<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363</id><updated>2012-01-05T02:27:25.985-08:00</updated><title type='text'>WHATEVER PEOPLE SAY I AM, THAT's WHAT I'M NOT</title><subtitle type='html'>Inspired by the album title of Arctic Monkeys
Catatan pikiran Manusia Biasa-Sebuah Refleksi Untuk Pembelajaran... Ini Hanyalah sebuah KACLUT-Lit...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>141</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-6717805517471603781</id><published>2012-01-05T02:23:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T02:27:26.017-08:00</updated><title type='text'>Transformasi Pemukiman : Kasus Kota Sawahlunto</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:16.0pt;mso-bidi-font-size: 12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Transformasi Pemukiman : Kasus Kota Sawahlunto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Elkana Catur H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;(Hasil Refleksi Beberapa Kali perjalanan Dinas)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Kota merupakan perpaduan dari sistem dan implementasi dari aspek politik, teknik, ekonomi, budaya dan ideologi yang dipadukan oleh pengetahuan dalam usaha membangun sebuah lingkungan terbangun untuk kehidupan sekelompok manusia (Sassen, 2009). Webber (1922) memberikan pandangan mengenai kota “The city is a settlement of closely spaced dwellings which form a colony so extensive that the reciprocal personal acquaintance of the inhabitants, elsewhere characteristic of the neighborhood, is lacking”.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-style:italic"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Berdasarkan pemahaman tersebut, maka dapat di pahami perkembangan kota-kota di Indonesia adalah interaksi dari berbagai kepentingan dan kriteria yang mengalami proses tertentu sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam melaksanakan hidup baik secara individu dan masyarakat. Kota sebagai bagian dari permukiman sebagian besar  terbentuk disebabkan oleh adanya sebuah kepentingan yang perlu di akomodir, seperti keagamaan, perniagaan, pusat pendidikan dan lain sebagainya. Seiring dengan berjalan waktu fungsi-fungsi awal dapat berkembang sesuai dengan perubahan kebutuhan dari masa ke masa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Hal yang serupa dapat kita amati di Kota Sawahlunto. Di kota tersebut tampak terlihat permukiman mengalami transformasi baik secara fisik, ekonomi dan sosial disebabkan oleh perubahan kebutuhan masyarakat dan kota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Kota Sawahlunto merupakan kota tambang, yang dimulai sejak ditemukannya cadangan batu bara di kota ini pada pertengahan abad ke-19 oleh Ir. de Greve, yang kemudian sejak 1 Desember 1888. Kota ini mulai memproduksi batu bara sejak tahun 1892 dan seiring dengan itu kota ini mulai menjadi kawasan perumahan pekerja tambang, dan berkembang menjadi sebuah kota kecil dengan penduduk yang intinya adalah pegawai dan pekerja tambang. Kenaikan jumlah penduduk banyak disebabkan oleh datangnya pekerja tambang dari Pulau Jawa yang sebagian besar merupakan tahanan politik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Seiring dengan berakhirnya kegiatan pertambangan di akhir tahun 90an, Kota Sawahlunto sempat mengalami stagnansi perkembangan. Hal ini terlihat dari angka pertumbuhan jumlah penduduk yang negatif disebabkan oleh arus penduduk keluar yang sebagian besar merupakan pegawai perusahaan tambang. Sektor basis ekonomi pertambangan yang berakhir menjadikan kota ini menjadi tempat yang kurang menarik bagi kegiatan perdagangan dan jasa dari luar wilayah. Hal ini terlihat dari Indikator ekonomi yaitu nilai Pertumbuhan ekonomi Kota Sawahlunto yang pertumbuhannya negatif pada periode 2000-2003.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:18.0pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Di sisi lain, sisa-sisa kegiatan tambang masih banyak terlihat dan membentuk citra kota secara visual dan sosial, seperti gedung perkantoran, gedung kesenian, pabrik pengolahan batubara, lubang bekas galian tambang, dll. Bekas kegiatan tambang ini yang kemudian menginspirasi Pemerintah Kota Sawahlunto untuk merubah orientasi wilayah menjadi kegiatan pariwisata dengan mencoba memanfaatkan bekas kegiatan pertambangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Tranformasi permukiman dari sebuah kota tambang menjadi kota wisata secara cepat dan bertahap turut merubah pola-pola interaksi antara komponen-komponen permukiman yang disampaikan oleh Doxiadis. Analisa dengan menggunakan dimensi man, shell dan society  terbukti harus dilengkapi dengan dimensi waktu untuk melihat kasus Sawahlunto. Perubahan karakter permukiman di Sawahlunto banyak disebabkan oleh kondisi-kondisi yang berubah oleh berjalannya waktu. Perubahan hubungan tersebut tampak baik dari  bentuk bangunan fisik ataupun kegiatan masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Tranformasi Kota Sawahlunto &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Doxiadis (1968) menyampaikan bahwa dalam sebuah permukiman terdapat beberapa elemen yang membentuk yaitu, Nature, Man, Shell, Society dan Network. Hubungan antar kelima elemen tersebut baik secara simultan ataupun eksklusif yang  kemudian membentuk jenis, kondisi dan situasi sebuah permukiman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Melalui pengamatan terhadap elemen tersebut, maka dilakukan perbandingan antara elemen di Sawahlunto pada masa lalu dan masa sekarang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom: 3pt; text-align: center; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Perbandingan Elemen Permukiman Kota Sawahlunto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="624" style="width:467.8pt;margin-left:5.4pt;border-collapse:collapse;border:none;  mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:text1;mso-yfti-tbllook:  1184;mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;  &lt;thead&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td width="92" valign="top" style="width:69.2pt;border:solid black 1.0pt;    mso-border-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:    text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;    font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;td width="267" valign="top" style="width:200.15pt;border:solid black 1.0pt;    mso-border-themecolor:text1;border-left:none;mso-border-left-alt:solid black .5pt;    mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:    text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Sawahlunto    Masa Lampau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;td width="265" valign="top" style="width:7.0cm;border:solid black 1.0pt;    mso-border-themecolor:text1;border-left:none;mso-border-left-alt:solid black .5pt;    mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:    text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Sawahlunto    Masa Kini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;  &lt;/thead&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="92" valign="top" style="width:69.2pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Nature&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="531" colspan="2" valign="top" style="width:398.6pt;border-top:none;   border-left:none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:   text1;border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;   mso-border-top-alt:solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;   mso-border-left-alt:solid black .5pt;mso-border-left-themecolor:text1;   mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span &gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;Terletak ± 90 km dari Kota Padang (ibu   kota propinsi sumbar). Morfologi wilayah Kota Sawahlunto berada pada daerah   perbukitan dengan ketinggian antara &lt;u&gt;+&lt;/u&gt; 250 – 650 m di atas permukaan   laut dan membentang dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;Utara ke Selatan. Luas Kota Sawahlunto 27.344,7   ha atau sekitar 0,65% dari luas Propinsi Sumatera Barat,merupakan kota nomor   dua terluas setelah Kota Padang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="92" valign="top" style="width:69.2pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="267" valign="top" style="width:200.15pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Memiliki kandungan Batubara kualitas tinggi dalam   jumlah yang  besar sehingga menyebabkan   kota ini menjadi salah satu kota strategis di wilayah Sumatra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Kandungan batubara ini memiliki volume yang   diperkirakan cukup hingga 200 tahun masa eksplorasi (ditemukan tahun 1888).   Kandungan batubara ini yang kemudian menjadi titik awal berkembangan kawasan   permukiman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="265" valign="top" style="width:7.0cm;border-top:none;border-left:none;   border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Kandungan batubara sudah tidak mencapai skala   ekonomi yang mencukupi, sehingga perusahaan tambang kemudian tidak   melanjutkan kegiatan pertambangan di  kota Sawahlunto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Saat ini banyak bekas-bekas galian tambang yang   masih tersisa disertai dengan beberapa kegiatan pertambangan liar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;o:p&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="92" valign="top" style="width:69.2pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Human&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="267" valign="top" style="width:200.15pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Didominasi oleh pekerja tambang baik yang bekerja   sebagai pegawai ataupun pekerja paksa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Penduduk banyak berasal dari luar wilayah kota   Sawahlunto yang didatangkan dari Jawa untuk bekerja di perusahaan tambang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Sebagian besar pekerja yang didatangkan dari Jawa   adalah para tahanan yang dijadikan pekerja paksa. Orang-orang tersebut di   sebut “orang rantai”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;o:p&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="265" valign="top" style="width:7.0cm;border-top:none;border-left:none;   border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Saat ini penduduk Kota Sawahlunto berasal dari   multi etnis yang sebagian besar merupakan keturunan dari para pekerja tambang   di masa lampau. Sebagian besar pekerja di dominasi oleh Pegawai negeri,   pedagang dan petani. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="92" valign="top" style="width:69.2pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Shells&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="267" valign="top" style="width:200.15pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Perumahan terbagi menjadi beberapa segmen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;1.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;Perumahan untuk   pegawai tambang tingkat manajemen yang didominasi oleh Bangsa Belanda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;2.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;Perumahan untuk   pegawai administrasi baik Bangsa Belanda ataupun Pribumi (baik berasal dari   Sumatra Barat atau dari luar Pulau)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;3.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;Perumahan untuk   pekerja yang bukan berasal dari tahanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;4.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;Barak untuk pekerja   kasar yang berasal dari tahanan yang datang dari pulau Jawa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Pada awal Kota   Sawahlunto berdiri hanya dijumpai dua macam gaya arsitektur yaitu arsitektur   “kolonial” atau disebut juga gaya “indis” dan arsitektur pecinaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Selain bangunan   perumahan, beberapa bangunan yang berkembang seperti kantor perusahaan   tambang, pabrik pengolahan batubara, stasiun kereta api, dapur umum dan beberapa   sarana pendukung lainnya, seperti drainase, air bersih, pengolahan sampah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span &gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;Seluruh bangunan   dan sarana dibangun untuk mendukung kegiatan pertambangan dan karyawan yang   bekerja di perusahaan tambang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="265" valign="top" style="width:7.0cm;border-top:none;border-left:none;   border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Struktur bangunan dan sarana pendukung yang ada   memanfaatkan infrastruktur yang dibangun sebelumnya dengan beberapa bangunan   menyesuaikan dengan perkembangan gaya arsitektural yang saat ini ada di   Indonesia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Saat ini kantong-kantong perumahan tidak terbagi   lagi dan cenderung menyebar sesuai dengan perkembangan kota.   Bangunan-bangunan klasik bekas kegiatan tambang banyak yang diubah menjadi   kegiatan wisata seperti museum, hotel, gedung pertemuan warga, dan lain   sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Untuk perumahan warga, tersebar hingga keluar   kota inti sampai batas wilayah kota Sawahlunto, terutama penduduk yang   bekerja di  sektor pertanian. Adanya   kegiatan-kegiatan pariwisata juga memicu pola perumahan yang berbeda dan   mendekati kawasan-kawasan wisata tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Sarana prasarana pendukung telah mengalami   peningkatan kapasitas sesuai dengan perkembangan kota, seperti rencana   rehabilitasi pembangunan Pasar Sawahlunto dan lain sebagainya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;o:p&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="92" valign="top" style="width:69.2pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Society&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="267" valign="top" style="width:200.15pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Pada jaman sebelum kemerdekaan, Pranata sosial   dan norma yang dibangun di Masyarakat pada awalnya ditujukan untuk kegiatan   pertambangan, sehingga tercipta kelas-kelas dalam masyarakat serta   stigma-stigma yang mengarah pada hak-hak tertentu, seperti sebutan orang   rantai (untuk pekerja tambang yang berasal dari jawa). Di Sawahlunto, pranata   sosial yang terbentuk relatif berbeda dengan wilayah Sumatra Barat lainnya.   Hal ini disebabkan kehidupan kota yang dibentuk berdasarkan kebudayaan  multi kultur  dari penduduknya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Kelompok masyarakat yang dibentuk paska jaman   kemerdekaan hanya terdiri dari pekerja dan non pekerja perusahaan tambang   yang tidak disertai dengan pemberian hak khusus yang mengarah ke hak politik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Hubungan antara kelompok masyarakat atau individu   relatif dibangun berdasarkan kepentingan industri tambang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Pembagian kelas disertai dengan hak-hak khusus   dan seringkali ditambah dengan stigma-stigma yang menempel&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Kondisi ini seringkali menimbulkan konflik sosial   dan kesenjangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Pada jaman kemerdekaan, kelompok-kelompok   masyarakat yang ada lebih cair dan egaliter walaupun ada kategorisasi antara   pekerja perusahaan tambang dengan non-pekerja perusahaan tambang.   Kategorisasi ini tidak disertai dengan diskriminasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="265" valign="top" style="width:7.0cm;border-top:none;border-left:none;   border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Setelah kegiatan pertambangan, selesai   kelompok-kelompok masyarakat terbagi menjadi kelompok-kelompok profesi atau   wilayah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Relatif tidak terjadi pembagian kelas yang   bersifat vertical yang disertai hak-hak khusus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Hubungan antar kelompok ataupun antar individu   relatif tidak ada kesenjangan yang signifikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Hubungan yang terjadi bersifat fungsional dan   sesuai kepentingan masing-masing individu yang di sesuaikan dengan profesi   atau wilayah geografisnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="92" valign="top" style="width:69.2pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Networks&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="267" valign="top" style="width:200.15pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Untuk memperlancar arus distribusi barang,   Pemerintah Belanda membangun Jalur    Kereta api yang menghubungkan Kota Sawahlunto dan Pelabuhan Teluk   Bayur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Selain itu telepon mulai masuk ke dalam kota   untuk meningkatkan arus informasi dari dan keluar kota Sawahlunto, terutama   untuk kepentingan kegiatan pertambangan yang dilakukan perusahaan Belanda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Infrastruktur kereta api yang dibangun membentuk   struktur dan pola ruang tidak hanya untuk Kota Sawahluunto melainkan Provinsi   Sumatra Barat secara umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="265" valign="top" style="width:7.0cm;border-top:none;border-left:none;   border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt; Seiring   dengan terhentinya kegiatan pertambangan, maka pada akhir tahun 1990an   kegiatan kereta api dihentikan karena volume nya yang berkurang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;&lt;b&gt;Kota Sawahlunto dilalui oleh Jalur Lintas Timur   Sumatra yang menghubungkan wilayah Utara Sumatra hingga ke wilayah Selatan   dan menjadi jalur logistic barang-barang kebutuhan pokok dari Pulau Jawa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span &gt;Jaringan telekomunikasi dan listrik berkembang   seiring dengan perkembangan jaman yang berperan besar dalam meningkatkan   fungsi perkotaan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Dari analisa di atas, dapat diamati bahwasanya perubahan fungsi awal kota, terutama yang bersifat ekstrem seperti Kota Sawahlunto, akan diikuti perubahan secara fisik ataupun sosial yang mempengaruhi kualitas permukiman. Perubahan-perubahan tersebut disesuaikan untuk menyesuaikan kepentingan manusia dalam bertempat tinggal di kawasan permukiman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Kasus serupa seperti Sawahlunto juga dapat diamati pada Kawasah Ruhr di Jerman. Dimana fungsi kota sebagai kota tambang batubara diganti ke fungsi perdagangan jasa dan pariwisata. Secara fisik infrastruktur dan kegiatan perekonomian terjadi perubahan yang signifikan.Penghentian kegiatan pertambangan menyebabkan tingginya angka pengangguran, pertumbuhan ekonomi negatif, kerusakan lingkungan akibat kegiatan paska tambang dan lain sebagainya. Situasi tersebutlah yang kemudian menyebabkan terjadinya transformasi sebagaimana yang terjadi di Kota Sawahlunto&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Perkembangan kota yang terjadi paska era pertambangan, terutama yang diakibatkan oleh perkembangan kegiatan pariwisata, menyebabkan perubahan guna lahan di kota Sawahlunto. Perubahan yang signifikan terjadi untuk kegiatan pertanian dan perkebunan skala kecil yang dikembangkan oleh penduduk. Peningkatan kegiatan pertanian dan perkebunan salah satunya disebabkan oleh kebijakan Pemerintah Kota Sawahlunto yang menggerakan sektor pertanian melalui program pemberian bibit gratis, dan lain sebagainya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Visi dari Pemerintah Kota Sawahlunto  adalah “Terwujudnya Kota Sawahlunto Menjadi Kota Wisata dan Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan Untuk Menuju Kota Yang Berbudaya dan Sejahtera”.  Dengan misi dari Kota Sawalunto adalah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 36pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:Wingdings;mso-fareast-font-family:Wingdings; mso-bidi-font-family:Wingdings"&gt;v&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Memelihara dan Mengamalkan Nilai-Nilai Dasar Agama dan Adat Istiadat Serta Menciptakan Kondisi Yang Kondusif Ditengah-Tengah Masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 36pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:Wingdings;mso-fareast-font-family:Wingdings; mso-bidi-font-family:Wingdings"&gt;v&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Menumbuh Kembangkan Sektor Riil Dengan Menitik Beratkan Pada Ekonomi Kerakyatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 36pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:Wingdings;mso-fareast-font-family:Wingdings; mso-bidi-font-family:Wingdings"&gt;v&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Meningkatkan Kualitas Aparatur dan Masyarakat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 36pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:Wingdings;mso-fareast-font-family:Wingdings; mso-bidi-font-family:Wingdings"&gt;v&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Sarana Prasarana Dasar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 36pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:Wingdings;mso-fareast-font-family:Wingdings; mso-bidi-font-family:Wingdings"&gt;v&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Mengembangkan Kepariwisataan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Dengan visi misi tersebut, maka Pemerintah Kota Sawahlunto secara massif melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang diperuntukkan untuk melakukan revitalisasi kawasan yang ditujukan untuk mengembangkan Kota Sawahlunto sebagai destinasi utama Pariwisata di Sumatra Barat. Berbagai kegiatan yang dilakukan seperti pembangunan water boom, pembangunan kebun binatang, pembangunan arena pacuan kuda, merubah beberapa bangunan kuno menjadi tempat wisata dan museum, dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Apabila memperhatikan bagian-bagian dari permukiman sebagaimana yang disampaikan oleh Doxiadis, yaitu central, Homogenous, Circulatory dan special part, maka terjadi pergeseran-pergeseran struktur ruang yang diakibatkan oleh perkembangan aktivitas manusia dan kegiatan ekonomi yang mendominasi Kota Sawahlunto. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Pada gambar dibawah terlihat struktur permukiman kota Sawahlunto di Awal abad 20, dimana terdiri dari beberapa klaster yang dipisahkan berdasarkan fungsi dan segregasi sosial yang diciptakan. Pada gambar dibawah terlihat pusat kota, yang penduduknya terdiri dari pegawai administrasi, terletak jauh dengan perumahan pekerja tambang, baik yang berasal dari Jawa atau wilayah Sumatra Barat itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom: 3pt; text-align: center; page-break-after: avoid; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial;mso-no-proof: yes"&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" style="width:448.5pt;  height:233.25pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square" bordertopcolor="black" borderleftcolor="black" borderbottomcolor="black" borderrightcolor="black"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\ELKANA~1\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image006.emz" title=""&gt;  &lt;w:bordertop type="single" width="6"&gt;  &lt;w:borderleft type="single" width="6"&gt;  &lt;w:borderbottom type="single" width="6"&gt;  &lt;w:borderright type="single" width="6"&gt; &lt;/w:borderright&gt;&lt;/w:borderbottom&gt;&lt;/w:borderleft&gt;&lt;/w:bordertop&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom: 3pt; text-align: center; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Berdasarkan bagian permukiman yang disampaikan oleh Doxiadis, maka dapat dianalisa perubahan-perubahan struktur ruang di Kota Sawahlunto masa lalu dengan masa kini dengan memperhatikan fungsi-fungsi yang dahulu berkembang dan saat ini berlangsung.n &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="624" style="width:467.8pt;margin-left:5.4pt;border-collapse:collapse;border:none;  mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:text1;mso-yfti-tbllook:  1184;mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;  &lt;thead&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td width="102" valign="top" style="width:76.5pt;border:solid black 1.0pt;    mso-border-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:    text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;    font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;td width="248" valign="top" style="width:185.75pt;border:solid black 1.0pt;    mso-border-themecolor:text1;border-left:none;mso-border-left-alt:solid black .5pt;    mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:    text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;    &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom: 3pt; text-align: center; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Sawahlunto Masa Lampau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;td width="274" valign="top" style="width:205.55pt;border:solid black 1.0pt;    mso-border-themecolor:text1;border-left:none;mso-border-left-alt:solid black .5pt;    mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:    text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;    &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom: 3pt; text-align: center; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Sawahlunto Masa Kini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;  &lt;/thead&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="102" valign="top" style="width:76.5pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Central   Part&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="248" valign="top" style="width:185.75pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Pusat kota tua merupakan kantor pusat perusahaan   tambang dari sejak jaman belanda hingga jaman kemerdekaan. Selain itu   terdapat kegiatan komersil untuk memenuhi kebutuhan karyawan ataupun   perusahaan tambang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Pusat kota yang terpusat disebabkan kebutuhan   untuk menjalankan kegiatan pertambangan, sementara kegiatan tambang dahulu   dilaksanakan di wilayah sekitar pusat kota&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Kegiatan yang berkembang di pusat kota banyak   berkaitan dengan kepentingan manajemen perusahan tambang dan layanan terkait   seperti rumah sakit, pendidikan dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="274" valign="top" style="width:205.55pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Pusat kota Sawahlunto saat ini terdiri dari   bagian kota tua Sawahlunto dan pusat Pemerintahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Dari lokasi, tidak terjadi perubahan lokasi dari   pusat kota Sawahlunto. Perkembangan kota menyebabkan berubahnya fungsi serta   pola interaksi penduduk yang tinggal di pusat kota. Fungsi manajemen   perusahaan bergeser menjadi fungsi manajemen pemerintahan Kota Sawahlunto. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Pusat kota yang awalnya hanya diperuntukkan untuk   orang Belanda dan Pegawai yang notabene merupakan warga kelas satu, saat ini   dapat ditempati secara tanpa ada segregasi sosial berdasarkan ras dan kelas   ekonomi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Kegiatan yang berkembang selain fungsi   pemerintahan adalah kegiatan pariwisata yang memanfaatkan banyaknya   bangunan-bangunan kuno bekas kantor tambang yang dimanfaatkan sebagai museum   dan hotel. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="102" valign="top" style="width:76.5pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Homogenous&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="248" valign="top" style="width:185.75pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Bagian permukiman ini didominasi oleh kegiatan   eksplorasi tambang batubara yang berada di sekitar Kota Inti Sawahlunto. Pada   awal berdirinya kota Sawahlunto, kegiatan pertambangan menguasai sebagian   besar wilayah. Pada masa itu, relatif tidak ada kegiatan lain selain kegiatan   pertambangan. Pada gambar 6 terlihat perbandingan luasan kegiatan  pertambangan dibandingkan dengan kegiatan   lain yang ada di Kota Sawahlunto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="274" valign="top" style="width:205.55pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Bagian permukiman ini didominasi oleh kegiatan   pertanian/perkebunan yang dilakukan oleh Masyarakat. perkembangan kegiatan   ini salah satunya disebabkan oleh Kebijakan Pemerintah Kota Sawahlunto yang   mendorong kegiatan pertanian/perkebunan oleh Masyarakat melalui pemberian   bibit gratis, pembangunan jalan produksi dan lain sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Data RTRW terakhir (Gambar 3) menunjukkan   kegiatan perkebunan campuran mengambil porsi hingga 35 % dari Kota   Sawahlunto. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="102" valign="top" style="width:76.5pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Circulatory   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="248" valign="top" style="width:185.75pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Jaringan jalan dalam pusat kota dibentuk oleh   bangunan-bangunan yang mendukung kegiatan pertambangan. Jalan-jalan yang dibangun   mengikuti kontur wilayah yang berbukit sehingga tidak memungkinkan dibangung   dengan luas yang lebar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Jaringan ke luar wilayah ditopang oleh jalur   kereta api yang menghubungkan Sawahlunto dan Kota Padang (pelabuhan Teluk   Bayur). Jalur kereta api pada masa itu menjadi jalur utama dan strategis di   wilayah Sumatra Barat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="274" valign="top" style="width:205.55pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Rel Kereta Api dan Stasiun Kereta Api pada   awalnya mendukung fungsi distribusi barang dan orang di Sawahlunto. Pada saat   kegiatan tambang dihentikan, maka otomatis jaringan Kereta Api tidak   berfungsi sebagaimana dirancang di awal yaitu simpul transportasi kota   Sawahlunto. Saat ini kereta Api dan Stasiun KA berubah fungsinya menjadi   kegiatan pariwisata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Jaringan Jalan internal dan eksternal di banyak   dipengaruhi oleh letak dan posisi kota Sawahlunto yang berada di Jalur Lintas   Sumatra. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Transformasi fungsi pertambangan menjadi   Pariwisata tidak terlalu signifikan mempengaruhi pola jaringan jalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="102" valign="top" style="width:76.5pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Special   Part&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="248" valign="top" style="width:185.75pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Pada zaman pra kemerdekaan, yang termasuk dalam   bagian ini adalah barak untuk para pekerja yang berasal dari tahanan dari   Pulau Jawa. Dari gambar 6 terlihat bahwasanya bagian ini diletakkan jauh   terpisah dengan bagian pusat kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Hal ini ditujukan agar tidak terjadi percampuran   kegiatan antara pekerja paksa dengan karyawan perusahaan tambang dan   keluarganya. Segregasi sosial seperti ini sangat umum terjadi pada kota-kota   yang dibangun oleh kolonialisme. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="274" valign="top" style="width:205.55pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:   text1;padding:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Saat ini banyak terjadi perubahan fungsi   kekhususan dari bagian kota. Perumahan pekerja tambang tidak menjadi bagian   khusus seiring dengan tidak adanya konsep segregasi sosial pada masa   sekarang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Bagian kota yang dianggap khusus adalah   kegiatan-kegiatan yang diperuntukkan untuk kegiatan pariwisata, seperti   Museum Kereta Api, Museum Gudang Ransoem, Waterboom, Kebun Binatang dan lain   sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; " &gt;Kekhususan ini terlihat dari fisik bangunan   ataupun fungsi strategis dari bagian tersebut terhadap perekonomian Kota   Sawahlunto&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Arial Narrow', sans-serif; font-size: 12pt; text-align: center; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Mengamati Kota Sawahlunto membuktikan bahwasanya sebuah Permukiman tidak bisa dipandang sebagai sebuah satuan kaku yang tidak beradaptasi. Transformasi Kota Sawahlunto menunjukkan Kota menjadi sangat dinamis dan organis dalam menghadapi kebutuhan jaman dan masyarakatnya. Transformasi fungsi tersebut merubah kota baik secara fisik dan sosial sesuai dengan kebutuhan warga kota. Dengan memanfaatkan elemen permukiman yang disampaikan oleh Doxiadis maka dapat terlihat perubahan-perubahan yang terjadi di Kota Sawahlunto yang berdampak pada aspek politik, fisik, sosial dan budaya dari Permukiman tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;Daftar Referensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 14.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -14.2pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:16.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;"&gt;1.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;mso-bidi-font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Calibri;mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ansi-language:IN;mso-no-proof:yes"&gt;Doxiadis, C.A. &lt;i&gt;Ekistic: Introduction to the Science of Human Settlement&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 12.0pt;mso-bidi-font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language:IN;mso-no-proof:yes"&gt;. London: Hutchinson, 1968.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:16.0pt;mso-bidi-font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Arial-BoldMT"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 14.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -14.2pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; mso-bidi-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;"&gt;2.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial-BoldMT;mso-bidi-font-weight:bold"&gt;Martokusumo, Dr.-Ing. Ir. Widjaja&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial-BoldMT"&gt;. 2008. &lt;i&gt;The Ex-Coal Mining City of Sawahlunto Revisited: Notions on Revitalization, Conservation and Urban Development&lt;/i&gt;. Makalah dipresentasikan pada &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText" style="margin-left:14.2pt;text-indent:-14.2pt; mso-list:l2 level1 lfo2"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; mso-bidi-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;"&gt;3.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;RPJMD Kota Sawahlunto 2008-2013&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText" style="margin-left:14.2pt;text-indent:-14.2pt; mso-list:l2 level1 lfo2"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; mso-bidi-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;"&gt;4.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;RTRW Kota Sawahlunto 2010-2030&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText" style="margin-left:14.2pt;text-indent:-14.2pt; mso-list:l2 level1 lfo2"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; mso-bidi-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;"&gt;5.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;Sasskia Sassen, et al.2009. &lt;i&gt;Human Settlement Development.&lt;/i&gt; UNESCO-EOLSS&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;"&gt;6.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Sejarah Kota Sawahlunto. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.sawahluntokota.go.id/"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;http://www.sawahluntokota.go.id/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family: Arial"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 3pt; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;"&gt;7.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Webber, Max. 1966. &lt;i&gt;The City&lt;/i&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-6717805517471603781?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/6717805517471603781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=6717805517471603781&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6717805517471603781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6717805517471603781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2012/01/transformasi-pemukiman-kasus-kota.html' title='Transformasi Pemukiman : Kasus Kota Sawahlunto'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-3113966235476411168</id><published>2011-09-13T19:43:00.000-07:00</published><updated>2011-09-13T19:46:29.094-07:00</updated><title type='text'>INDONESIA=LUAR BIASA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya selalu menganggap negara ini adalah negara yang luar biasa….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pernyataan ini muncul bukan karena saya ingin mendapatkan pencitraan sebagai seorang nasionalis narsis yang ingin menyuarakan kepada dunia betapa saya mencintai Negara ini. Sepertinya tidak ada niat itu…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pemikiran itu muncul tiap kali saya melihat raut muka masyarakat Indonesia yang lelah tapi penuh optimis, tiap kali saya keluar kota dan menikmati betapa damainya indah dan suburnya Negara ini tatkala sawah-sawah penuh dengan padi menguning, bertemu dengan orang-orang luar biasa baik dalam interaksi fisik maupun virtual, membaca berita-berita positif mengenai keberhasilan Indonesia, dan lain sebagainya…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Indonesia memiliki banyak masalah?? Ya tentu saja… Negara besar selalu memiliki masalah, karena masalah lah yang kemudian membesarkan sebuah bangsa.. tidak percaya?? Jepang menjadi besar setelah kalah paska perang dunia dan di bom oleh Amerika, Jerman bangkit dari keterpurukan setelah di cap sebagai Negara pembantai etnis, Korea bangkit dari resesi setelah dipimpin rezim militer bertahun-tahun, dan banyak cerita lainnya dari berbagai belahan dunia..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Orang Indonesia banyak yang korup?? Korupsi itu kata orang sudah membudaya, walau itu adalah budaya yang negatif. Statement itu&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;mungkin peru di cek bukti empirisnya, tapi satu yang gue pahami pasti itu harus dilawan. Gimana cara lawannya, gak lain dan gak bukan ya law enforcement. .. ah sulit karena law enforcernya pun banyak mengalami masalah.. ya kalau ngomong sulit mulu kapan dikerjainnya…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Potensi kita lebih besar dari permasalahan-permasalahan yang kita hadapi sebagai sebuah bangsa. Jadi menurut saya waktu kita akan sangat banyak terbuang apabila kita habiskan dengan cara menghujat, menjelek-jelekkan dan komentar negative lainnya. Eitsss jangan salah dulu, jangan kemudian diartikan pernyataan saya ini sebagai larangan untuk mengkritik. Kritik pada satu titik adalah satu hal yang amat diartikan di Negara demokrasi seperti Indonesia. Kritik adalah kemewahan yang dibeli oleh masyarakat Indonesia melalui proses reformasi yang memakan korban jiwa. