan menghargai kemajemukan yang dibangun oleh para pahlawan kita..
Saya hari ini berkata " Saya adalah Indonesia".. mudah2an teman2 setuju

-catur-

NB: kalau gak setuju dengan pendapat saya , cukup dinilai dalam hati saja..
Comments:
    Copyright © 2007 Catur