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mengkritik pemerintah adalah bagian dari dinamika dan control sosial terhadap pihak penguasan yang harus tetap dipertahankan. Tetapi tentunya kritikan harus diikuti dengan kontribusi juga terhadap kemajuan kehidupan bangsa. Sekecil apapun yang kita lakukan saya selalu percaya pada teori momentum. Tindakan-tindakan kecil yang dilaksanakan oleh individu atau kelompok masyarakat pada satu titik akan saling bertumbuk dan berinteraksi sehingga menciptakan momentum kecil. Momentum-momentum kecil tersebut akan saling bertumbuk dan terakumulasi menjadi momentum besar &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ok kembali kepada statement awal saya mengenai Negara Indonesia yang luar biasa. Pengamatan saya selama ini permasalahan mendasar dari Negara ini ada di 2 titik. Pendekatan pengelolaan Negara yang buruk dan optimism bangsa yang tidak terbentuk. Perbaikan di 2 titik ini yang saya yakini akan menjadi momentum signifikan dalam mendorong kemajuan bangsa.&lt;br /&gt;Negara ini butuh rakyatnya.. rakyat yang bergerak dan bekerja keras untuk keluarganya yang secara perlahan akan menggerakan sebuah Negara. Rakyat yang memiliki optimism yang besar bahwa kondisi yang baik datang dari mimpi yang baik warga negaranya. Rakyat yang memiliki hati nurani untuk mengkritik dan member masukan bagi para pimpinan bangsa… situasi Indonesia saat ini menyebabkan Negara ini tidak bisa menggantungkan harapan perubahan datang dari para penguasa. Kondisi saat ini membutuhkan rakyat yang memiliki daya dorong yang signifikan dalam meningkatkan kemajuan bangsa. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sangat sayang sekali, apabila 200 juta penduduk Indonesia dibiarkan terbengkalai dan kelaparan. Sungguh mubazir apabila kekayaan alam Indonesia hanya bisa dinikmati pebisnis luar negeri tanpa memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. sangat menyedihkan apabila keindahan negeri ini di satu saat hanya bisa dinikmati oleh generasi anak cucu melalui Wikipedia dan ensiklopedi &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Negara ini Negara luar biasa.. dan butuh dukungan kita semua untuk membuatnya menjadi lebih Luar biasa…. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-3113966235476411168?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/3113966235476411168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=3113966235476411168&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/3113966235476411168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/3113966235476411168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2011/09/indonesialuar-biasa.html' title='INDONESIA=LUAR BIASA'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-1512639082581927482</id><published>2011-09-04T20:02:00.000-07:00</published><updated>2011-09-05T19:17:01.566-07:00</updated><title type='text'>SERBUAN PENDUDUK DI KALA LEBARAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3.0pt"&gt;&lt;span&gt;Sejak jaman saya sudah mulai memperhatikan berita baik di Koran atau TV (sekitar 20 tahun yang lalu), ada beberapa topic yang selalu menjadi trending topic (meminjam istilah twitter) tiap tahunnya di hari raya idhul fitri, yaitu Penentuan hari raya lebaran, Suasana Arus Mudik, harga bahan pokok menjelang lebaran, arus penduduk dari luar daerah menuju Jakarta dan Sekitarnya, serta beberapa topik lainnya.&lt;span style="display:none;mso-hide:all"&gt;arg &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3.0pt"&gt;&lt;span&gt;pada tulisan kali ini saya akan membahas sedikit mengenai arus penduduk dari daerah menuju Kota Jakarta dan sekitarnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3.0pt"&gt;&lt;span&gt;Kota Jakarta sejak jaman belanda telah menjadi lokasi paling favorit bagi orang-orang dari penjuru nusantara untuk mengadu nasib dan mencari penghidupan untuk meraih mimpi memiliki kehidupan yang lebih baik. Hingga saat ini, Jakarta masih menjadi prime location bagi masyarakat daerah dalam usaha meningkatkan derajat kehidupan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3.0pt"&gt;&lt;span&gt;Pada dua dekade terakhir banyak kota-kota di Indonesia yang berkembang pesat membentuk megaurban seperti Jabodetabek, Gerbangkertasusila, Bandung Raya dan lain-lain. Megaurban ini menarik kegiatan dan sumberdaya yang ada di wilayah sekitarnya, sehingga terkonsentrasi pada kota-kota utama dalam wilayah megaurban tersebut.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3.0pt"&gt;&lt;span&gt;Pada sensus yang dilakukan di tahun 2010, Jumlah Penduduk di DKI Jakarta sudah mencapai angka 9,5 juta jiwa dengan jumlah penduduk di kawasan Jabodetabek sebesar 28 Juta jiwa. Pada tahun 2016, Jumlah penduduk di Kawasan Jabodetabek diperkirakan mencapai 35 Juta jiwa dimana kenaikan tersebut berasal dari pertumbuhan alami dan arus urbanisasi penduduk dari luar kawasan.Dari data BPS tersebut, setiap tahunnya terjadi penambahan penduduk sekitar 200.000-250.000 yang berasal dari arus migrasi keluar dan masuk penduduk di Kawasan Jabodetabek. Banyak ahli yang berpendapat bahwa angka ini jauh lebih besar apabila memperhitungkan jumlah pendatang illegal yang beraktivitas di Jakarta tanpa melakukan proses administrasi kependudukan sebagai Kota Jakarta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3.0pt"&gt;&lt;span&gt;Pertumbuhan penduduk ini sayangnya diikuti oleh permasalahan-permasalahan yang muncul dibelakangnya, seperti jumlah pengangguran yang mencapai angka 6 % dari jumlah penduduk (walau masih dibawah rata-rata nasional, tetap menjadi masalah yang serius), jumlah penduduk miskin yang mencapai 5 persen dari jumlah penduduk, kepadatan penduduk yang tinggi ( 13.000 jiwa/ Km&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; ) yang melahirkan kawasan-kawasan kumuh, dan seabrek persoalan lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:3.0pt;text-align:justify;line-height: normal;mso-pagination:none;mso-layout-grid-align:none;text-autospace:none"&gt;&lt;span&gt;Berbicara migrasi penduduk secara eksesif ke wilayah Jabodetabek, maka tidak lepas kebijakan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pemerintah Indonesia di masa lalu yang menerapkan kebijakan pembangunan terpusat melalui pengembangan pusat pembangunan yang diharapkan dapat melahirkan sebuah &lt;i&gt;trickle-down effect&lt;/i&gt; ke wilayah di bawahnya. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;kebijakan pembangunan yang diterapkan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang mendukung konsep growth pole &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;menimbulkan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;permasalahan, seperti urban bias (bias perkotaan), pro Jakarta, sentralisasi kegiatan industri, dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:3.0pt;text-align:justify;line-height: normal;mso-pagination:none;mso-layout-grid-align:none;text-autospace:none"&gt;&lt;span&gt;Serangkaian kebijakan ini mengakibatkan perkembangan kota Jakarta sangat pesat sehingga meninggalkan wilayah sekitarnya. &lt;i&gt;Trickle down effect&lt;/i&gt; yang diharapkan muncul dari konsep ini tidak berjalan dan malah mengakibatkan tingkat kesenjangan antar wilayah semakin besar. Fenomena kota primasi, pada kawasan Jabotabek, menunjukkan ketimpangan dan kesenjangan yang besar antara kota besar dengan kota sekitarnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3.0pt"&gt;&lt;span&gt;Dalam pembangunan dikenal adanya dua pendekatan yang dilakukan dalam usaha meningkatkan pertumbuhan pada sektor ekonomi. Pendekatan pertama mengemukakan bahwa investasi pada sektor pertanian dapat menyediakan modal bagi pengembangan industri dan perkotaan, sementara itu pendekatan kedua mengemukakan bahwa pertumbuhan industri dan perkotaan menjadi syarat bagi sektor pertanian yang lebih modern dan produktif (Escobar 1955). Teori dan pelaksanaan pembangunan baik yang dilakukan di Indonesia maupun negara lain sebagian besar masih mendikotomikan antara kota dan desa baik dalam hal lokasi, penduduk maupun aktivitas, yang tercermin dengan adanya dualisme pembangunan antara perkotaan dan perdesaan yang menyebabkan terjadinya distorsi hubungan antara perkotaan dan perdesaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:3.0pt;text-align:justify;line-height: normal"&gt;&lt;span&gt;Pembangunan yang lebih banyak difokuskan di perkotaan (memfokuskan pada pembangunan industri) dibandingkan di perdesaan (melalui pembaharuan sektor pertanian) menyebabkan terjadinya ‘urban bias’, yang mencerminkan alokasi sumberdaya yang lebih berpihak pada kota. Pada sisi lain, dalam perencanaan kota biasanya hanya terkonsentrasi di perkotaan dan sedikit menyinggung sektor pertanian, sedangkan perencanaan pembangunan perdesaan cenderung mengabaikan perkotaan dan mendefinisikan wilayah perdesaan hanya desa dengan areal pertaniannya saja. Hal-hal tersebut menyebabkan pembangunan pada kota menimbulkan permasalahan seperti urbanisasi dan sektor informal yang tidak terkontrol, di sisi lain&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pada wilayah perdesaan terjadi tekanan terhadap penduduk dan sumber daya alam, timbulnya kemiskinan di perdesaan, degradasi lingkungan serta merenggangnya hubungan sosial yang ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;Kebjakan dan situasi yang kemudian menimbulkan push factor dan pull factor dalam arus migrasi masuk penduduk ke Kota Jakarta pada saat lebaran, walau data menunjukkan bahwa arus ini terjadi sepanjang tahun dimana Lebaran hanya salah satu momen saja dari arus migrasi masuk ini. Push factor seperti kemiskinan didesa, ketiadaan lapangan kerja, semakin sempitnya lahan pertanian, dan lain sebagainya diyakini sebagai komponen utama yang merangsang penduduk untuk meninggalkan daerahnya dan menuju kawasan perkotaan yang lebih maju (salah satunya kota Jakarta). Pull factor yang menjadi penarik arus migrasi masuk tercipta dari ; figur-figur kesuksesan yang muncul pada saat mudik, monumen-monumen materialistis kehidupan kota Jakarta yang terlihat di Sinetron-sinetron, pembangunan kota Jakarta yang gemerlap dengan infrastruktur kelas atasnya dan lain sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;Saya memiliki pendapat bahwasanya situasi ini akan terus berlanjut tanpa dilakukannya pembangunan yang menyeluruh kepada seluruh penjuru Indonesia. kita tidak mungkin menghentikan kegiatan pembangunan di Kota Jakarta, karena peran strategisnya sebagai Pusat ekonomi dan pusat pemerintahan Indonesia. memindahkan kota Jakarta diyakini sebagian pihak hanya akan memindahkan 20-30% kegiatan di Jakarta dimana kegiatan Perekonomian yang merupakan Jantung kehidupan kota Jakarta akan terus menerus menarik pendatang dari luar daerah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;Problematika inilah yang harus dihadapi oleh para Calon gubernur Jakarta lima tahun ke depan. Seluruh calon gubernur harus mampu menyusun program ini dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif. Penanganan-penanganan yang bersifat antisipatif harus dikedepankan dibanding penanganan yang bersifat hukuman yang bertahun-bertahun tidak pernah berhasil. Calon gubernur dapat memulai dengan pembenahan sistem kependudukan di DKI Jakarta. Begitu banyak peluang yang bisa di eksplorasi dari sistem tersebut yang diyakini dapat secara signifikan mengantisipasi permasalahan imigrasi, termasuk didalamnya kebijakan politik belanja pegawai yang sangat besar yang dapat di realokasi kepada penanganan masalah kependudukan yang sudah semakin akut di DKI Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;-catur-&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12pt; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-1512639082581927482?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/1512639082581927482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=1512639082581927482&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1512639082581927482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1512639082581927482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2011/09/serbuan-penduduk-di-kala-lebaran.html' title='SERBUAN PENDUDUK DI KALA LEBARAN'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-1697359565526809792</id><published>2011-07-01T23:09:00.000-07:00</published><updated>2011-07-02T00:08:57.738-07:00</updated><title type='text'>Transformasi Menuju IAP 2.0</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;Oleh &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-tZo-qWyGeS8/Tg7CQWOFGGI/AAAAAAAAAeQ/llJCmfXpM1I/s1600/DSC_0685.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-tZo-qWyGeS8/Tg7CQWOFGGI/AAAAAAAAAeQ/llJCmfXpM1I/s320/DSC_0685.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624646570730657890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;: Elkana Catur H (Pengurus Nasional IAP)&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu 10 tahun tentunya banyak  memiliki perubahan. Begitu juga dengan dunia tata ruang yang mengalami  secara signifikan, sehingga merubah wajah pembangunan Indonesia. Salah  satunya desentralisasi yang memberikan peran besar bagi Pemerintah  Daerah dalam mengelola pembangunan. Selain itu, dekokratisasi yang  menuntut peran besar dari masyarakat dalam penataan ruang, urbanisasi  sehingga menuntut pengelolaan perkotaan yang &lt;i&gt;sustainable, degradasi &lt;/i&gt;lingkungan  baik di kawasan perkotaan maupun kawasan hutan.Tantangan dan  permasalahan pun muncul yang direspon dunia perencanaan dengan melakukan  revisi terhadap UU No.4/1992, tentang Penataan Ruang menjadi UU No.  26/2007. Salah satu perubahan UU tersebut memberikan porsi besar di  aspek Pemanfaatan dan Pengendalian sebagai kunci mencapai tujuan  penataan ruang.Bahkan Era keterbukaan informasi dan komunikasi membuat  nuansa baru dalam melakukan pembangunan. Kali ini para aktor pembangunan  di minta untuk lebih transparan dalam informasi, terbuka dalam proses  pengambilan keputusan, kreatif dalam melaksanakan sosialisasi kebijakan,  inovatif dalam implementasi pembangunan, dan lain-lain. Tak hanya itu,  Penggunaan media komunikasipun ikut meramaikan, &lt;i&gt;diseminasi&lt;/i&gt;  informasi tidak semata-mata menggunakan media konvensional, seperti  media cetak atau elektronik seperti TV dan Radio. Tetapi lebih canggih  dengan memanfaatkan media web, menjadi trend baru di kalangan pelaksana  pembangunan. Mobilisasi opini melalui sosial media, seperti facebook,  blogspot, twitter, dll, menjadi model baru dalam membangun kebijakan  publik.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;b&gt;Tantangan IAP Dimasa Mendatang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Situasi  dan ko&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-h9vT1gUqAt0/Tg7DjBFf-2I/AAAAAAAAAeY/YtGAZJi4GeM/s1600/DSC_0045.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-h9vT1gUqAt0/Tg7DjBFf-2I/AAAAAAAAAeY/YtGAZJi4GeM/s320/DSC_0045.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624647990986668898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ndisi itlah yang memaksa Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), sebagai  organisasi profesi bermain di wilayah baru. Sebuah wilayah yang merespon  tantangan penataan ruang dengan memanfaatkan media komunikasi sebagai  bentuk advokasi dunia penataan ruang. IAP dituntut mampu mampu  melaksanakan perannya sebagai lembaga sertifikasi tenaga ahli penata  ruang semata.Kedepannya IAP menghadapai tantangan yang bari di paruh  kedua abad 21, yang tentunya berbeda dengan pelaksanaan IAP di tahun 80,  90, dan 2000 awal. Pasalnya IAP tidak lagi bisa menjalankan  organisasinya dengan gaya ‘birokrasi’. Dimana kepengurusan yang  didominasi oleh birokrat di berbagai institusi. Tantangan tersebut  menuntut pengelolaan dan implementasi organisasi yang lebih modern,  kreatif, inovatif dan terbuka. Beberapa tantangan yang dihadapi IAP di  beberapa tahun ke depan adalah: Penguatan peran advokasi dunia penataan  ruang&lt;b&gt;.&lt;/b&gt; IAP saat ini melaksanakan perannya sebagai organisasi  Pembina individu yang berkiprah di dunia penataan ruang. Sayangnya, IAP  belum melaksanakan peran yang optimal. Sosialisasi dan diseminasi  informasi mengenai penataan ruang seharusnya menjadi salah satu concern  utama dari IAP. Sehingga peran ini harus diperkuat kembali oleh IAP pada  tahun-tahun mendatang Mendorong Peran IAP dalam mobilisasi opini  publik. Beberapa tahun terakhir IAP sulit melaksanakan perannya sebagai  lembaga profesi yang independen. Dominasi birokrat dalam struktur  pengurus , selain memberikan dampak positif bagi organisasi juga  memiliki dampak negatif, dengan mempersulit IAP dalam melaksanakan  mobilisasi opini di bidang penataan ruang, terutama ketika bersebrangan  dengan Pemerintah Daerah. &lt;i&gt;Statement &lt;/i&gt;ini bukan berarti kedepannya  bebas birokrat, tetapi lebih dibutuhkan strategi khusus untuk mendorong  peran IAP dalam mobilisasi opini. Keberadaan birokrat tentunya tidak  menjadikan hambatan bagi IAP dalam memberikan pandangan dan masukan  kepada Pemerintah ataupun masyarakat.Struktur organisasi yang terdiri  dari berbagai kelompok usia dan aktivitas.Kepengurusan IAP masa depan  semestinya mampu menjawab isue yang timbul terkait dengan perencanaan  wilayah dan kota. Hal itu tentunya membutuhkan keahlian dan informasi  yang beragam. Sementara kepengurusan IAP tidak dapat dibangun oleh 3  kelompok profesi yang saat ini ada: birokrat, akademisi dan konsultan  perencanaan. Pandangan dari kelompok profesi lain mutlak dibutuhkan,  seperti  sektor swasta, NGO, politik, dll. Selain itu berbagai isu yang  muncul membutuhkan pandangan lintas generasi yang tentunya memiliki  idealisme jaman yang berbeda-beda.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0in;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Menuju IAP 2.0&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0in;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0in; text-align: justify;"&gt;Penggunaan istilah  IAP 2.0 untuk memperkuat dan menegaskan kembali peran IAP di era  keterbukaan informasi seperti saat ini. IAP 2.0 adalah usulan model  pengelolaan IAP untuk menjawab tantangan masa depan dunia penataan  ruang. IAP 2.0 bukan visi misi calon ketua IAP ataupun visi misi dari  organisasi IAP, melainkan masukan sebagai bentuk kepedulian untuk  memperkuat peran IAP di masa mendatang.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsep IAP 2.0 dibentuk melalui lima prinsip dasar yang dapat diimplementasikan oleh IAP, yaitu&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; margin-left: 40px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style=""&gt;                                                                                                                                                                              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Terbuka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; margin-left: 40px;"&gt;IAP harus jadi  organisasi yang membuka diri kepada publik. IAP memiliki peran strategis  untuk melaksanakan diseminasi informasi dan pengetahuan kepada  masyarakat mengenai hal-hal terkait dengan penataan ruang. Pengunaan  media alternative, seperti webpage, web blog, twitter,dll, bukanlah  sebuah konsekuensi mode saja. Tetapi upaya dari IAP agar terbuka  terhadap masyarakat. Selain itu, keterbukaan dapat diartikan sebagai  keterbukaan terhadap berbagai jenis pengetahuan yang digunakan sebagai  amunisi dalam membuka opini publik.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; margin-left: 40px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kreatif dan Inovatif&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; margin-left: 40px;"&gt;Perkembangan pola  dan trend masyarakat perlu diikuti guna menyusun kegiatan-kegiatan  kreatif untuk diperkenalkan kepada masyarakat. &lt;i&gt;Inisiasi Most Livable City Index&lt;/i&gt;, terlepas dari kesederhanaannya, merupakan terobosan yang telah dicoba kepengurusan IAP kini.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; margin-left: 40px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Membangun Kemitraan Strategis &lt;i&gt;(Strategic Partnership)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; margin-left: 40px;"&gt;&lt;i&gt;Strategic partnership&lt;/i&gt;  merupakan keharusan bagi sebuah organisasi di era modern. Kebutuhan  organisasi di bidang penataan ruang tentunya membutuhkan kemitraan  dengan &lt;i&gt;stekholder-stakeholder&lt;/i&gt; strategis skala lokal, regional dan  global. Membangun kemitraan strategis didasarkan kepada  prinsip-prinsip: kesetaraan, menguntungkan dan terbuka. Kemitraan yang  telah dimulai dengan organisasi-organisasi lokal internasional saat ini  patut dikembangkan lebih lanjut ke arah kemitraan yang kongkrit dan  berimplikasi positif bagi dunia penataan ruang Indonesia.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; margin-left: 40px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Organisasi Global&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; margin-left: 40px;"&gt;Era globalisasi  saat ini menuntut IAP berevolusi menjadi organisasi global. Hal itu  didasari pada pemikiran bahwa konstelasi diluar Indonesia akan  memberikan implikasi kepada dunia penataan ruang Indonesia. Isu-isu  internasional, seperti &lt;i&gt;climate changes, deforestasi&lt;/i&gt;, urbanisasi perkotaan, peluang beraktivitas bagi &lt;i&gt;planner &lt;/i&gt;asing  di Indonesia serta sebaliknya. IAP harus berkembang menjadi organisasi  yang tidak berkutat pada isu-isu lokal (yang tentunya masih banyak harus  diselesaikan). IAP harus membuktikan sebagai organisasi profesi  penataan ruang yang diakui di tingkat global. Kemitraan dengan  organisasi internasional, keikutsertaan dalam forum-forum internasional,  penyikapan terhadap isu-isu global, pengembangan kompetensi SDM dengan  standar internasional, adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk  mendorong IAP sebagai organisasi global&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; margin-left: 40px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;5.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Knowledge Management&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; margin-left: 40px;"&gt;IAP terdiri dari  individu diberbagai institusi swasta ataupun Pemerintah dengan  kompetensi yang telah diakui. Pengetahuan yang tersebar di seluruh  anggota dapat menjadi amunisi dan potensi yang menjadi bekal IAP di masa  depan. Kemudian tantangannya  adalah bagaimana cara mengakumulasi  berbagai informasi dan pengetahuan tersebut untuk dipergunakan oleh  seluruh anggota. &lt;i&gt;Knowledge management&lt;/i&gt; perlu didukung oleh  penyediaan ‘alat’ yang representatif dalam mengelola pengetahuan yang  ada. Pendekatan knowledge management tentunya diharapkan dapat  menjadi modal dalam memperkuat posisi IAP sebagai organisasi profesi  terdepan di Indonesia&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; margin-left: 40px;"&gt;Tentunya IAP 2.0  bukanlah konsep yang mujarab, tetapi setidaknya IAP 2.0 juga bukan  sebuah konsep yang hanya membutuhkan kerja keras pengurus dan  perangkatnya, IAP 2.0 harus dilaksanakan secara bersama-sama seluruh &lt;i&gt;stakeholder&lt;/i&gt; IAP di tingkat pusat dan daerah.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; Diterbitkan dalam Buletin Tata Ruang EDISI MEI - JUNI 2010&lt;br /&gt;http://bulletin.penataanruang.net/index.asp?buled=52&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-1697359565526809792?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/1697359565526809792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=1697359565526809792&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1697359565526809792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1697359565526809792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2011/07/transformasi-menuju-iap-20.html' title='Transformasi Menuju IAP 2.0'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-tZo-qWyGeS8/Tg7CQWOFGGI/AAAAAAAAAeQ/llJCmfXpM1I/s72-c/DSC_0685.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-6957589408145305041</id><published>2011-06-27T19:52:00.001-07:00</published><updated>2011-06-27T19:52:42.041-07:00</updated><title type='text'>Menulis : antara Passion dan Rutinitas</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Menurut saya permasalahan paling besar dalam menulis dan bagi penulis adalah mencari topic yag paling tepat untuk diceritakan. Kemampuan atau gaya menulis sesungguhnya bukan sesuatu yang perlu dipikirkan, karena semakin dipikirkan maka semakin tidak bergerak jari-jari kita untuk menulis. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mencari topic untuk ditulis adalah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan. Seringkali seorang yang akan menulis dibantu oleh tugas atau pekerjaan spesifik yang membutuhkan tulisan dengan topic yang spesifik. Kalau seperti itu situasinya, maka permasalahan topic yang ditulis sudah selesai tinggal bagaimana kita menuliskannya dan sumber daya apa yang kita miliki untuk memulai tulisan tersebut. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Saya selalu kagum dengan para penulis yang selalui menemukan apa yang akan ditulis. Kekaguman saya paling besar tentunya kepada para jurnalis, yang bekerja untuk mencari topic yang akan ditulis dalam hitungan minggu, hari bahkan menit (untuk para jurnalis portal berita internet). Walau kadang saya sering kecewa dengan penulisan jurnalis yang memaksakan menulis untuk dateline sehingga seringkali informasi tidak akurat, misleading, kesimpulan yang dipaksakan, dan lain sebagainya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Pekerjaan saya seringkali sangat erat kaitannya dengan menulis tetapi seperti pekerjaan birokrasi lainnya seringkali terasa tulisan yang dibuat “soulless” karena dibuat untuk memenuhi keinginan pimpinan, kebutuhan proyek, dan lain sebagainya. Seringkali saya memiliki keinginan untuk menulis dengan passion yang besar sehingga mampu menghasilkan jenis tulisan yang berkualitas, ideal dan tentunya membawa manfaat bagi banyak orang. Passion yang sama saya rasakan pada saat menulis tugas Akhir di jaman kampus dulu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Dulu saya pernah rajin mengupdate blog, bahkan saat produktivitas sedang tinggi menulis bisa dilakukan 2 kali dalam seminggu. Yang kemudian intensitas berkurang, karena passion tergerus oleh yang namanya rutinitas pekerjaan.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Menurut saya pekerjaan dan segala rutinitasnya hanya alasan materiil saya saja. Intinya saya kehilangan passion saya untuk menulis pada 3 tahun yang lalu. Pekerjaan menulis yang pernah saya lakukan hanyalah beberapa tulisan di jurnal internal kantor, 1 tulisan di buku yang di dedikasikan untuk dosen senior, dan ratusan file untuk keperluan pekerjaan. Bahkan kebiasaan saya menulis di salah satu milis pun sudah amat jauh berkurang pada saat saya sudah memiliki gadget dengan akses e-mail yang secara teori memudahkan dalam melakukan penulisan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Permasalahan terbesar saya adalah tidak memiliki cukup kreativitas untuk mencari sebuah topic untuk ditulis. Menyedihkan juga tapi itu lah kenyataannya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Seperti saat ini, saya tidak punya sama sekali ide untuk menceritakan satu topic yang sreg di hati sehingga saya memaksakan untuk menulis dengan harapan tentunya saraf-saraf kecil di otak yang dulu sudah amat terbiasa merangkai kata kembali aktif kembali. Ok saraf dan otak sudah kembali sinkron. Tetapi ada satu ternyata yang sulit untuk dilatih, yaitu kemampuan mencari topic kemudian memotretnya dan pada akhirnya mencopy paste didalam jendela web blogyang berujung pada publikasi ke seluruh dunia mengenai tulisan tersebut. Belum tentu menarik, tapi ya cukup lah untuk sekedar mewarnai jagat dunia maya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Jadi apakah ada topic-topik yang akan muncul setelah tulisan ini? Ataukah tulisan ini hanya sebuah sensasi sesaat yang kemudian hilang lagi. Ya mungkin saja. Karena saya pernah membuat tulisan senada 3 tahun lalu yang berujung kepada tidak aktifnya kembali web blog saya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Belum tentu juga kemudian ada yang membaca tulisan ini. Tapi sebagai tanda-tanda kehidupan dari sebuah web blog yang hidup segan mati tak mau selama 3 tahun terakhir, tulisan ini bagaikan air di padang oase. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;So, happy life for everyone.. well, happy writing for me…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;-catur-&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-6957589408145305041?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/6957589408145305041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=6957589408145305041&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6957589408145305041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6957589408145305041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2011/06/menulis-antara-passion-dan-rutinitas.html' title='Menulis : antara Passion dan Rutinitas'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-8939140090082189322</id><published>2010-04-18T06:06:00.000-07:00</published><updated>2010-05-01T04:50:43.936-07:00</updated><title type='text'>SELAYANG PANDANG KADERISASI FAKULTAS SAPPK</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  line-height: 15px; font-family:verdana, helvetica, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  line-height: 15px; font-family:verdana, helvetica, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada hari Minggu tanggal 18 April 2010, Saya berkesempatan untuk berbagi pandangan dan ide kepada mahasiswa SAPPK tahun 2009. Acara nya sendiri bernama kaderisasi wilayah atau OS fakultas mungkin ya..&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Panitia sebenarnya menginginkan saya untuk bercerita lebih banyak mengenai profesi planologi dan seperti apa pekerjaan nanti di bidang2 yang terkait profesi planologi. Hal ini disebabkan pada akhir semester II, mahasiswa SAPPK diberikan kesempatan untuk menentukan prpgram studi apa yang akan diambil, apakah Planologi atau arsitek. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;tapi kemudian saya berpikir apabila materi yang saya berikan berputar2 pada materi keplanologian, maka kemudian diskusinya akan terjebak pada profesi apa yang paling baik? Profesi mana yang menghasilkan banyak uang? Profesi mana yang paling melahirkan orang2 hebat? Dan lain sebagainya. Padahal berbagai profesi punya keunikan dan kelebihan tersendiri tergantung kepada siapa yang menjalaninya. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk menghindari diskursus tersebut, rekan2 SAPPK 2009 saya ajak berdiskusi lebih banyak mengenai bagaimana memilih kuliah?apa implikasi perkuliahan terhadap dunia nyata? Apa yang patut dijadikan dasar dalam memilih kuliah yang akan diambil?lalu apa yang akan mereka hadapi di dunia nyata. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Secara sederhana terdapat 4 ide yang saya berikan kepada rekan-rekan SAPPK 2009 mengenai pemilihan jurusan:&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;1.Temukan passion yang paling besar dari hidup kita. Apakah bergabung di Planologi atau arsitek telah menjadi passion mereka. Atau hanya rutinitas hidup biasa saja. Perlu ditegaskan di sini memilih sekolah di Planologi atau arsitek memang awal dalam memilih profesi tapi tidak serta merta orang yang bersekolah di planologi menjadi perencana tata ruang kan?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;2.Menemukan dream job tidak harus selalu berbanding lurus dengan kuliah yang akan kita ambil. Bisa saja dream job kita artis dan kuliah di planolog membuat kita menjadi percaya diri. Mendefinisikan dream job sama dengan mendefinisikan mimpi untuk itu diperlukan passion yang besar dan niat yang bulat. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;3.Kuliah di jurusan apa yang bisa mendukung passion kita. Saya menekan kepada mata kuliah mana yang paling memberikan benefit (keilmuan, waktu, materi kuliah, team work, dll) paling besar dalam menunjang passion terbesar dari rekan-rekan mahasiswa. Misal tadi pagi ada mahasiswa SAPPK yang ingin jadi artis.. berkuliah dimana yang memberikan kesempatan paling besar untuk mengembangkan diri menjadi artis&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;4.Pilih program studi yang paling memberikan kebahagiaan buat kita dalam menjalaninya. Buat apa kita kuliah kemudian kita berkeluh kesah. Atau kita kuliah untuk menghindari mata kuliah di program studi lain. Untuk hal ini saya terinspirasi dari film 3 idiots. Sebuah film india yang menceritakan suka duka 3 orang mahasiswa dalam menemukan jati diri dan motivasi dalam mewujudkan mimpinya dan persepsi mereka terhadap pendidikan yang di jalani oleh mereka. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain itu saya pun berbagi cerita tentang dua tokoh yaitu &lt;a href="http://www.boncherry.com/blog/2009/12/07/budi-soehardi-finalist-of-2010-cnns-hero/"&gt;Budi Soehardi&lt;/a&gt; (terima kasih buat bang jilal yang memberikan informasi) dan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://yorissebastian.com/"&gt;Yoris Sebastian&lt;/a&gt;. Budi Soehardi merupakan seorang Pilot yang mendirikan Panti Asuhan di Perbatasan NTB dan Timor Leste yang menghantarkan dia untuk mendapatkan anugerah CNN Heroes–link &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=8piacipZ5wU"&gt;video&lt;/a&gt;. Sedangkan yoris Sebastian adalah anak muda kreatif yang memiliki ide mengenai Happynomics dimana apa yang dikerjakan adalah sesuatu yang disukai dan buat bahagia sekaligus dapat memberikan keuntungan ekonomi- link &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=BTGkWsJtw9c"&gt;video&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=BTGkWsJtw9c"&gt;&lt;/a&gt;.Saya tentunya berharap melalui dua tokoh ini, teman2 SAPPK 2009 dapat sama terinsipirasinya dengan saya untuk berkerja dengan suka cita, berkerja keras dan membuat hidup kita berguna untuk orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya tidak tahu apakah kemudian rekan-rekan SAPPK 2009 menjadi dapat memilih dengan baik program studi yang akan diambil (tentunya saya berharap sekali mereka bisa memilih). Saya Cuma bisa berharap, pilihan apapun yang akan dipilih oleh mereka, itu adalah benar-benar pilihan mereka dan telah memahami segala konsekuensi yang harus diterima dari pilihan-pilihan tersebut. Lagipula mahasiswa adalah insan dewasa yang harus dapat memilih yang terbaik buat hidupnya. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;-Catur-&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Planologi 2000&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketua Bidang Hubungan Alumni Muda dan Mahasiswa&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Alumni Planologi ITB (API)&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-8939140090082189322?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/8939140090082189322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=8939140090082189322&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8939140090082189322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8939140090082189322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2010/04/selayang-pandang-kaderisasi-fakultas.html' title='SELAYANG PANDANG KADERISASI FAKULTAS SAPPK'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-6563161965200575344</id><published>2010-03-16T20:41:00.000-07:00</published><updated>2010-03-17T19:25:33.874-07:00</updated><title type='text'>Menjembatani Kesenjangan Informasi Dunia Tata Ruang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/S6GPBrhcv6I/AAAAAAAAAPQ/NjO-26qDj9E/s1600-h/combination.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 191px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/S6GPBrhcv6I/AAAAAAAAAPQ/NjO-26qDj9E/s320/combination.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449794283120672674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:6.0pt"&gt;&lt;span lang="SV"   style="Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: SV;font-style:normalfont-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Derap demokratisasi dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik saat ini, membawa proses pembangunan kota mengalami beberapa perubahan mendasar. Sifat pembangunan kota yang semula top-down dan merupakan urusan pemerintah semata, berangsur-angsur menjadi kegiatan masyarakat di akar rumput (grass roots), dengan motor penggerak elemen masyarakat dan kelompok kepentingan .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:6.0pt"&gt;&lt;span lang="SV"   style="Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: SV;font-style:normalfont-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Pengikutsertaan publik dalam proses penentuan kebijakan publik dianggap sebagai cara yang efektif untuk menampung dan mengakomodasi berbagai kepentingan yang beragam tadi. Dengan kata lain, upaya pengikutsertaan publik yang terwujud melalui dapat membawa keuntungan substantif dimana keputusan publik yang diambil akan lebih efektif disamping akan memberi sebuah rasa kepuasan dan dukungan publik yang cukup kuat terhadap suatu proses pembangunan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Tantangan yang kemudian dihadapi adalah apakah masyarakat&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;sudah diberikan pencerahan mengenai apakah itu perencanaan ruang? Apakah istilah-istilah “langit:’ keplanologian sudah sampai kepada masyarakat? apa yang telah dilakukan oleh para perencana dalam menjalankan peran mencerdaskan masyarakat? &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;media apa yang bisa dikembangkan untuk mendialogkan kepentingan perencana dengan masyarakat.?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Membangun kepedulian masyarakat tanpa terlebih dahulu membangun pengetahuan masyarakat mengenai pembangunan kota dan penataan ruang adalah sesuatu yang tidak mungkin dilakukan. Melalui pengetahuan lebih luas mengenai pembangunan kota akan mendorong kepedulian masyarakat yang akan berujung pada pelibatan masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Abad 21 merupakan era baru bagi umat manusia dimana batas-batas fisik dan geografis bukan menjadi sebuah batasan bagi saling tukar informasi antar manusia di seluruh dunia. Jarak dan waktu dipersempit melalui satelit telekomunikasi, jaringan nirkabel dan bentuk lain dari penghantar komunikasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Saya masih ingat nonton film “you’ve got mail” yang diperankan oleh Meg Ryan dan Tom Hanks. Film tersebut adalah revolusi budaya yang coba diperkenalkan oleh Negara Paman Sam mengenai teknologi bernama internet ke seluruh dunia (tentunya selain memperkenalkan budaya “starbuck” di sisi lain). This is when the revolution begin..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Saat ini informasi berjalan melalui website, weblog, twitter, facebook, friendster, Yahoo Messenger, personal e-mail, dan ratusan media lainnya. Fasilitas yang tentunya memperkecil kesenjangan informasi antara kelompok masyarakat di seluruh belahan dunia..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Apakah kemudian kita para perencana telah mempergunakan media ini sebagai alat kita dalam membangun pengetahuan yang dimiliki masyarakat mengenai pembangunan kota, penataan ruang, dokumen rencana tata ruang, istilah-istilah teknis keruangan dan lain sebagainya. Atau telah tepatkah kita dalam mempergunakan media tersebut sebagai alat perencana mendorong partisipasi masyarakat di dalam proses pembangunan kota. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Media internet pada dasarnya hanya&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;salah satu media (bukan media paling ampuh) dalam memperluas magnitude dunia perencanaan dan memperkecil kesenjangan pengetahuan mengenai penataan ruang antara perencana dengan masyarakat. diseminasi lebih luas mengenai dunia tata ruang dapat dilaksanakan dengan media ini,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Menggunakan media internet bukan sebuah tren sesaat dan implikasi dari “banci’ mode yang saat ini kerap terjadi pada masyarakat Indonesia. Media Internet adalah kombinasi antara hutan belantara, samudra luas, medan perang sekaligus ring tinju. You either survive or die because of it. Banyak contoh keberhasilan transfer ide efektif melalui internet (seperti Obama Campaign, Koin untuk Prita,dll) walau tidak tertutup kemungkinan kegagalan penggunaan media internet. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Mempergunakan media internet dalam memperluas “magnitude” dunia perencanaan di masyarakat memiliki beberapa sisi yang perlu diperhatikan oleh para perencana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:6.0pt;mso-add-space: auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Arial;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;1.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Media internet memberikan kesempatan kepada para perencana dalam mensosialisasikan bahasa, kebijakan istilah teknis dan pemahaman dasar mengenai penataan ruang dalam pembangunan kota&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:6.0pt;mso-add-space: auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Arial;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;2.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Media internet merupakan salah satu fasilitas jejaring informasi terbesar yang saat ini ada. Jutaan byte dari file-file terkait perencanaan ruang dapat di unggah dan di unduh oleh masyarakat. dengan teknik yang khusus, Google akan dapat mengantarkan pengguna internet untuk mempelajari hal-hal terkait penataan ruang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:6.0pt;mso-add-space: auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Arial;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;3.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Menggunakan media internet memang memberikan ruang bagi kita untuk di akses oleh dunia, tetapi itu juga memberikan konsekuensi tersendiri. Menjadi terbuka di internet memiliki konsekuensi eksistensi kita pun menjadi mudah untuk dikritisi, dikomentari, dihujat ataupun disalahgunakan informasi yang dibuka ke public. Contoh riil ada saat menkominfo Tifatul Sembiring memiliki account twitter. Dampak positifnya tentunya Pak Tifatul mampu berinteraksi langsung dengan public mengenai kebijakan-kebijakan kementerian. Akan tetapi Menkominfo menjadi lebih mudah untuk dikritik dari hal-hal substansi Rancangan Peraturan Menteri sampai hal-hal keseharian seperti kebiasaan Menkominfo dalam berpantun.banyak sekali public figure atau public organization yang tidak mampu menghandle konflik yang ada sehingga menjadikan penggunaan media internet sebuah character assassination&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:6.0pt;mso-add-space: auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Arial;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;4.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Pemilihan media yang digunakan dalam mensosialisasikan informasi dan pengetahuan dunia tata ruang pun menjadi sangat penting untuk disesuaikan dengan tujuan yang akan dicapai. Seperti: penggunaan milis sebagai ruang diskusi, web blog sebagai alat information display, facebook sebagai alat jejaring sosial dan lain sebagainya. Kesalahan menggunakan media, yang biasanya disebabkan oleh latah mode, bisa berujung pada ketidak efektifan media yang digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:6.0pt;mso-add-space: auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Arial;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;5.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Konsistensi adalah kunci paling besar dalam menggunakan media internet. Tanpa konsistensi, maka seringkali media internet hanya menjadi alat yang tidak efektif karena tidak pernah diupdate dan tidak ada inovasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Beberapa komunitas perencana sudah mulai melakukan beberapa gerakan di dunia internet unuk mendiseminasikan pengetahuan mengenai penataan ruang. Milis “Referensi” adalah salah satu contoh “best practices” dalam membangun jaringan orang-orang yang concern terhadap dunia tata ruang dan sekaligus media mengkonsolidasikan pengetahuan penataan ruang dari seluruh penjuru dunia. Contoh lain dimulai oleh Salah satu komunitas orang-orang yang peduli dengan tata ruang yang membangun web bernama “Rujak” yang disusun untuk mendiseminasikan, mensosialisasikan, menginformasikan, dan lain-lain hal yang terkait dengan RTRW DKI Jakarta 2030. Melalui web “Rujak” tersebut dilakukan tukar menukar informasi antar masyarakat Jakarta yang peduli dengan penataan ruang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Mempergunakan media internet bagi dunia perencanaan dalam membangun pemahaman masyarakat adalah salah satu jalan baru dalam membangun partisipasi public. Karena perencanaan partisipasi membutuhkan pemahaman yang sama antara masyarakat dengan para perencana mengenai prinsip, substansi dan prosedur yang dilakukan dalam proses penataan ruang. Tanpa pemahaman yang sama maka proses partisipasi tidak lebih dari proses sosialisasi atau justifikasi kebijakan yang sudah dirancang oleh para perencana &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Dunia perencanaan harus mulai dan tidak malu-malu lagi mempergunakan media internet untuk mengurangi kesenjangan informasi yang saat ini terjadi antara masyarakat dan perencana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;-Catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;a href="http://www.perencanamuda.com/"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;www.perencanamuda.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;a href="http://www.catuy.blogspot.com/"&gt;www.catuy.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;twitter : elkanacatur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-6563161965200575344?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/6563161965200575344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=6563161965200575344&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6563161965200575344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6563161965200575344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2010/03/menjembatani-kesenjangan-informasi.html' title='Menjembatani Kesenjangan Informasi Dunia Tata Ruang'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/S6GPBrhcv6I/AAAAAAAAAPQ/NjO-26qDj9E/s72-c/combination.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-4955983646534157961</id><published>2010-03-02T20:07:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T20:09:39.342-08:00</updated><title type='text'>Memasyarakatkan Rencana, Merencanakan Masyarakat</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); font-family:tahoma, verdana, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;p style="margin-top: 0.5em; margin-right: 1em; margin-bottom: 0.8em; margin-left: 1em; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Oleh : Elkana Catur Hardiansah, ST&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Pengurus Nasional IAP&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penataan ruang dan masyarakat sejatinya merupakan bagian tidak terpisahkan dari sebuah proses pembangunan. Mendikotomikan antara proses penataan ruang dengan proses bermasyarakat jelas bukan sebuah paham yang akhir-akhir ini dianut oleh sebagian besar Pemerintahan. Para pengajar Planologi sejak dahulu kala memberikan pemahaman kepada kita bahwa penataan ruang terdiri dari 3 aspek, yaitu: perencanaan, pengendalian dan pemanfaatan, sebuah prinsip yang telah diyakini bertahun-tahun dan melewati penelitian dan peristiwa empirik.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam proses tersebut masyarakat memegang peran penting dalam pelaksanaan dari hulu ke hilir. Pertanyaan yang saat ini sering diwacanakan adalah :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apakah masyarakat mengerti soal penataan ruang?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masyarakat yang seperti apa yang harus dilibatkan dalam penataan ruang?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bukankah kehadiran masyarakat akan menambah “ongkos produksi” proses penataan ruang?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bukankah tugas perencana untuk memberikan pencerahan (&lt;em&gt;enlightment&lt;/em&gt;) kepada masyarakat mengenai penataan ruang?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;Pertanyaan yang sepertinya tidak &lt;em&gt;up to date&lt;/em&gt; ditanyakan pada era reformasi dan desentralisasi. Akan tetapi di alam bawah sadar banyak perencana, pertanyaan-pertanyaan seperti ini terus mengemuka. Implikasinya adalah tidak sinerginya produk penataan ruang dan realitas masyarakat. Pada tulisan ini, diskusi dipersempit hanya pada salah satu aspek yaitu aspek perencanaan. Hal ini dilakukan, bila dianalogikan dalam permainan sepakbola, seperti memilih jenis lapangan yang nyaman untuk dimainkan. Sering kali terjadi perencanaan tidak pernah menjadikan masyarakat sebagai konsideran dalam menyusun rencana. Akan tetapi yang sering terjadi adalah masyarakat disalahkan sebagai biang keladi kekacauan dalam pemanfaatan dan pengendalian ruang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Masyarakat dan perencana&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Proses penataan ruang merupakan proses yang dilakukan dalam rangka mencapai sebuah kestabilan dalam konteks ke-ruang-an. Sehingga setiap aktivitas yang ada di dalamnya merupakan sebuah usaha yang dilakukan dan memiliki titik fokus untuk mencapai sebuah kondisi ke-ruang-an dalam konteks&lt;em&gt; problem solving, future oriented &lt;/em&gt;dan&lt;em&gt; resource allocation. &lt;/em&gt;John Friedman (1987) memberikan definisi lebih luas mengenai &lt;em&gt;planning&lt;/em&gt;sebagai upaya menjembatani pengetahuan ilmiah dan teknik (&lt;em&gt;scientific and technical knowledge&lt;/em&gt;) kepada tindakan-tindakan dalam domain publik, menyangkut proses pengarahan sosial dan proses transformasi sosial.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Friedman dalam bukunya &lt;em&gt;Planning In The Public Domain&lt;/em&gt; (1987) mengintrepetasikan tradisi perencanaan yang berkembang di dunia sebagai dua buah aspek fungsi formal &lt;em&gt;societal guidance &lt;/em&gt;dan&lt;em&gt; societal transfromation&lt;/em&gt;. Dalam &lt;em&gt;societal guidance&lt;/em&gt; perencanaan diartikulasikan oleh pemerintah dengan menekankan perubahan yang sistematis. Aspek ini dikenal dengan sebutan &lt;em&gt;top-down planning&lt;/em&gt;. Aspek &lt;em&gt;societal transformation&lt;/em&gt;merupakan tradisi perencanaan yang bergeser dari &lt;em&gt;societal guidance&lt;/em&gt; dan menginginkan terbentuknya sebuah tatanan masyarakat yang menentukan nasibnya sendiri dan segala sesuatu yang diarahkan dari bawah (&lt;em&gt;bottom-up planning&lt;/em&gt;). Tradisi ini secara ekstrem ingin mengeliminir peran pemerintah dalam perencanaan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Pandangan Tradisi Perencanaan Terhadap Peran Masyarakat dalam Perencanaan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="158" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Tradisi Reformasi Sosial&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="98" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Tradisi Analisis Kebijakan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="118" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Tradisi Pembelajaran Bersama&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="158" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Tradisi Mobilisasi Sosial&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="158" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;·&lt;/strong&gt; Perencana sebagai teknokrat yang mendengarkan tanpa harus memeriksa&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;· &lt;/strong&gt;Reformasi politik akan berpikir secara postivistik daripada menekankan proses keterlibatan aktor sosial dalam proses&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;· &lt;/strong&gt;Masyarakat ilmiah akan memandu jalur pasti menuju kemajuan sosial&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;· &lt;/strong&gt;Perencanaan ada dalam aparat negara&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="98" valign="top"&gt;&lt;div&gt;Masyarakat adalah objek kepada rekayasa dan negara&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="118" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;· &lt;/strong&gt;Nilai-nilai kelas elit diupayakan mengalami ektensifikasi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;· &lt;/strong&gt;Tradisi ini menekankan adanya proses dialogis, relasi non hirarkis, komitmen untuk bereksperimen, toleran terhadap perbedaan dan pencarian ruang transaksi yang tepat&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="158" valign="top"&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;·&lt;/strong&gt; Merupakan tradisi besar perlawanan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;·&lt;/strong&gt; Mempertanyakan kedudukan bagi mereka yang memiliki &lt;em&gt;power&lt;/em&gt; dalam masyrakat secara berteori dan praktik transformasi sosial&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;·&lt;/strong&gt; Mereka harus mencari cara untuk meningkatkan harkat masyrakat sehingga menjadi nilai-nilai emansipatoris&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="margin-top: 0.5em; margin-right: 1em; margin-bottom: 0.8em; margin-left: 1em; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sumber : Diding, 2001&lt;a name="_ftnref1" style="text-decoration: none; color: rgb(34, 102, 153); font-weight: bold; "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berdasarkan definisi luas &lt;em&gt;planning&lt;/em&gt; yang dikemukakan oleh John Friedman dapat disimpulkan bahwa filosofi peran serta masyarakat dalam perencanaan mengalami suatu pergeseran, dari &lt;em&gt;for people&lt;/em&gt; sebagai sifat perencanaan &lt;em&gt;social reform&lt;/em&gt; menjadi &lt;em&gt;by people&lt;/em&gt; sebagai sifat perencanaan dalam&lt;em&gt;social learning.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oleh karena itu dalam memahami perencanaan maka akan lebih baik apabila perencanaan dipahami sebagai sebuah upaya untuk membuat pengetahuan dan tindakan teknis dalam perencanaan yang secara efektif akan mendorong tindakan-tindakan publik. Pemahaman tersebut melahirkan sebuah pemikiran bahwa selayaknya perencanaan yang dilakukan dan disusun harus mampu memobilisasi seluruh sumber daya yang ada di masyarakat untuk mewujudkan rencana tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun faktanya yang saat ini banyak terjadi adalah &lt;em&gt;mismatch&lt;/em&gt; antara tindakan masyarakat dengan rencana yang diinginkan. Hal ini, tidak bisa dipersalahkan kepada masyarakat semata dengan menganggap masyarakat tidak mengerti dengan rencana tata ruang, namun perencana pun harus mengevaluasi peran yang diambilnya yang menyebabkan kondisi seperti ini terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh dunia perencanaan terkait dengan relasi antara masyarakat dan perencanaan adalah :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;1.   Rencana Tata Ruang belum menjadi dokumen populis yang menginternal di kalangan masyarakat. Penataan ruang atau perencanaan kota memang telah lama menjadi wacana publik yang dibicarakan. Akan tetapi untuk dokumen rencana sendiri, perencana (baik swasta ataupun Pemerintah) belum mampu mentransformasi dokumen rencana sebagai sebuah &lt;em&gt;action plan&lt;/em&gt; bersama elemen masyarakat untuk mewujudkan kondisi ruang yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2.    Tidak akuntabelnya proses penyusunan rencana tata ruang. Proses perencanaan yang sangat teknokratik dan birokratik, seringkali menyebabkan proses tersebut menjadi sangat eksklusif. Akibatnya terjadi krisis kepercayaan terhadap produk ruang, baik dari segi kebutuhan, metode, hasil ataupun tindak lanjut. Dokumen rencana yang sangat birokratik sayangnya sering dianggap miring sebagai salah satu proyek semata saja oleh elemen masyarakat&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3.   &lt;em&gt;Mismatch&lt;/em&gt; antara rencana dengan perilaku masyarakat. Ketidakoptimalan para perencana dalam memobilisasi sumber daya dalam perencanaan tata ruang mengakibatkan tidak sinkronnya perilaku masyarakat dalam pemanfaatan ruang dengan dokumen rencananya sendiri. Misal pada satu wilayah diarahkan sebagai permukiman akan tetapi perilaku masyarakat mengarah kepada perdagangan. Sebuah rencana memang sejatinya memberikan arahan terhadap pemanfaatan ruang. Kolaborasi antara konsep teknis dengan realita di lapangan bukan sebuah usaha untuk kompromi, melainkan usaha untuk mendekatkan kesenjangan antara perilaku masyarakat dan arahan ruang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketiga persoalan di atas sebenarnya bukan persoalan baru yang terjadi belakangan ini. Persoalan ini sudah bertahun-tahun dan belum ada sebuah kompromi mengenai cara menyelesaikannya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Langkah Ke Depan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penataan ruang pada hakikatnya merupakan sebuah upaya membuat rencana untuk kepentingan masyarakat. Sepertinya prinsip ini sudah disepakati oleh semua orang. Untuk itu langkah ke depan selanjutnya adalah bagaimana membuat masyarakat menjadi bagian dari proses perencanaan. Bagian dari proses perencanaan tentunya tidak bisa dengan mudah dilakukan lewat media sosialisasi dan diskusi publik. Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui yang merupakan tugas perencana.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://bulletin.penataanruang.net/upload/data_artikel/tanda%20panah.jpg" alt="" style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-right-color: rgb(51, 51, 51); border-bottom-color: rgb(51, 51, 51); border-left-color: rgb(51, 51, 51); position: relative; " /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahu, peduli, paham dan bergerak. Ini adalah empat prinsip dasar dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan dokumen tata ruang. Perencana tidak dapat lagi berlindung di balik tameng birokrasi dan teknokrasi tanpa ingin terlibat dalam proses pemberdayaan masyarakat dalam bidang tata ruang. Melakukan perencanaan atas kepentingan masyarakat sejatinya seiring dan sejalan dengan melakukan perencanaan bersama masyarakat. Menjadikan masyarakat sebagai bagian dari proses perencanaan dan perencanaan bagian dariproses bermasyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam perspektif perencanaan sebagai sebuah proses komunikatif, peran perencana sangat vital dalam perencanaan. Seorang perencana yang menentukan informasi seperti apa, akan diberikan kepada siapa, dengan cara apa dan untuk apa akan sangat menentukan hasil perencanaan dan posisi perencana di hadapan organisasi politik. Forester (1989) mengungkapkan peran perencana sebagai informan yang akan menentukan posisinya di hadapan aktor yang lain. Informasi yang dimiliki oleh perencana memberikan sebuah daya tawar yang kuat dalam menghadapi tekanan, intimidasi atau manipulasi yang datang dari aktor lain.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Peran perencana dalam menjembatani informasi dari dan kepada masyarakat merupakan salah satu langkah strategis yang diperlukan dalam memasyarakatkan rencana tata ruang ke khalayak luas. Mengatasi kesenjangan informasi antara perencana dengan masyarakat adalah agenda terpenting dalam merencanakan masyarakat. Perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang ditenggarai merupakan akumulasi ketidakpuasan masyarakat terhadap rencana yang dibuat. Menyamakan pengetahuan antara masyarakat dan perencana adalah agenda kita semua sebagai perencana dalam merencanakan untuk masyarakat. Karena satu hal yang tidak mungkin apabila kita merencana untuk masyarakat tanpa berbagi informasi mengenai rencana tata ruang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;hr size="1"&gt;&lt;div id="ftn1"&gt;&lt;div&gt;&lt;a name="_ftn1" style="text-decoration: none; color: rgb(34, 102, 153); font-weight: bold; "&gt;&lt;/a&gt;Diding. 2001. &lt;em&gt;Kapasitas Forum Warga Sebagai Ruang Transaksi Sosial dalam Perencanaan, Studi Kasus; Forum Masyarakat Majalaya Sejahtera, Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung&lt;/em&gt;. Departemen Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung, Bandung&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sumber : http://bulletin.penataanruang.net/index.asp?mod=_fullart&amp;amp;idart=89&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-4955983646534157961?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/4955983646534157961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=4955983646534157961&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/4955983646534157961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/4955983646534157961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2010/03/memasyarakatkan-rencana-merencanakan.html' title='Memasyarakatkan Rencana, Merencanakan Masyarakat'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-8291068192264921726</id><published>2009-06-15T09:30:00.001-07:00</published><updated>2009-06-16T06:42:54.471-07:00</updated><title type='text'>Membumikan politik kita..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjehDKLAkRI/AAAAAAAAAPE/rqPfTLkBK5M/s1600-h/3251_69253009729_522749729_1485680_7522114_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjehDKLAkRI/AAAAAAAAAPE/rqPfTLkBK5M/s320/3251_69253009729_522749729_1485680_7522114_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347920158167961874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan ini terinspirasi dari obrolan dengan seorang teman saya di media yahoo messenger. Seorang sahabat yang lama tak kunjung bertukar kabar dan tukar informasi. Obrolan dimulai dengan kalimat basa basi biasa seperti "apa kabar?", "bagaimana keluarga?", " sehat semua kan ?", dll...&lt;p&gt;Topik demi topik bergulir sampai kemudian muncul satu pernyataan dari sahabat saya " saya sudah bosan dengan politik, saya sekarang mau menikmati politik sebagai tontongan ringan, bahkan untuk jadi pengamat pun rasanya males". Pernyataan ini menjadi menarik karena diucapkan oleh seorang yang memiliki tingkat kemelekan politik yang cukup b tinggi. Kehidupan mahasiswanya dilalui dengan diskusi politik,  aksi demonstrasi, pewacanaan, pembentukan opini, kajian2, dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentunya rasa penasaran itu dilanjutkan dengan mengulik apakah yg terjadi?  Bukan untuk usil karena penasaran akan tetapi mencari pembelajaran dari tentunya. Saya akhirnya baru tahu ternyata sahabat saya itu mencalonkan diri menjadi caleg di salah satu partai. Singkat cerita dia kalah. Tentunya teman2 kemudian berpikir "mungkinkah skeptis ini muncul dri kekalahan dia???". Jujur saya berpikir demikian. Tapi ternyata tidak..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya tidak akan cerita detil tentunya.karena terlalu panjang dan membosankan untuk dipaparkan di note yang direncanakan singkat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Singkatnya sahabat saya tersebut merasa jenuh dengan dunia perpolitikan yang terkadang mengarah kepada penghilangan hak2 warga negara atas nama kepentingan bangsa yang lebih besar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu kemudian saya mulai menerawang (macem paranormal aja), mencoba mengekstrapolasi apa yang dialami sahabat saya kepada apa yang dialami masyarakat luas.. Mungkinkah kejenuhan politik ini berlangsung massal.. Apakah masyarakat kita tetap se antusias terhadap proses demokrasi?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat indonesia saat ini sudah cerdas.. Itu yang terjadi di 2009. Sayangnya elite politik kita tidak sadar terhadap itu. Rakyat kita masih disuguhkan pola2 politik masa lalu. Dangdutan, bagi2 barang, serangan amplop, iklan2 muluk, iklan saling menghujat, dan lain sebagainya... Hasilnya? Tingkat ketidakpedulian masyarakat terhadap proses demokrasi rendah..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini di masa pemilihan pilpres. Sekali lagi kita lihat pembodohan publik oleh elite yang menganggap masyarakat bodoh dan tidak mengerti siapa yang harus dipilih.. Lagu indomie, deklarasi di tempat sampah , bluffing soal siapa yang paling berjasa di pemerintahan lalu, dan lain-lain.. Semua capres menurut saya tidak bisa melihat jernih bahwa masyarakat kita tidak bodoh dan tidak mudah ditipu oleh capres. Sejak hari pengumuman capres-cawapres, 60 % pemilih sudah tau siapa yang akan dipilih..silahkan di survei. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tindakan saling menghuja&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjehC6CbWFI/AAAAAAAAAO8/2PUHNISWxyE/s1600-h/3251_69252709729_522749729_1485677_4531026_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjehC6CbWFI/AAAAAAAAAO8/2PUHNISWxyE/s320/3251_69252709729_522749729_1485677_4531026_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347920153837000786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;t di depan publik dan ketidaksportifan capres makin membuat masyarakat skeptis. Yang dibutuhkan masyarakat adalah sikap ksatria dan sportif. Kalau jdi capres aja tdk sportif, gmana jadi presiden...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita kembali ke kasus sahabat saya. Negara ini butuh perubahan, dan perubahan harus dilakukan oleh orang2 yang berpikiran jernih dan kompeten. Perubahan akan lebih sulit dilakukan oleh orang yang menganggap menjadi politisi adalah pekerjaan dan tempat mencari profit..dan kehilangan seorang calon politisi dri kancah perpolitikan adalah sebuah kehilangan besar...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sangat disayangkan apabila kemudian masyarakat kita pun mengalami hal yang sama dengan sahabat saya. Kejenuhan mereka terhadap perilaku politisi membuat timbul sikap apatis dan skeptis terhadap proses demokrasi dan apa yang dihasilkan dari nya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses demokrasi seharusnya memberikan harapan akan sebuah keberlanjutan pemerintahan atau harapan terhadap pemimpin baru. Bukan kemudian menambah beban pikiran masyarakat dengan isu neolib (naon eta neolib??) Yang hanya menjadi konsumsi para  jamaah wacananiyyah. Atau membuat bingung ekonomi kerakyatan atau merakyatkan ekonomi.. Apalagi dengan berebutan klaim siapa yang berkontribusi terhadap berdirinya jembatan..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kembalikan dinamika politik dan demokrasi ke rakyat nya.. Jangan kemudian terlalu asik bermanuver dan meninggalkan rakyatnya sendiri. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Catatan kecil buat sahabat saya " kalau udah gak bosen dengan politik, bilang2 ya...." &lt;/p&gt;&lt;p&gt;-catur-&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tulisan ini dibuat 2 hari di atas gdaget favorit saya.. Ketika nge blog menjadi lebih mudah ...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Foto ini adalah koleksi pribadi di hari pemilu&lt;br /&gt;Sent from caturberry® nya  XL&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-8291068192264921726?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/8291068192264921726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=8291068192264921726&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8291068192264921726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8291068192264921726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2009/06/membumikan-politik-kita.html' title='Membumikan politik kita..'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjehDKLAkRI/AAAAAAAAAPE/rqPfTLkBK5M/s72-c/3251_69253009729_522749729_1485680_7522114_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-9210637987459552</id><published>2009-06-12T10:22:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T06:22:40.294-07:00</updated><title type='text'>Facebook and Jealousy</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Start :Tangerang, friday, June 12th, 2009, 23: 50&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CELKANA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CELKANA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CELKANA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjecP_Lz7JI/AAAAAAAAAO0/qbaW3fhu1pE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 56px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjecP_Lz7JI/AAAAAAAAAO0/qbaW3fhu1pE/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347914880998698130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa sih yang tidak mengenal Facebook sekarang? walau tidak semua orang memilikinya (seperti beberapa teman saya) tapi mengetahui ada fenomena baru yang melanda warga indonesia yang melek internet yaitu Facebook. sampai-sampai Gigi, sebuah band besar merasa perlu untuk membuat lagu khusus dengan judul "my facebook" sebagai bentuk reaksi terhadap begitu mewabahnya Facebook di masyarakat&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;kehebohan facebook lahir dari keinginan besar orang-orang untuk berinteraksi dengan orang-orang di masa lalu dan masa kini dengan batasan dimana saat ini ruang untuk berinteraksi sangat minim. hubungan interaksi di tengah rutinitas kerja dan sambungan internet yang baik, difasilitasi oleh keberadaan fasilitas yang disebut Facebook&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;bagi saya facebook itu hanya sebuah media untuk melepas penat dan berkesempatan berkomunikasi dengan orang-orang yang sayangnya gak semuanya saya miliki nomer handphonenya. sampai saat ini saya merasa facebook tidak memiliki fungsi signifikan dalam hidup saya selain liat foto2 orang atau mengetahui kabar terbaru teman2. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;tapi tidak malam ini.... facebook mendatangkan perasaan gelap dalam hidup saya, perasaan yang lumrah terjadi di setiap manusia dan telah diidentifikasi oleh AA Gym sebagai salah satu penyebab masalah di dunia ini. perasaan itu bernama IRI. facebook memberikan kesempatan kepada kita untuk mengetahui update kehidupan orang-orang yang pernah mengenal kita seperti kerja dimana, sudah menikah atau belum, punya anak berapa, dan lain sebagainya. sangat pribadi dan personal sekali... &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;malam ini di saat sedang asyik berselancar membuka profil FB, kok tiba ada setan yang membisiki seperti ini "emang kamu gak iri sama orang-orang itu? mereka sudah mencapai banyak hal, sedangkan kamu sudah buat apa? kok kamu kalah sama si anu , sekarang kan dia sudah begini dan berkerja di sana?".. awalnya bisikan itu membius dan merubah suasana hati saya menjadi agak gelap malam ini...Jealousy struck into my head....!!!!!!!!!!!!!!!&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Mungkin saya bukan satu2nya orang yang pernah mengalami ini. jealousy itu sangat manusiawi sekali... berpikir hidup kita berjalan di tempat, stagnan dan merasa orang-orang lebih maju dan baik dibandingkan kita.. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Untungnya saya teringat membaca tulisan temen saya yang menanyakan kepada pembacanya "do you love your life?".... pertanyaan sederhana yang cukup menggugah dan membantu saya tersadar dari biusan setan jahanam yang ngompori2 saya (udah tau kompor malah di kipas2). &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;saya ada dimana? memiliki pekerjaan paling menarik di Indonesia (di saat banyak lulusan S-1 bergelut mencari pekerjaan), memiliki satu istri yang bawel nya gak ketulungan tapi paling pengertian di dunia, punya temen2 yang mungkin gak selalu ada di samping saya tapi siap untuk diajak hura2 dikala saya butuh, diberi kesempatan untuk menikmati internet dalam mengembangkan diri (di saat masih ada orang yang bahkan belum pernah melihat komputer apalagi yang nama nya berybery), diberi kesempatan keliling indonesia atas nama tugas (walau belum diberi kesempatan mengunjungi tempat2 impian di nusantara), masih memiliki seorang ibu yang dulu pernah banting tulang buat nyekolahin saya dan lain sebagainya.. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;apakah itu hidup yang sempurna?? off course not.. masih ada beberapa keinginan jangka pendek yang sedang dirajut, seperti punya anak, punya rumah sendiri, sekolah S-2 di Jerman, bawa istri ke Roma ( kami sepertinya terbujuk rayu oleh Angel and demons, padahal hanya 30 % scene yang dibuat bener di vatikan), dan lain sebagainya...&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;apakah kemudian hal tersebut membuat hidup saya lebih buruk dibanding yang lain??? ketika saya menulis kalimat pertama di postingan ini, persepsi itu masih ada di kepala dan hati saya... seiring kata-kata yang mengalir dari jemari dan otak membuat saya sedikit melupakan perasaan ini dan ingin menendang jauh2 setan dari kepala saya.. karena ketika saya merasa buruk terhadap hidup saya, maka saya akan mengarah kepada sebuah pengingkaran dari skenario besar yang di susun oleh yang maha kuasa.. jangan-jangan malah menyalahkan sang pembuat skenario&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Seperti yang saat itu saya tulis di catatan teman saya itu " I Love my life. Past, Present and Future"&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 115%;font-family:arial;font-size:11;"  &gt;so kesimpulan hari ini adalah &lt;u&gt;i think i have to consider to reduce accessing Facebook...&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Catur-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : foto diambil dari situs Facebook&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;End Tangerang, Saturday, June 13th ,2009, 00: 20&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-9210637987459552?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/9210637987459552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=9210637987459552&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/9210637987459552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/9210637987459552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2009/06/facebook-and-jealousy.html' title='Facebook and Jealousy'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SjecP_Lz7JI/AAAAAAAAAO0/qbaW3fhu1pE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-8185710900383294940</id><published>2009-06-04T10:50:00.001-07:00</published><updated>2009-06-04T19:07:57.807-07:00</updated><title type='text'>Menulis Mimpi Di Tengah Malam</title><content type='html'>I have a dream....&lt;p&gt;Itu kalimat yang terkenal yang diucapkan oleh (kalo gak salah) martin luther king.. Kalimat yang telah menginspirasi ribuan dan jutaan orang mengenai makna sebuah mimpi dan kekuatan dibaliknya. Berbagai momentum dan perubahan yang bersejarah dimulai dengan satu kalimat ini.. I have a dream...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Do I have dream??? Hell yeah..!!&lt;br /&gt;Banyak sekali.. Ada yang jangka pendek,jangka menengah sampe jangka panjang.. Ada yang skala pribadi, keluarga, masyarakat .. So many dreams with each time limit..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anak2 sma yg ikut &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sih5hiCimcI/AAAAAAAAAOk/NMfmo14mrzw/s1600-h/n635906551_1803610_7347516.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sih5hiCimcI/AAAAAAAAAOk/NMfmo14mrzw/s320/n635906551_1803610_7347516.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343654574855199170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;program  ITB untuk semua yang kemarin baru saja membawa beberapa anak sma dr ujung sabang sampe mereka untuk ikut ujian usm punya juga mimpi. Mimpi untuk masuk itb yang sekarang biayanya tidak murah (saya gak enak bilang mahal). Belajar menimba ilmu dri universitas yang reputasinya baik. Mengenyam pendidikan dari otak2 para dosen yang bertitel banyak. Itu mimpi mereka...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itu juga mimpi temen saya yang terlibat dalam progran itb untuk semua. Mereka mencurahkan tenaga, materi dan emosi mereka untuk membantu anak sma yang tidak mampu untuk mereguk mimpi sesaat untuk masuk itb (only for 5 days, they get the same chance with somebody who pay more than 50 million IDR). Bukan untuk menjadi sok idealis, bukan jadi sok dibilang baik.. Tapi mencoba memberikan kesempatan sepasang orang tua untuk bermimpi anaknya akan diterima itb... Wlalau saya tak bsa terlibat langsung.. For me, they are great...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim sukses capres juga punya mimpi.. Ada yang sederhana hanya ingin calon yang didukung berhasil jdi presiden, ada yg mengincar jabatan menteri, ada yg berharap usahanya lancar kalo presiden yg didukung menang, ada yang ingin kecipratan duit kampanye, ada yang ingin punya presiden ganteng, dan lain-lain.. Semua berujung pada harapan dan mimpi...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Do I have a dream? Seperti yang saya sebutkan begitu banyak sehingga kayanya gak perlu lah kita obrolin di sini..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya ada satu mimpi yang sangat spesial yang akan selalu ada di otak gue sampe nanti.. Sebuah mimpi yang tidak tahu bagaimana mulainya dan sulit membayangkan akan terjadi...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menulis BUK&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sih6kj7QxYI/AAAAAAAAAOs/6z3PP1Er1yY/s1600-h/Graphic1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 224px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sih6kj7QxYI/AAAAAAAAAOs/6z3PP1Er1yY/s320/Graphic1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343655726412776834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;U....&lt;br /&gt;Buku apa??? Apapun.. Mau novel, text book ekonomi infrastruktur (kan mimpinya mau ngambil master bidang ini), pengalaman keliling indonesia , apapun lah.. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa? Kepuasan batin berbagi pandangan dengan orang lain mengenai sesuatu adalah kenikmatan yang gue sendiri gak bsa bayangin nikmatnya...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapan? Nah itu dia masalahnya.padahal salah satu alasan beli notebook selain media tambah rejeki juga buat mewujudkan cita.. Gak berani juga menaruh time limit untuk yang satu ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gimana?? Nah ini dia masalahnya.. I hope I can learn from my old friend indra F, yang berhasil menelurkan buku pelancong nekat..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menuju sebuah mimpi tentunya haruslah dimulai dr sebuah langkah pertama untuk mencapainya.. Itu rumus yang semua orang jga tau, tapi gak semua bisa lakukan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Take a first step is something that need brain and bold off course..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Malam ini saya ingat gajahmada, soekarno, hatta, habibie, denias, slank, dewa 19, raditya dika, yohanes surya, dan orang lain yg berani bermimpi, berani menyatakan mimpi dan mewujudkannya tanpa kata2&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mudah2an Allah memberikan sedikit kekuatan orang2  itu kepada orang yang punya mimpi seperti saya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;-catur-&lt;/p&gt;&lt;p&gt;NB : ada yang bisa kasih tips cara nulis buku yang cepet??? &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Foto Rombongan anak SMA yang ikut program ITB untuk semua saya ambil dari FB kawan &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Andrianto Soekarnen Padmadinata&lt;/span&gt;yang pontang panting mempromosikan program ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sent from caturberry® nya  XL&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-8185710900383294940?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/8185710900383294940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=8185710900383294940&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8185710900383294940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8185710900383294940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2009/06/menulis-mimpi-di-tengah-malam.html' title='Menulis Mimpi Di Tengah Malam'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sih5hiCimcI/AAAAAAAAAOk/NMfmo14mrzw/s72-c/n635906551_1803610_7347516.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-8448576357428846777</id><published>2009-04-08T18:32:00.001-07:00</published><updated>2009-04-08T18:32:52.680-07:00</updated><title type='text'>Posting Percobaan</title><content type='html'>Ini merupakan test terbaru saya dalam melakukan test ngeblog via blackberry. I forgot to mention, setelah wafatnya hp 6600 saya yang sudah lama menemani saya dan sangat saya banggakabn akhirnya saya memutuskan untk mengganti hp saya denga generasi smart phone. Hal ini tidak semata-mata latah gadget saja, tetapi bagaimana membuat hidup menjadi lebih mudah saja.&lt;br&gt;E-mail dan blogging terasa mudah. Apalagi untk saya seseorang yg banyak melakukan perjalanan ke luarkota, dimana koneksi internet tidak bsa mengandalkan koneksi wifi atau gprs yang sangat mahal.&lt;br&gt;Mudah2an postingan ini berhasil.&lt;br&gt;Regards&lt;p&gt;Elkana Catur H.                               Sent from my caturberry by XL&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-8448576357428846777?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/8448576357428846777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=8448576357428846777&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8448576357428846777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/8448576357428846777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2009/04/posting-percobaan.html' title='Posting Percobaan'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-7688292239570296273</id><published>2009-04-02T05:29:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T06:48:50.233-07:00</updated><title type='text'>Memoar of Perjalanan Dinas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sdi0jQdGZ_I/AAAAAAAAAOc/-y-r95rJ_CM/s1600-h/indonesia+yang+saya+kunjungi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 153px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sdi0jQdGZ_I/AAAAAAAAAOc/-y-r95rJ_CM/s320/indonesia+yang+saya+kunjungi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321201477543684082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CELKANA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CELKANA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CELKANA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1271932116; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1744152656 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;Mau tau salah satu nikmatnya menjadi PNS????&lt;br /&gt;Perjalanan dinas….. kadang orang suka salah pikir dan cepat menyimpulkan bahwa perjalanan dinas dalam dunia birokrasi itu berarti uang dinas atau dikenal dulu dengan nama SPJ… jaman dahulu kala mungkin pameo itu masih bisa kita benarkan. Tapi di era dimana terjadi reformasi keuangan engara seperti saat ini, maka hal itu tidak sepenuhnya benar. Karena perjalanan dilakukan sesuai dengan biaya dan cost yang dikeluarkan oleh yang melakukan perjalanan dinas.&lt;br /&gt;Pengalaman pribadi menjadi pegawai pemerintah selama 4 tahun, mengantarkan saya mengelilingi penjuru nusantara. (lihat peta) Walau belum sepenuhnya dan belum seluruhnya saya jelajahi.. saya masih ingat perjalanan dinas saya dari yang pertama sampe yang saat ini saya lakukan. Mungkin karena belum banyak perjalanan dinas yang saya lakukan.&lt;br /&gt;Perjalanan dinas pertama kali yang saya lakukan adalah ke Bandung. Ok itu dekat sekali dengan Jakarta. Tapi itu dilakukan pada saat saya baru2 saja lulus dari kuliah. Jadi melakukan perjalan dinas itu sama saja dengan nostalgia bertemua dengan teman2 baru. Seingat saya itu dilakukan sebelum saya wisuda, jadi saya masih memiliki kamar kost yang belum habis masa sewanya. Lumayan uang hotelnya bias disimpan.. bahkan saya masih ingat, uang lumpsump yang diberikan saya gunakan untuk membeli sebuah jam digital dan jarum tangan yang sudah lama saya inginkan (setelah pengalaman buruk dengan jam berjarum). Jam itu sampai saat ini masih melingkar di tangan saya dan menjadi jam favorit saya apalagi kalau melakukan perjalan dinas ke luar kota.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SdWBf5HhKHI/AAAAAAAAAOU/mtcZn7VA6y4/s1600-h/P1010050.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SdWBf5HhKHI/AAAAAAAAAOU/mtcZn7VA6y4/s320/P1010050.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320300919716391026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perjalanan dinas pertama saya menggunakan pesawat terbang adalah ke Yogyakarta. Itu dilakukan dengan menggunakan almarhum maskapai Adam Air… jaman dahulu naik adam air berarti menghemat uang tiket yang lebihnya bias digunakan untuk tambah2 biaya hotel dan beli oleh2. Berbeda dengan jaman sekarang, dulu uang hotel tidak dialokasikan khusus dan staf diharapkan dapat mengambil dari sisa tiket. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bagi saya juga itu perjalanan yang menyenangkan, karena saya bias memblusuk2 ke pasar2 induk di kota Yogyakarta, jalan2 ke pusat gerabah di bantul, makan mie jawa kadin dan lain sebagainya. Perjalanan yang menyenangkan yang membuat Yogyakarta menjadi kota favorit saya ke dua dan selalu saya impikan setiap tahunnya untuk berkunjung melakukan perjalanan dinas ke sana (yang ternyata baru saya dapat lakukan &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SdV7MqT0MbI/AAAAAAAAAOE/kRYmdAdb2d8/s1600-h/DSCN0289.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SdV7MqT0MbI/AAAAAAAAAOE/kRYmdAdb2d8/s320/DSCN0289.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320293992254157234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;2 kali sepanjang perjalanan karir saya).&lt;br /&gt;Setelah itu kota demi kota, kabupaten demi kabupaten, provinsi demi provinsi, pulau demi pulau saya jelajahi atas nama perjalanan dinas terselubung jalan-jalan dan rekreasi. Mulai dari Sumut, sumbar, Kepri, Jabar, Jateng, Bali, NTB, Sulsel, Sulteng, Gorontalo, semua provinsi di Kalimantan dan Papua barat saya ubek2 demi menjalankan tugas Negara (atau tugas atasan?? Ya beda tipislah)&lt;br /&gt;Setelah saya berkontemplasi dan merenunggggggggggggg sehari semalam (ini serius dan tidak bercanda) ternyata ada beberapa fakta menarik yang saya temukan selama melakukan perjalanan dinas. yaitu&lt;br /&gt;1. Status saat ini, hanya Kepulauan Maluku (Provinsi Maluku dan Maluku Utara) yang belum pernah saya kunjungi dan cium bau udaranya. Keinginan ini sudah saya pendam sejak saya masih bekerja di instansi yang lama sampai saat ini saya bergabung ke Departemen PU. Sebelumnya kepulauan nusa tenggara juga merupakan keulauan yang belum saya injak. Alhamdulillah minggu ini saya kesampaian berkunjung ke Mataram, Ibukota dari NTB, menginap di senggigi tapi sayangnya belum berhasil diving di gili yang tersebar di lautan NTB.&lt;br /&gt;2. Sumatra merupakan kepulauan dimana masih banyak provinsi yang belum sempat saya kunjungi. Kepulauan Riau (Batam dan Tanjung Pinang) merupakan provinsi yang paling sering saya kunjungi selama melakukan perjalanan dinas.Kunjungan ke Batam pernah saya lakukan selama 6 hari, 3 hari, bahkan pernah hanya dalam 1 hari (Pagi datang, Sore pulang…). Di Sumatra Utara, hanya medan yang sudah saya kunjungu tapi saya puasssssssssssssssss. Sumatra Barat is still the best province until now. Bukit tinggi dan Sawahlunto adalah dua kota yang sudah menjadi tujuan utama saya.Perjalanan dinas di Pulau Jawa merupakan perjalanan dinas yang paling jarang saya lakukan. Saya belum pernah ke Jawa timur untuk melakukan tugas… ini juga menjadi incaran saya untuk melakukan perjalanan dinas.Sulawesi adalah kepulauan yang paling seringgggggggggggggggg saya kunjungi. Sayangnya intensitas itu belum mencapai Provinsi Sulut dan Sultra. Paling sering ??? Sulawesi Selatan tentunya,,,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk kepulauan Papua, saya hanya pernah mengunjungi Papua Barat yaitu Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari . Saya ingin sekali berkunjung ke Jayapura… Untuk Kalimantan sudah tamat semua provinsinya, ditutup dengan Balikpapan yang dilaksanakan 3 minggu lalu&lt;br /&gt;3. Perjalanan dinas yang paling seru adalah saat melakukan kunjungan lapangan terhadap program Paket dan replikasidari P2KP. Menelusuri pegunungan kapur di wonogiri… Luar biasa mengetahui apa yang telah dilakukan oleh masyarakat kita untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya&lt;br /&gt;4. Perjalanan paling tidak seru adalah ke Bali bulan lalu. Perjalanan saya lakukan sendirian dan tanpa teman.. GARING!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! duduk di pantai kuta 2 jam, macam orang patah hati aja….&lt;br /&gt;5. Tempat makan paling enak adalah Sumatra barat dan Sulawesi Selatan. Butuh waktu untuk menceritakan seperti apa. Pokoknya enak dan enak banget….&lt;br /&gt;6.Tempat yang ingin dikunjungi saat ini (dan berharappppppppppp terjadi dalam waktu yang tidak lama ) adalah Palembang, Surabaya, Berau dan Raja ampat.. mudah2an aja kesampaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SdWAmiff4EI/AAAAAAAAAOM/LqVQ29hrfN4/s1600-h/DSC_0200.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SdWAmiff4EI/AAAAAAAAAOM/LqVQ29hrfN4/s320/DSC_0200.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320299934390411330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ya itu lah sekelumit dari pelajaran yang saya bisa ambil dari perjalanan dinas yang selama ini saya lakukan.. semoga di depan dapat lebih banyak pengalaman menarik  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-7688292239570296273?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/7688292239570296273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=7688292239570296273&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/7688292239570296273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/7688292239570296273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2009/04/memoar-of-perjalanan-dinas.html' title='Memoar of Perjalanan Dinas'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Sdi0jQdGZ_I/AAAAAAAAAOc/-y-r95rJ_CM/s72-c/indonesia+yang+saya+kunjungi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-277262592814582094</id><published>2009-03-25T01:19:00.000-07:00</published><updated>2009-03-25T01:20:49.573-07:00</updated><title type='text'>Kisah Tahi Kuda ...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya suka puisi ini... cuma gak tau siapa yang  bikin.. saya dapat di milis...mohon ijin uplot bagi yang menulis.. bukan untuk plagiasi.,. tapi bentuk penghargaan terhadap yang menulis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Tahi Kuda ...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahi kuda ini punya cerita&lt;br /&gt;Tentang bau amis darah seorang mahasiswa&lt;br /&gt;Rene conrad namanya&lt;br /&gt;Ditembak anak akpol putra pak jendral katanya&lt;br /&gt;Tewas setelah main sepak bola&lt;br /&gt;Tragedi yang menggoreskan luka antara kampus ganesha&lt;br /&gt;dengan kelompok berseragam bersenjata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahi kuda ini pernah jadi saksi&lt;br /&gt;Saat ia diinjaki ratusan prajurit Siliwangi&lt;br /&gt;yang menghadang di boulevard&lt;br /&gt;Disambut mahasiswa dengan barisan rantai manusia&lt;br /&gt;Sambil menyanyikan ” Indonesia Raya”&lt;br /&gt;Membuat beberapa prajurit meneteskan air mata dan bernyanyi bersama&lt;br /&gt;Akhirnya mereka mundur atas perintah pak Himawan&lt;br /&gt;Pangliwa Siliwangi yang kemudian diganti&lt;br /&gt;Hanya karena dia punya hati...&lt;br /&gt;( esoknya kampus diduduki dan rumah Pak Iskandar ditembaki oleh intel&lt;br /&gt;suruhan Benny Moerdani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahi kuda ini pernah meleleh&lt;br /&gt;Oleh api bekas bakaran ban&lt;br /&gt;Saat ditahun delapan sembilan&lt;br /&gt;Mahasiswa menolak kedatangan mendagri&lt;br /&gt;Yang mau ikut menceramahi&lt;br /&gt;Para mahasiswa dan mahasisiwi&lt;br /&gt;Dikiranya mereka juga pegawai negeri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahi kuda ini juga pernah ikut tersenyum&lt;br /&gt;Saat sepasang pemudi- pemuda&lt;br /&gt;satu berjaket hijau satu berjaket biru&lt;br /&gt;berjalan malu-malu&lt;br /&gt;mau nonton ludruk dengan lakon yang lucu&lt;br /&gt;sesudah itu berjanji seia-sekata&lt;br /&gt;meskipun segera bubar setelah wisuda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahi kuda ini juga bisa bercerita&lt;br /&gt;bahwa ia pernah merasakan bau sepatu para pemimpin negera&lt;br /&gt;yang dulu sering begadang di laboratorium sampai larut malam&lt;br /&gt;menguras semua ilmu dari para begawan&lt;br /&gt;lalu menghabiskan malam mingguan di himpunan&lt;br /&gt;makan indomie dari sarapan sampai pagi kemudian..&lt;br /&gt;tapi kok ya negeri ini tidak juga beranjak lari&lt;br /&gt;padahal banyak mentrinya merasa paling pinter sendiri&lt;br /&gt;maklum, mantan putra-putri dan terbaik negeri ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tahi kuda ini pun juga bisa bersaksi&lt;br /&gt;Saat si Bung berkata bahwa dia cukup punya sepuluh pemuda untuk&lt;br /&gt;mengguncang dunia..&lt;br /&gt;tentu dia sedang membayangkan para pemudi dan pemuda&lt;br /&gt;putra Sang Ganesha ..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta February ’09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-277262592814582094?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/277262592814582094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=277262592814582094&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/277262592814582094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/277262592814582094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2009/03/kisah-tahi-kuda.html' title='Kisah Tahi Kuda ...'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-7761047081142308122</id><published>2008-12-31T06:56:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T07:00:29.241-08:00</updated><title type='text'>GET MARRIED!!! GET REAL!!!!!!!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Menghabiskan tahun baru dengan menonton TV… right!!! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;That’s just my routine, including this years... Apa yang akan gue tonton… ?? pada saat gue nulis blog ini gue nonton “just married”. Ini salah ifilm yang inspring buat gue…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IT"&gt;Pada awalnya gue berpikir film ini bakal corny.. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;judulnya norak dan poster filmnya ada lambang class mild (HAIL CAPITALISM!!!). tapi gue cukup convince dengan sutradaranya Hanung.. ya mungkin ada nilai positifnya lah ya…jaduilah saya menonton film ini pertama kali setahun yanbg lewat…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Ceritanya sih sederhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Empat sahabat, Mae (Nirina Zubir), Guntoro (Desta ‘Club Eighties’), Eman (Aming), dan Beni (Ringgo Agus Rahman) selalu bersama-sama sejak kecil. Orang tua Mae, Pak dan Bu Mardi (Meriam Bellina) mencarikan Mae jodoh. Segala cara ditempuh hingga ke dukun cabul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Rendy (Richard Kevin), cowok cakep dan konglomerat, bosen pacaran dengan cewek-cewek jaman sekarang. Ia dapat kabar tentang Mae dan pergi menemuinya. Rendy pun....jatuh cinta! Ternyata Mae juga jatuh cinta kepada Rendy tapi Rendy dihajar teman-temannya karena kesalahpahaman. Mengetahui itu Mae amat kecewa dan menangis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Usaha perjodohan yang gagal tersebut membuat Bu Mardi sakit keras. Dia mengancam, kalau ia mati sementara Mae belum dapat jodoh ia akan mati penasaran. Mae kelimpungan. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Akhirnya ia akan kawin dengan salah seorang dari tiga sohibnya. Setelah pengundian berkali-kali, Beni lah yang 'beruntung' mengawini Mae. Kabar ini membuat Bu Mardi sembuh total dari sakitnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Rendy sebagai anak elit, geram telah dihajar dan dipermalukan oleh anak kampung Mae. Maka terjadilah tawuran antara kaum elit dengan orang-orang di kampung Mae.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Ya simple sih ceritanya. Tapi menurut gue film ini dalam maknanya dalam beberapa hal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;film ini menampilkan realita pemuda dan pemudi      bangsa ini. Banyak penggangguran, cita2 yang tidak tercapai, frustasi, dan      minim akses dalam mencapai cita2. inilah bentuk pemuda kita.. banyak      lulusan sekolahan tapi banyak pengangguran. Memang banyak sekali orang      yang menggap kondisi ini sangat negatif. Kalau saya melihatnya sebagai      realita. Tentunya di film ini pemuda-pemuda pengangguran masih terlihat      positif. Di kehidupan nyata tentunya hal ini bisa berubah banyak.. tidak..      saya tidak berusaha menghakimi dan mengeneralisasi. Yang saya coba      apresiasi dari film ini adalah berusaha memotret realitas dimasyarakat      bahwa banyak sekali pemuda-pemuda pengganguran yang menggangur karena      kesalahan sistem yang bobrok di Republik ini. . ketika kapitalisme      merengut lahan2 beraktivitas dan menciptakan kantunng-kantung kemiskinan.      Ketika sistem pendidikan hanya menyediakan ijazah tanpa memberikan      ketrampilan untuk bekerja. Ketika mimpi2 anak muda hilang karena tidak      memiliki akses ke sumber daya yang tepat. Kalo kata Richar Kevin ”Kalau      punya masa depan maka tidak akan menggunakan cara-cara kekerasan sebagai      cara utama”. Jadi mungkin film ini memberikan asumsi yang tepat bahwa      kekerasan yang timbul di Indonesia belakangan ini akibat banyak masyarakat      kita terutama anak2 muda yang tidak memiliki masa depan yang jelas,      pendidikan yang kurang bemutu dan perlu ruang aktivitas untuk melepas      frustasi. Akhirnya yang terjadi adalah kekerasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Film ini berbicara kesenjangan. Kesenjangan yang      nyata2 terjadi di masyarakat. Kalau di film ini antara masyarakat komplek      dengan anak kampung sebelah. Kalau realitanya? Lebih banyak lagi      kesenjangan yang terjadi. Kesenjangan antar orang2 kaya di Sudirman dengan      Penghuni bawah jembatan duku atas. Kesenjangan antar Jakarta dengan Luar      Jakarta.. ini wajah negara kita. Wajah penuh kesenjangan.kesenjangan tidak      lahir dalam semalam. Ini lahir dari sebuah sistem ekonomi yang sangat      tidak memihak di masyarakat kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Kekerasan selalu jadi jawaban. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Gak peduli orang miskin atau orang kaya dari ujung      menteng. Kekerasan banyak menjadi jawaban dari permasalahan di masyarakat      kita. Setiap masalah dijawab dengan kekerasan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Kekerasan menjadi solusi yang dipkirkan oleh      masyarakat kita dalam menyelesaikan perbedaan di antara kita.. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;dikit2 bunuh..dikit2 bakar.. dikit2 sikat...what a      barbaric culture.. Apakah kekerasan identik dengan masyarakat golongan      kelas ekonomi lemah? Liat kasus Agung Setyawan?? itulah bukti &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kekerasan juga bisa terjadi di kalangan      atas dan berpendidikan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IT"&gt;Kalo di film      itu ini kekerasan dan fanatisme semu dibilang sebagai Cara Indonesia. Oh      men kalo beneran di dunia nyata ada yang bilang kaya gitu, saya malu jadi      orang Indonesia.. Huuu untung ini Cuma film&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Masyarakat kita hidup dalam dunia asumsi. Asumsi bahwa      setiap orang harus menikah pada usia tertentu asumsi bahwa sebutan perawan      tua lebih rendah dibanding dengan perjaka tua... ini dunia anggapan. Stereotipe..      asumsi semua...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Film get married (dengan segala kekurangannya) saya bisa katakan film yang meneriakkan suara permasalahan jaman. Realita generasi.. problematika riil...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Menurut saya, SBY harus menonton Film ini.. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;menteri-menteri dan jajaran pejabat di instansinya harus banyak belajar dari film ini. Mungkin dengan menonton film ini mungkin mereka akan merasakan yang saya rasakan.. sebuah kekhawatiran dan keinginan untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat kita...saya gak bilang Ayat2 cinta itu film kacangan.. enggak kok bukan.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Cuma film get married akan membuat mereka tahu apa yang terjadi di masyarakat kita dan apa yang kemudian harus kita lakukann...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Salut sekali lagi buat Hanung....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;-Catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         &lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-7761047081142308122?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/7761047081142308122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=7761047081142308122&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/7761047081142308122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/7761047081142308122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/12/get-married-get-real.html' title='GET MARRIED!!! GET REAL!!!!!!!!'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-6199622478392333583</id><published>2008-11-18T01:34:00.001-08:00</published><updated>2008-11-18T18:17:21.680-08:00</updated><title type='text'>Activist Government</title><content type='html'>&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SSN2hmSPYJI/AAAAAAAAANU/Jcel6n5ID38/s1600-h/Palopo+n+Pare-pare+052.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SSN2hmSPYJI/AAAAAAAAANU/Jcel6n5ID38/s320/Palopo+n+Pare-pare+052.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270186308538425490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Aktivitas, Aktivime dan Aktivis. Ketiga kata yang meiliki satu kata dasar yaitu aktif (or active in English). Adalah kata yang merepresentasikan dinamika, gerakan baik pasif ataupun aktif . menurut definisi bahasa inggrisnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Active : characterized by action rather than by contemplation or speculation, having practical operation or results (Webster dictionary)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Activism : The word "activism" is often used &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Synonymous"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;synonymously&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; with &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Protest"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;protest&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dissent"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;dissent&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, but activism can stem from any number of political orientations and take a wide range of forms, from writing letters to newspapers or politicians, political campaigning, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Economic_activism"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;economic activism&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (such as &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Boycott"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;boycotts&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; or preferentially patronizing preferred businesses), rallies, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blogging"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;blogging&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Demonstration_%28people%29"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;street marches&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Strike_action"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;strikes&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, both work stoppages and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hunger_strike"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;hunger strikes&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, or even &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Guerrilla_warfare"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;guerrilla tactics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. In the more confrontational cases, an activist may be called a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Freedom_fighter"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;freedom fighter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; by some, and a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Terrorism"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;terrorist&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; by others, depending on whether the commentator supports the act&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;ivist's ends. In some cases, activism has nothing to do with protest or confrontation: for instance, some &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Religious"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;religious&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Feminist"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;feminist&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vegetarian"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;vegetarian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;/&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vegan"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;vegan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; activists try to persuade people to change their behavior directly, rather than persuade governments to change laws. The &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cooperative_movement"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;color:blue;" &gt;cooperative movement&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; seeks to build new in&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;stitutions which conform to cooperative principles, and generally does not lobby or protest politically. (Wikipedia)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Activist : advocating or opposing a cause or issue vigorously, esp. a political cause&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tuh kan banyak kan kajian akademis nya.. berarti sesuai dengan kaidah2 penulisan LUCKY-isme..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ok yang saya akan bahas di tulisan ini akan berbau semi ilmi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;ah (lebay kalao kata echa, kaclut mungkin lucky akan berkomentar) adalah bagaimana membentuk Pemerintahan Activist (Activist Government). Sebuah isitilah yang sedang-sedang didengungkan beberapa tahun belakangan ini oleh banyak pihak sebagai bentuk kemuakan terhadap pemerintahan konservatif ala USA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kemenangan Obama terhadap John Mc Cain dinilai banyak orang bukan hanya sebuah kemenangan partai democrat terhadap Republik Semata. Tetapi kemenangan alternative dan harapan dari pemerintahan Cowboy ala Bush. (walau saya sebenernya gak yakin kalo Obama akan memberikan pengaruh siginifikan terhadap perdamaian dunia). Sebuah jalan harapan dan alternative untuk permasalahan ekonomi bagi orang2 Amerika dan persoalan perdamaian dunia bagi orang di luar USA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pemerintahan aktivis bukanlah sebuah ide bahwa pemerintahan  yang diisi oleh mantan-mantan aktivis. Paradigma aktivis bergeser banyak semenjak era globalisasi dan kapitalisme mulai merajalela di seluruh belahan dunia.  Globalisme dan kapitalisme ternyata banyak membawa dampak negatif terhadap kesejahteraan dan perekonomian dunia. Hal ini telah melahirkan ide-ide alternative yang berkumpul dalam kantong-kantong ideology dan kemudian terakumulasi dalam gerakan-gerakan yang dibangun oleh orang-orang disebut sebagai aktivis. Aktivis merepresentasikan ide-ide baru untuk mengkrititis sistem lama yang dirasakan usdah tidak berjalan mesinnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pemikiran di luar struktur yang menolak metode dan model konservatif dalam melihat dan menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan pembangunan, pemerataan dan keadilan social bagi masyarakat. Pemerintahan aktivis adalah pemerintahan ideology yang membongkar solusi-solusi konservatif pembangunan. Gak musti dilakukan oleh seorang aktivisi memang. Tapi bicara ide progressif dan inovatif menuju pemerataan dan keadilan social. Ini pemahaman saya loh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pertama kita harus pisahkan pembahasan pemerintahan aktivis dengan calon pemerintahan OBAMA. Karena menurut saya Obama still USA Citizen and being pick by USA Citizen. Jadi pasti dia akan mati2an mempertahankan kepentingan warga AS dimana Globalisasi dan kapitalisme menjadi nafas yang menggerakkan perekonomian mereka. Pemerintahan aktivis di sisi lain menurut gue menyediakan alternative dari pemikiran-pemikiran kuno dalam pembangunan like Washington consensus and the other.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pemerintahan dalam bentuk apapun aktivis dan konservatif tentunya memiliki tujuan mulia yaitu mensejahterakan warganya. Hanya cara dan jalan yang ditempuh tentunya berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Aktivis atau tidak aktivis. Pemerintah saat ini memang tidak bisa bergantung begitu saja kepada apa yang disebut globalisasi. Jangan berlindung pada sebuah anggapan bahwa kita tidak bisa lari dari apa yang disebut globalisasiIni kan masalah suara mayoritas saja. Kalo semua Negara bersikap seperti Venezuela, masa Amerika akan tetap bertahan dengan idealismennya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Saat ini bangsa ini jelas butuh sebuah optimisme.. di saat persoalan yang dihadapi bangsa ini begitu besar, seperti  Korupsi, bencana alam, kemiskinan, premanisme, kerusuhan sektarian, flu burung, kecelakaan transportasi, dan lain sebagainya. Kita butuh orang-orang yang Optimis.. butuh sebuah sikap "WE CAN DO IT"... bukan sikap "you have to do it" atau "only i can do it"..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jika untuk itu kita butuh pemerintah aktivis yang berpihak pada rakyat kecil dan mendorong ke &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;arah pemerataan dan bukan menganggap kesenjangan sebagai konsekuensi dari pertumbuhan. I'll buy it…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;Pernikahan Aktivis..&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Bagaimana kalo aktivis menikah??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SSN2heDqGXI/AAAAAAAAANM/7MTcN7IqqQ4/s1600-h/Graphic1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SSN2heDqGXI/AAAAAAAAANM/7MTcN7IqqQ4/s320/Graphic1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270186306329778546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Nah ini pertanyaan yang paling menarik dipertanyakan saat jaman kuliah dulu,.. beberapa pasangan yang merupakan teman-teman saya telah menjadi bukti nyata bagaimana kalo aktivis menikah..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://etchaa-lagi.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Echa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; adalah sosok perempuan kecil yang saya kenal pada saat OSKM 2002. Kebetulan saya ketiban sial menjadi mentor seorang anak kecil perempuan asal Palembang yang hiperaktif, cerewet dan saking semangatnya dalam beraktivitas sampai kehilangan suara. Saya ingat di satu sesi mentoring saya pernah suruh dia untuk berdiam diri dan memberikan kesempatan buat rekan-rekan yang lain dalam mengekspresikan berpendapat.. Untung belum sampe tahap sebel sih.. baru pengen ngejitak aja.. di perjalanan, perempuan asal Palembang ini ternyata menceburkan dirinya ke dalam kemahasiswaan terpusat dan kebetulan saya juga berada di dalamnya. Transformasi peran dari seorang mentor berubah menjadi kombinasi antara (tetep)mentor, teman berdebat, teman berdiskusi, teman gossip jail mengomentari kelakuan aneh aktivis lain (Jefri merupakan salah satu objek yang sering kita obrolin). Sebagaimana echa telah tumbuh dan berkembang menjadi seorang perempuan dewasa, somehow saya tetap melihat dia sebagai seorang perempuan kecil Palembang berponi yang lincah model bola bekel dan gue tetep jadi mentor dia (sekarang dia udah berjilbab tentunya, Another shocking moment with Echa.. Subhanallah). She like a sister to me.. tidak dalam istilah manis tentunya. Tapi tetep dalam konteks bola bekel, cerewet dan pengen ngejitak (becanda sis)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://lucky-luqman.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Lucky.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; Ini sosok yang gue kenal pas pertama kali gue roadshow ke MTI soal apa gitu.. nih anak banyak ngemeng kaliiiiiiiiiiiii. Tapi sorot matanya menunjukkan bahwa dia itu cerdas (ama ada temen lo satu lagis siapa luck yang nyebelin tea) duh lupa gue. Gue berteman baik dengan ketua himpunannya saat itu.. jadi interaksi yang terbentuk masih dalam bentuk roadshow-roadshow ke MTI. Tapi kepintaran tidak bisa menipu. Biar dibalik banyak ngemengnya dia, gue harus akui anak ini cerdas. Bukan pinter, tapi cerdas. Apalagi setelah dia punya blog lika liku lucky. Ok I have to admit it, this guy have style. Keterkejutan pada saat seorang lucky bertemu dengan saya di BEJ, salah satu gedung kapitalis dan symbol liberalis Indonesia… yeah c'mon look how idealist we are…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dan sebulan yang lalu perempuan kecil dari Palembang itu mengatakan pada saya bahwa dia akan menikah dengan Lucky. Reaksi saya?? GREAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Saya selalu senang ketika mendengar orang menikah.. apalagi itu orang2 terdekat saya dan punya arti bagi saya…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Potongan chat gue sama echa merepresentasikan kekagetan dan kekurang ajaran.. kekagetan?? Ya iyalah namanya denger orang mau nikah.. kurang ajar?? Udah nikah ngerjain gue suruh gue nulis segala.. But I'ts OK. At least itu yang bisa gue kontribusikan buat kalian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 1:58:28 PM): err bro,,i wanna tell u something..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 1:58:45 PM): i'm about to getting merit by the end of this month&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 1:58:50 PM):&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 1:59:13 PM): alhamdulillah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 1:59:23 PM): jeung saha?? dimana??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 1:59:27 PM): would u do me a favor please,,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 1:59:50 PM): hihihihi,,,sampeyan kenal lah orgnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 1:59:58 PM): di palembang,,,datang yaaaaaaaaaaaaa!!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:00:12 PM): iya, echa mo minta tlg bikinin tulisan dong kak catuy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:00:18 PM): buat d blog kita ntar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:00:22 PM): ah standar pasti anak aktivis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:00:34 PM): kamu kuat bayar saya berapa???hehehehehehehehe&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:00:41 PM): jd pengen bikin blog wedding tp yg isinya dr tmn2 gituh,,,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:00:49 PM): aaahhh,,tega deh,,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:01:01 PM): but seriously.. belakangan ini banyak banget yang nanya nikah sama gue&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:01:05 PM): cem gue expert aja&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:01:12 PM): ok..ok...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:01:19 PM): saya [pumnya tulisan lama&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:01:23 PM): nanti saya coba repro&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:02:18 PM): ya ndak expert tp udh pngalaman lah minimal,,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:02:26 PM): bener ya,,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:02:47 PM): nikahnya sm anak itbjg,,tp jgn bilang2 org dulu ya,,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Echa (11/10/2008 2:02:53 PM): sm lucky TI&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:03:59 PM): OOOO PLEASE DUNK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:04:02 PM): sorry&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:04:13 PM): buakn bermaksud menyindiri atau gimana&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:04:24 PM): BUT IT'S TOO OBVIOUS GETO LOHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:04:31 PM): echa dan lucky&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:04:51 PM): gue pikir sama siapa gituuuuuuuuuuu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:05:00 PM): but i'm happy for you&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 28pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;"  &gt;Catur (11/10/2008 2:05:16 PM): sebagai orang yang gue selalu anggap my little sis.. gue akan selalu mendukung&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tadinya saya mau nulis sesuatu yang indah-indah dan meloowwwwwwwwww gitu loh.. Tapi itukan bukan gue.. gaya nulis gue bebas tanpa arah.. jadi lahirlah tulisan ini walau telat beberapa hari (Punten buat echa dan lucky).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Saya yakin Echa dan Lucky will have a great family. .. itu doa dan keyakinan saya buat kalian berdua.. Tentunya membentuknya insya allah tidak akan serumit membentuk pemerintaha aktivis kok.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebagai penutup, kan kalian aktivis, jadi lagu romantisnya beda.. ini lagu saya buat istri saya.. mudah-mudahan lucky bisa nyanyi lagu yang sama kepada echa… (emang lo bisa nyanyi luck??)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;-catur-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Merah darahku bulat tekadku&lt;br /&gt;Setelah aku tatap wajahmu&lt;br /&gt;Berkobar seluruh jiwa dan ragaku&lt;br /&gt;Untuk perjuangkan cinta yang ku yakini&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Putih tulangku semangat cintaku&lt;br /&gt;Setelah aku raba tanganmu&lt;br /&gt;Rasakan kulitmu yang selembut salju&lt;br /&gt;Serentak bergelora darah mudaku&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Reff:&lt;br /&gt;Kamu adalah perempuan paling cantik&lt;br /&gt;Di negeriku indonesia kamulah yang nomor satu&lt;br /&gt;Aku tak akan bisa sukai lagi perempuan yang lainnya&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Revolusi cinta matiku&lt;br /&gt;Telah bergema ke seluruh negeri&lt;br /&gt;Ini adalah tonggak sejarah hidupku&lt;br /&gt;Karena ku yakin kamu adalah takdirku&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Dengan tegasnya ku nyatakan&lt;br /&gt;Kamulah akhir perjuanganku&lt;br /&gt;Kuburkan cinta cinta yang sudah sudah&lt;br /&gt;Kemerdekaan aku kamu yang ku tunggu&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-6199622478392333583?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/6199622478392333583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=6199622478392333583&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6199622478392333583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6199622478392333583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/11/activist-government.html' title='Activist Government'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SSN2hmSPYJI/AAAAAAAAANU/Jcel6n5ID38/s72-c/Palopo+n+Pare-pare+052.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-5256263876540887199</id><published>2008-10-09T22:57:00.001-07:00</published><updated>2008-10-09T22:57:54.132-07:00</updated><title type='text'>PARTAI, KORUPSI DAN PEMILU 2009</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Pemilu sudah dekat…Daftar Caleg Sementara sudah dipublish oleh KPU di tingkat Pusat, Provinsi ataupun Kabupaten/Kota. Berbagai macam jenis caleg datang dari kalangan artis, anak politikus, aktivis, pengamat politik dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Pertanyaan kemudian adalah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Sudah siapkah kita menentukan partai mana yang kita pilih?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Sudah tahukahj kita track record partai yang kita pilih..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Kasus korupsi, penyuapan dan lain sebagainya yang marak belakangan ini banyak menyeret anggota legislatif (tingkat pusat dan daerah), kepala daerah yang notabene berasal dari Partai-partai yang penrah ikutan pemilu Tahun 2004.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Sebagai bekal kita dalam memilih tahun depan, ini beberapa nama Anggota Legislatif dan Kepala Daerah yang menjadi tersangka ataupun terdakwa beberapa kasus korupsi yang terjadi selama kurun waktu 2004-2008. Mudah2an dapat menjadi referensi kita dalam memilih nanti. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;TOLAK POLITISI BUSUK.. TOLAK PARTAI KORUP&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;-catur- &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:36px'/&gt;&lt;col style='width:121px'/&gt;&lt;col style='width:149px'/&gt;&lt;col style='width:217px'/&gt;&lt;col style='width:141px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;No&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Nama &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Jabatan &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Kasus  Korupsi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid black 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Partai&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;1&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;al amin nasution&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;anggota DPR &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Dugaan suap alih fungsi hutan di Bintan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;PPP&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;2&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;sarjan taher&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;anggota DPR &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Dugaan suap terkait alih fungsi hutan bakau yang dijadikan pelabuhan Tanjung Siapi-api di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Partai Demokrat&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;3&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;bulyan royan&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;anggota DPR &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Penyuapan anggota DPR terkait pengadaan kapal patroli&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Partai Bintang Reformasi&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;4&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;syaukani&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;bupati kutai kartanegara, kaltim&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;4 kasus dugaan korupsi dengan nilai total kerugian negara mencapai Rp 120 miliar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Golkar&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;5&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;suwarna &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;mantan gubernur kaltim&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial'&gt;kasus dugaan korupsi pelepasan ijin pembebasan lahan perkebunan kelapa sawit hektar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;PDI-P&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;6&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Abdulah puteh &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;gubernur aceh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Korupsi dalam pembelian 2 buah helikopter PLC Rostov jenis MI-2 senilai Rp 12,5 miliar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Golkar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;anthony zeidra abidin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;wakil gubernur jambi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Kasus aliran dana Bank Indonesia (BI)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Golkar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;10&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Hamka Yandhu &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Anggota DPR&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Kasus aliran dana Bank Indonesia (BI)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Golkar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;11&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;abdillah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;walikota Medan &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelewengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Medan tahun anggaran 2002-2006&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;(Didukung oleh ) Partai Golkar, Partai &lt;br/&gt;Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat (PD), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Patriot Pancasila, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bintang Reformasi&lt;span style='font-size:7pt'&gt; (PBR).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;12&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Theo Toemion&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Mantan kepala BKPM&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Ia didakwa bersalah karena melakukan tindak pidana korupsi dalam Program Investment Year (IIY) 2003-2004.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;PDI-P&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;13&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Noor Adenan Razak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Mantan Anggota DPR&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Suap yang diberikan pejabat Badan Pengawas Tenaga Nuklir pada 2004 sebesar Rp1,5 miliar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Partai Amanat NAsional (PAN)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;14&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Tengku Azmun Jaafar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Bupati Pelalawan Provinsi RIau&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Didakwa melakukan tindak pidana korupsi di bidang pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman yang dapat merugikan negara sebesar Rp1,208 triliun&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Golkar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;14&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Vonnie Anneke Penambunan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Bupati Minahasa Utara &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Dugaan korupsi dalam proyek feasibility studies (FS) pembangunan Bandara Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Demokrat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;15&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Agus Supriyadi &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Bupati Garut&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Melakukan korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Garut tahun 2004-2007&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Golkar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  solid black 0.5pt; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;16&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Iskandar &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Bupati Lombok Barat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black; font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Kasus dugaan korupsi tukar guling bekas kantor bupati di Jalan Sriwijaya, Mataram, dengan kantor baru Bupati di Giri Menang Gerung&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  solid black 0.5pt; border-right:  solid black 0.5pt'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;PPP&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-5256263876540887199?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/5256263876540887199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=5256263876540887199&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/5256263876540887199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/5256263876540887199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/10/partai-korupsi-dan-pemilu-2009.html' title='PARTAI, KORUPSI DAN PEMILU 2009'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-6429927102598957933</id><published>2008-09-25T21:32:00.001-07:00</published><updated>2008-09-25T23:18:02.285-07:00</updated><title type='text'>MENTAL BLOCK PENATAAN RUANG</title><content type='html'>&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser-1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser-1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser-1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink 	{mso-style-priority:99; 	color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:purple; 	mso-themecolor:followedhyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:144787901; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-601562654 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l1 	{mso-list-id:1487554836; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1724109310 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sebelum saya memulai tulisan yang insya allah bakal singkat ini. Ijinkan saya menyampaikan motif saya menulis tulisan ini bukanlah untuk menghujat alumni satu sekolah tertentu ataupun menghujat satu jenis profesi tertentu. Tulisan ini dibuat sebagai otokritik buat kita semua penata ruang (serta elemen yang menyertainya) dan mencoba mencari solusinya bersama-sama. Tulisan ini hanya menoca memaparkan sebagian permasalahan penataan ruang. Kata orang sih mengetahui persoalan itu setengah dari pemecahan masalah.&lt;br /&gt;Saya pelaku penataan ruang, walau saat ini tidak banyak bergelut lagi di kerjaan bidang tata ruang. Tapi background sekolah memaksa saya untuk memliki concern besar terhadap penataan ruang.&lt;br /&gt;Penataan ruang di Indonesia itu sangat erat dengan pembangunan kota yang berjalan selama ini. Fatsoen nya apabila pembangunan kota berjalan sesuai dengan penataan ruang maka sebuah kota akan berjalan dengan baik. Bener gitu?????? Ini bukan pertanyaan sinis. Ini sebuah pertanyaan serius yang harus kita ajukan kembali ke diri kita masing-masing. Apa benar kalo penataan ruang berjalan dengan baik maka sebuah kota akan sejahtera dan baik.. For those of you who work on this field, it must be 100% correct.. tapi apa yang ada di kepala masyarakat kita. Masyarakat di sini tidak identik dengan masyarakat (what so called) kecil, termasuk di dalamnya investor dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Mungkin fatsoen tersebut benar adanya dan secara teoretik sudah dibuktikan oleh para perencana kota di berbagai belahan dunia (note; eropa dan amerika). Tapi kemudian kita lihat apa yang terjadi kemudian di lapangan tidak seindah yang dibayangkan bukan. Pembangunan kota berjalan dengan atau tanpa sebuah penataan ruang yang baik. Tapi yang jelas satu hal, ternyata penataan ruang di Indonesia lebih banyak kondisi negatifnya dibanding positifnya.&lt;br /&gt;Beberapa Realita permasalahan yang terjadi di penataan ruang Indonesia menurut saya saat ini adalah&lt;br /&gt;1.    Tidak akuntabelnya rencana tata ruang&lt;br /&gt;“Accountability is a concept in ethics with several meanings. It is often used synonymously with such concepts as answerability, enforcement, responsibility, blameworthiness, liability and other terms associated with the expectation of account-giving. As an aspect of governance, it has been central to discussions related to problems in both the public and private (corporation) worlds.” (Wikipedia)&lt;br /&gt;Apa yang terjadi apabila sebuah dokumen public tidak dipercaya oleh Pelaksana  dan masyarakat. Bagaimana sebuah rencana tata ruang dapat terlaksana apabila ada sebuah keraguan mengenai ketepatan, kesahihan dan validitas dokumen rencana tata ruang. Keraguan yang saya lihat ternyata tidak hanya di masyarakat, tetapi  terjadi pada level pelaksana dari dokumen rencana. Implikasinya??? Jelas besar… tidak salah apabila pembangunan tidak sejalan dengan rencana tata ruang, kalau sudah ada ketidakpercayaan terhadap produknya.&lt;br /&gt;Kondisi ini bisa disebabkan dua factor. Faktor pertama adalah proses penyusunannya yang tidak dipercaya. Entah itu metodenya yang using, penyusunnya yang tidak dipercaya, data yang gak valid, naskah yang copy paste dari daerah lain dan banyak lainnya yang membuat orang selalu mempertanyakan keabsahan sebuah produk tata ruang. Factor kedua adalah masyarakat tidak cukup dilibatkan dalam proses penyusunan rencana tata ruang. Proses penyusunan rencana tata ruang yang berorientasi teknokratis dan TOP DOWN (seperti Dewa menurunkan Sabda ke pengikutnya), menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk  yang dihasilkan.&lt;br /&gt;2.    Minimnya kapasitas SDM pelaksana penataan ruang&lt;br /&gt;Saya bukan bermaksud mengecilkan profesi lain atau sekolah orang. Tapi ini riil di lapangan, manakala rencana tata ruang yang complicated, rumit dan sophisticated kemudian harus diterjemahkan oleh orang-orang yang tidak memiliki kompetensi di bidang tata ruang. Akhirnya yang kemudian terjadi adalah pelanggaran (yang disebut) kaidah-kaidah tata ruang dalam pelaksanaan pembangunan. Ya jelas lah dilanggar, orang gak ngerti istilah dalam Buku rencana tata ruang. Ini persoalan mendasar di era desentralisasi, dimana banyak pos yang tidak ditempati the right man on the right place. Ini sebuah persoalan yang harus di atasi, karena kalau tidak banyak orang akan masuk penjara karena pelanggaran tata ruang bukan akibat keinginan untuk melanggar. Tapi akibat ketidak tahuan dan ketidakmengertian terhadap produk rencana tata ruang itu sendiri&lt;br /&gt;3.    Tidak membuminya penataan ruang sebagai wacana publik&lt;br /&gt;Penataan ruang itu hanya milik lulusan sekolah perencanaan?? Mungkin harusnya tidak. Kenyataannya?? Terminology-terminologi yang melangit dengan dokumen rencana yang kompleks ternyata mengakibatkan ketidakpahaman terhadap penataan ruang. Yang kemudian terjadi tidak pernah ada diskusi di ranah public mengenai penataan ruang yang tuntas. Implikasinya proses check and balance terhadap penataan ruang sebuah wilayah hanya wacana sesaat dan “anget2 tai ayam”, yang tidak pernah tuntas.&lt;br /&gt;Sebenernya lebih banyak lagi persoalan di penataan ruang.tapi gak tega membukanya secara detil karena takut menambah pesimisme kalangan pelaku penata ruang (terutama generasi muda dan mahasiswa).&lt;br /&gt;Anyway, apa yang menyebabkan persoalan ini?? (jawaban standar) Banyak sekali factor yang menyebabkan hal ini terjadi di kemudian. Tapi ada satu fenomena yang saya amati yang saat ini terjadi di kalangan penata ruang. Fenomena itu saya sebut Mental Block Penata Ruang.&lt;br /&gt;Mental block itu adalah kondisi psikologis manusia yang menghalangi seseorang manusia utuk mencapai tujuan. Hal ini biasanya terjadi manakala inidividu memiliki sebuah “program” dalam pikirannya untuk tidak melakukan satu hal.&lt;br /&gt;Salah satu contoh yang saya kutip dari situs salah seorang psikolog sebagai ilustrasi mental block itu sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ini dari kasus klinis yang pernah saya tangani. Ada seorang wanita, sebut saja Rosa, cantik, ramah, cerdas, pintar cari uang, dan mandiri tapi sampai saat bertemu saya, usianya saat itu 35 tahun, masih jomblo alias single, belum dapat jodoh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rosa juga bingung mengapa ia sulit dapat jodoh. Ada banyak pria yang suka padanya. Namun setiap kali pacaran dan jika sudah masuk ke rencana untuk menikah, selalu muncul masalah sehingga hubungan mereka akhirnya putus. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setelah dicari akar masalahnya, saya menemukan program pikiran, di pikiran bawah sadarnya, yang sangat baik namun justru bersifat menghambat dirinya untuk bisa dapat jodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apa itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ternyata ayah Rosa meninggal saat ia masih kecil, usia 7 tahun. Sejak saat itu ibunya yang bekerja keras menghidupi keluarga mereka. Bahkan pernah sampai jatuh sakit dan hampir meninggal. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nah, pas saat ibunya sakit keras,Rosa berdoa dan mohon kesembuhan untuk ibunya. Dan dalam doanya ia berjanji bahwa ia akan membalas semua pengorbanan ibunya, setelah ia dewasa kelak, dengan selalu menyayangi dan mendampingi ibunya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Janji ini ternyata masuk ke pikiran bawah sadarnya dan menjadi program. Benar, sejak saat itu dan hingga ia dewasa Rosa adalah anak yang begitu sayang pada ibunya. Selama ini program pikirannya telah sangat membantu Rosa dalam menjalani hidupnya. Rosa bekerja keras, menjadi anak yang sangat mencintai ibunya. Dan ibunya juga begitu bersyukur dan bahagia karena mempunyai anak yang begitu menyayanginya. Nah, program yang sangat positif ini tiba-tiba berubah menjadi program yang menghambat (baca: mental block) saat Rosa ingin berkeluarga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Program ini mensabotase setiap upaya Rosa untuk mendapat pasangan hidup. Saat saya berdialog dengan “bagian” (baca: program) yang tidak setuju bila Rosa menikah, saya mendapat jawaban yang jelas dan lugas. Ternyata “bagian” ini khawatir Rosa tidak bisa menepati janjinya, menyayangi dan mendampingi ibunya karena bila menikah, menurut pemikiran “bagian” ini, Rosa harus mengikuti suaminya dan meninggalkan ibunya sendiri. “Bagian” ini tidak setuju dengan hal ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=1184&amp;amp;page=1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk konteks penataan ruang, Mental block telah terjadi di kalangan penata ruang. Fenomena ini mengakibatkan terjadinya stagnansi dalam proses penataan ruang yang menyebabkan penataan ruang tidak progressif. Terlalu kasar?? Mohon maaf, mungkin memang saya terlalu hiperbolik. Tapi saya kesulitan untuk menemukan kata yang lebih halus untuk menggambarkan kata yang ada saat ini.&lt;br /&gt;Fenomena mental block di kalangan penata ruang diindikasikan oleh beberapa hal&lt;br /&gt;1.  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  Tidak Progresif &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Metode dalam menata ruang dari semenjak saya sekolah sampai saat ini tidak banyak berubah. Inovasi-inovasi dalam merencana ruang sangat minim sekali terjadi. Struktur dalam rencana ruang (walau memang sudah dipersyaratkan dalam pedoman penataan ruang) ternyata sudah sangat lama sekali digunakan tanpa ada inovasi dari para pelakunya. Yang kemudian terjadi adalah copy paste rencana ruang dari satu kota ke kota lain, dari satu kabupaten ke kabupaten lain. Kenapa?? Karena hal itu sangat dimungkinkan. Perencana ruang tidak di tuntut untuk melakukan inovasi. Mereka di tuntut untuk menghasilkan rencana ruang at all cost. Tidak seperti bidang pekerjaan lain dimana para pelaku berlomba-lomba untuk melakukan inovasi karena berkaitan erat dengan pekerjaan yang akan diambil, di penataan ruang inovasi adalah hal yang jarang disentuh. Padahal sebagaimana kita ketahui bersama, inovasi lah yang menentukan hidup matinya sebuah profesi dan bidang ilmu. Tanpa inovasi maka akan terjadi stagnansi intelektual yang berujung pada  dekadensi kompetensi dan kualitas pelakunya (ini contoh penggunaan bahasa planner, sangat berbunga-bunga). Pelaku penata ruang tidak bersemangat untuk melakukan inovasi diakibatkan tidak adanya insentif untuk melakukan itu. Inovasi tidak mengakibatkan didapatkanya pekerjaan baru atau naiknya pendapatan. Penggunaan metode yang selalu sama ternyata mengakibatkan kebosanan di kalangan pembaca dokumen rencana tata ruang.&lt;br /&gt;Hal ini ditambah tidak munculnya tokoh2 baru dan muda dalam penataan ruang yang diakibatkan tidak ada pengaruh terhadap muncul atau tidaknya mereka dalam tataran konstelasi penataan ruang. Akibatnya hanya segelintir orang yang terus menerus untuk dijadikan referensi penataan ruang. Akhirnya pula yang kemudian terjadi wacana yang ditawarkan pun tidak beragam dengan landasan pemikiran yang dibangun tidak oleh orang banyak.&lt;br /&gt;2.    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Latah Wacana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita mendengar isu penataan ruang sebagai sebuah isu sentral dan hangat dibicarakan?? Pernahkan isu penataan ruang menjadi konsumsi kampanye para calon pilkada??&lt;br /&gt;Isu penataan ruang hanya hangat dibicarakan oleh orang banyak manakala terjadi Banjir di Jakarta. Itupun hanya menjadi side issue yang dibicarakan 1-2 minggu. Pelaku Penataan ruang saat ini latah dalam melakukan wacana public. Isu penataan ruang hanya muncul tatkala ada isu lain yang lebih heboh  terjadi. Tidak ada mainstreaming isu penataan ruang.&lt;br /&gt;Penata ruang hanya bersifat follower isu semata dan tidak berhasil menciptakan isu-isu penataan ruang ke ruang publik untuk didiskusikan dan diwacanakan. Kita pun tidak berminat untuk melemparkan wacana public karena merasa itu tidak ada respon. Padahal apabila berbicara di kalangan internal, semua pelaku penataan ruang merasa penataan ruang adalah hal paling penting  yang harus dipikirkan republik ini. Tapi ketika di luar forum, isu-isu seperti itu tidak pernah muncul. Sorry to say, saya lebih banyak mengatakan para pelaku penataan ruang sebagai Jago Kandang saja. Walau saya tidak menutup mata terhadap usaha-usaha beberapa perencana ruang yang mengekspose wacana keruangan di masyarakat. Mungkin usaha mereka belum optimal, karena masalah packaging issue yang kurang seksi&lt;br /&gt;3.   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Kesenjangan Informasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Banyak perencana ruang yang berawacana di tataran langit dan melupakan apa yang ada di Bumi. Melihat masalah secara komprehensif lebih diutamakan daripada melihat persoalan secara riil. Yang kemudian terjadi adalah eksklusivitas pemikiran dan intervensi dalam proses penataan ruang yang mengakibatkan terbatasnya sumbang pemikiran dari luar. Istilah-istilah yang scientific dan tidak responsif terhadap masyarakat mengakibatkan public tidak memahami pengaturan ruang dan implikasi terhadap kehidupan mereka. Terdapat kesenjangan informasi dan akses yang oleh para penata ruang “sepertinya” dibiarkan begitu saja akibat ketakutan apabila semua mengerti tata ruang maka hegemoni mereka sebagai perencana pun diragukan. Mungkin ini nature sebuah ilmu yang tidak memiliki backbone , sehingga mudah untuk di masuki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mental block menghalangi kita penata ruang untuk melakukan inovasi dan progresif. Hal ini kemudian yang menyebabkan tidak adanya progresivitas dalam perencanaan ruang. Bila hal ini dibiarkan berlanjut maka saya bisa bilang ada sebuah kekhawatiran dunia ini sendiri akan mengalami penurunan kualitas.&lt;br /&gt;Sehingga tidak heran bisa kita katakana bahwa kondisi penataan ruang yang sedemikian ini merupakan akumulasi “dosa” para penata ruang, termasuk saya dan rekan-rekan sekalian.&lt;br /&gt;Solusinya?? Maaf saya baru bicara masalah.. solusi saya lanjutkan di edisi lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-catur-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-6429927102598957933?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/6429927102598957933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=6429927102598957933&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6429927102598957933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6429927102598957933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/09/mental-block-penataan-ruang.html' title='MENTAL BLOCK PENATAAN RUANG'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-471679241574946198</id><published>2008-07-08T18:46:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T07:07:45.760-08:00</updated><title type='text'>Percakapan Bersejarah 2008</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SHQf38V2cuI/AAAAAAAAAJY/3bSkjFkMohk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SHQf38V2cuI/AAAAAAAAAJY/3bSkjFkMohk/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220832913980289762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Dalam beberapa hari terakhir kita dihebohkan oleh percakapa&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;n sad&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;apan telpon yang sangat menghebohkan di tahun 2008. Percakapan &lt;a name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="OLE_LINK1"&gt;&lt;span style=""&gt;antara &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="EN" &gt;Artalyta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="EN" &gt; Suryani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="EN" &gt; dengan seseorang yang diduga sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="EN" &gt;Jamdatun Jaksa Untung Udji Santoso.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="EN" &gt; Percakapn ini terkait kasus persidangan penyuapan Jaksa Urip Tri Gunawan terkait kasus BLBI.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="EN" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="EN" &gt;Summary percakapan itu adalah sebagai berikut (sumber didapatkan dari &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/11/time/172449/idnews/954553/idkanal/10"&gt;detik.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Berdasarkan rekam&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;an hasil sadapan Komisi Pemberantasan Korupsi pada 2 Maret 2008, Urip memberi isyarat kepada Artalyta (Ayin),&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt; konferensi pers telah dirancang menurut&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt; keinginannya. Inilah petikan rekaman pembicaraan yang banyak menggunakan bahasa Jawa itu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;"Beres. Sip! Tinggal dengerin &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;press&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; release&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;," ujar Urip dalam telepon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;"Bahasanya dah diatur?" tanya Ayin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;"Sip &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;buanget pokoke&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. Sesuai&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt; dengan sip! Sip &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;bianget pokoke&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. Enggak &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;nyinggung&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; macem-macem&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, sip &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;biaaanget &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;pokoke. Garuk-garuk tangan ya?" kata Urip lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kemudian Ayin bertanya lagi, "Apa? Garuk-garuk tangan?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;"Saya garuk-garuk tangan &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;iki&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; lho&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Wiiiis sip tenan iki lho&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="FI" &gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Lha yo, saya garuk-garuk tangan. &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ngerti to&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;?" kata jaksa dari Bali itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;"Ngertiiii...." jawab Ayin dengan nada yang terdengar sambil tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SHQgtLRLZWI/AAAAAAAAAJg/E1TEMi6ogBA/s1600-h/Graphic1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SHQgtLRLZWI/AAAAAAAAAJg/E1TEMi6ogBA/s320/Graphic1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220833828520289634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Rancangan ini juga diketahui dari percakapan antara Art&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;alyta dan Urip pada beberapa waktu sebelum konferensi pers Kejaksaan Agung:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;"Beritanya aman. Tenang saja," ujar Urip.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="FI" &gt;"Awas itu jangan keceplosan," kata Ayin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="FI" &gt;"Angkanya enggak disebut bos... Begini lho bos. Nanti begini lho bos, saya kan ikut ngomong. Berdasarkan penyelidikan itu kan memeriksa narasumber ini nar&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="FI" &gt;asumber ini, berdasarkan itu tidak ditemukan bahwa ini sesuai dengan peraturan ini ini ini... dan itu benar semua," tutur Urip.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Transkrip rekaman percakapan telepon antara A&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;rtalyta Suryani dan Jampidsus&lt;br /&gt;Kemas Yahya Rahman yang terjadi 1 Maret 2008 pukul 13.00 WIB atau satu hari setelah Kejagung mengumumkan menghentikan penyelidikan kasus yang&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt; membelit obligor BLBI Sjamsul Nursalim pada 29 Februari 2008. Rekaman diperdengarkan jaksa KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl HR&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt; Rasuna Said, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Rabu (11/6/2008 )&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Berikut isi rekaman tersebut:&lt;br /&gt;Artalyta (A): Halo.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Kemas (K): Halo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;A: Ya, siap.&lt;br /&gt;K: Sudah dengar pernyataan saya? Hehehe.&lt;br /&gt;A: Good, very good.&lt;br /&gt;K: Jadi tugas saya sudah selesai.&lt;br /&gt;A: Siap, tinggal…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;K: Sudah jelas itu gamblang. Tidak ada permasalahan lagi.&lt;br /&gt;A: Bagus itu.&lt;br /&gt;K: Tapi saya dicaci maki. Sudah bac&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;a Rakyat Merdeka?&lt;br /&gt;A: Aaah Rakyat Merdeka, nggak usah dibaca.&lt;br /&gt;K: Bukan, saya mau dicopot hahaha. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Jadi gitu ya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;A: Sama ini mas, saya mau informasikan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;K: Yang mana?&lt;br /&gt;A: Masalah si Joker.&lt;br /&gt;K: Ooooo nanti, nanti, nanti.&lt;br /&gt;A: Nggak, itu kan saya p&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;erlu jelasin, Bang.&lt;br /&gt;K: Nanti, nanti, tenang saja.&lt;br /&gt;A: Selasa saya ke situ ya…&lt;br /&gt;K: Nggak usah,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt; gampang itu, nanti, nanti. Saya sudah bicarakan dan sudah&lt;br /&gt;ada pesan dari sana. Kita…&lt;br /&gt;A: Iya sudah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;K: Sudah sampai itu.&lt;br /&gt;A: Tapi begini Bang…&lt;br /&gt;K: Jadi begini, ini sudah terlanjur kita umumkan. Ada alasan lain, nanti dalam&lt;br /&gt;perencanaan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan transkrip Percakapan Artalyta dengan Jak&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;sa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Untung Udji Santoso, (2 Maret 2008).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Artalyta (A) : Halo …&lt;br /&gt;Untung (U) : Ya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Artalyta : Mas, aku nih Ayin.&lt;br /&gt;Untung : Aa … gimana Yin?&lt;br /&gt;Artalyta : Itu, si Urip. Tapi ini aku sudah pakai nomor telepon lain ini,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt; aman. Ketangkep KPK di rumah.&lt;br /&gt;Untung : Di mana dia ketangkep?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artalyta : Kan mau eksekusi itu kan&lt;br /&gt;Untung : Eksekusi apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Aratlyta : Ya itu biasa, tanda terima kasih itu. Nah, terus rupanya …&lt;br /&gt;Untung : Terima kasih apa? Perkara apa?&lt;br /&gt;Artalyta : Nggak ada sebenarnya nggak ada perkara apa-apa. Cuma dia kan baru&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt; terima dari, Urip …&lt;br /&gt;Urip kita …&lt;br /&gt;Untung : Iya … iya …&lt;br /&gt;Artalyta : Sekarang telepon dulu Antasari bagaimana cara ngamaninnya itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Untung : Sebentar saya telepon dulu si Ferry&lt;br /&gt;Artalyta : Ferry sudah aku suruh Djoko, Antasari Mas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Untung : Coba-coba ya aku telepon Antasari dulu ya.&lt;br /&gt;Artalyta : Antasari dulu, ini udah, Ferry sudah.&lt;br /&gt;Untung : Urip sudah ama polisi? Darimana duit itu?&lt;br /&gt;Artalyta : Dari aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="ES-TRAD" &gt;Untung : Hah!&lt;br /&gt;Artalyta : Mas, jawab apa si Urip ya?&lt;br /&gt;Untung : Ya, bilang aja nggak ada kaitannya kok. Dia kan gratifikasi belum waktunya, belum satu&lt;br /&gt;bulan kok. Gitu loh caranya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Artalyta : Itu bilang aja dari anakku, nggak ada keterkaitan kan?&lt;br /&gt;Untung : Iya bilang aja begitu. Tapi klop nggak sama si anu, si, si, apa namanya si Urip.&lt;br /&gt;Artalyta : Ya makanya, si U ngomong-nya gitu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;nggak? Bilang aja dari Agus ya.&lt;br /&gt;Untung : Iya.&lt;br /&gt;Artalyta : Ajudan.&lt;br /&gt;Untung : Oh, jangan. Dia ngomong saya anu kok, anaknya sakit opo-opo, kan bisa aja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Artalyta : Telepon aja ya. 0813xxxxxx&lt;br /&gt;Untung : Siapa itu?!&lt;br /&gt;Artalyta : Urip.&lt;br /&gt;Untung : Yah, ndak mungkin lah Urip kan dimonitor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Nggak, dikasih berapa duitnya itu?&lt;br /&gt;Artalyta : Enam, ehmm, 660 ribu.&lt;br /&gt;Untung : 60 ribu?&lt;br /&gt;Artalyta : 660 ribu.&lt;br /&gt;Untung : 660 ribu?! Berarti&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt; sekitar empat miliar? Artalyta : Enam M. Untung : Lailahaillalah… (ekspresi kaget..)&lt;br /&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;A: Jadi bagaim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;span style="color:black;"&gt;ana ini menyelamatkan itu semua, orang-orang kita?&lt;br /&gt;U: Nggak &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;iso ngelak&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; kalau 6 M. Gila.&lt;br /&gt;A: Jadi gimana?&lt;br /&gt;U: Tak pikir &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;enam atus ju&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;to&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (enam ratus juta-Red) gitu.&lt;br /&gt;A: nggak, itu banyak. Gimana?&lt;br /&gt;U: Itu untuk siapa?&lt;br /&gt;A: Ah, ya udahlah. Sekarang kita jalan ke&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;span style="color:black;"&gt;luarnya gimana?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="ES-TRAD" &gt;U: Adu &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;biyung&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; gimana?&lt;br /&gt;A: Heh.&lt;br /&gt;U: &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sek...sek &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;(sebentar--red). Kalau kayak gitu, susah itu.&lt;br /&gt;A: Aku kena lho, Mas, kayak gini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="ES-TRAD" &gt;U: Lha iya.&lt;br /&gt;A: Aku bilang kan ajudanku.&lt;br /&gt;U: Ajudan kok &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;duite samono gede ne. Soko ngendi? Ngarang ae. Yo wes&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. (Ajudan k&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="ES-TRAD" &gt;ok uangnya begitu banyak. Dari mana? Ngarang aja. Ya sudah--red). Gimananya caranya hubungi Antasari.&lt;br /&gt;A: Ya, coba S&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="ES-TRAD" &gt;ampeyan telepon dulu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;U: Udah, mati teleponnya.&lt;br /&gt;A: Mati? Dicari. Suruh nyari dong. Feri (Direktur Penuntutan KPK Feri Wibisono--red) suruh nyari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;U: Feri juga nggak ngangkat.&lt;br /&gt;A: &lt;u&gt;Jadi gimana? Ini kan mesti ngamanin bos kita semua.&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;U: (terdiam lama)&lt;br /&gt;A: Aku jawabnya apa ya&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;? Sekarang anakku kan masuk lewat belakang. Dia pegang juga. Dia masuk (tiba-tiba terinterupsi, Artalyta seperti menyuruh seseorang di rumahnya melakukan sesuatu).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;U: Usahakan cepat you keluar. Nyari Antasari deh.&lt;br /&gt;A: Ya, di mana dia rumahnya?&lt;br /&gt;U: Di anu, di BSD. Waduh, tapi saya tidak tahu&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt; juga rumahnya. Tapi jangan, jangan ke rumahnya. Ketemu di mana, di hotel atau di mana gitu deh.&lt;br /&gt;A: Ya, aku kan udah mau dibawa. Sampeyanlah yang kej&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;ar, yang nyari dia, Mas. Kan nggak kentara kalau sampeyan.&lt;br /&gt;U: Ya, iya. Tapi teleponnya aku gak ngerti rumahnya (suara Diperkirakan Jaksa Untung terdengar gelagapan).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt; Teleponnya gak diangkat, aku sudah minta Wisnu (Jamintel Wisnu Subroto--red).&lt;br /&gt;A: Sekarang susulin.&lt;br /&gt;U: Tak telepon dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;A: Sekarang sampeyan susulin, gerilya sama Wisnu.&lt;br /&gt;U: Aku udah telepon Wisnu, demi Allah ini.&lt;br /&gt;A: Kata Wisnu apa?&lt;br /&gt;U: Aku sudah dibuka teleponnya. Aku juga nggak buka. Kamu punya nomor&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt; lainnya nggak?nggak punya, lah gimana? (Diperkirakan Jaksa Untung menirukan perkataan Wisnu padanya ke Artalyta)&lt;br /&gt;A: Sekarang aku kan mau dibawa. Supaya keteranga&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;nnya sama gimana? Nanti kan kena gimana? Kan jangan sampai kena semua.&lt;br /&gt;U: Kenapa sih kok bingung gini? Aduh, gawean ae.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;A: Makane. Makanya, aku dari luar Jakarta, dia(jaksa Urip--red) maksa (ambil uang US$ 660 ribu) hari ini.&lt;br /&gt;U: Uhhh, kacau &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;kabeh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. (menghela nafas)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0mm 0mm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SHQfbuv33WI/AAAAAAAAAJQ/321TSC4OFkE/s1600-h/pagan_lawlady_justice.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SHQfbuv33WI/AAAAAAAAAJQ/321TSC4OFkE/s320/pagan_lawlady_justice.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220832429295000930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;Percapakapan di atas&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt; merupakan salah satu percakapan berjarah di Indonesia yang bisa mengalahkan rekaman pidato bung tomo di Surabaya. Rekaman percakapan ini akan menjadi sebuah monumen digital bagi penegakan hukum dan kehidupan berbangsa di negara ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;Walaupun banyak yang bilang percakapan ini sangat lemah menjadi bukti sebuah kasus peradilan. Akan tetapi percakapan beberapa menit ini membuka tabir banyak hal. Yang jelas semakin membuat lembaga kejaksaan menjadi sangat lemah di hadapan publik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;Mafia peradilan memang sudah menjadi barang usang yang masih saja laku dipasaran. Memperjualbelikan tuntutan bagi jaksa dan jual beli keputusan untuk hakim merupakan barang yang biasa dan secara gencar di pasarkan..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;Perlu ada sebuah langkah revolusioner untuk mereformasi peradilan di Indonesia. Dan itu bukan hanya efektif di tingkat peraturan perundangan dan kelembagaan semata. Reformasi SDM mutlak dilakukan oleh Pemerintah untuk mengembalikan citra lembaga peradilan Indonesia. Dimulai dari perekrutan CPNS kejaksaan yang harud dilandasi semangat reformasi dibanding semangat kekeluargaan (maksudnya dari keluarga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;staf kejaksaan) dan materi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semata...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Ini tantangan besar jaksa agung tentunya.. percakapan diatas yang jelas melahirkan kesimpulan umum dimasyarakat bahwa Kejaksaan adalah lembaga yang korup dan tidak dapat dipercaya. Ok pembenahan memang sedang dilakukan. Tapi sayang bau busuk lebih dulu tersebar dibanding bau harum. Sehingga pastinya kerja yang dilakukan akan lebih keras untuk mengembalikan citra kejaksaan agung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Bangun sistem peradilan yang bersih dan akuntabel...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;-catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;color:black;"   lang="IT" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="IT" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-471679241574946198?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/471679241574946198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=471679241574946198&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/471679241574946198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/471679241574946198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/07/percakapan-bersejarah-2008.html' title='Percakapan Bersejarah 2008'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SHQf38V2cuI/AAAAAAAAAJY/3bSkjFkMohk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-3245403192606067229</id><published>2008-06-24T23:26:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T07:07:45.910-08:00</updated><title type='text'>PROGRESIVITAS DUNIA PERENCANAAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SGHmVwXxwMI/AAAAAAAAAIw/7ijkybV-7gw/s1600-h/gambar+151edited.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SGHmVwXxwMI/AAAAAAAAAIw/7ijkybV-7gw/s320/gambar+151edited.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215703104908017858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Di malam 12 juni 2008, beberapa alumni planologi muda (sekitar 20an orang) dari ITB berkumpul di satu sudut cafe di bilangan sudirman. . Latar belakang dari masing-masing individu yang berkumpul berbeda-beda, mulai dari Pegawai Negeri, Konsultan Perencana Ruang, konsultan di lembaga internasional, konsultan properti, peneliti, dan lain sebagainya. Orang-orang tersebut berkumpul dengan berbagai alasan dan motif yang berbeda-beda, akan tetapi semuanya didasari oleh sebuah kegelisahan terhadap apa yang terjadi saat ini di dunia perencanaan, terutama apa yang terjadi di kalangan perencana muda &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dunia perencanaan wilayah sebenarnya bukan sebuah disiplin ilmu yang lama di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Kita bisa katakan tonggak profesi perencanaan adalah ketika Sekolah perencanaan pertama dibuka di tahun 1959 di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Seiring berjalannya waktu, dunia perencanaan mengalami berbagai dinamika yang mewarnai lulusan dari masing-masing sekolah perencanaan. Lahirnya UU Penataan Ruang pada tahun 1992 (43 tahun setelah sekolah perencanaan berdiri), Era dsentralisasi yang memperkuat posisi Pemda terhadap Pusat, gelombang partisipasi masyarakat setelah era reformasi. Yang terakhir adalah keluarnya UU Penataan ruang yang baru, UU 26/2007, yang secara tidak langsung menentukan arah perkembangan profesi perencanaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ratusan bahkan ribuan tenaga perencanaan telah lahir dari berbagai sekolah perencanaan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Alumni sekolah perencanaan telah tersebar di berbagai macam bidang pekerjaan. Lulusan-lulusan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sekolah perencanaan pun telah mengisi berbagai level di profesi perencanaan, tidak hanya didominasi oleh satu atau dua sekolah perencanaan saja.. seharusnya dengan gambaran tersebut, maka dunia perencanaan menuju ke arah yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Akan tetapi, beberapa perencana muda yang hadir pada forum 12 Juni tidak sependapat.. mereka yang hadir merasakan kegelisahan terhadap masa depan dunia perencanaan. Perencanaan wilayah dan kota telah berubah menjadi sebuah bidang yang tidak menarik, tidak berkembang, membosankan, tidak menantang dan tidak ramah terhadap para perencana muda. Atau dengan kata lain dunia perencanaan wilayah menjadi sebuah bidang yang kurang seksi di tengah era globalisasi saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Beberapa pemikiran yang mencuat dari diskusi di malam itu (kalo boleh saya simpulkan ), sebagai berikut ;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;di level alumni muda, terdapat sebuah keputusasaan dari produk rencana      yang di susun. Banyak yang merasa berkiprah di dunia perencanaan tidak      memberikan arti banyak bagi pengembangan ruang itu sendiri. Karena produk-produk      rencana yang di susun ternyata tidak mampu untuk diimpelementasikan      sebagai sebuah produk nyata dalam mengembangkan ruang, entah itu di level      Kota, Kabupaten, Provinsi atau Nasional. Kondisi dimana penyusunan produk      ruang semata-mata sebagai sebuah proyek semata, menimbulkan pesimisme di      kalangan para alumni muda yang menyebabkan mereka berlomba-lomba untuk      keluar dari dunia perencanaan ruang. Fenomena ini sebenernya sesuatu yang      lumrah terjadi di setiap bidang keilmuan. Akan tetapi apabila hal ini berkelanjutan,      maka tentunya dapat dibayangkan sedikitnya alumni sekolah perencanaan yang      berkecimpung di dunia perencanaan. Tentunya secara langsung atau tidak      langsung dapat mempengaruhi kualitas perencanaan itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Selain dari kondisi di atas, ternyata masih ada sebuah ”kerinduan”      dari para alumni sekolah perencana terhadap dunia perencanaan ruang.      Aktivitas di luar dunia perencanaan ruang tidak semata-mata membuat mereka      tidak perduli terhadap apa yang terjadi di dunia perencanaan. Kebutuhan      sebuah media di luar rutinitas pekerjaan dimana mereka dapat berdialog      mengenai apa yang terjadi di dunia perencanaan. Sebuah media dimana      ”planning can be fun”. Media dialog yang pada akhirnya dapat memperkaya      dunia perencanaan tanpa harus berkontribusi langsung sebagai perencana      ruang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Adanya perubahan dalam struktur-budaya masyarakat, perubahan peran      birokrasi, dan iklim bisnis dan democratisasi yang memberikan peluang bagi      perencanaan untuk berkiprah lebih jauh mengisi ruang-ruang publik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Potensi-potensi para alumni muda sekolah perencanaan saat ini tersebar      ke berbagai bidang dan penjuru nusantara. Berbagai prestasi pun diraih.      Akan tetapi hal ini belum terkonsolidasi dengan baik. Sehingga prestasi      yang muncul ada prestasi individu dan bukan prestasi komunitas dunia      perencanaan. Apalagi dengan kondisi feodalistik masyarakat Indonesia yang      melihat komptensi seseorang berdasarkan umur, tidak memberikan kesempatan      yang luas bagi perencana muda untuk mengekspresikan inovasi dan      kreativitas mereka ke publik. Bahkan ada sebuah anggapan yang mengatakan      ”alumni planologi yang terkenal ke publik bukan dikenal sebagai seorang      alumni planologi”. Dibutuhkan konsolidasi potensi dari para alumni sekolah      perencanaan dalam usaha untuk membuat dunia perencanaan ”GO PUBLIC”. Ekspose      terhadap karya-karya nyata yang dibuat oleh alumni-alumni sekolah      perencanaan di berbagai bidang diharapkan mampu untuk meningkatkan citra      perencana di masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Dari sedikit persoalan yang berhasil di ekspose oleh rekan-rekan yang berkumpul, terbersit keinginan untuk membentuk komunitas dimana alumni muda sekolah perencanaan dapat berkomunikasi, berdialog, konsolidasi inovasi, bertukar informasi dan fungsi lain yang mampu melakukan mediasi kepentingan perencana muda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Beberapa pendapat mengenai Komunitas perencana muda yang hendak digagas adalah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Komunitas perencana muda tidak semata-mata membatasi diri pada usia      atau umur kelulusan semata. Akan tetapi harus dapat mewakili ide-ide      progressif dunia perencanaan. Komunitas yang ada mampu mewadahi dan memancing      inovasi-inovasi baru dalam dunia perencanaan. Komunitas ini diharapkan      mewakili ide-ide&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;progresif yang ada      dan tentunya menginformasikan ke masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Perlu dibuat sebuah konvensi mengenai anggota komunitas. Apakah alumni      sekolah perencanaan ataukah orang yang berkecimpung di dunia perencana      ruang semata. Di akhir diskusi hal ini belum kunjung terjawab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Perlunya mengajak oerencana-perencana muda bukan hanya dari satu      sekolah perencanaan saja. Akan tetapi perlu diperluas ke alumni dari      sekolah perencanaan lainnya di penjuru nusantara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;forum mampu menjadi ruang berpikir dalam meningkatkan kepedulian      terhadap kondisi sekitar, termasuk isu2 di dunia perencanaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Komunitas yang ada diharapkan dapat lebih ”seksi” dari sekedar kumpul2      formal ala organisasi birokratik. Bentuk hubungan peer to peer      dikedepankan dari sekedar organisatorik semata. Salah satu ide adalah      membuat pertemuan rutin untuk mendiskusikan hal2 yang bersifat kontemporer      dan tidak hanya berhenti pada isu perencanaan. &lt;b style=""&gt;Dalam hal ini inisiatif dari setiap anggota komunitas sangat      diharapkan...&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Malam itu diakhiri dengan berbagai perasaan di masing-masing individu yang hadir. Optimis, pesimis, tercerahkan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bingun dan lain sebagainya. Diharapkan perasaan-perasaan tersebut dapat membentuk sebuah kekuatan untuk bergerak bersama dalam perbaikan dunia perencanaan, dimana orang-orang muda dan ide-ide segar menjadi ”backbone” dari gerakan tesebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Keberadaan komunitas ini diharapkan mampu menyegarkan dunia perencanaan dengan ide-ide baru, orang-orang baru, inovasi-inovasi baru. Komunitas yang mampu menjadi solusi bagi dunia perencanaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Jalannya masih panjang... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Kita tunggu bagaimana kiprah komunitas ini selanjutnya....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;-Catur-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Tulisan di muat di http://perencanamuda.wordpress.com/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-3245403192606067229?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/3245403192606067229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=3245403192606067229&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/3245403192606067229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/3245403192606067229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/06/progresivitas-dunia-perencanaan.html' title='PROGRESIVITAS DUNIA PERENCANAAN'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/SGHmVwXxwMI/AAAAAAAAAIw/7ijkybV-7gw/s72-c/gambar+151edited.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-5868377036649224540</id><published>2008-04-21T23:58:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T02:15:14.196-07:00</updated><title type='text'>My favourite song.......</title><content type='html'>lagu ini mencerminkan sebuah pemberontakan akan sistem pasar..&lt;br /&gt;kemuakan terhadap globalisasi dan mekanisme pasar....&lt;br /&gt;t&lt;span style="font-size:100%;"&gt;hat's why i love this song.,....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CINTA MELULU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;by Efek Rumah Kaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Nada nada yang minor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Lagu perselingkuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Atas nama pasar semuanya begitu klise&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Elegi patah hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Ode pengusir rindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Atas nama pasar semuanya begitu banal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Wo hooo...! lagu cinta melulu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Kita memang benar-benar melayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Suka mendayu-ndayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Lagu cinta melulu&lt;br /&gt;Kita memang benar-benar melayu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Suka mendayu-ndayu&lt;br /&gt;Lagu cinta melulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Lagu cinta melulu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Apa memang karena kuping melayu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Suka yang sendu-sendu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;"&gt;Lagu cinta melu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-5868377036649224540?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/5868377036649224540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=5868377036649224540&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/5868377036649224540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/5868377036649224540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/04/my-favourite-song.html' title='My favourite song.......'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-5612930641326463273</id><published>2008-03-02T18:26:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:47.412-08:00</updated><title type='text'>Don’t Judge a Movie by its Book….</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Ini sebuah slogan yang saya dapat ketika melewati bioskop jadul di kampus saya tercinta. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sebuah workshop dengan Judul “don’t judge a book by its movie”, yang mengibarkan misi bahwa orang2 jangan menilai &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;bagus/jeleknya sebuah buku setelah melihat film yang dibuat dari buku tersebut. Saya sendiri tidak hadir dalam workshop tersebut.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tlrYDvwEI/AAAAAAAAAHw/HjN2oeK61ys/s1600-h/200px-The_da_vinci_code.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tlrYDvwEI/AAAAAAAAAHw/HjN2oeK61ys/s320/200px-The_da_vinci_code.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173340392832090178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tahu “da vinci code syndrome” ??? itu istilah yang gue buat sendiri habis m&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;enonton Versi film dari “ Da vinci code” yang dimainkan oleh Mr. Tom Hank (one of the respected actor in my point of view).. Jadi sebenernya kaya gini nih : kita membandingkan antara film (yang berasal dari sebuah buku) dengan buku aslinya.. lau kita melahirkan kesimpulan bahwa versi buku lebih bagus atau kita bilang filmnya lebih bagus.. opini ini juga bisa berasal karena kita menonton filmnya terlebih dahulu dibanding novelnya ataupun sebaliknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;U&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;ntuk “da vinci code”, karena saya membaca&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; bukunya terlebih dahulu maka t&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;entu saja otomatis ketika saya menonton film tersebut yang ada di kepala saya ya membandingkan antara kedua produk seni tersebut. Hasilnya, banyak kekecewaan di belakang kepala saya. Mulai dari ceritanya yang terburu-buru (jujur saja nonton film itu &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;kaya lari marathon), cerita yang terlalu ingin mengadopsi buku sehingga banyak flops, dan acting Mr. Tom Hank yang menurut saya tidak sebagus ketika dia bermain “catch me If you can” bersama Leonardo di Caprio (saya tidak berani membandingkan dengan Forest Gump, World Class Movie). Akhirnya saya keluar bioskop dengan sedikit (hanya sedikit) misuh-misuh (gak ngerti istilah ini??? Tanya sama orang jawa di sebelah anda)…Salah satunya adalah “ Damn!!! &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Gue harusnya beli DVDnya aja terus nonton di computer bobrok gue di rumah)”…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tmXoDvwHI/AAAAAAAAAII/1SeKE5Wr7Jo/s1600-h/HarryPotter_poster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tmXoDvwHI/AAAAAAAAAII/1SeKE5Wr7Jo/s320/HarryPotter_poster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173341153041301618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Kasus berbeda dengan Harry Potter... saya nonton filmnya terlebih dahulu baru baca &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bukunya. Hasilnya Saya sama sekali tidak terganggu dengan model seperti apapun film HP dituturkan oleh Sutradara. Ketika pada akhirnya saya memutuskan untuk membaca bukunya.. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;It helps me a lot, karena figur yang ada jadi terbayangdi hadapan saya.. Fenomena ini pun terjadi terhadap “LORD of the Rin&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;g”… saya sama sekali tidak terganggu, dan masih kagum dengan film itu (walau banyak rekan saya penggemar novel itu, merasa terganggu dengan film besutan Peter Jackson). In fact, buku LOTR yang dibawakan dengan oleh Galuh (thx my friend) dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Pakistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; belum say abaca (Maklum berbahasa inggris euyyyyyyyyyyyyyyy. Butuh usaha lebih!!!)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Anda pernah melakukannya?? Membandingkan antara buku dengan film yang dibuat berdasarkan buku tersebut??? Mebuat sebuah penilaian serius (yang dipublish di Koran atau blog ) atau hanya komentar ringan antar teman selepas menonton bareng??? Kalau iya, maka anda secara resmi terkena “da vinci code syndrome”….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Memang membuat film berdasarkan buku yang pernah diterbitkan apalagi yang sangat terken&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;al dan dibaca oleh ribuan orang pasti sangat sulit. Filmmaker dituntut untuk tidak keluar dari alur cerita&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; yang ada di benak orang-orang atau tidak boleh sembarangan memilih aktor (karena setiap membaca novel, setiap orang memiliki figur dan mindset sendiri terhadap apa yang dia baca)...sayangnya terkadang (dari pandangan saya sebagai penikmat film) para filmmaker terjebak dalam stigma ini yang akhirnya membuat film itu menjadi biasa-biasa saja... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Menjadi sutradara sebuah film yang berasal dari sebuah buku yang terkenal menjadi seb&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;uah kutukan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Kenapa?? Karena dia harus siap untuk diomongin jelek ataupun dipuji sampai mampus...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Tapi apakah memang harus seperti itu?? Layakkah dua buah karya seni yang dihasilka n oleh dua orang kreatif denga gayanya berbeda untuk diperbandingkan?? Ya memang sih itu tidak adil.. tapi itu lah proses kreatif yang harus melewati proses kritik dan masukan baik negatif ataupun positif..&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Saya ambil contoh film-film yang diambil dari novel John Grisham.. mungkin karena jenis novel ini segmented dan filmmnya di tonton oleh segmented people pula, maka komentar terhadap film2 ini tidak te&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;rekspose secara luas.. untuk john grisham, saya sudah melewati dua proses (nonton film lebuh dulu atau baca bukunya lebih dulu. Sederet film The Client, The Firm, Runaway Jury dan lainnya dibuat dengan berusaha tidak terjebak secara saklek terhadap novelnya. Bahkan di runaway jury, filmmmakernya secara berani merubah entitas kasus hukum yang jadi fokus perhatian disesuaikan dengan kondisi terkini (FYI novel John grisham banyak berbicara soal pengacara dan kasus Hukum... gue curiga kesukaan gue terhadap novel-novel John Grisham, membuat gue memilih seorang Lawyer untuk menjadi istri. We will talk about this someday)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Dengan tidak bermaksud latah mengikuti blog-blog lain yang berbicara mengenai Film ” ayat-ayat cinta”, tapi tulisan panjang diatas saya buat jelas mengarah terhadap opini saya terhadap film ini..&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tmX4DvwII/AAAAAAAAAIQ/9c9VWHuqFaI/s1600-h/jomblo-poster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tmX4DvwII/AAAAAAAAAIQ/9c9VWHuqFaI/s320/jomblo-poster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173341157336268930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Hanung Bramantyo sempet menjadi salah satu filmmmaker yang bukan favorit saya. ini akibat brownies, film &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;sekelas citra yang beliau bikin yang menurut saya film ini bagus Cuma kayanya belum sampai citra deh (no hard feeling ya, ini opini penikmat film lho bukan ahli film)... tapi Hanung membuktikan ke saya bahwa dia filmmaker yang ahli dalam meramu sebuah novel terkenal menjadi Film..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Pembuktian pertama adalah Film ”Jomblo”. Beberapa keberhasilan dia di film itu adalah menjadikan Ringgo agus rahman menjadi salah satu aktor yang diperhitungkan, mengasah Chrstian Sugiono men&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;jadi aktor yang lumayan (dibanding ketika di film catatan akhir sekolah) dan keberanian dia merubah cerita film tanpa menghilangkan makna persahabatan yangt diinginkan oleh Aditya Mulya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tlroDvwGI/AAAAAAAAAIA/nqQoEwicfkg/s1600-h/ayat_ayat_cinta_poster.preview.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tlroDvwGI/AAAAAAAAAIA/nqQoEwicfkg/s320/ayat_ayat_cinta_poster.preview.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173340397127057506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;“ayat-ayat cinta” sekali lagi dengan berani dibuat keluar dari cerita novelnya.. Hanung sepertinya menyadari bahwa salah satu kelemahan dari Novel buatan Habbiburrahman adalah kurang nya alur menuju klimaks yang terasa menggantung.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Meneruskan hidup Maria paska persidangan menambah manisnya cerita film ini dan menunjukkan kepaa orang awam mengenai realitas hidup berpoligami (gak semuanya indah dan gak semuanya penuh pertempuran). Menambah bumbu-bumbu cemburu Aisha dan ketidakpercayaan diri fahri akan istrinya yang Tajir abissss ,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt; menunjukkan bahwa tokoh2 yang di film ini adalah manusia biasa... yang bisa cemburu, bisa tidak PD, bisa tidak ikhlas. Dan semuanya kembali kepada iman masing-masing orang.... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Hal ini sama seperti film “chronicles of Narnia”. Dimana novel yang sangat tipis dan sang&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;at sederhana dibuat menjadi lebih glamour dan logis lewat film yang dibuat lebih dari seratus tahun setelah novel di buat. …………..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tlrYDvwFI/AAAAAAAAAH4/p_dko5h8yC4/s1600-h/12041538.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tlrYDvwFI/AAAAAAAAAH4/p_dko5h8yC4/s320/12041538.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173340392832090194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kali ini saya tidak terjebak dalam da vinci code syndrome. Saya pernah baca buku novelnya jauh sebelum keluar filmnya… dengan segala kekuarangannya, saya memuji film tersebut dalam mengenalkan nilai-nilai islami dalam sebuah bahasa yang popular, yaitu cinta… ya walau kemudian secara tiba-tiba melahirkan implikasi para aktivis (jaman saya kulaih dulu) menjadi romantis tiba2 dan termotivasi untuk nikah, itu hanya side effect yang tidak bisa dihindari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saya menonton filmnya weekend kemarin bersama istri saya.. apresiasi saya terhadap film itu positif.. menurut saya film tersebut tidak terlalu bagus (karena sampai sekarang &lt;u&gt;janji joni&lt;/u&gt; tetap menjadi film bagus di mata saya), tapi film “ayat-ayat cinta” ini adalah sebuah film yang indah…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Indah, itu adalah kata yang saya pilih untuk mendeskripsikan apresiasi positif terhadap film itu. Tidak merasa perlu untuk membandingkan antara kedua karya intelektual kreatif antara Hanung dan Habbiburrahman (duh susah bener nulis namanya).. kedua karya ini berbeda dalam lain hal, dan saling melengkapi dalam banyak hal. Keindahan film ini membuat saya berpikir melihat sebuah karya berbeda dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; penuturan berbeda.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Cara indah dalam menuturkan kisah cinta Maria, Aisha, Noura, Nur dengan Fahri membuat saya terpukau. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Kekuatan latar musik membuat saya merinding… mungkin ini berlebihan.. tapi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang membuat saya terharu pada film ini, bukan hanya pada ceritanya.. tapi ke musik latar. Mendegar lirihan lantunan kalimat ”astagfirullah”, membuat hati gue miris...terlalu melankolis??? Maybe it’s just me... Pemilihan intro musik pada adegan awal membuat meruntuhkan image film romantis yang intro musiknya harus termehe-mehe... Hahahahahahahahahahaha &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Saya angkat topi buat Hanung, yang membuktikan diri sekali lagi membuat film bagus.. walau tentunya ini melahirkan tuntutan besar buat beliau.. padahal kita tahu tidak setiap orang bisa membuat film bagus dengan kualitas yang sama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkali-kali.. bahkan mira lesmana pun gak selalu buat film Bagus..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Hidup Film Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;-catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;(masih jadi) penikmat film&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;NB : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;-kenapa belakangan ini topik film yang saya tulis... Ok saya akui, belakangan ini weekend saya memang saya habiskan dengan menonton film. Entah bioskop atau DVD....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;-Saya masih menunggu dian sastro untuk comeback di perfilman Indonesia......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-5612930641326463273?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/5612930641326463273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=5612930641326463273&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/5612930641326463273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/5612930641326463273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/03/dont-judge-movie-by-its-book.html' title='Don’t Judge a Movie by its Book….'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8tlrYDvwEI/AAAAAAAAAHw/HjN2oeK61ys/s72-c/200px-The_da_vinci_code.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-3235277828464601264</id><published>2008-02-28T01:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:47.875-08:00</updated><title type='text'>FILM DAN CINTA</title><content type='html'>&lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;Saya selalu menganggap film adalah sebuah cerminan dari seorang individu dalam merefleksikan opini dan pendapat beliau mengenai kehidupan.. terkadang pendapat indvidu itu secara sadar ataui tidak sadar merupakan cerminan dari sebuah ideologi sebuah generasi mengenai dunia yang sedang dialami saat ini.Itulah kenapa saya suka film , karena saya dapat mengetahui refleksi dan opini dari seseorang (entah sutradara, pemilik modal ataupun penontont) mengenai sebuah isu..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Saya ambil contoh Film G30S/PKI. Itu bukan hanya sebuah film untuk hiburan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; semata. Akan tetapi itu merefleksikan gambaran opini publik pada jaman itu mengenai peristiwa yang terjadi pada malam 30 September 1965. dan khusus untuk film itu tidak hanya opini yang terefleksikan, akan tetapi berhasil pula dalam membuat opini publik mengenai apa yang terjadi pada malam itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lalu maraknya film horor belakangan ini kita t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;angkap sebagai apa?? Kalau saya melihat ini gambaran masyarakat Indonesia yang masih suka hal-hal berbau klenik-klenik.. mau tau contohnya.. setiap awal tahun, seluruh infotaiment Indonesia menampilkan Mama Laurent kek, Ki Joko Bodo kek, Ki Gendeng kek, suhu acai, dan segerombolan lainnya. Gue pribadi menolak segala bentuk pemberitaan seperti itu. Karena itu sama dengan PEMUSYRIKAN MASSAL!!!!!!!!!! &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ini yang harusnya diurusin oleh2 para anggota dewan dari partai2 islam dibanding ngurusin RUU Pemilu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;U&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ntuk blog kali ini, gue berbicara persepsi mengenai cinta dalam film... ini bisa dibilang menindaklanjuti postingan saudara dan sahabat saya &lt;a href="http://awandiga.blogspot.com/2008/01/film-cinta.html"&gt;awan&lt;/a&gt;..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cinta banyak sekali diterjemahkan oleh para pembuat film.. kayanya cinta emang topik yang paling favorit dalam dunia hiburan.. entah musik, film, lukisan, karya patung dan lain sebagainya.. para filmmaker sel&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;alu berlomba-lomba mengintrepetasikan cinta dalam pandangan masing-masing orang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Joko anwar pernah mengintrepetasikan cinta dalam sebuah kejar-kejaran seoarang pe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;gawai bioskop dalam film Janji Joni (still one of the best movie i’ve ever watch).. atau seorang mira lesmana membuat intrepetasi cinta dalam bentuk persahabatan sherina munaf dan rekan-rekannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Deddy mizwar secara berlebihan (kalau kata gue) merefleksikan kecintaan pada sebuah negara lwat fim naga bonar. Walau secara jujur saya bilang Naga Bonar yang pertama lebih merefleksikan rasa kecintaan kepada negara dibanding Filmnya om deddy.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lalu bagaimana dengan film2 dengan genre (meminjam istilah awa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;n) “&lt;i&gt;cerita cinta u&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;topis yang tokoh-tokohnya soleh tetapi ceritanya sebenarnya sama saja dengan AADC&lt;/i&gt;”.. ya sebenernya istilahnya mungkin terlalu kejam..gak semua film dari kelas ini jelek-jelek.. apakah benar cinta itu hanya sebatas dua orang laki-laki dan perempuan yang selalu berakhir dengan indah.. mungkin itu hanya simplifikasi dari segala persoalan yang dianggap rumit bagi kebanyakan orang.. karena kalau harus riil, maka saya yakin film AADC tidak akan cukup dibuat dalam durasi 2 jam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selama sejarah saya tonton film ada dua film romantis yang menurut saya cukup menghibur hati yang butuh siraman kisah2 romantis ini (duh bahasanya gak nahan), yaitu &lt;b style=""&gt;“Kejarlah Daku kau kutangkap” &lt;/b&gt;dan &lt;b style=""&gt;“Love Actually”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8Z_FUauSrI/AAAAAAAAAHo/RFUqJeRVsjA/s1600-h/116px-Kejarlah_Daku_Kau_Kutangkap1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8Z_FUauSrI/AAAAAAAAAHo/RFUqJeRVsjA/s320/116px-Kejarlah_Daku_Kau_Kutangkap1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171960951438461618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Film yang pertama dimainkan om deddy mizwar dan tante lydia kandouw.. kenapa saya suka?? Simpel aja.. ini merepresentasikan bah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;wa cinta itu meru&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;pakan akumulasi dari perbedaan-perbedaan masing2 individu yang mengalaminya untuk kemudian melebur menjadi satu rasa dan pemahaman yang sama akibat dari komunikasi.. ya hanya butuh komunikasi.. bercerita pada orang yang salah bisa melahirkan kesimpulan yang salah.. Dahsyat!!!!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Untuk film yang kedua. Film yang dibesut oleh Richard &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8Z9_EauSpI/AAAAAAAAAHY/iuwHuluP2Mk/s1600-h/200px-Love_Actually_movie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8Z9_EauSpI/AAAAAAAAAHY/iuwHuluP2Mk/s320/200px-Love_Actually_movie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171959744552651410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Curtis kayanya disukai oleh banyak orang deh (walau sutradara favorit gue tetep stephen sommers)… gue termasuk orang yang telat untuk suka film ini inipun gara2 diracuni oleh segerombol cowok2 yang tiba suka nonton film romantis. Jadi penasaran aja gue. Kesederhanaan yang ditampilkan dalam film ini menjadikan kisah cinta yang ditampilkan menjadi sangat sederhana.. gara2 film ini gue jadi suka lagu “here with me” nya Dido..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ok film ini memang bagus dan tentunya banyak yang suka.. tapi kemudian apakah ini harus diikuti oleh filmmaker Indonesia dalam bentuk film LOVE????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beberapa hari yang lalu, saya dan istri bersepakat untuk kembali menonton film Indonesia.. karena dua film indonesia yang terakhir kami tonton (Quickie express dan Otomoatis Romantis) tidak mengecewakan, dan bisa membuat kami keluar studio dengan merasa terhibur... tapi tidak untuk film LOVE ini. Kami tidak sepaham.. Istri saya tentunya suka dengan film ini.. tapi saya, hmmmmmmmm saya harus pikir untuk memberi apresiasi positifi terhadap film ini (Istri saya tampaknya tidak terima dengan jalan pikir saya yang ngejlimet.. maaf sayang aku, ini cetakan dari sononya kayanya).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Film Love ini caya lihat memang mencoba keluar dari bayang-bayang Love actually. Tapi tentu saja ekspektasi banyak orang terhada&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8Z9_UauSqI/AAAAAAAAAHg/eF9mFRoJCvs/s1600-h/Love.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8Z9_UauSqI/AAAAAAAAAHg/eF9mFRoJCvs/s320/Love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171959748847618722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;p film ini sangat tinggi.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kritik saya terhadap film ini sebenernya gak banyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in; font-family: georgia;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ragam cerita cinta      yang dikeluarkan di sini cukup variatif, tapi coba aja diperluas ke      spektrum-spektrum lain yang lebih tidak biasa. Mungkin menjadi menarik      untuk di tonton..kan genre film dengan banyak tokoh bisa kita liat di Film      Berbagi Suami karya Nia Dinata. Film mbak nia kan berhasil menawarkan      sebuah cerita poligami yang tidak begitu2 saja.. Walau film ini masih      punya keunggulan dibanding Berbagi suami, karena plot cerita berjalan      bersamaaan.. saya tau ini butuh banyak tenaga untuk membuatnya menjadi      logis...walu kalo kita pikir2 time frame nya agak berantakan. Terutama posisi      waktu kisah Fauzi Baadila vs Acha dengan Kisah Darius Vs Luna Maya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Keinginan      menyatukan banyak pemain terkenal menyebabkan beberapa tokokh yang      dimainkan menjadi kurang enak dilihat.. mungkin untuk beberapa tokoh bisa      dicari wajah2 baru yang lebih pas dibandingkan keinginan untuk memasang      nama2 yang sudah ngetop.. walau saya harus salut dengan Om Sophan Sophian      dan Widyawati... akting mereka berdua membuat saya merinding (i actually      merinding melihat mereka berdua). Acha tampil cukup mengagetkan saya. Saya      yang bukan penggemar Acha (maaf mbak, saya selalu menghindari menonton      film anda semenjak pengalaman yang kurang baik dengan My Heart) cukup      terpesona dengan akting dia sebagai orang kampung... (tapi kayanya orang      kampung asal Sukabumi gak pake jeans sebagus itu pada saat pertama kali      datang ke Jakarta)..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;But anyway, film LOVE saya anggap cukup menyegarkan di sela-sela serbuan film horor yang makin lama makin gak penting untuk kita tonton.. di tahun 208, katanya film2 menarik bakal bermunculan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;i’m looking forward for it. Sebuah cara baru dalam bertutur yang baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Film-film seperti ini akan banyak bermunculan tentunya ke depan. Saya sih berharap cara bertutur yang semakin beragam menjadi kan saya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;makin semangat nonton film Indonesia..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mudah2an Cinta tidak semata-mata di intrepetasikan oleh para filmmaker sebagai sebuah kisah cinta utopis ala AADC.... kami butuh penyegaran-penyegaran.. kanmi butuh cerita-cerita yang lebih tidak konvensional.. saya menuntut para film maker dapat berkontribusi dalam pencerdasan anak bangsa..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mudah-mudahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hidup Sinema Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;-catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Penikmat film (bukan pemerhati)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;NB : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;-sebenernya gue Cuma mau ngomentari film LOVE aja kok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;-Mba Dian Sastro kok gak main film lagi ya?? Udah kangen nih liat aktingnya... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-3235277828464601264?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/3235277828464601264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=3235277828464601264&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/3235277828464601264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/3235277828464601264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/02/film-dan-cinta.html' title='FILM DAN CINTA'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R8Z_FUauSrI/AAAAAAAAAHo/RFUqJeRVsjA/s72-c/116px-Kejarlah_Daku_Kau_Kutangkap1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-2702202869280921818</id><published>2008-02-18T21:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:48.137-08:00</updated><title type='text'>TRAPPED IN  COMFORT ZONE</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;"biarkan keyakinan kamu 5 cm menggantung di depan kening kamu.. dan sehabis itu, yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt; kamu perlu... cuma kaki yang berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerj&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;a lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: right;font-family:trebuchet ms;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Geng Power &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Rangers dalam Novel Donny Dhirgantoro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Ini kalimat yang baru m&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;inggu&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R7pprkauSmI/AAAAAAAAAHA/mHuvjhFu0uY/s1600-h/stella_sofa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R7pprkauSmI/AAAAAAAAAHA/mHuvjhFu0uY/s320/stella_sofa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168559719592118882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt; lalu saya da&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;patkan dari sebuah novel yang menurut saya luar biasa.. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; penulisan yang sangat sederhana, ditambah ide cerita yang segar (walau saya agak terganggu dengan banyaknya quotation film dan lirik lagu). Overall novel 5 cm karangan &lt;a name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="OLE_LINK1"&gt;&lt;span style=""&gt;Donny Dhirgantoro &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;cukup untuk mengisi semangat dan idealisme yang mengering akibat kemacetan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan kepenatan dunia kerja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Menjadi muda atau saat muda adalah saat-sata terbaik yang diberikan oleh Yang maha kuasa kepada setiap manusia untuk mengeksplorasi diri dan idealisme untuk membentuk dunia sesuai dengan bayangannya. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang berhasil ada yang tidak, karena itu adalah cara dunia bekerja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Saya teringat satu cerita yang saya dapat dari sebuah blog yang di tulis oleh mas&lt;a href="http://paknewulan.wordpress.com/2007/03/07/kepribadian-pns-tidak-bisa-berkembang/"&gt; lutfi&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="margin: 0in 0in 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Suatu ketika, ada seekor anak elang yang secara kebetulan terpisah dari induknya dan berkumpul dengan ayam-ayam, mulai dari yang masih kecil sampai induk ayam. Setiap pagi mereka keluar kandang dan mencari makan bersama-sama di suatu pelataran yang luas dan di pinggir sungai. Bersama anak ayam lain dia mencari makan dengan mematukkan paruhnya ke tanah. Dia tidak bisa keluar dari pelataran dan pinggir sungai karena kata induk ayam banyak bahaya di luar &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Walau lokasi mencari makan terbatas, mereka tetap merasa senang dan tetap makan dengan gembira, saling berebut dan bercanda. Karena telah lama berkumpul dengan kelompok ayam, segala tingkah dan gerakan anak elang itu mirip seperti yang dilakukan oleh ayam-ayam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="margin: 0in 0in 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Suatu hari, ayam-yam yang jumlahnya puluhan menyebar di pelataran sampai jauh di dekat &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Mereka lari tunggang langgang ketika ada elang terbang di kejauhan. Ayam-ayam dan anak elang tadi sangat ketakutan. Ternyata, hari-hari mencekam tersebut berulang beberapa kali. Hal itu disebabkan oleh elang perkasa yang sering terbang mondar-mandir di sekitar kelompok ayam. Anak elang juga menghadapi hari-hari yang menakutkan tersebut dengan tabah. Dia menganggap bahwa hidup memang penuh dengan tantangan. Walaupun demikian, lama-kelamaan dia mulai mengeluhkan kehidupannya yang penuh ketakutan, tekanan dan penderitaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="margin: 0in 0in 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Suatu kali dia menanyakan kepada induk ayam, mengapa mereka harus lari saat harus mencari makan padahal mereka belum cukup kenyang. Induk ayam menerangkan bahwa akan sangat berbahaya bagi kelompok ayam jika mereka tidak lari. Walaupun kenyang, tetapi kemudian jadi mangsa burung elang juga tidak ada artinya. Jadi lebih baik memilih sesuatu yang lebih aman walaupun sedikit lapar. Anak elang berusaha mendebat ”Bagaimana jika kita melawan atau bertahan ? Kita khan lebih banyak jumlahnya daripada elang ?” Induk ayam mulai marah dan dengan membelalakkan mata, tanda emosi, dia membentak ”Kita pasti kalah dan akan dimakannya !” Kata-kata induk ayam tadi membuat anak elang menjadi takut dan membuatnya banyak merenungkan kehidupan yang dialaminya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="margin: 0in 0in 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Sampai suatu ketika, saat anak elang sendirian mencari makan sampai jauh di tepi sungai, secara tidak sengaja dia memergoki elang besar yang terbang rendah menuju kearahnya ! Elang muda hampir pingsan ketakutan. Apalagi masih terngiang petuah induk ayam yang intinya ”pasti kalah dan dimakan.” Dia semakin takut, tetapi tidak sempat lari karena jarak elang tersebut dengan dirinya cukup dekat. Namun diluar dugaan, elang itu hanya terbang melintas didekatnya untuk kemudian terbang tinggi lagi. Elang muda tersebut tidak diapa-apakan bahkan elang besar bertanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="margin: 0in 0in 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;”Hey, mengapa kamu ikut lari ?” Elang kecil terkejut dan mulai mengurangi kecepatan larinya serta berpaling pada elang perkasa sambil berkata dengan polosnya ”Karena takut dengan engkau .” Elang perkasa tertawa terkekeh-kekeh ”Mengapa kau harus takut ? Kalau mereka, ayam-ayam itu, wajar saja jika ketakutan, tetapi engkau adalah elang yang bisa terbang. Tidak perlu lari dan makan di latar dan pinggir sungai .” Elang kecil tertegun hampir tak percaya, ”Benarkah ? Apakah saya seekor elang ? Apakah saya bisa terbang ?” Elang perkasa itu hanya tertawa mendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Cerita ini memberikan satu refleksi kepada kita semua (terutama saya), mengenai dimanakah kita saat ini?? Apakah yang telah kita capai? Mungkinkah kita bergerak meninggalkan zona nyaman kita…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Kata mas wikipedia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0in 27pt 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;A comfort zone denotes that limited set of behaviors that a person will engage without becoming &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anxious" title="Anxious"&gt;anxious&lt;/a&gt;. Alternatively denoted as a "plateau" it describes that set of behaviors that have become comfortable, without creating a sense of risk. A person's personality can be described by his or her comfort zones. Highly successful persons may routinely step outside their comfort zones, to accomplish what they wish. A comfort zone is a type of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mental_conditioning" title="Mental conditioning"&gt;mental conditioning&lt;/a&gt; that causes a person to create and operate mental boundaries that are not real. Such boundaries create an unfounded sense of security. Like inertia, a person who has established a comfort zone in a particular axis of his or her life, will tend to stay within that zone without stepping outside of it. To step outside a person's comfort zone, he must experiment with new and different behaviors, and then experience the new and different responses that then occur within his environment.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Mr. Plato pernah mengisahkan sebuah kisah fiktif mengenai GOA Plato dimana manusia-manusia tinggal di dalam sebuah goa dan mengagumi bayangan diri sendiri tanpa pernah tau apa yang terjadi di luar goa tersebut. Mereka gak pernah keluar dari goa tersebut. Ya orang2 tersebut terjebak dalam kenyamanan yang mereka ciptakan sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Kehidupan sehari-hari dan rutinitas yang kita jalani (sadar atau tidak sadar) menjebak kita dalam satu kotak yang terbatas. Tau perbedaan belalang yang ditaro dalam kotak korek api sama tidak.. belalang yang di dalam kotak korek api lompat lebih pendek dari yang tidak ditaruh dalam kotak korek api..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Zona nyaman bisa kita sebut sebagai goa plato atau kotak korek api. Kadang kenyamanan membatasi potensi dan pencapaian yang dapat kita hadapi. “ah kayanya gak mungkin deh” atau “ gue kayanya gak mampu deh” adalah kalimat-kalimat yang membuat sebuah “mental blocking” terhadap potensi kita sendiri.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Setelah membaca tulisan yang panjang ini.. saatnya kita bertanya pada diri kita sendiri “apakah kita terjebak dengan zona nyaman yang kita buat???”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;tentunya sulit untuk mendefinisikan diri kita apakah berada dalam zona nyaman yang destruktif terhadap perkembangan potensi diri kita atau tidak. sikap manusia yang BEJ (Blamming, excuse and justify) tentunya membuat pembelaan terhadap pertanyaan diatas..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;kayanya kita harus bertanya pada diri kita masing dengan kriteria yang kita sadari bersama &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;kembali kepada kalimat yang pertama saya sitir.. mimpi kita lah sebenarnya yang menjadi kriteria buat kita mengenai apakah kita ada di dalam zona nyaman atau tidak.....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; Ayo Bergerak!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;-catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;NB : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;tulisan banyak.. cuma isinya menyitir semua… lagi susah berproduksi.. berusaha menumbuhkan semangat nulis dan ngeblog….. Mungkin gue udah terjebak dalam zona nyaman gue sendiri dalam nge bLOG&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 3pt; text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;gambar diambil dari  &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.urbanfurnishings.com/sofas.html" target="_top"&gt;www.urbanfurnishings.com/&lt;wbr&gt;sofas.html&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-2702202869280921818?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/2702202869280921818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=2702202869280921818&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2702202869280921818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2702202869280921818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/02/trapped-in-comfort-zone.html' title='TRAPPED IN  COMFORT ZONE'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R7pprkauSmI/AAAAAAAAAHA/mHuvjhFu0uY/s72-c/stella_sofa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-2738047873281635778</id><published>2008-02-13T22:49:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:48.177-08:00</updated><title type='text'>Kalau Memang Semua Tak Terencana…..</title><content type='html'>&lt;p face="georgia" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R7PmWEauSlI/AAAAAAAAAG4/XMJjAtwAEO8/s1600-h/planning.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R7PmWEauSlI/AAAAAAAAAG4/XMJjAtwAEO8/s320/planning.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166726464341428818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya ini sekolah di sekolah perencanaan wilayah dan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;… maka untuk itu banyak orang yang bilang saya ini perencana ruang,… tapi saya sendiri tidak pernah PD menyebut diri sendiri sebagai perencana…. Kenapa??? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p face="georgia" class="MsoNormal"&gt;Menjadi perencana itu susah-susah gampang… susahnya melihat dari segala perspektif untuk merancang satu scenario pengembangan yang solid dan akomodatif dengan aspirasi banyak stakeholder menjadi tantangan buat semua perencana.. gampangnya (untuk konteks &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;) tidak pernah ada sanksi apapun terhadap kesalahan perencanaan di semua level… &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Hasil dari ini jelas kita lihat &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;… Pembangunan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang cenderung tidak terkendali, perusakan lingkungan atas nama pembangunan, pelanggaran rencana tata ruang di mana-mana dan lain sebagainya. Hal-hal ini berimplikasi tentunya pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fenomena bencana yang terjadi belakangan ini, Lumpur lapindo, banjir DKI, longsor, kemacetan, dan lain sebagainya….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Saya berani menyatakan untuk saat ini Dunia Perencanaan Ruang sedang mengalami krisis.. ketiadaan sebuah kesadaran nurani dalam merencanakan wilayah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi persoalan yang krusial di dunia profesi perencanaan. Perencana merencanakan tanpa menganggap apa yang di rencanakan akan berimplikasi besar terhadap kehidupan mahluk di atas wlayah yang direncanakan… saya tidak berbicara perencana pemerintah saja, terjadi pula di para professional perencana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Perencana professional melakukan perencanaan sebatas pemroyekan semata saja. Tidak ada obligasi moral akan sebuah ouput yang dihasilkan.. karena mungkin tidak sanksi tegas terhadap apa yang di susunnya. Naskah akademis rencana tata ruang didapat dari menduplikasi satu wilayah ke wilayah lainnya. Itu tentunya tidak menjadi masalah bila sampai tataran outline… tapi &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; aneh misalnya kita menemukan adanya kata Kabupaten Tangerang di Rencana Tata ruang Kabupaten Yahikimo… &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Perencana di jajaran pemerintah juga memiliki kondisi yang tidak lebih baik… berita kemarin pagi saya melihat ada liputan 4 kasus penggusuran dengan perlawanan yang dilakukan di 4 &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang berbeda… ini menunjukkan apa?? &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; perencana berlindung di balik penegakan UU 26/2007 mengenai ruang terbuka hijau.. memang hal itu benar adanya.. tapi apakah mekanisme penggusuran mesti berdarah-darah dan penuh tangis rakyat seperti yang dieskpose di TV (kecuali saya memang telah di tipu oleh media). Bukankah itu menunjukkan bahwa ketiadaan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat yang diamonginya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Apabila memang semua tampak tidak terencana, mungkin memang diperlukan REVOLUSI kelembagaan perencanaan. Agar semua kedudukan dapat ditempatkan sebagaimana mestinya…. Semua proses perencanaan yang ada dapat berjalan sebagaimana seharusnya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Perencana tata ruang harus lebih berani berbicara mengenai isu-isu kesejahteraan dan kemiskinan.. jangan lagi bermain di tataran keseimbangan wilayah dan teori pertumbuhan semata… akan tetapi bagaimana &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;merencana tata ruang tidak membuat yang miskin tambah miskin dan yang kaya tambah kaya….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Yang kemudian harus dibangkitkan adalah HATI NURANI… iya hati nurani seorang perencana dalam merencana…. Siapakah yang mampu melakukannya??? Organisasi Profesi perencana?? Sekolah perencanaan?? Atau Pemerintah??? Siapa yang berani bergerak duluan….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Tapi sekali lagi, saya &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; bukan perencana…. Apa pedulinya???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;-catur- &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;(lebih suka menyebut dirinya) DEVELOPMENT ANALYST&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;NB:&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;1. &lt;b&gt;Planning&lt;/b&gt; is both the organizational process of creating and maintaining a plan; and the psychological process of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thinking" title="Thinking"&gt;thinking&lt;/a&gt; about the activities required to create a desired &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Future" title="Future"&gt;future&lt;/a&gt; on some scale. As such, it is a fundamental property of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Intelligent_behaviour" title="Intelligent behaviour"&gt;intelligent behaviour&lt;/a&gt;. This thought process is essential to the creation and refinement of a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Plan" title="Plan"&gt;plan&lt;/a&gt;, or integration of it with other plans, that is, it combines &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Forecasting" title="Forecasting"&gt;forecasting&lt;/a&gt; of developments with the prepararation of scenarios of how to react to them. (wikipedia.com)&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;2. Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. (UU 25/2004 Tentang SIstem Perencanaan pembangunan nasional)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;3. Penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:georgia;"&gt;pengendalian pemanfaatan ruang. (UU 26/2007 tentang penataan ruang)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-2738047873281635778?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/2738047873281635778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=2738047873281635778&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2738047873281635778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2738047873281635778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/02/kalau-memang-semua-tak-terencana.html' title='Kalau Memang Semua Tak Terencana…..'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R7PmWEauSlI/AAAAAAAAAG4/XMJjAtwAEO8/s72-c/planning.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-655968962092307232</id><published>2008-01-27T02:35:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T05:08:57.285-08:00</updated><title type='text'>IN MEMORIAM OF THE LATE GENERAL</title><content type='html'>Saya mengucapkan turut berduka cita yang sangat dalam kepada mantan Presiden Soeharto. Seorang jenderal besar dan putra terbaik yang pernah dimiliki oleh Bangsa dan negara. &lt;br /&gt;Sebuah penghormatan besar layak kita berikan semua kepada beliau yang meletakkan sistem pemerintahan dan kenegaraan Indonesia menjadi seperti saat ini.. &lt;br /&gt;Sebagai seorang pemimpin, baik skala negara ataupun lingkungan, adalah sangat wajar bagi seorang manusia, bahkan Soeharto, untuk membuat kesalahan dan menyakiti hati orang-orang yang dipimpinnya. Mudah-mudahan kita semua cukup berbesar hati untuk memaafkanya sebagai seorang manusia.. Hadits Rasulullah pun menyarankan kita untuk melakukan hal tersebut ...&lt;br /&gt;Kita tidak bisa memungkiri tentunya, akan prestasi dan pencapaian yang dialami oleh beliau sebagai seorang Pemimpin. Ketahanan pangan , infrastruktur dasar yang dibangun, tatanan birokrasi yang diciptakan, dan lain sebagainya&lt;br /&gt;Memang kita tidak menutup mata akan segala kekurangan terhadap kondisi politik dan pemerintahan saat di pimpin beliau. Korupsi berjamaah yang dilakukan aparat pada masa kepemimpinan beliau,  Hutang luar negeri yang besar akibat sistem anggaran negara berimbang , represvitas terhadap segala usaha untuk menjadi oposisi, struktur ekonomi yang runtuh akibat deregulasi perbankan dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;Di mata saya sebagai seorang rakyat Indonesia, beliau contoh seorang putra terbaik bangsa yang muncul dari usaha dan perjuangan yang panjang dan lama sehingga mampu menjadi salah satu pemimpin besar bukan hanya di negara ini, akan tetapi di Dunia. Perjalanan beliau dari seorang anak Petani dari Kabupaten Bantul, hingga menjadi orang nomer satu Indonesia patut kita jadikan pembelajaran bersama.. &lt;br /&gt;Saya sempat terdiam ketika mendengar berita meninggalnya beliau.. teringat masa-masa dimana saya menghujat beliau sebagai seorang pemimpin yang korup ketika mahasiswa di jalanan depan gedung sate. Saat ini saya tetap meyakini bahwa yang saya lakukan atas nama kebenaran, tapi secercah rasa bersalah terhadap seorang senior bangsa ini membuat saya kesulitan untuk mengetik di atas tuts komputer ini.. &lt;br /&gt;Saya menghimbau kepada seluruh rekan-rekan yang membaca blog ini, marilah kita menghormati beliau sebagai seorang manusia dan pemimpin bangsa.. marilah memaafkan dia dalam hati kita bersama, sehingga proses pengadilannya di akhirat akan menjadi lebih baik. Sedangkan untuk proses pengadilan yang melibatkan ”kawan-kawan” beliau, biarlah sistem hukum kita yang meneruskan.. Mohon wafatnya sang jenderal tidak kita jadikan panggung pertunjukkan eksistensi.. &lt;br /&gt;Dari hati saya yang terdalam dan sedang berduka, saya mengucapkan duka cita yang sebesarnya....&lt;br /&gt;Selamat tinggal Sang Jenderal...&lt;br /&gt;Selamat Jalan Salah satu Putra Terbaik Bangsa&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dimudahkan segala urusan dengan sang pemilik Dunia.. &lt;br /&gt;Doakan kami dapat mencetak prestasi yang lebih besar dari yang telah anda lakukan&lt;br /&gt;Selamat Jalan Bapak Soeharto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis dengan perasaan yang kacau balau&lt;br /&gt;-catur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-655968962092307232?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/655968962092307232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=655968962092307232&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/655968962092307232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/655968962092307232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/01/in-memoriam-of-late-general-saya.html' title='IN MEMORIAM OF THE LATE GENERAL'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-2163935357500973158</id><published>2008-01-09T00:17:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:48.518-08:00</updated><title type='text'>KEHIDUPAN BARU, SEMANGAT BARU, BABAK BARU</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R4SElqpjWHI/AAAAAAAAAGo/uv4aijCVdE0/s1600-h/bappenas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R4SElqpjWHI/AAAAAAAAAGo/uv4aijCVdE0/s320/bappenas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153389656257288306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hari ini adalah hari terakhir saya bekerja di Bappenas... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Selama 2,5 tahun terakhir ini gue mengabdi di institusi perencanaan Indonesia sebagai supporting staff. Mengabdi di direktorat perkotaan dan perdesaan pada awalnya sampai akhirnya menjadi staff di direktorat perkotaan, tata ruang dan pertanahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Wah tidak terasa lama juga gue menjadi abdi dalem dari Bappenas.. ingat hari pertama masuk kerja di bappenas tepatnya tanggal 15 juni 2005 dengan statu fresh graduate bangettttttttt (gimana gak fresh, wong baru aja sidang 4 hari sebelumnya, diwisuda pun belum).&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hari senin depan saya memulai babak baru menjadi pegawai di Departemen Pekerjaan Umum... tantangan baru, tempat kerja baru, semangat baru dan tentunya babak hidup baru... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bekerja di bappenas, memberikan banyak hal buat saya.. baik itu belajar untuk menjadi birokrat yang rendah hati, pengetahuan mengenai sistem bernegara dan berpemerintah di Indonesia, kapasitas individu dalam berhubungan dengan dunia profesi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ataupun bersosialisasi. Banyak dan amat teramat banyakkkkkkkkkkkkkkkkkkk. Terutama teman, suasana kekeluargaan dan profesionalitas yang ada...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Banyak juga nilai-nilai tambah yang saya dapatkan di bapenas.. ada yang bersifat materi, seperti gaji dan insentif lainnya (hehehehehehehehe).. ada juga added value jaringan yang pada akhirnya membuat saya mengenal lebih banyak orang dari berbagai lapisan.. bahkan bekerja di bappenas dapat membuat saya rapat dengan para pengambil kebijakan di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Indonesia, seperti Mr. JK.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tapi itulah hidup.. ada yang datang, ada yang pergi.. ada yang hilang, ada yang didapatkan.. sangat logis, dan sangat alami....&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tentunya gue berharap akan lebih banyak yang akan datang di Departemen PU.. lebih banyak pengetahuan, kesempatan berkembang dan lebih banyak temannnnnnnnnnn&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di blog ini saya mengucapkan terima kasih untuk segenap staff dan jajaran pimpinan di Direktorat Perkotaan dan perdesaan, Direktorat Perkotaan Tata Ruang dan Pertanahan, yang memberikan kesempatan yang sangat luas bagi saya untuk berkembang menjadi manusia apa adanya seperti saat ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Saya juga memohon maaf manakala begitu banyak kesalahan dan kehilafan yang telah saya perbuat... begini-begini gue kan manusia biasa juga.....i’ll miss u all&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R4SEmKpjWII/AAAAAAAAAGw/29v0gNYT76c/s1600-h/gambar+004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R4SEmKpjWII/AAAAAAAAAGw/29v0gNYT76c/s320/gambar+004.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153389664847222914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mohon doanya buat semua &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;orang agar saya mendapat tantangan yang lebih baik di Departemen Pekerjaan Umum.. berkarya dan berbuat konstruktif untuk bangsa ini...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;-catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-2163935357500973158?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/2163935357500973158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=2163935357500973158&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2163935357500973158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2163935357500973158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/01/kehidupan-baru-semangat-baru-babak-baru.html' title='KEHIDUPAN BARU, SEMANGAT BARU, BABAK BARU'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R4SElqpjWHI/AAAAAAAAAGo/uv4aijCVdE0/s72-c/bappenas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-4702988894886900603</id><published>2008-01-01T22:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:48.709-08:00</updated><title type='text'>Memasarkan Kebijakan</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R3s6VqpjWGI/AAAAAAAAAGg/7b71g2-zp2U/s1600-h/windowslivewriterdaftarspbupastipaspertamina-c38cpas-logo5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R3s6VqpjWGI/AAAAAAAAAGg/7b71g2-zp2U/s320/windowslivewriterdaftarspbupastipaspertamina-c38cpas-logo5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150774742728530018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pertama-tama ijinkan gue mengucapkan Selamat Tahun baru 2008, semoga momentum ini bisa kita jadkan sebagai usaha bersama kita untuk menuju ke arah yang lebih baik… bukan perayaan atau kembang api yang penting, akan tetapi sebuah perpindahan masa yang memberikan kesempatan kita untuk berbuat lebih banyak untuk diri kita, keluarga kita, masyarakat dan bangsa Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Libur yang panjang memberikan gue kesempatan untuk dapat memelototi TV lebih lama dan lebih intensif dibanding hari-hari lain dimana rutinitas membelenggu. Kadang-kadang duduk di depan TV dan menikmati suguhan komersil dari Industri TV kita bisa very relaxing… asal jangan kebanyakan aja ngelakuinnya. Bisa gila kita!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Kesempatan ini memberikan gue kesempatan untuk meliat rupa-rupa iklan via media elektronik…yang belakangan ini dipenuhi oleh iklan-iklan sosial kemasyarakatan yang dilakukan oleh Pemerintah atau lembaga-lembaga negara lainnya kepada masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Mulai dari Iklan cupu peringatan flu burung oleh Departemen Pertanian (oleh salah satu dirjen), sampai iklan yang rada canggih mengenai Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Kebijakan atau program yang dilaksanakan oleh pemerintah, pada prinsipnya merupakan suatu “produk” yang di hantarkan kepada konsumen, yaitu masyarakat. Produk tersebut dapat bersifat urusan yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah seperti pertahanan keamanan atau diplomasi luar negeri. Dapat juga berupa urusan dimana Pemerintah wajib menyediakannya ke masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dll. Atau dapat juga urusan dimana Pemerintah melaksanakan karena swasta tidak mampu menyediakan, seperti jalan umum, jembatan, dll. Ya betul sekali ini konsep barang publik dari ekonomi neo-klasik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Berdasarkan teori tersebut, maka Pemerintah sering mengganggap dirinya sebagai &lt;i style=""&gt;single provider &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan memiliki captive market yang sangat luas. Sehingga timbul pernyataan “ kenapa musti promosi??”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Yang saya maksud dari kata memasarkan di atas, sesungguhnya bukan hanya mengacu kepada usaha memperkenalkan “dagangan” semata supaya laku. Dari kacamata saya pemasaran di sektor publik sesungguhnya memiliki tiga fungsi (1) menarik konsumen untuk menggunakan kebijakan pemerintah, seperti dilarang parkir di pinggir jalan atau penggunaan kompor gas; (2) memperkenalkan kebijakan baru yang di susun pemerintah, seperti; sosialisasi UU Penanaman modal (yang mana Cuma gue liat di Metro TV); (3) memberi pemahaman lebih mengenai kebijakan yang telah atau sedang diambil oleh pemerintah, seperti iklan pencabutan subsidi BBM atau pengurangan emisi karbon Oleh bapak Menteri LH. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Paradigma single provider telah berlangsung sekian lama di pemerintah kita… maka ketika trend untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat keluar, maka yang terjadi adalah iklan-iklan corny dan tidak menarik untuk dilihat yang biasanya ditutup oleh para pejabat publik yang kaku dan formil berbicara. Ya mungkin itu menjadi ajang narsis yang baru kali ya..tapi ya mbok jangan gitu-gitu banget dunk..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Gue emang bukan sarjana komunikas dan desain, tapi sebagai penikmat TV selama 22 tahun.. gue tahu mana iklan yang garing dan yang komunikatif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Untuk ini gue harus apresiasi terhadap Pertamina, tanpa harus sering-sering memunculkan Dirut Pertamina, pesan yang disampaikan kepada pemirsa mengenai upaya reformasi yang dilakukan oleh Pertamina cukup mengena. &lt;/span&gt;Logo ”pasti Pas”, menurut gue one of the achievement in Public sector marketing, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Apa yang dilakukan oleh Departemen PU untuk memperkenalkan UU Penataan Ruang yang baru perlu juga kita acungi jempol..Gue sebagai sarjana planologi, selalu merasa kesulitan untuk menjelaskan kepada masyarakat awam konsep penataan ruang dan implikasi penataan ruang terhadap kehidupa sehari-hari. Penggunaan ikon selebritis seperti Jarwo, dalam mengenalkan Konsep Penataan ruang dan UU tata ruang menjad satu hal yang perlu kita acungi jempol.. walau masih terasa corny, tapi melihat orang non-planolog menjelaskan tata ruang menjadi satu hiburan buat saya., &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Yang kemudian terasa sangat dangkal adalah ketika usaha memasarkan kebijakan pemerintah disamarkan dengan motif-motif politik yang biasanya dilakukan oleh kepala daerah yang mau mencalonkan diri kembali. Khusus untuk iklan Bapak Jazuli (calon bupati tangerang) masih terasa sah-sah saja sebagai calon penantang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bupati Incumbent. Iklan Bapak Syahrul Yasin (Cagub Sulsel) tidak mengekspose pencapaian dirinya selama menjabat wagub Sulsel, mungkin karena sungkan dengan Bapak Amin Syam (cagub sulsel yang lain) yang mencalonkan pula. Yang mungkin agak membingungkan saya adalah iklan bapak Danny Setiawan (gubenur jawa barat dan Calon Cagub Jawa Barat) apakah memasarkan hasil yang dilakukan selama menjadi Gubernur atau visi yang ingin dilakukan kalo terpilih lagi. Iklan yang abu-abu bisa bikin gue gak milih beliau. Ditambah dengan kualitasnya editing gambar yang tidak enak dipandang mata.. HARE GENE !!!!!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;Ya mungkin banyak yang masih kita perlu tingkatkan dalam memutakhirkan konsep pemasaran untuk sektor pemerintahan. Tapi menurut gue hal ini harus dilakukan oleh setiap aparat pemerintah di pusat ataupun daerah.. karena mungkin dengan cara seperti ini masyarakat kita dapat memahami dan mentaati segala peraturan yang dibuat oleh pemerintah… &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;-catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pemerhati Sektor Publik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;NB : awalan yang berat untuk posting di tahun 2008. saya sedang berpikir untuk membuat blog khusus untuk topik ini… &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-4702988894886900603?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/4702988894886900603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=4702988894886900603&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/4702988894886900603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/4702988894886900603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2008/01/memasarkan-kebijakan.html' title='Memasarkan Kebijakan'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R3s6VqpjWGI/AAAAAAAAAGg/7b71g2-zp2U/s72-c/windowslivewriterdaftarspbupastipaspertamina-c38cpas-logo5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-951142432402030435</id><published>2007-12-28T03:30:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:48.855-08:00</updated><title type='text'>Tema 2007 dan tema 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R3TfHapjWFI/AAAAAAAAAGY/6q9PaXarAvU/s1600-h/IMG_2626.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R3TfHapjWFI/AAAAAAAAAGY/6q9PaXarAvU/s320/IMG_2626.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148985592497002578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tema itu adalah sebuah kerangka pikiran yang mendasari sebuah cerita, film atau kisah lainnya yang dibuat oleh manusia dan Tuhan... Hidup itu pada dasarnya seperti sebuah sinetron kejar tayang yang panjang dengan tema episode yang berganti-ganti. Ada yang sedih, ada yang gembira, ada perpisahan ada perjumpaan.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tema hidup bisa datang dari pencipta yang kita sebut sebagai takdir.. dan bisa juga datang dari diri sendiri dan sering kita sebut sebagai visi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;2007!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ini adalah angka yang mempunyai makna penting bagi gue.. ya dengan jelas tentunya ini merefleksikan tahun ini... tahun yang akan berganti sebentar lagi tentu saja... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Many good things happen to me.. many rizki from Allah for HambaNya yang kaclut ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ya tentunya memang banyak pula tantangan yang diberikan olehNya kepada saya.. But overall this year is GREAT!!!!...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tema hidup yang gue rancang di awal tahun 2007 adalah belajar bagaimana menjadi kepala keluarga yang baik dari segi ahlak, moral ataupun kesejahteraann.. atau dengan kata singkat tema gue tahun 2007 adalah aktualisasi dan stabilisasi... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Seperti banyak dilakukan oleh orang lain, maka tidak ada salahnya kita mencoba merenungkan apa yang selama ini telah kita lalui dalam satu tahun ke belakang sebagai bahan evaluasi dan milestone menghadapi tahun 2008. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Secara satu demi satu resolusi demi resolusi banyak yang tercapai... walau lebih banyak lagi yang tidak tercapai.. tapi memang kalau kita meratapi kegagalan terus bisa stress hidup ini.. jadi gue lebih menikmati meliaht pencapaian yang udah gue lalui saja sebelum melihat begitu banyak kekaclutan yang terjadi... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kekaclutan-kekaclutan yang terjadi di tahun 2007, tentunya gue harap dapat menjadi bahan pembelajaran gue dalam menghadapi masa depan..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;KEKACLUTAN yang paling parah di tahun 2007 adalah PENYAKIT LUPA!!!!!!!!!!! Ini kronis saudara-saudara.. penyakit pikun dan lupa gue lama-lama mulai membahayakan kehidupan pribadi.. it’s not about loosing your glassess (yang mana baru saja terjadi di diriku.. huhuhuhuhuhuhuhu). Tapi mulai menyerempet ke masa depan.. mungkin sudah takdir gue juga akhirnya beristrikan orang yang teliti seperti istri saya (walau dia punya penyakit pikun sama parahnya dengan gue..).. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tentunya apabila kita melihat kegagalan masa lalu, paling enak untuk berkata “andaikan waktu itu.....”. tapi buat apa juga ya... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di tahun 2008, tantangan yang akan kita hadapi tentunya akan lebih berat kawan-kawan.. buat gue lembaran baru akan terbentang terutama untuk pekerjaan.. YUP terhitung januari 2008 saya akan mulai berkantor sebagai abdi dalem salah satu departemen.. ya mungkin emang udah nasib kali ya mengais rejeki dari APBN... tapi saya antusias.. begitu banyak harapan dan tantangan terbentang yang tentunya memerlukan tenaga yang lebih ekstra dibandingkan tahun-tahun lalu.... Pattimura here i come.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Resolusi 2008..... Peningkatan Kompetensi dan Kapasitas Internal !!!!ini tema 2008 saya.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;So tema anda apa tahun ini??? Mau gak berbagi sama saya???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;HAPPY HOLIDAY!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  -Catur-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : gue ngemeng apa sih??? tau ah.. .. yang penting posting!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-951142432402030435?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/951142432402030435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=951142432402030435&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/951142432402030435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/951142432402030435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2007/12/tema-2007-dan-tema-2008.html' title='Tema 2007 dan tema 2008'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R3TfHapjWFI/AAAAAAAAAGY/6q9PaXarAvU/s72-c/IMG_2626.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-266692094746050929</id><published>2007-12-12T18:40:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T18:42:17.765-08:00</updated><title type='text'>Presentasi Human development index dan kemiskinan</title><content type='html'>Kemarin saya sempat diundang untuk memberikan materi mengenai Human Development Index dan kemiskinan di Tanjung pinang. pengalaman yang menyenangkan berinteraksi dengan teman-teman pemerintah daerah. kalo bahasa teman saya menularkan virus-virus untuk teman-teman [pemda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ijinkan gue share bahan yang kemarin gue presentasikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/my-slideshows?updated=207314"&gt;Kemiskinan dan Human development index.pdf&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/my-slideshows?updated=207314"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB; terbuka untuk di download&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-266692094746050929?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/266692094746050929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=266692094746050929&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/266692094746050929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/266692094746050929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2007/12/presentasi-humand-development-index-dan.html' title='Presentasi Human development index dan kemiskinan'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-1862577279214727856</id><published>2007-12-08T07:08:00.000-08:00</published><updated>2007-12-08T07:29:08.007-08:00</updated><title type='text'>renungan malam  (part 1)</title><content type='html'>Manusia memang tidak pernah tahu apa yang bakal menimpa dia.. apa yang bakal dia dapatkan, baik musibah ataupun rizki.. semuanya tetap menjadi misteri yang dia simpan bersama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diperbolehkan untuk bermimpi dan berencana. karena statement diatas, jelas bukan dimaksudkan agar kita berpangku tangan dan mengharapkan keajaiban Tuhan.. Karena mimpi adalah amunisi setiap manusia dalam bergerak dan berusha untuk mengejar hidupnya untuk menjadi lebih bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu belakangan ini, Allah Sedang mengajarkan kepada gue bagaimana dia berencana dan bagaimana pula semua rencana yang telah di susun akan tunduk dihadapan kuasanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya kembali diingatkan untuk yang kesekian kalinya....&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ilham akan selalu datang pada hamba Mu ini untuk dapat melihat maksud-maksud dibelakang setiap rencana MU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-catur-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-1862577279214727856?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/1862577279214727856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=1862577279214727856&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1862577279214727856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1862577279214727856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2007/12/renungan-malam-part-1.html' title='renungan malam  (part 1)'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-4710078967611709823</id><published>2007-11-19T21:44:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:49.072-08:00</updated><title type='text'>MEMOAR SEORANG PENDUKUNG BETTI ALISJAHBANA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Kenapa sih lo dukung betti jadi ketua IA??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“ Tur, lo dikasih laptop ya??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“ngapain sih dukung perempuan, itu kan gak sesuai dengan syariah??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“ Tur motif politik lo apa sih?? Lo dijanjiin posisi pengurus IA ya??”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R0J7pPkjv6I/AAAAAAAAAGQ/h-IzNMVto_o/s1600-h/untitled1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R0J7pPkjv6I/AAAAAAAAAGQ/h-IzNMVto_o/s320/untitled1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134802473640509346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Itu sedikit dari banyak pertanyaan yang datang ke gue selama 2 bulan terakhir, semenjak gue mendeklarasikan diri sebagai pendukung mba Betti Alisjhabana sebagai Ketua IA ITB. Ada beberapa pertanyaan yang langsung gue jawab, tapi ada beberapa pertanyaan yang males untuk gue jawab... seperti pertanyaan laptop diatas. Mungkin terkesan becanda kali ya, tapi pandangan sinis dan cara bicara menunjukkan bahwa pertanyaan itu serius.. gila apa ?? dia pikir ideologi gue Cuma seharga laptop kali ya... kalo seharga 1 rumah di bintaro dan 1 buah mobil ford escape sih boleh lah.. kalo laptop mah.. sori aja brur, gue masih bisa beli sendiri.. gak perlu jualan ideologi politik..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mungkin buat pembaca blog ini yang bukan berasal dari ITB, gue perlu jelasin sedikit perpolitikan kampus.. pada masa paska reformasi sebenarnya, kekuatan politik dan kelompok kreatif pergerakan kemahasiswaan ITB terbagi menjadi beberapa (versi gue); kelompok Sunken Court (dimotori oleh PSIK), kelompok Salman (mostly kelompok tarbiyah), kelompok SC Barat yang terbagi menjadi dua kelompok unit yaitu LKPD Veritas dan G-10. Hal ini biasanya terlihat pada saat pemilihan presiden KM ITB atau event2 lain dimana ideologi dan kekuatan politik berbenturan.. but in the old days, itu semua bagi kita hany rekreasi politik.. seinget gue belum pernah ada yang bacok2an or tonjok2an di luar forum soal perpolitikan kampus.. kalopun ada pasti gara-gara ego Jurusan atau cewek kali ya... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pada pemilihan ketua IA ITB yang lalu hal ini pun terulang lagi. Kelompok anak-anak yang dulu pernah tergabung dalam PSIK banyak yang mendukung Mas Hengki, kelompok salman muda mendukung secara aklamasi Bang Hatta, anak2 SC Barat yang dulu aktif di G-10 mendukung Zaid Perdana Nasution (yang merupakan calon paling muda sepanjang sejarah IA ITB, well done bro) dan anak-anak SC Barat yang dulu aktif di Satgas KM ITB dan LKPD Veritas mengalihkan dukungannya ke Mba Betti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Secara logika historik, seorang Catur seharusnya mendukung Hatta Rajasa. Karena catur punya sejarah yang panjang dengan kelompok tarbiyah dan memiliki teman yang segudang yang berafiliasi dengan Salman.. walau memang, masa muda gue dulu gue habiskan dengan berjibaku di SC Barat bersama beberapa rekan muda (Faradiansyah, Emil, dan Ryan) di LKPD Veritas. Sehingga secara sejarah pun gue punya kedekatan pemikiran dengan rekan-rekan di SC Barat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Gue selalu melihat diri gue sebagai individu yang harus memiliki sikap dan ideologi sendiri, dan tidak selalu mengikuti arus kuatnya., mungkin itulah yang menyebabkan gue tidak pernah memiliki komunitas solid, karena mungkin terkadang cita-cita komunitas bertabrakan dengan pemikiran gue sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Inilah yang terjadi pada Hatta Rajasa.. dalam opini saya, HR adalah seorang yang sangat-sangat kompeten untuk menjadi salah satu pemimpin di negara ini.. terlepas dari segala kekurangan yang dimiliki beliau, saat ini dia adalah salah satu putra terbaik bangsa dan almamater. Tapi dalam pandangan gue (yang tentunya masih memiliki kapasitas yang sangat-sangat terbatas), HR bukan orang yang tepat untuk memimipin organisasi “sekecil” IA ITB. Dan itulah akhirnya yang membuat gue harus berseberangan pilihan politik dengan mayoritas rekan-rekan seperjuangan gue di Kabinet dulu... ya that’s life... dalam hal ini saya harus mengapresiasi tinggi rekan-rekan yang dulu pernah demo bareng, mengembara di jakarta buat cari dana, nginep bareng, dan lain sebagainya. Karena mereka menyadari bahwasanya ini hanya masalah pilihan politik sesaat.... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yang jelas yang nuduh gue dapet laptop karena dukung mba betti, pasti bukan orang yang dulu pernah berjuang sama gue.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;WHY BETTI????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pertanyaan Ini mungkin tidak relevan apabila gue jawab sekarang, karena masa2 itu sudah lewat. Tapi penting agar tidak terjadi sesuatu di anatar kita (hahahahaha),&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mba Betti mencerminkan pemberontakan ideologi      gue.. gue tidak suka birokrat menjadi ketua alumni.. dan sekalian aja gue      pilih calon perempuan.. jadi istilahnya mah udah gak ngerjain PR di      sekolah, sekalian aja bolos...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mba betti bisa menyatukan berbagai      pihak.. i see her as a symbol of revolution... semua orang yang bergabung      di dalamnya kayanya mah ikhlas2 aja ngerjain segala sesuatunya.. tanpa      mengharap jabatan, tanpa mengharap proyek.. semua atas nama perubahan... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;yang jelas gue gak dapat apa-apa      kayanya.. soalnya kalo di itung-itung, gue inilayer ke 29 kali ya dari tim      sukses mba betti. Dia jadi atau tidak jadi ketua IA ITB, kayanya gak ada      dampak materiil terhadap gue..tapi justru ini yang membuat gue semangat.. filosofi      nothing to lose ini justru membuat semangat...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;gue tetap dukung Milan walau babak      belur di liga italia.. karena terkadang mendukung seseorang untuk menjadi      sesuatu, tidak didasarkan pada kemenangan.. tapi keinginan kita bahwa      nilai2 yang diusung itulah yang pas buat kita.. that’s what happen to me      and mba betti. Tidak ada hitung-hitungan politik.. hanya rekreasi politik      untuk sebuah nilai perubahan.... Naif kali ya?? Gak papa lah masih muda      ini.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yang jelas tim betti banyak      temen-temen gue... jadi itung2 di fasilitasi reunian gratis lah.. karena      pada kenyataannya kawan2 gue tergabung di dua kandidat, betti dan      hatta..... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadi rekan-rekan sekalian.. ini bukan soal laptop atau kekuasaan.. ini sebuah semangat perubahan yang ada dalam hati dan pikiran.., ditambah keinginan untuk rekreasi politik...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;What’s next????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pertama-tama gue Mengucapkan selamat buat Bang Hatta Rajasa. Semoga IA ITB dibawah kepemimpinannya tidak seperti yang gue bayangkan.. dalam artian dapat menjadi lebih baik dari perkiraan gue... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kedua, selamat buat seluruh tim TOGETHER Betti Alisjahbana, semoga perkumpulan ini dapat terus menularkan semangat dan energi positifinya ke orang-orang lain... it’s been nice to work with all of you... banyak senangnya dibanding tegangnya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ketiga, ya palingan gue kembali bekerja, menulis blog, gak ngerecokin milis dengan kampanye 2... mencoba mengukir prestasi demi kebanggan almamater...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Keempat, buat rekan-rekan yang lain.. mohon maaf sekiranya ada perkataan saya yang salah selama masa kampanye.. kita masih temenan kan???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kelima Buat Mba Betti Alisjahbana.. Terima kasih telah memfasilitasi kami yang muda-muda ini untuk be a part of the team.. dan bukan hanya sekedar follower saja.. terima kasih atas kesempatan yang diberikan.. masalah menang atau kalah, itu mah udah rejekinya orang... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;C u in the next 4 years.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;SALAM HANGAT PENUH SEMANGAT!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;-Catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;PL 2000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Proud to be Betti’s Team&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-4710078967611709823?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/4710078967611709823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=4710078967611709823&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/4710078967611709823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/4710078967611709823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2007/11/memoar-seorang-pendukung-betti.html' title='MEMOAR SEORANG PENDUKUNG BETTI ALISJAHBANA'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/R0J7pPkjv6I/AAAAAAAAAGQ/h-IzNMVto_o/s72-c/untitled1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-6096657626994165753</id><published>2007-11-09T00:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T07:07:49.252-08:00</updated><title type='text'>Momen kita dalam hidup</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RzQZVMQ14qI/AAAAAAAAAGI/Nlh4KspuXH0/s1600-h/gambar+049.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RzQZVMQ14qI/AAAAAAAAAGI/Nlh4KspuXH0/s320/gambar+049.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130753727341650594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Setiap orang memiliki momen yang menjadi titik awal kebangkitan atau kejatuhan setiap manusia. Walau sejatinya tidak ada satu hal yang namanya kejatuhan yang ada hanyalah kesulitan demi kesulitan yang dibaliknya terdapat sebuah hikmah untuk kita renungi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Memahami sebuah hal yang bernama kegagalan memang membutuhkan sebuah kesadaran yang amat sadar... menggunakan akal sehat untuk menyadari bahwa terdapat sebuah hikmah dari setiap cobaan yang kita lalui..Terkadang butuh sebuah ilham dari sang khalik untuk memahami makna dari segala kesulitan..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kita kembali kepada momen.. ada rekan saya pernah mengatakan “ butuh momen-momen kecil dalam hidup kita untuk membuat momentum besar yang akan merubah dunia” ... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bagi beberapa orang, menghadapi momentum dalam hidup bisa jadi sangat mengerikan atau bisa jadi sangat menegangkan. Itu reaksi ilmiah dari setiap manusia. Seperti pada saat gue menikah. Saat itu menjadi momen yang sangat menegangkan, terutama menjelang ijab qabul.. speechless abis.. yang ada pada waktu itu adalah mengikuti petunjuk dari sang penghulu saja...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Penyikapan terhadap momen yang kemudian menjadi sangat krusial bagi setiap manusia.. menyikapi dengan penuh semangat, tetapi tetap dengan sikap mengingat bahwa semua ada kuasa dari sang Khalik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Terkadang terpikir di kepala saya sebagaimana yang dipkirkan oleh awan, teman saya,. Fungsi doa dan takdir dalam momentum2 itu seperti apa.. apakah segalanya sudah digariskan ataukah usaha kita mengintervensi hasil yang dicapai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Menjawab itu musti menggunakan pemahaman terhadap qadha dan qadr.. bahwa momentum adalah agregat dari sebuah proses yang kita lalui dengan penuh kesadaran bahwa Allah lah yang telah memberikan jalan dan menutup jalan bagi semua manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;-catur-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-6096657626994165753?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/6096657626994165753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=6096657626994165753&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6096657626994165753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/6096657626994165753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2007/11/momen-kita-dalam-hidup.html' title='Momen kita dalam hidup'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RzQZVMQ14qI/AAAAAAAAAGI/Nlh4KspuXH0/s72-c/gambar+049.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-1687113785289348687</id><published>2007-10-10T23:11:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T07:07:49.392-08:00</updated><title type='text'>Selamat Hari Raya Idhul Fitri</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;"  &gt;Di penghujung bulan Ramadhan ini ….&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;"  &gt;Ijinkan saya dan keluarga mengucapkan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:18;color:red;"   &gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1428H&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;"  &gt;Minal aidin wal faidzin, taqaballahu minna wa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;"  &gt; minkum taqabbal yaa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Rw3EqV2318I/AAAAAAAAAGA/S4CjYOnZ9YU/s1600-h/25863097.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Rw3EqV2318I/AAAAAAAAAGA/S4CjYOnZ9YU/s320/25863097.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5119964583090968514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;"  &gt; karim&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-1687113785289348687?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/1687113785289348687/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=1687113785289348687&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1687113785289348687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/1687113785289348687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2007/10/selamat-hari-raya-idhul-fitri.html' title='Selamat Hari Raya Idhul Fitri'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/Rw3EqV2318I/AAAAAAAAAGA/S4CjYOnZ9YU/s72-c/25863097.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-2047773144219539208</id><published>2007-10-03T23:02:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T07:07:49.607-08:00</updated><title type='text'>BETTI FOR IA ITB</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RwSEpF2317I/AAAAAAAAAF4/amQVsLW9lq0/s1600-h/untitled.bmp.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RwSEpF2317I/AAAAAAAAAF4/amQVsLW9lq0/s320/untitled.bmp.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117360918081558450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Setelah woro-meneliti berbbagai calon ketua IA ITB.. akhirnya gue memutuskan untuk mendukung Ibu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Betti Alisjahbana sebaga calon ketua IA ITB 2007-2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tau lebih banyak soal beliau ?? nih dia profilnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="DefaultText" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Betti Alisjahbana telah lebih dari 20 tahun berkecimpung di dunia Teknologi Informasi dan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;memegang jabatan Presiden Direktur PT IBM Indonesia sejak January 1, 2000. Ia adalah wanita pertama di IBM Kawasan Asia Pasifik yang dipercaya untuk memimpin operasi IBM di suatu Negara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="DefaultText"&gt;&lt;span  lang="SV"  style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="DefaultText"&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;Betti memulai karinya di IBM pada tahun 1984 sebagai trainee. Ia telah menjabat berbagai posisi baik di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; maupun di kawasan Regional ASEAN dan ASIA Selatan. Posisi yang pernah dijabatnya diantaranya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="DefaultText" style="margin-left: 39pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;Marketing Manager IBM Indonesia ( 1990-1994), &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="DefaultText" style="margin-left: 39pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;General Manager, General Business and Channels ( 1994-1996),&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="DefaultText" style="margin-left: 39pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;General Manager, General Business, IBM ASEAN dan Asia Selatan ( 1996-1998), &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="DefaultText" style="margin-left: 39pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;General Manager, e-business and Cross Industry Solutions IBM ASEAN dan ASIA Selatan ( 1998-1999) .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="DefaultText" style="margin-left: 39pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;Director Sales and Marketing, IBM Indonesia ( 1999)&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 12pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="SV" &gt;Jabatan lain yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saat ini dipegangnya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm; font-family: arial;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 12pt;color:black;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Komisaris Utama PT      IBM Jasa Teknologi Informasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 12pt;color:black;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Anggota ”Board of Trustees” USINDO (      United States-Indonesia Society).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 12pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Anggota Majelis Wali Amanah ITB.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 12pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Yayasan ITB Tujuh Sembilan&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="DefaultText" style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Betti &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;adalah Sarjana Arsitektur ITB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;VISI IA ITB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Bersama-sama menjadikan IA ITB sebagai wadah perhimpunan kekuatan Alumni dalam wewujudkan kepemimpinan dalam Inovasi, Teknologi dan Bisnis, melalui sinergi yang kuat antar alumni dan ITB.  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;PENDEKATAn&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Membangun organisasi IA ITB yang inklusif :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;terbuka bagi semua alumni yang ingin berpartisipasi di dalam kepengurusan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Semua Angkatan, Jurusan, Daerah, Profesi terwakili&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Merangkul informal leader dari setiap kelompok yang diharapkan bisa memperluas jangkauan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;Gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt; kepemimpinan yang colegial dan informal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Komunikasi yang teratur dan tepat sasaran memanfaatkan berbagai media komunikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;E-mail, blog, portal, sms&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Newsletter&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Communication tree&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Pertemuan rutin di berbagai bidang (Special interest, hobby, kegiatan sosial)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;ITB Open House (Home Coming) setahun sekali&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Laporan teratur dan terbuka tentang kemajuan kegiatan IA ITB yang sudah dicapai berikut status keuangannya disertai undangan pada para alumni untuk berpartisipasi di setiap kesempatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;PROGRAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Dari, Untuk dan Oleh Alumni&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Program 1 : Mengembangkan database lengkap, terkini dan mudah diakses oleh anggota&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Program 2 : Coaching oleh Alumni Senior pada Juniornya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Coaching Karir dan Pengembangan diri oleh Alumni Profesional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Coaching Kewirausahaan oleh Alumni Pengusaha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Program 3 : Special Interest Group&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Tujuan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Meningkatkan rasa memiliki IA ITB dan kolaborasi antar Alumni dengan memfasilitasi kegiatan dari, untuk dan oleh Alumni di bidang-bidang sesuai minat alumni seperti Energi, Lingkungan, Pengembangan SDM, Disaster Responses and Preparedness.  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Program 4 : Mendukung Wirausaha Pemula&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Membentuk Tim Konsultasi Teknologi, Komersial, IP dan lisensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Membentuk Tim Konsultasi Bisnis Plan dan Mencari Investor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Business Matching : Mempertemukan Alumni Muda yang merintis bisnis dengan perusahaan-perusahaan besar yang dimiliki atau banyak dihuni oleh Alumni ITB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Menyediakan sarana Promosi Bisnis Alumni ITB&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Program 5 : Dana Sosial Alumni &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Dari Alumni untuk ITB&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Program 1 : Masukan Kurikulum&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Memberi masukan pada kurikulum ITB berdasarkan observasi atas kualitas lulusan, tren di dunia usaha serta kebutuhan Industri.  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Program 2 : Mendukung SKD ITB dalam menggalang Endowment Fund&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Mendukung SKD ITB dalam menggalang endowment fund untuk mendukung kegiatan operational, penelitian dan Inovasi di ITB BHMN.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Program 3 : Mendorong tumbuhnya kewirausahaan berbasis teknologi di ITB&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Menjalin kolaborasi win-win antara Alumni, Satuan Usaha Komersial ITB dan Pusat Inkubator Bisnis dan Industri ITB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Konsultasi Pembuatan Bisnis Plan dan Mencarikan Investor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Dari Alumni untuk Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Program 1 : Menjadi Jembatan kolaborasi ABG yang erat &amp;amp; konstruktif untuk mendorong Inovasi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Mendorong terjadinya kolaborasi ABG (Acacemics, Businesses, Government) dalam riset dan inovasi di ITB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;Memfasilitasi terjadinya riset berorientasi kebutuhan industri yang sejak awal sudah memikirkan dan berkolaborasi dengan pihak-pihak yang akan menjadi pengembang, investor dan pemasarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Program 2: Think Tank dalam memecahkan berbagai masalah negara&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;br /&gt;Membentuk Think Tank untuk memikirkan, mendiskusikan dan mengajukan rekomendasi pemecahan berbagai masalah yang dihadapi Indonesia, terutama yang berkaitan dengan disiplin ilmu di ITB. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;Kondisi yang perlu dibangun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Alumni Bersatu :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;IA ITB harus bisa menggalang dan mempersatukan kekuatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Alumni Cinta :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;IA ITB harus bisa menumbuhkan kecintaan pada almamater dan Bangsa Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Alumni Bangga :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;IA ITB harus bisa menumbuhkan kebanggaan pada almamater dan Ikatan Alumninya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10764363-2047773144219539208?l=catuy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catuy.blogspot.com/feeds/2047773144219539208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10764363&amp;postID=2047773144219539208&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2047773144219539208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10764363/posts/default/2047773144219539208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catuy.blogspot.com/2007/10/betti-for-ia-itb.html' title='BETTI FOR IA ITB'/><author><name>Catuy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01596953985336487994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://www.geocities.com/sangkuni2004/IMG_3089.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RwSEpF2317I/AAAAAAAAAF4/amQVsLW9lq0/s72-c/untitled.bmp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10764363.post-1532423215262629940</id><published>2007-10-02T00:02:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T07:07:49.740-08:00</updated><title type='text'>Membangun Metropolitan Jakarta Yang Bernilai Tambah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RwHydF2316I/AAAAAAAAAFw/VmeG1VqMQyY/s1600-h/photo_lg_jakarta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xGiP2HW_AuQ/RwHydF2316I/AAAAAAAAAFw/VmeG1VqMQyY/s320/photo_lg_jakarta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5116637233272051618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kota Jakarta berkembang dari sebuah kota Pelabuhan di abad 16 menjadi salah satu kota modern dunia di abad 21. Perkembangan yang terjadi selama abad 20 menyebabkan Kota ini menjadi salah satu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pusat pertumbuhan Indonesia dan Dunia. Terdapat dua alasan yang menyebabkan kota ini menjadi Jakarta yang sekarang, pertama faktor historis dan geografis, yang kedua adalah faktor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;politik yang dibangun oleh rezim orde baru. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sudah semenjak lama Jakarta menjadi salah satu kota bandar yang tradisional dikenal. Ketika pertama kali cornelis de Houtman &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menjejakkan kaki di pelabuhan Sunda Kelapa, maka saat itu adalah momen pertama Jakarta menjadi bagian dari sistem kota-kota dunia. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Hal ini masih belanjut hingga saat ini. Hampir 80% kegiatan ekonomi global yang ada di Indonesia,berada di Jakarta. Hampir seluruh kantor pusat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegiatan perbankan berlokasi di Jakarta. Dan nyaris 60% perputaran uang di negara ini terjadi di Jakarta. Letaknya yang strategis, untuk konteks lalulintas barang-jasa dunia, dan posisi historisnya sebagai bandar internasional mengakibatkan hal ini terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Situasi ini diperkuat, ketika saat proklamasi, Jakarta ditasbihkan sebagai Ibukota Negara. Memang ada pemikiran untuk memindahkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ibukota ke Palangkaraya, tapi tampaknya ”the founding fathers” masih agak malu-malu untuk merealisasikan mimpinya. Di era orde baru, Kota ini tidak hanya menyandang pusat ekonomi dan Pemerintahan saja, akan tetapi ditambah lagi dengan predikat pusat politik dan kekuasaan negara ini.Pola pembangunan yang ’jawa sentris’ menjadikan Jakarta sebagai gerbong darinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Perkembangan yang sangat pesat merambar ke wilayah sekitarnya dan mengakibatkan terjadinya fenomena ”konurbasi ” antara Jakarta dengan Tangerang, Bekasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan Bogor. Menyatunya Jakarta dengan kota-kota di sekitarnya melahirkan keuntungan ekonomi yang sangat besar dalam konteks pengembangan wilayah (&lt;i style=""&gt;regional development&lt;/i&gt;), akan tetapi di sisi lain hal ini diikuti oleh persoalan—persoalan seperti, kemiskinan, pengangguran, kriminalitas, kawasan kumuh, kemacetan, degradasi lingkungan dan lain sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Persoalan-persoalan ini, dalam jangka panjang dapat mengakibatkan menurunnya daya dukung kota Jakarta dan berkurangnya tingkat kelayakhunian kota Jakarta. Hal itu terlihat dalam kehidupan sehari-hari warga Jakarta. Setiap harinya, hampir 3 juta kendaraan bermotor berkeliaran di Jakarta, yang tentunya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memproduksi asap buangan yang polutif. Waktu tempuh berkendara yang memakan waktu diatas 1 jam antara Jakarta dengan kota sekitarnya akibat kemacetan. Banyaknya permukiman kumuh mulai dari pinggir sungai, rel KA, hingga bawah jalan layang. Hal ini diperparah dengan kondisi kriminalitas mulai dari penculikan anak, perampokan, pemerkosaan, dan lain sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Secara ideal, kota Jakarta bisa dikatakan sebagai kota yang tidak dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi orang-orang yang berkegiatan di sini. Fungsi ekonomi yang masih digdaya lah yang masih membuat Jakarta sebagai Primadona kota-kota di Indonesia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;Hal ini tidak bisa kita tumpukan kesalahan pada Pemerintah Daerah semata. Beban kota yang sangat be
